Cara mengelola keuangan UMKM: Lika liku bisnis UMKM memang penuh tantangan, ada yang sukses bertahan, namun tidak sedikit yang gulung tikar. Hal ini sedikit banyak dipengaruhi cara UMKM dalam mengelola keuangan.

Lalu, harus seperti apa? Yuk, cari tahu lebih lengkap di artikel Finansialku ini. Selamat membaca.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Omzet Tak Menentu, Begini Cara Mengelola Keuangan UMKM

Halo Sobat Finansialku, seperti yang diketahui saat ini, Indonesia diramaikan dengan hadirnya para pebisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM. Mungkin Sobat Finansialku termasuk salah satunya?

UMKM semakin merambah banyak bidang, bahkan sebagian besar sudah berbasis online. Masifnya pertumbuhan UMKM ini tidak terlepas dari dampak pandemi covid-19 yang masih melanda negeri hingga saat ini.

Bagaimana tidak, jutaan orang kehilangan pekerjaannya. Berbagai area, tempat menjemput penghasilan pun tak seramai biasanya. Alhasil banyak orang yang mengambil langkah untuk membuka usaha karena kebutuhan hidup tidak bisa ditunda.

PENTING! Cara Mengelola Keuangan UMKM Agar Bertahan 02 - Finansialku

[Baca Juga: 10 Fungsi Manajemen Keuangan Bisnis UMKM yang Harus Anda Ketahui, agar Bisnis Anda Sukses. Apakah Sudah Anda Terapkan?]

 

Sayangnya, tidak semua pebisnis UMKM memiliki pengetahuan yang baik dalam mengelola bisnisnya. Mungkin sekilas nampak sederhana, tapi faktanya menjalankan bisnis itu tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Sederhananya, “…ada yang dijual, ada yang membeli”, tapi perlu digarisbawahi bisnis itu bukan hanya tentang penjual dan pembeli. Jika berprinsip pada poin ini, bisnis bisa tetap berjalan tapi belum tentu bertahan.

Terdapat berbagai hal yang harus diperhatikan, diatur, dilakukan, hingga dipantau. Tujuannya agar bisnis bisa berjalan sesuai harapan dan berkesinambungan. Salah satu aspek penting dalam menjalankan bisnis soal mengelola keuangannya.

Apalagi tantangan UMKM yang membuat situasi menjadi dilema soal pendapatan atau omzet yang tidak menentu. Bulan ini mungkin bisnis sedang berpihak baik, tapi tidak ada yang bisa menjamin bulan depan dan seterusnya akan seperti apa.

Entah mengalami peningkatan, penurunan, stuck, atau bahkan merugi. Karena itulah, saatnya perhatikan cara mengelola keuangan yang menjadi jantungnya sebuah bisnis.

 

Oleh karena itu, Sobat Finansialku bisa memperhatikan cara mengelola keuangan UMKM yang tepat dari hal-hal berikut ini:

 

#1 Miliki Dana Darurat Pribadi

Sobat Finansialku, tidak semua orang berani mengambil langkah untuk menjalani bisnis UMKM. Selain diperlukan kesiapan dari segi mental, secara finansial pun harus diperhatikan apalagi kita tahu bahwa omzetnya tak menentu.

Tapi jangan khawatir semua ini bisa diatasi, supaya bisnis tetap berjalan walaupun omzetnya tidak tetap, yaitu dengan memiliki dana darurat pribadi.

Lho kok dana darurat pribadi?

Ya, saya sering menemukan beberapa kasus dimana pebisnis UMKM cenderung fokus pada keuangan bisnisnya bahkan tidak sedikit yang menggabungkan antara keuangan bisnis dengan pribadi.

 

Alhasil, ketika bisnisnya sedang mengalami penurunan, keuangan pribadinya ikut kacau. Jangankan menyelamatkan bisnis supaya bertahan, untuk memenuhi kebutuhan hidup pun kesusahan. Bahkan ada juga yang tanpa sadar menggunakan uang bisnis untuk kebutuhan pribadi.

Oleh karena itu, penting untuk memiliki dana darurat pribadi paling tidak menutupi 6-12 bulan dari biaya hidup. Sehingga jika terjadi hal-hal diluar harapan pada bisnis yang dijalankan, tidak akan mengganggu keuangan pribadi.

 

#2 Sediakan Dana Cadangan

Ketika Sobat Finansialku sudah mengantongi dana darurat pribadi, selanjutnya adalah mengalokasikan dana cadangan atau istilah lainnya aset likuid. Jumlahnya yaitu minimal 3 bulan dari fix cost atau biaya tetap dari usaha yang sedang dijalani.

Dana cadangan ini bisa menyelamatkan bisnis UMKM ketika daya beli menurun dan mempengaruhi omzet. Seperti contohnya kondisi pandemi saat ini, cukup banyak UMKM yang terpaksa gulung tikar karena tidak mampu bertahan.

Lain cerita ketika Sobat Finansialku mempunyai dana cadangan. Dana tersebut bisa digunakan untuk menutupi biaya dan kewajiban saat omzet atau revenue turun drastis dan bisnis berada di ambang krisis.

 

#3 Lakukan Pencatatan Transaksi dan Laporan Keuangan

Selain tentang dana darurat pribadi dan bisnis, mengelola keuangan yang tepat tidak terlepas dari pencatatan keuangan.

Hal ini sangat penting dilakukan, karena Sobat Finansialku akan lebih mudah dalam mengetahui sejauh mana perkembangan bisnis, serta acuan membuat laporan keuangan.

Oia, dengan adanya laporan keuangan akan menghadirkan insight mengenai aspek-aspek bisnis yang menghasilkan pendapatan paling besar, juga aspek-aspek bisnis mana yang mengeluarkan banyak modal termasuk memantau budgeting.

Keuntungan lainnya, laporan keuangan yang terstruktur juga membantu Sobat Finansialku untuk mendapatkan modal usaha dengan proses yang lebih mudah dan plafon pinjaman lebih besar.

Bagi Anda yang ingin belajar cara merencanakan keuangan pribadi dan bisnis, yuk dengarkan audiobook gratis dari Finansialku dibawah ini.

banner_pebisnis,_ini_cara_mengatur_keuangan_bisnis_yang_benar

 

Membangun Bisnis UMKM yang Bertahan

Memulai hingga menjalankan sebuah usaha akan selalu dihadapkan dengan berbagai tantangan. Saat mengawali, mungkin PR terbesarnya adalah mendapatkan modal. Lalu, ketika sudah berjalan, bagaimana bisnis ini bertahan?

Ada beberapa yang bisa dilakukan dan dipersiapkan sebaik mungkin, seperti kesiapan dari segi mental, finansial, dan hal lainnya yang berkaitan.

Oleh karena itu, jangan hanya semangat di awal, lalu lengah seiring dengan omzet yang melemah.

Jangan pula Sobat Finansialku tegesa-gesa dalam melakukan pengembangan bisnis. Pastikan bahwa pendapatan bisnis stabil, barulah pengembangan bisnis bisa dilakukan.

Tidak sedikit UMKM yang terpaksa menghentikan kegiatan operasionalnya karena kondisi keuangan yang tidak stabil.

Kondisi keuangan yang tidak stabil ini adalah salah satu contoh kurangnya manajemen keuangan yang pasti dan jelas.

PENTING! Cara Mengelola Keuangan UMKM Agar Bertahan 03 - Finansialku

[Baca Juga: Biar Nggak Rugi, Begini Cara Mengatur Keuangan Bisnis Online Kuliner!]

 

Jika Sobat Finansialku masih kebingungan dalam mengelola keuangan bisnis UMKM, jangan ragu untuk berkonsultasi langsung bersama saya, selaku perencana keuangan dengan spesialisasi bisnis, yang akan membantu Sobat Finansialku memecahkan permasalahan dalam keuangan bisnis Sobat Finansialku.

Caranya? Sobat Finansialku bisa menghubungi saya melalui dua cara.

Yang pertama, Sobat Finansialku bisa mendaftarkan diri lewat di Konsultasi.finansialku.com.

Nanti, di link tersebut, Sobat Finansialku bisa mendaftarkan diri untuk melakukan konsultasi dengan saya sesuai dengan jadwal yang tersedia. Setelah menyelesaikan proses pendaftaran, Sobat Finansialku tinggal menunggu informasi lebih lanjut dari Admin.

Sementara cara kedua yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan konsultasi melalui aplikasi Finansialku yang bisa diunduh di Google Play Store atau Apple Apps Store.

Setelah itu, Sobat Finansialku bisa langsung melakukan konsultasi GRATIS tanpa mengantre, di mana saja dan kapan saja selama jam kerja secara empat bersama perencana keuangan dari Finansialku.

Fitur ini bisa dinikmati sepuasnya oleh Sobat Finansialku yang berlangganan akun premium, hanya dengan harga Rp 350.000 untuk 365 hari atau satu tahun penuh!

Jadi, ini sama saja dengan Sobat Finansialku menganggarkan dana Rp 986 per hari, ‘kan? Mau untung lagi? Gunakan kode voucher CUAN50 untuk mendapatkan potongan Rp 50.000.

Sangat worth it kan, Sobat Finansialku bisa lebih melek soal edukasi keuangan, membangun pengelolaan keuangan bisnis yang lebih baik, juga bisa membantu dalam pencatatan transaksi.

Jadi, tunggu apa lagi? Konsultasikan bersama perencana keuangan di aplikasi Finansialku sekarang!

 

 

Itulah cara mengelola keuangan untuk UMKM. Jika ada pertanyaan atau tanggapan, silakan tulis di kolom komentar.

Semoga informasi yang disampaikan bisa bermanfaat dan membuat bisnis UMKM Sobat Finansialku sukses bertahan. Jangan lupa bagikan artikel ini kepada rekan sesama pelaku bisnis ya. Terima kasih.

 

Sumber Gambar:

  • https://bit.ly/2L8pi0j
  • https://bit.ly/2WXi41P
  • https://bit.ly/3oi7RJr