Sobat Finansialku sedang mencari tahu berapa biaya cabut gigi di Puskesmas?

Cek rincian biaya, prosedur dan syaratnya sebelum mencabut gigi di Puskesmas berikut ini!

 

Summary:

  • Besaran tarif cabut gigi tergantung jumlah gigi yang dicabut dan kondisi gigi itu sendiri.
  • BPJS Kesehatan dapat dimanfaatkan untuk layanan kesehatan cabut gigi di Puskesmas.

 

Rincian Biaya Cabut Gigi di Puskesmas

Biaya cabut gigi di Puskesmas tentu memiliki tarif yang berbeda-beda. Namun, kisarannya masih dalam nominal yang sama.

Misalnya, biaya cabut gigi di Puskesmas di Jakarta berkisar Rp30.000-Rp90.000 per gigi tergantung tingkat kesulitan.

Besaran ini tertuang dalam Pergub Provinsi DKI Jakarta Nomor 143 Tahun 2018 tentang Tarif Layanan Pusat Kesehatan Masyarakat.

Selain itu, jumlah gigi yang dicabut dan kondisi gigi juga dapat menentukan tarif atau biaya cabut gigi. Berikut adalah rincian biaya cabut gigi di Puskesmas yang perlu Anda ketahui:

 

#1 Harga Cabut Gigi

Orang dewasa sampai anak-anak bisa melakukan cabut gigi di fasilitas kesehatan tingkat 1.

Bagi yang menggunakan dana pribadi, Anda perlu mengeluarkan uang sebesar Rp15.000 untuk cabut gigi anak.

Sedangkan pada gigi dewasa yang mengalami komplikasi saat pencabutan, biaya cabut gigi menjadi Rp50.000. 

Sementara itu, biaya untuk peserta kartu JKN-KIS akan langsung menjadi tanggungan pihak BPJS.

 

#2 Harga Cabut Gigi Geraham

Kondisi geraham yang berlubang dan terletak di pangkal lidah sering kali menyebabkan bau tak sedap sehingga harus cepat Anda hilangkan.

Namun, berbeda dengan gigi lainnya yang bisa Anda cabut sendiri, gigi geraham cukup sulit dan berbahaya jika bukan dokter yang menangani.

Untuk biaya cabut gigi geraham di Puskesmas sendiri yakni berkisar antara Rp500.000 sampai Rp1.000.000.

 

#3 Tambal Gigi

Dokter biasanya akan menyarankan untuk menambal bagian gigi berlubang yang minim kerusakan.

Adapun biaya tambal gigi juga cukup terjangkau, mulai dari Rp10.000 sampai Rp15.000 per gigi.

 

#4 Scaling

Puskesmas juga menyediakan layanan untuk scaling, lho. Jadi, Anda kini tidak perlu lagi pergi jauh ke dokter gigi untuk melakukan scaling.

Biaya scaling atau pembersihan berkala pada karang gigi di Puskesmas yaitu mulai dari Rp15.000 sampai Rp300.000.

 

#5 Pasang Gigi Palsu

Solusi lain untuk masalah gigi Anda adalah pemasangan gigi palsu yang biayanya bisa ditanggung oleh BPJS Kesehatan

Namun jika tidak menggunakan BPJS, Anda perlu mengeluarkan uang sebesar Rp1.000.000. Biaya tersebut juga dapat berbeda dengan Puskesmas terdekat lainnya di daerah Anda.

Oleh karena itu, ada baiknya survei atau menanyakan langsung ke puskesmas terdekat agar besaran biayanya lebih valid.

 

Apakah Biaya Cabut Gigi di Puskesmas Ditanggung BPJS?

Bagi peserta BPJS, Anda bisa memanfaatkan BPJS Kesehatan untuk melakukan cabut gigi di Puskesmas agar tidak perlu mengeluarkan biaya.

Hanya saja, tidak semua layanan pemeriksaan dan perawatan gigi dapat menjadi tanggungan BPJS Kesehatan.

Berdasarkan aturan BPJS Kesehatan Nomor 1 Tahun 2014 Pasal 52 Ayat 1, BPJS dapat menanggung beberapa perawatan gigi seperti:

  • Administrasi layanan gigi seperti biaya pendaftaran.
  • Konsultasi dengan dokter gigi, pemeriksaan hingga pengobatan gigi.
  • Pramedikasi atau pemberian obat sebelum melakukan tindakan operasi.
  • Kegawatdaruratan oro-dental pada gigi.
  • Biaya cabut gigi sulung dengan anestesi topikal atau infiltrasi.
  • Cabut gigi permanen tanpa penyulit.
  • Beberapa obat setelah proses cabut gigi.
  • Tambal gigi yang menggunakan bahan komposit atau GIC.
  • Scaling atau pembersihan karang gigi selama satu tahun sekali.

 

Selain beberapa perawatan di atas, BPJS Kesehatan juga menanggung biaya pemasangan gigi palsu. Namun, tarif maksimal untuk tanggungan gigi palsu adalah Rp1.000.000.

 

Kenapa Biaya Cabut Gigi di Puskesmas Lebih Murah?

Biaya cabut gigi di Puskesmas tentunya akan lebih murah jika kita bandingkan dengan klinik atau dokter gigi. Karena sudah mendapatkan subsidi dari anggaran pemerintah Indonesia.

Permenkes Nomor 75 Tahun 2014 Pasal 42 tentang Puskesmas menyebutkan, pendanaan berasal dari APBD, APBN, dan sumber-sumber lainnya yang sah dan tidak mengikat.

Untuk tarif biaya cabut gigi bagi pasien non BPJS Kesehatan yakni mulai dari Rp10.000 sampai Rp50.000 tergantung tingkat kesulitan.

Apabila Anda merupakan pemegang kartu BPJS Kesehatan, biaya cabut gigi di Puskesmas akan jauh lebih murah. Sementara itu, biaya cabut gigi di dokter gigi bisa mencapai ratusan ribu rupiah.

[Baca Juga: Catat! Prosedur dan Harga Bersihkan Karang Gigi di Puskesmas]

 

Prosedur Cabut Gigi di Puskesmas

Sebagian besar masyarakat mungkin masih ragu untuk mencabut gigi di Puskesmas karena mereka beranggapan bahwa Puskesmas belum memiliki peralatan lengkap.

Padahal banyak Puskesmas yang kini sudah berkembang dengan pesat untuk memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat.

Maka dari itu, segera buat kunjungan ke poli gigi di Puskesmas terdekat bagi Anda yang mengalami masalah pada gigi. Adapun beberapa prosedur yang harus Anda lakukan di poli gigi, antara lain:

  • Check up dan controlling.
  • Konsultasi dengan dokter gigi di Puskesmas.
  • Penanganan seperti cabut atau tambal gigi.
  • Scaling.
  • Pemasangan gigi palsu.

 

Langkah-langkah di atas perlu Anda lakukan untuk mengetahui tindakan apa yang harus dokter berikan pada gigi Anda.

 

Syarat Cabut Gigi di Puskesmas

Agar prosedur cabut gigi jadi lebih mudah, jangan lupa siapkan sejumlah berkas-berkas yang akan Anda butuhkan sebagai syarat cabut gigi.

Berikut adalah beberapa syarat cabut gigi di Puskesmas:

 

#1 Lengkapi Berkas Administrasi

Langkah pertama adalah menyiapkan berkas dengan lengkap untuk memudahkan proses administrasi.

Jika Anda pemegang kartu BPJS, maka berkas yang perlu Anda siapkan mulai dari KTP, KK, dan kartu BPJS asli serta salinan.

 

#2 Mengetahui Jadwal Praktik Dokter

Jika berkas administrasi sudah siap dan lengkap, saatnya Anda memeriksa jadwal praktik dokter gigi di Puskesmas tersebut.

Dengan mengetahui jadwal dokter gigi, maka Anda bisa langsung mendapatkan pelayanan yang tepat ketika akan cabut gigi.

 

#3 Kunjungi Puskesmas Terdekat

Setelah mengetahui jadwal praktik dokter, selanjutnya Anda bisa langsung mengunjungi Puskesmas terdekat dengan membawa berkas yang sudah Anda siapkan sebelumnya.

Kemudian, serahkan berkas-berkas tersebut ke bagian administrasi puskesmas. Petugas akan melakukan verifikasi data, memeriksa keaslian kartu tanda penduduk dan status keaktifan kartu BPJS.

Apabila data sudah sesuai, nantinya petugas akan mengarahkan Anda untuk menuju ke poli gigi.

Jika tidak menggunakan kartu BPJS Kesehatan, maka Anda perlu menyelesaikan proses registrasi terlebih dahulu.

 

#4 Konsultasi dan Proses Penanganan

Pada tahap ini, Anda sebagai pasien berhak menjalani konsultasi dan menyampaikan keluhan terkait masalah gigi dengan dokter.

Setiap pasien yang datang juga berhak mendapatkan penanganan yang tepat sesuai prosedur pemeriksaan gigi yang berlaku.

Kalaupun Anda mengalami kerusakan gigi yang cukup parah, biasanya dokter akan menyarankan rujukan ke rumah sakit atau spesialis gigi.

 

#5 Jika Kondisinya Kronis, Segera Kunjungi RS Rujukan

Perlu Anda ketahui bahwa Puskesmas tidak memberikan pelayanan pada pasien dengan kondisi gigi kronis.

Umumnya, jika pasien mengalami kondisi gigi kronis, dokter akan langsung melakukan rujukan ke rumah sakit yang memiliki peralatan gigi lebih lengkap.

Rujukan ini sering kali dokter berikan pada pasien yang kondisinya perlu tindakan serius seperti operasi untuk cabut gigi secara aman.

 

#6 Tebus Obat

Untuk mengurangi rasa nyeri setelah cabut atau operasi gigi, biasanya akan ada biaya tebus obat di luar tanggungan BPJS.

Namun, ada juga biaya yang dapat menjadi tanggungan BPJS termasuk biaya cabut gigi di Puskesmas.

 

 

Periksa Kesehatan Gigi Secara Berkala

Usai melakukan cabut gigi, pastikan untuk selalu menerapkan kebiasaan sehat agar risiko kerusakan pada gigi dapat berkurang.

Lindungi gigi dengan perawatan sehari-hari, seperti rutin sikat gigi, lakukan flossing, memenuhi kebutuhan mineral, serta mengontrol tingkat konsumsi asam dan manis.

Biasakan juga untuk melakukan pemeriksaan secara berkala ke poli gigi di Puskesmas, minimal 6 bulan sekali. Dengan demikian, kerusakan gigi bisa teratasi selagi belum menjadi masalah yang besar.

Setelah mengetahuibiaya cabut gigi di Puskesmas yang bisa ditanggung BPJS Kesehatan, tidak ada salahnya jika Anda mempertimbangkan produk asuransi swasta untuk menanggung biaya cabut gigi serta layanan kesehatan lainnya.

Sehingga nantinya, manfaat dari BPJS Kesehatan dan asuransi swasta akan melengkapi satu sama lain untuk menunjang pemeriksaan kesehatan Anda.

Pilihlah produk asuransi yang tepat sesuai dengan kebutuhan. Jika masih bingung, Anda bisa berkonsultasi bersama Perencana Keuangan Finansialku dengan menghubungi WhatsApp 0851 5866 2940.

 

Yuk, selalu jaga kesehatan tubuh Anda, sebab biaya pengobatan tidaklah murah.

Bagikan informasi di atas ke rekan-rekan terdekat Anda dan ingatkan mereka untuk melakukan pemeriksaan rutin ke poli gigi. Terima kasih!

 

Editor: Omri Cristian

Sumber Referensi:

  • Laili Ira. 27 September 2022. Prosedur dan Harga Cabut Gigi di Puskesmas Terbaru. Lifepal.co.id – https://bit.ly/45Xec2U
  • Tari Oktaviani. 15 Oktober 2022. Tarif Cabut Gigi di Puskesmas. Kompas.com – https://bit.ly/3J4SlNr