Pasca Kecelakaan Ethiopian Airlines, Indonesia Larang Terbang Pesawat Boeing 737 MAX 8

Pasca kecelakaan Ethiopian Airlines, pesawat Boeing 737 MAX 8 dilarang terbang sementara di Indonesia.

Tahukah Anda Lion Air menggunakan pesawat tersebut sebanyak 10 unit? Untuk lebih jelasnya, mari simak pembahasannya berikut ini!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Kronologis Jatuhnya Boeing 737 MAX 8, Ethiopian Airlines

Pesawat Ethiopian Airlines jatuh di dekat Bishoftu, 60 km arah tenggara dari ibu kota. Penyebab kecelakaan tersebut belum jelas, namun pilot melaporkan ada masalah dan meminta untuk kembali ke Addis Ababa.

Beberapa saksi mata yang bekerja di perkebunan di bawah jalur penerbangan pesawat mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa mereka mendengar suara berderak dari pesawat.

Seorang saksi mata, Gadisa Benti mengatakan:

“Ketika ia melayang, api mengikuti buntutnya, kemudian ia mencoba mengangkat hidungnya. Ketika pesawat melintasi rumah kami, hidungnya mengarah ke bawah dan ekornya ke atas, Ia menghantam tanah dengan hidungnya, lalu meledak”.

 

Pasca Kecelakaan Ethiopian Airlines, Indonesia Larang Terbang Pesawat Boeing 737 MAX 8 Demi Keselamatan 02 - Finansialku

[Baca Juga: 10 Tiket Pesawat Termahal Di Dunia, Harganya Sampai Ratusan Juta Rupiah Lho!]

 

Seorang pejabat maskapai, mengatakan kotak hitam itu dalam kondisi sebagian rusak dan mereka akan melihat apa informasi yang dapat diambil darinya.

Sementara itu lembaga penyiaran pemerintah Ethiopia melaporkan kotak hitam dari pesawat Ethiopian Airlines ET 302 telah ditemukan.

Pesawat ET 302 milik maskapai Ethiopian Airlines baru enam menit lepas landas ketika hilang kontak dengan petugas dan jatuh di sekitar Bishoftu, atau Debre Zeit, 50 kilometer sebelah selatan ibukota Ethiopia.

Seluruh penumpang yang berjumlah 149 orang dari 30 negara dan 8 awak tewas, termasuk 1 orang warga negara Indonesia (WNI) yang belakangan diketahui identitasnya sebagai Harina Hafitz yang bekerja sebagai staf PBB.

 

Alasan Pesawat Boeing 737 MAX 8 Dilarang Terbang

Pada Minggu (10/3/19), pesawat Ethiopian Airlines ET 302 jatuh di pinggiran kota Addis Ababa, Ethiopia. Saham di Boeing anjlok sebesar 12,9%, menyusul kecelakaan Ethiopian Airlines.

Mengingat tragedi jatuhnya Pesawat Boeing 737 MAX 8 yang dimiliki maskapai nasional, pemerintah Indonesia melarang pesawat ini terbang sementara.

Langkah ini diambil setelah Direktorat Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menggelar rapat bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) di Jakarta.

Rapat tersebut dilakukan untuk menyikapi jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines yang menewaskan 157 orang penumpang dan awak.

Pasca Kecelakaan Ethiopian Airlines, Indonesia Larang Terbang Pesawat Boeing 737 MAX 8 Demi Keselamatan 03 - Finansialku

[Baca Juga: 10 Cara Memperoleh Tiket Pesawat Murah Untuk Liburan Akhir Tahun]

 

Dirjen Perhubungan Udara, Polana B. Pramesti menambahkan inspeksi dan larangan terbang sementara (temporary grounded) bagi pesawat 737 MAX 8 yang beroperasi di Indonesia.

Kementerian Perhubungan resmi melarang terbang pesawat tersebut yang akan diberlakukan pada Selasa (12/3/19), untuk memastikan bahwa pesawat yang beroperasi di Indonesia dalam kondisi baik terbang (airworthy).

Pernyataan Polana ini merupakan angin segar bagi tim Advokasi Keamanan dan Keselamatan Penerbangan (TAKKP).

Terulangnya kecelakaan Boeing 737 MAX 8 pada maskapai Ethiopian Airlines itu pun disikapi oleh TAKKP dengan melayangkan gugatan perdata Citizen Lawsuit No. 36/Pdt.G/2019/PNJkt.Pst.

Keputusan ini diambil usai jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines yang sebelumnya sempat menimpa Lion Air yang jatuh di perairan Tanjung Karawang pada 29 Oktober 2018.

Keputusan yang diambil oleh Pemerintah Indonesia juga sama dengan keputusan yang diambil oleh otoritas China pada Senin (11/3/19).

Kantor berita Associated Press melaporkan otoritas China mengambil langkah tersebut demi alasan keamanan.

Karena kecelakaan di Addis Ababa merupakan kecelakaan kedua dengan jenis pesawat yang sama dalam kurun waktu kurang dari empat bulan.

Asrat Begashaw selaku juru bicara Ethiopian Airlines mengatakan sebelumnya maskapainya telah melarang terbang empat pesawat 737 MAX 8, hingga pemberitahuan lebih lanjut sebagai “tindakan pencegahan keamanan ekstra”.

Maskapai Ethiopian Airlines telah mengoperasikan lima unit pesawat 737 MAX 8 baru dan tengah menunggu pengiriman 25 unit pesawat lagi.

Otoritas penerbangan China menegaskan Boeing 737 MAX 8 akan kembali mengudara setelah “mengkonfirmasi langkah-langkah relevan untuk memastikan secara efektif keamanan penerbangan”.

Menurut pihak berwenang China, konfirmasi akan dilakukan terhadap lembaga penerbangan federal Amerika Serikat (FAA) dan Boeing.

Pasca Kecelakaan Ethiopian Airlines, Indonesia Larang Terbang Pesawat Boeing 737 MAX 8 Demi Keselamatan 04 - Finansialku

[Baca Juga: Pesawat Terbang vs Kereta Api: Mana yang Lebih Murah, Aman dan Nyaman Untuk Mudik?]

 

Berdasarkan website resmi Boeing, di Indonesia sendiri memiliki dua maskapai yang mengoperasikan pesawat jenis Boeing 737 MAX 8. Dari total 13 pesawat yang dilarang terbang diantaranya PT Garuda Indonesia sebanyak 1 unit dan PT Lion Air sebanyak 10 unit.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Respon Lion Air dan Garuda Terhadap Pesawat Boeing 737 MAX 8

Maskapai Lion Air Indonesia menempati urutan ketiga konsumen terbesar pesawat yang diklaim Boeing sebagai tipe paling laku terjual dalam sejarah Boeing, setelah maskapai Southwest Airlines dan Flydubai.

Dalam menyikapi larangan pemerintah Indonesia untuk melarang Pesawat Boeing 737 MAX 8 untuk terbang sementara ini, Corporate Communications Stategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro menulis pernyataan.

Pernyataan tertulisnya tersebut mengatakan Lion Air akan menghentikan sementara pengoperasian 10 unit pesawat Boeing 737 MAX 8 yang dikuasai saat ini, sampai dengan waktu yang ditentukan kemudian.

“Lion Air akan selalu melaksanakan budaya keselamatan (safety culture) dalam setiap operasional penerbangan. Lion Air akan meminimalisir dampak dari keputusan ini agar operasional penerbangan dapat berjalan dengan baik”.

 

Danang menambahkan bahwa Lion Air pernah mengalami kejadian serupa dan kemudian terjadi lagi di Ethiopia maka tentu lebih baik memang dilarang terbang sementara demi alasan keamanan.

Sejak kejadian jatuhnya JT 610, pihak Lion Air sudah mempertanyakan kehandalan Boeing 737 MAX 8 ini sehingga pihaknya sangat mendukung apa yang telah menjadi keputusan pemerintah Indonesia.

Disamping itu pemerintah Indonesia pun mengaku telah menerima pernyataan langsung dari Boeing Co yang mengatakan pihak manufaktur akan memberikan keterangan terkini terkait hasil investigasi kecelakaan Ethiopian Airlines.

Iklan Banner Perencanaan Dana Liburan - 728x90

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

Berdasarkan situs Boeing.com, pesawat jenis 737 MAX telah dipesan lebih dari 100 perusahaan penerbangan dengan total pesanan mencapai 4.700 unit.

Hal serupa dilakukan oleh Garuda Indonesia. Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia, M. Ikhsan Rosan memastikan bahwa surat edaran Kemenhub itu akan dipatuhi perusahaannya.

“Garuda Indonesia akan melakukan grounded atas pesawat Boeing 737 MAX 8 (hanya satu unit) sejak Senin sore (11/3/19) sampai pemberitahuan lebih lanjut.”

 

Ia pun menyebutkan bahwa Garuda Indonesia akan mengedepankan komitmen terkait keamanan dan keselamatan dalam operasionalnya. Dan akan memonitor secara ketat operasional penerbangannya untuk menjaga kepercayaan.

“Garuda Indonesia mengerti dan memahami penumpang sehingga kami akan ekstra ketat memonitor operasi penerbangan.”

 

Apa pendapat Anda setelah membaca berita tentang Pesawat Boeing 737 MAX 8 yang dilarang terbang sementara di Indonesia? Berikan tanggapan Anda di kolom komentar di bawah ini.

Ayo bagikan artikel ini kepada teman dan kerabat Anda. Semoga bermanfaat, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Admin. 11 Maret 2019. Pesawat Ethiopian Airlines Jatuh: Indonesia Larang Terbang Sementara Boeing 737 MAX-8. Bbc.com – https://goo.gl/swZS6s
  • ABC. 11 Maret 2019. Indonesia Larang Terbang Sementara Pesawat Boeing 737 -8 MAX. Tempo.co – https://goo.gl/GkQZs4
  • Vincent Fabian Thomas. 11 Maret 2019.Respon Lion Air& Garuda Usai Boeing 737 MAX 8 Dilarang Terbang. Tirto.id – https://goo.gl/WJuV1t

 

Sumber Gambar:

  • Pesawat Boeing 737 MAX 8 – https://goo.gl/zYqZ1k
  • Boeing 737 MAX 8 in Africa – https://goo.gl/gXeTs6
  • Ethiopian Airlines Boeing 737 MAX 8 02 – https://goo.gl/j4dKST
  • Boeing 737 MAX 8 – https://goo.gl/bCP17U

About the Author:

Nisrina Mustika, S.I.Kom
Nisrina Mustika, S.I.Kom. Sempat mengenyam pendidikan S1 Program Studi Ilmu Komunikasi Konsentrasi Humas di Universitas Komputer Indonesia. Seseorang yang memiliki ketertarikan di dunia seni dan kejurnalistikan. Pernah menjabat sebagai Ketua Pers Mahasiswa Birama UNIKOM.

Leave A Comment