Bio Farma tercatat telah mendistribusikan 20,5 juta dosis vaksin Covid-19 ke seluruh provinsi di Indonesia di antaranya produk Sinovac dan AstraZeneca.

Baca selengkapnya dalam artikel Finansialku berikut.

 

Bio Farma Percepat Produksi Vaksin Covid-19

Dalam upaya membantu memenuhi kebutuhan program vaksinasi pemerintah, Bio Farma melakukan usaha percepatan dan penambahan kapasitas produksi vaksin Covid-19 dengan menggunakan fasilitas produksi gedung No 43.

Fasilitas gedung anyar yang berada di Bandung, Jawa Barat tersebut itu sudah mengantongi sertifikasi Cara Pembuatan Obat yang Baik(CPOB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Biofarma tercatat telah mendistribusikan 20,5 juta dosis vaksin Covid-19 ke seluruh provinsi di wilayah Indonesia.

Vaksin yang didistribusikan merupakan produk vaksin Sinovac (CoronaVac) dan AstraZeneca, serta vaksin yang di produksi oleh Bio Farma dengan bahan baku atau bulk dari Sinovac.

Adapun total vaksin yang sudah diterima Indonesia hingga saat ini adalah 3 juta dosis vaksin produk jadi dari Sinovac, kemudian ada 1,11 juta dosis vaksin produk jadi AstraZeneca dari Covax/Gavi, dan 53,5 juta dosis bulk dari Sinovac.

“Total bulk yang sudah kami terima adalah sejumlah 53,5 juta dosis, dalam 4 kali kedatangan, dan sudah kami proses produksi sejak 13 Januari 2021 lalu dan diperkirakan menjadi sekitar 42 juta dosis, dan per 30 Maret sudah kami produksi sejumlah 26 juta dosis,” kata Bambang Heriyanto, Sekretaris Perusahaan Bio Farma.

Bio Farma Tambah Gedung Produksi Vaksin Covid-19 02

[Baca Juga:  Diminta Produksi Vaksin Corona, Saham Anak Biofarma Meroket]

 

Pada bulan April, diperkirakan akan ada 30 juta dosis bulk yang akan datang. Sehingga, jika ditotal hingga bulan Juli 2021, total jumlah vaksin yang akan diterima Indonesia adalah sekitar 140 juta dosis Bulk Sinovac yang pengirimannya akan dilakukan secara bertahap.

 

Persiapan Sebelum Divaksin

Ada beberapa persiapan sebelum vaksin Covid-19 yang harus dilakukan yang berkaitan dengan kondisi tubuh.

Saat akan divaksinasi, tubuh harus dipastikan dalam kondisi yang baik. Hal ini untuk menghindari kemungkinan terjadinya kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI).

Melansir dari Detikcom, ahli jantung dr Vito A Damay memberikan beberapa tips yang bisa dilakukan sebagai persiapan sebelum divaksinasi. Apa saja ya? Simak yuk!

 

#1 Jangan Begadang

Persiapan sebelum vaksin Covid-19 yang pertama adalah jangan begadang. Sebab, jika terlalu lelah dan kurang istirahat bisa membuat kondisi tubuh menurun.

“Anda jangan begadang, tenangkan pikiran malamnya, dan Anda kalau misalkan begadang terlalu capek besoknya tiba-tiba demam iya nggak bisa vaksin juga kan sayang,” jelasnya.

 

#2 Menjaga Pola Makan dan Minum

Selain waktu istirahat, makanan dan minuman yang dikonsumsi juga harus diperhatikan sebelum divaksinasi Covid-19.

dr Vito menyarankan untuk menghindari makanan yang bisa membuat kondisi tubuh tidak fit, misalnya seperti kopi.

“Juga jangan makan atau minum makanan yang bisa membuat Anda jadi tidak fit atau unwell, iya saya nggak spesifik menyebutkan oh yang pedas-pedas atau yang kecut-kecut makan rujak, iya tapi misalnya nih Anda misalnya saja makan rujak tiba-tiba besoknya Anda diare kan jadi nggak bisa vaksin,” lanjut dr Vito.

 

#3 Tidak Mengonsumsi Minuman Suplemen dan Obat-obatan

Persiapan sebelum vaksin Covid-19 selanjutnya adalah tidak mengkonsumsi minuman yang menstimulasi tertentu. Begitu juga dengan obat-obatan, seperti misalnya obat pilek atau batuk, sebaiknya dicek dulu kandungan yang ada di dalam obat tersebut.

“Jangan juga Anda minum minuman yang menstimulasi tertentu ya misalkan ada minuman-minuman yang Anda pikir suplemen, coba Anda pikir dulu deh lihat dahulu apakah ini ada stimulan nggak,” jelas dr Vito.

“Atau Anda mungkin minum obat pilek obat batuk yang nggak tahu isinya apa, apakah ada pseudoephedrine-nya, nah itu sebaiknya jangan dikonsumsi,” lanjutnya.

 

#4 Pastikan Kondisi Tubuh Stabil 30 Menit Sebelum Divaksinasi

dr Vito berpesan untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin 30 menit sebelum divaksinasi. Pastikan diri dan pikiran dalam keadaan setenang mungkin dan disarankan tidak perlu terburu-buru saat menuju pos vaksinasi.

“Seenggaknya dalam kondisi 30 menit sebelumnya Anda di dalam kondisi keadaan tenang, tidak habis melakukan olahraga yang berat kenapa karena Anda akan ditensi salah satunya,” ungkapnya.

 

#5 Tips Saat Ditensi

Persiapan sebelum vaksin Covid-18 yang sepele tapi penting untuk diperhatikan adalah posisi duduk saat ditensi. Pastikan posisi siku berada setinggi posisi jantung.

“Lalu ketika Anda duduk pun siku Anda setinggi jantung Anda, Anda dalam keadaan tenang tidak perlu nyari-nyari tensi berapa biarkan petugas yang melakukannya dengan baik,” pungkasnya.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak serta menghindari kerumunan, dan rutin mencuci tangan pakai sabun di air mengalir atau menggunakan hand sanitizer meski telah divaksin Covid-19.

 

banner -mengupas pentingnya dana darurat

 

Bagaimana menurutmu, Sobat Finansialku tentang artikel di atas? Kamu bisa berbagi pendapat lewat kolom komentar di bawah ini.

Bagikan informasi ini lewat berbagai platform yang tersedia, kepada kawan atau sanak-saudara mu, agar mereka juga tahu apa yang kamu ketahui.

 

Sumber Referensi:

  • Anastasia AS. 31 Maret 2021. Bio Farma Tambah Kapasitas Produksi Vaksin Covid-19. Swa.co.id – https://bit.ly/3weGfJn
  • Huyogo Simbolon. 31 Maret 2021. Tambah Stok Vaksin Covid-19, Bio Farma Mulai Operasikan Gedung Baru. Liputan6.com – https://bit.ly/2QZUvpr
  • Andi Firdaus. 31 Maret 2021. Bio Farma tambah fasilitas produksi vaksin. Antaranews.com – https://bit.ly/3fJnU1t
  • Sarah Oktaviani Alam. 31 Maret 2021. Catat! Berbagai Persiapan Sebelum Vaksin COVID-19 agar Tak Batal Disuntik. Health.detik.com – https://bit.ly/3sAVkCR

 

Sumber Gambar:

  • 01 – https://bit.ly/3fAtF18
  • 02 – https://bit.ly/31zK8ur