Ini Pertimbangan Mengapa Banyak Orang Lebih Memilih Sewa Rumah Daripada Beli Rumah

Terkadang lebih baik sewa rumah daripada beli rumah. Mengapa?

Sebuah hunian tentu merupakan kebutuhan primer bagi setiap manusia, namun alih-alih harus membeli rumah Anda juga bisa menyewanya.

Yuk simak beberapa pertimbangan orang lebih memilih sewa rumah ketimbang beli rumah:

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Memiliki Hunian, Perlukah?

Bagi Anda yang sudah mulai memasuki dunia kerja, tentunya realitas mulai menghantam pikiran Anda dengan keras.

Dengan gaji terbatas, otak berputar sedemikian rupa untuk merencanakan pembelian hunian sederhana.

Tidak disangka-sangka, waktu akan berjalan sangat cepat dan tanpa terasa Anda belum berhasil memiliki hunian.

Oleh karena itulah, sebagian orang mengatasinya dengan cara sewa rumah.

Ini-Pertimbangan-Sewa-Rumah-daripada-Beli-Rumah-4-Finansialku

[Baca Juga: Renovasi Rumah Minimalis, Bagaimana Cara Menghitung Biayanya? Ikuti Contoh Berikut!]

 

Dengan demikian, pengeluaran per bulannya lebih pas di kantong dan tidak membebani keuangannya. Dengan kata lain sewa rumah biasanya lebih fleksibel.

Terlebih dengan ketimpangan kenaikan gaji dan kenaikan harga rumah, banyak anak muda zaman sekarang yang mencoba strategi ini.

Mereka berpikir bahwa terkadang menyewa lebih menguntungkan daripada membeli.

Tetapi apa sih pertimbangan mereka untuk lebih memilih sewa rumah daripada membelinya?

Melalui artikel berikut Finansialku akan membahas mengenai sewa rumah vs beli rumah.

 

Pertimbangan Sewa Rumah daripada Beli Rumah

Dengan semakin sulitnya kondisi perekonomian di Indonesia, kini mayoritas masyarakat mengandalkan sewa rumah untuk memiliki tempat tinggal, terutama bagi generasi milenial yang nilai pendapatannya cenderung lebih kecil ketimbang masa lalu.

Nah, beberapa pertimbangan selain biaya yang mereka ambil adalah sebagai berikut:

 

#1 Bisa Pindah dengan Mudah

Pernah ada pengalaman seseorang yang telah memiliki rumah, namun memilih untuk menyewakan rumahnya dan menyewa apartemen untuk dirinya sendiri.

Alasannya karena ia masih mencari pekerjaan, sehingga menyewa apartemen akan jauh lebih mudah daripada terus pindah rumah.

Ia membayar biaya sewa apartemen dengan uang yang diperolehnya dari penyewaan rumahnya, dan GUESS WHAT? Masih banyak uang yang tersisa (karena biaya sewa apartemen lebih kecil daripada harga sewa rumahnya).

Ini-Pertimbangan-Sewa-Rumah-daripada-Beli-Rumah-3-Finansialku

[Baca Juga: Konsultasi: Ingin Membeli Rumah dengan KPR Sekaligus Membuat Bisnis, Apakah Mungkin?]

 

Selain faktor fleksibilitas, ia juga memperoleh keuntungan berupa penghasilan pasif. Luar biasa bukan?

Saat masih muda, membeli rumah berarti komitmen yang besar, dan kemungkinan akan mengikatmu untuk tetap tinggal di sana meski memperoleh penawaran pekerjaan yang menarik.

Jika Anda juga mengalami demikian, jangan takut untuk menyewa rumah atau apartemen demi memperoleh fleksibilitas ini.

 

#2 Berbagi itu Lebih Mudah

Di negara-negara Barat, banyak pasangan yang belum menikah tinggal satu atap.

Biasanya mereka memilih untuk menyewa sebuah rumah daripada membelinya dengan alasan berikut:

“Jika hubungan kami ternyata berakhir, kami akan lebih mudah pindah ke tempat lain dan memisahkan keuangan kami, sehingga sewa rumah lebih mudah daripada beli rumah bagi pasangan belum menikah.”

 

Memang betul, membeli rumah saat belum menikah menciptakan beberapa tantangan, terutama jika Anda memilih nama siapa yang akan dicantumkan dalam sertifikat rumah.

Meski kedua orang berkontribusi sama rata dalam membayar angsurannya, hanya satu orang yang tercantum di sertifikat rumah yang berhak mengklaim rumah tersebut secara legal.

Ini-Pertimbangan-Sewa-Rumah-daripada-Beli-Rumah-2-Finansialku

[Baca Juga: 9 Tips Membeli Rumah Bekas Minimalis dengan KPR agar Tidak Ketipu dan Menguntungkan]

 

Apabila pihak tersebut memutuskan untuk menjual rumahnya, maka pihak lain tidak punya pilihan alternatif dan harus menuruti keinginan pihak pertama, melupakan segala kesetaraan yang berusaha dijaga sejak awal.

Bisa dibilang saat belum menikah semuanya belum pasti, sehingga disarankan untuk sewa rumah saja dulu daripada beli. Setelah menikah, barulah mereka akan kembali mempertimbangkan apakah akan membeli rumah atau tetap menyewa.

 

#3 Sulit untuk Menjual Rumah

Dewasa ini, kondisi perekonomian di Indonesia bisa dibilang sedang lesu.

Boro-boro ada daya beli, yang ada banyak orang berusaha menjual asetnya untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Namun, nyatanya menjual rumah tidak sama dengan menjual gorengan. Tidak banyak orang yang mampu membeli rumah saat perekonomian seperti ini.

Mortgage advisor dan penulis buku The Loan Guide: How to Get the Best Mortgage Possible, Casey Fleming mengungkapkan bahwa ada beberapa negara di mana menyewa lebih baik daripada beli rumah.

Ini dikarenakan menjual rumah di negara itu tergolong sulit, dan semakin lama akan semakin sulit.

Dalam kondisi seperti ini, menyewa memungkinkan Anda terus pindah untuk mencari tempat lebih baik dengan biaya sewa lebih murah tanpa ada beban untuk menjual rumah lama.

9 Tips Membeli Rumah Bekas Minimalis KPR-01-Finansialku

[Baca Juga: 10 Rumah Mewah Milik Pemain Basket NBA yang Harganya Bikin Tercengang]

 

Untuk menentukan apakah Anda juga tinggal di negara seperti itu, cobalah pantau berapa lama sebuah rumah di sekitar Anda laku terjual, apakah bisa dalam hitungan hari, bulan, atau bahkan tahunan?

Selain itu, beberapa faktor lain menurut Fleming yang juga mempengaruhi sulitnya penjualan rumah adalah:

  • Tingkat migrasi ke area tersebut
  • Peluang kerja di area itu
  • UMR standar di kota atau area tersebut

 

Selain itu, Fleming juga berpendapat bahwa Anda akan kehilangan kebebasan untuk pindah karena keterikatan tersebut.

 

#4 Lebih Murah

Alasan paling umum mengapa orang memilih untuk sewa rumah daripada beli rumah tentunya kendala finansial.

Dengan UMR saat ini, hampir mustahil untuk bisa memiliki rumah di tengah kota yang layak huni.

Beberapa perencana keuangan mungkin mengatakan bahwa menyewa itu keputusan yang salah karena pada akhirnya Anda tidak memiliki asetnya.

Namun sebagian percaya bahwa menyewa adalah alternatif sementara sambil menabung sampai bisa membeli rumah.

Ini jauh lebih baik daripada memaksakan diri untuk kredit rumah di luar kemampuan finansial Anda.

Tapera Tabungan Perumahan Rakyat Finansialku[Baca Juga: Wujudkan Kepemilikan Rumah Minimalis Sederhana dengan Aplikasi Finansialku]

 

Kenyataannya, menyewa bisa lebih mahal atau lebih murah, bergantung pada:

  • Area tempat tinggal Anda
  • Strategis tidaknya area tempat tinggal
  • Harga jual dan sewa yang ditawarkan

 

Sebelum mengambil keputusan, carilah harga sewa rata-rata dan bandingkan dengan angsuran apabila Anda membeli rumah di area yang sama.

Dengan begitu, Anda bisa melihat mana pilihan yang lebih masuk akal bagi Anda.

Jika Anda kesulitan dalam berhitung, jangan khawatir. Gunakan aplikasi Finansialku yang dilengkapi dengan fitur “Rencana Keuangan” untuk menghitung besaran angsuran KPR dan membandingkannya dengan biaya sewa.

Jika Anda merupakan pengguna baru, segera download aplikasi Finansialku secara GRATIS di Google Play Store atau buka aplikasi Finansialku di browser Anda!

 

#5 Untuk Mengambil Keputusan yang Lebih Baik

Jika Anda sudah menikah atau memiliki buah hati, tentunya membeli rumah merupakan sebuah rencana yang lebih baik daripada menyewa.

Namun tidak peduli apa kata orang, pikirkan terlebih dahulu sebelum Anda memutuskan untuk beli rumah, karena Anda baru bisa mengenal rumah secara penuh setelah tinggal di dalamnya.

Sebagai contoh, sangat banyak orang yang terpaksa merenovasi rumahnya atau bahkan menjualnya sesaat setelah membelinya, karena ternyata rumah tersebut bocor atau diserang rayap.

Dengan mengontrak atau menyewa rumah sebelum membelinya, Anda bisa merasakan pengalaman tinggal di sana secara langsung sehingga Anda bisa mengambil keputusan yang jauh lebih bijak.

 

Tips dalam Merencanakan Keuangan Sewa atau Beli Rumah

Kini, Anda sudah tahu bahwa ada 2 alternatif dalam memiliki tempat tinggal, yakni sewa atau beli.

Namun bagaimanapun pilihan Anda, jangan lupa untuk merencanakan keuangannya dengan baik!

Dalam merencanakan dana untuk beli atau sewa rumah, Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Tempat tinggal adalah kebutuhan pokok (NEEDS), tetapi membeli rumah mewah adalah keinginan (WANTS). Prioritaskan terlebih dahulu kebutuhan Anda.
  • Lihat kembali kondisi keuangan Anda, jangan pernah memaksakan diri untuk melakukan sesuatu di luar kemampuan Anda.
  • Jika ingin membeli secara kredit, persiapkan uang muka rumah, kurang lebih 30%. Berdasarkan Surat Edaran No. 15/40/DKMP tanggal 24 September 2013, Bank Indonesia mewajibkan calon pembeli rumah membayar uang muka minimal 30% dari harga total rumah.
  • Pastikan juga Anda mempersiapkan biaya-biaya tambahan, seperti biaya balik nama, biaya notaris, biaya KPR, PPN, dan lain sebagainya. Biasanya besaran biaya tambahan ini mencapai 5% – 10% dari harga rumah jika membeli.
  • Pastikan memiliki kemampuan finansial untuk membayar angsuran bulanan yang tidak melebihi 30% pendapatan per bulan Anda jika membeli dengan cara kredit.

 

Pertimbangkan dengan Matang sebelum Mengambil Keputusan

Bagaimana? Apakah Anda sudah memutuskan akan membeli atau menyewa tempat tinggal? Mana yang menjadi pilihan Anda?

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang sedang merencanakan untuk mencari tempat tinggal. Jika Anda merasakan manfaatnya, jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman dan kerabat yang juga sedang kebingungan memilih untuk beli atau sewa rumah.

Dengan demikian, Anda dan kerabat bisa sama-sama mengambil keputusan yang tepat.

 

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai pertimbangan orang lebih memilih sewa rumah daripada beli rumah lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah. Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Zina Kumok. 3 November 2017. 5 Reasons It’s Better To Rent Than Buy A Home (Sometimes it’s just better to rent than to buy your home. It’s more flexible and might be less expensive. Here are 5 reasons you should wait to buy a home and rent instead). Moneyunder30.com – https://goo.gl/o9akuh

 

Sumber Gambar:

  • Sewa atau Beli Rumah – https://goo.gl/FbEjm4
  • Pasangan Sewa Rumah – https://goo.gl/8xifoc
  • Memiliki Rumah – https://goo.gl/zpYMiy
  • Sewa Rumah – https://goo.gl/FGBsJA

 

Free Download Ebook Panduan Investasi Saham Untuk Pemula

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

Download Ebook Sekarang

Summary
Ini Pertimbangan Mengapa Banyak Orang Lebih Memilih Sewa Rumah Daripada Beli Rumah
Article Name
Ini Pertimbangan Mengapa Banyak Orang Lebih Memilih Sewa Rumah Daripada Beli Rumah
Description
Terkadang lebih baik sewa rumah daripada beli rumah. Mengapa?
Author
Publisher Name
Finansialku.com
Publisher Logo

About the Author:

Fransiska Ardela, S.T
Fransiska Ardela, S.T. memiliki background pendidikan S1 di Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Katolik Parahyangan. Memiliki ketertarikan dan pengalaman di bidang pendidikan, product management, dan entrepreneurship.

Leave A Comment