Bagaimana cara menyimpan sertifikat deposito yang aman? Apakah ada suatu tempat yang harus dipertimbangkan? Kali ini Finansialku akan membahas cara menyimpan sertifikat deposito Anda agar terjaga keamanannya.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

Pengertian Sertifikat Deposito

Sertifikat deposito merupakan salah satu produk investasi yang cukup menguntungkan. Selain memiliki risiko yang minimal, investasi sertifikat deposito tidak memerlukan pengetahuan yang berbelit. Karena keuntungan tersebut, banyak ibu rumah tangga memilih untuk menjadikan sertifikat deposito sebagai instrumen investasi mereka. Tetapi apa sebenarnya sertifikat deposito tersebut dan apa kelebihan dan kerugian dari pemilikan sertifikat deposito.

Sertifikat deposito adalah suatu surat berharga yang diterbitkan oleh bank yang memberikan pemiliknya bunga tetap atas dana cair yang ditempatkan pada lembaga keuangan tersebut setelah jangka waktu tertentu (jatuh tempo). Jangka waktu tersebut sangat bervariasi, ada yang cepat (2 bulan) dan ada yang lama (1 tahun).

Dana cair yang ditempatkan tidak dapat ditarik sebelum waktu jatuh tempo kecuali Anda bersedia membayar denda atas penarikan tersebut. Pada sertifikat deposito, tidak tercantum nama badan hukum, lembaga ataupun individual tertentu. Dengan kata lain, sertifikat deposito dapat dipindahtangankan atau diperjualbelikan.

Bagaimana Cara Menyimpan Sertifikat Deposito yang Aman 1 - Finansialku

[Baca Juga: Ini Manfaat Menyimpan Dana Darurat di Deposito ketika Suku Bunga Meningkat]

 

Dengan menunjukkan sertifikat ini pada masa jatuh tempo, maka pemiliknya berhak menerima sejumlah uang yang tertera pada sertifikat. Tentunya hal ini berbeda dengan bilyet deposito atau deposito yang biasanya Anda kenal. Pada bilyet deposito, penerima harus sesuai dengan nama yang tertera didalam sertifikat.

 

Perbedaan Bilyet Deposito dengan Sertifikat Deposito

Perbedaan mendasar pertama di antara kedua produk tersebut adalah suku bunga bilyet deposito akan dibayarkan pada saat jatuh tempo, sedangkan pada sertifikat deposito, suku bunga telah dibayar sejak awal pengajuan.

Selain itu, bilyet deposito dapat diperpanjang setelah jangka waktunya telah habis, hal ini berbeda dengan sertifikat deposito. Memperpanjang sertifikat deposito membutuhkan prosedur yang lebih rumit dibandingkan bilyet deposito.

Fasilitas Deposito, Automatic Roll Over (ARO) - Finansialku

[Baca Juga: Fasilitas Deposito, Automatic Roll Over (ARO)]

 

Keuntungan dan Kerugian Sertifikat Deposito

Beberapa keuntungan atas pemilikan sertifikat deposito adalah:

  • Dapat dijadikan sebuah jaminan investasi yang sah atau dijual kepada pihak lain.
  • Dijamin secara resmi oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan)
  • Karena suku bunga tetap yang menjanjikan, sertifikat deposito akan memberikan keuntungan investasi yang lebih besar dibandingkan bilyet deposito.
  • Nasabah dapat melakukan investasi atas bunga yang telah terhitung di muka pada lokasi bisnis lainnya.

Layaknya investasi lainnya, investasi pada sertifikat deposito juga memiliki beberapa kerugian, yaitu:

  • Pengenaan denda apabila nasabah ingin mencairkan dana simpanan sebelum jatuh tempo.
  • Pencairan dana dapat dilakukan oleh siapa saja yang memegang sertifikat tersebut (atau menemukannya dengan tidak sengaja)

3 Alasan Mengapa Deposito Jadi Salah Satu Cara Untuk Bebas Keuangan 1 - Finansialku

[Baca Juga: 3 Alasan Mengapa Deposito Jadi Salah Satu Cara Untuk Bebas Keuangan]

 

Karena sertifikat deposito sangat mudah berpindah tangan, Anda harus menyimpan sertifikat deposito dengan hati-hati.

 

Tips Menyimpan Sertifikat Deposito

Ada 4 tips atau cara menyimpan sertifikat deposito, yaitu kotak safe deposit di bank, di dalam rumah, arsip sertifikat deposito dan rekaman perangkat yang Anda miliki.

 

Cara 1: Kotak Safe Deposit di Bank

Penyewaan kotak safe deposit yang ditawarkan oleh bank merupakan salah satu tempat yang cukup aman untuk menyimpan sertifikat deposito Anda. Selain penjagaan yang ketat sehingga aman, ruangan safe deposit yang terdapat di dalam bank dibangun sedemikian rupa agar tahan dari api atau banjir.

Ini Manfaat Menyimpan Dana Darurat di Deposito ketika Suku Bunga Meningkat 1 - Finansialku

[Baca Juga: Hidup dari Bunga Deposito?]

 

Cara 2: Di Dalam Rumah

Menyimpan sertifikat deposito di dalam rumah merupakan cara yang cukup aman dan membuat psikologis Anda lebih tenang. Walau begitu, Anda harus memastikan agar tempat penyimpanan tersebut cukup aman dan terlindungi dari air atau noda. Contohnya, Anda dapat menyimpan sertifikat tersebut di dalam dompet plastik yang kedap air. Kemudian, jangan pernah menaruh sertifikat deposito Anda sembarangan karena sertifikat tersebut mudah dicuri atau berpindah tangan.

 

Cara 3: Selalu Menyediakan Arsip Sertifikat Deposito

Pindai sertifikat Anda ke dalam komputer, smartphone atau perangkat lainnya. Anda pun dapat memindahkan arsip tersebut dan mentransfernya melalui email atau dimasukkan ke dalam hard disk fisik atau virtual. Dengan adanya arsip ini, Anda akan mempunyai bukti kepemilikan dan ingatan Anda akan lebih mudah kembali dengan melihat sertifikat deposito tersebut.

 

Cara 4: Menyimpan Rekaman pada Perangkat Anda

Rekaman yang dimaksud berbeda dengan arsip sertifikat deposito. Rekaman ini dibuat dalam bentuk pengingat kapan Anda membeli sertifikat deposito tersebut, jumlah serta tanggal jatuh tempo. Informasi ini juga harus meliputi jumlah bunga yang akan Anda dapatkan pada saat jatuh tempo dan tanggal Anda harus memperbarui sertifikat tersebut. Rekamlah hal tersebut di dalam sebuah buku atau smartphone Anda.

Ini Manfaat Menyimpan Dana Darurat di Deposito ketika Suku Bunga Meningkat 2 - Finansialku

[Baca Juga: Saat Tepat Masuk Produk Deposito]

 

Jika Sertifikat Anda Hilang

Manusia pasti pernah lalai dan ada kemungkinan sertifikat tersebut akan hilang. Jika sertifikat deposito Anda hilang, Anda tidak perlu panik ataupun khawatir. Bersikaplah tenang dan lakukan tindakan yang diperlukan. Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah melakukan laporan kehilangan dari pihak kepolisian dan menghubungi pihak bank untuk memblokir sertifikat deposito tersebut agar tidak dapat dicairkan oleh pihak lain.

Kemudian, secepatnya mengunjungi bank tempat Anda membuat sertifikat deposito tersebut dan mintalah duplikat atas sertifikat tersebut, biasanya pihak bank akan membutuhkan kartu identitas seperti KTP (Kartu Tanda Penduduk), kartu ATM (Anjungan Tunai Mandiri) dan fotokopi surat kehilangan dari kepolisian. Dengan adanya duplikat tersebut, Anda dapat mengamankan dana yang disimpan.

Waspadalah, Ini Celah-Celah Penipuan Perbankan yang Dapat Merugikan 1 - Finansialku

[Baca Juga: Waspadalah, Ini Celah-Celah Penipuan Perbankan yang Dapat Merugikan]

 

Setelah pihak bank mengetahui kehilangan tersebut, pihak bank hanya akan memberikan ketentuan bahwa yang dapat mencairkan deposito tersebut adalah pihak pertama yang membeli sertifikat tersebut dan harus dicairkan dalam waktu 14 hari setelah jatuh tempo.

Proses ini hanya akan memakan beberapa hari dan pihak bank akan memberikan konfirmasi atas deposito Anda dan akan memberikan salinan sertifikat deposito yang baru. Untuk duplikat ini, kebanyakan bank tidak akan memungut biaya, akan tetapi kebijakan ini akan berbeda dari setiap bank.

 

Sertifikat Deposito Anda akan Aman

Ada beberapa pilihan yang dapat Anda pertimbangkan untuk menyimpan sertifikat deposito yang rentan untuk dipindahtangankan. Pastikan sertifikat tersebut dapat mudah diakses oleh Anda sendiri. Jangan sampai juga Anda mengalami kesulitan saat mengakses setiap sertifikat deposito yang Anda miliki.

 

Di manakah Anda akan menyimpan sertifikat deposito milik Anda? Apakah di rumah? Di bank? Atau di tempat lainnya? Berikan alasan dan pendapat Anda terkait pertanyaan tersebut. Jangan lupa untuk menginformasikan kepada pasangan Anda atau teman terdekat Anda akan informasi yang berguna ini, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Rizwan Yuniarto. 30 November 2015. Mengenal Lebih Jauh Sertifikat Deposito. https://goo.gl/jJJlIG
  • Elie Agzarian. 13 Februari 2013. Tips Menyimpan Sertifikat Deposito. Liveolive.com – https://goo.gl/a8Y761

 

Sumber Gambar:

  • Ruang Brankas – https://goo.gl/6i6dXl
  • Kotak Brankas – https://goo.gl/16gnje

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang