Keuntungan Menggunakan Kartu Kredit Syariah. Apa Benar Kartu Kredit Tanpa Bunga?

Benarkah kartu kredit syariah menganut sistem kartu kredit tanpa bunga? Layanan perbankan syariah kini memang sudah menjadi hal yang umum di tengah masyarakat. Salah satu contoh produk perbankan syariah adalah kartu kredit syariah. Apa perbedaan kartu kredit syariah vs. kartu kredit konvensional? Apa benar kartu kredit syariah tidak mengenal bunga? Mari kita lihat sekilas mengenai kartu kredit syariah dan apakah kartu kredit syariah tanpa bunga.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Apa itu Kartu Kredit Syariah?

Selain bank konvensional, kini hadir bank syariah atau Lembaga Keuangan Syariah (LKS).

Sesuai dengan namanya, bank dan lembaga keuangan tersebut menerapkan prinsip-prinsip syariah, yang artinya seluruh aturan dan kebijakan pada bank tersebut diatur di bawah prinsip dan hukum Islami.

Dewan Syariah Nasional melihat potensi perbankan syariah yang positif dan terus mengembangkan produknya. Dengan semakin variatifnya produk perbankan syariah yang ditawarkan, muncul produk syariah lainnya yaitu kartu kredit syariah.

Kartu kredit syariah atau biasa disebut bithaqah al-l’timan pada dasarnya adalah kartu kredit dengan fungsi sebagaimana kartu kredit konvensional lainnya.

Keuntungan Menggunakan Kartu Kredit Syariah. Apa Benar Kartu Kredit Tanpa Bunga 02 - Finansialku

[Baca Juga: Yakin Mau Ajukan Kartu Kredit Tambahan? Perhatikan Dulu Hal-hal Berikut Ini]

 

Perbedaannya adalah kartu kredit syariah terikat dengan peraturan yang berlaku dengan mengacu pada prinsip serta kebijakan yang bersifat syariah.

Seluruh peraturan dan kebijakan kartu kredit syariah tercakup dalam ketentuan umum fatwa Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) No. 54/DSN-MUI/X/2006, tentang kartu kredit syariah.

Dengan kata lain, kartu kredit syariah dan konvensional memiliki fungsi dan manfaat yang sama, namun diterapkan kebijakan dan aturan yang berbeda sesuai acuan masing-masing.

Untuk lebih mengenal mengenai kartu kredit syariah termasuk sistem bunganya, Finansialku akan menjabarkan sekilas mengenai kartu kredit tersebut bagi Anda:

 

Bank Syariah dan Produk Kartu Kredit Syariah

Bank Syariah pada dasarnya merupakan bank yang menganut suatu sistem perbankan yang pelaksanaannya berdasarkan hukum Islam (syariah).

Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) bekerja sama dengan pemerintah dan pengusaha Muslim untuk mendirikan bank syariah di Indonesia pada tahun 1991 di Indonesia.

Seiring perkembangannya, kini Bank Syariah juga sudah bertumbuh dalam masyarakat non-muslim. Sebagai contoh Bank Syariah sudah berkembang di negara non-muslim seperti di Amerika dan Eropa.

Selain itu, di Indonesia sendiri, bank konvensional juga mulai mengembangkan produknya ke arah Syariah (contoh: KPR Syariah, Reksa dana Syariah, dan sebagainya).

Pilih Kredit Emas atau Nabung Saham, Belinya di Pegadaian Atau Bank Syariah 2 - Finansialku

[Baca Juga: Pilih Kredit Emas atau Nabung Emas? Belinya di Pegadaian Atau Bank Syariah?]

 

Falsafah dasar beroperasinya Bank Syariah dalam proses transaksinya adalah efisiensi, keadilan, dan kebersamaan.

Dengan kata lain, Bank Syariah akan membantu secara sinergis untuk mencapai keuntungan yang sebesar-besarnya (efisiensi) dalam hubungan yang tidak dicurangi, ikhlas (keadilan), dan bersama-sama memberi bantuan dan nasihat yang bertujuan meningkatkan produktivitas (kebersamaan).

Bank Syariah juga menerapkan beberapa prinsip dasar dalam pelaksanaannya, yaitu:

  1. Pembiayaan berdasarkan prinsip bagi hasil (mudharabah).
  2. Pembiayaan berdasarkan prinsip penyertaan modal (musharakah).
  3. Prinsip jual beli barang dengan memperoleh keuntungan (murabahah).
  4. Pembiayaan barang modal berdasarkan sewa murni tanpa pilihan (ijarah).
  5. Pilihan pemindahan kepemilikan atas barang yang disewa dari pihak bank oleh pihak lain (ijarah wa iqtina).

 

Terkait produk syariah yang sedang diperbincangkan yaitu kartu kredit syariah, setidaknya dua bank kini sudah memberikan pelayanan perbankan syariah yakni sebagai berikut:

 

#1 CIMB Niaga Syariah

Produk kartu kredit dari bank CIMB NIAGA Syariah disebut juga dengan CIMB Niaga MasterCard Syariah Gold. Kartu kredit ini menganut 4 akad sekaligus, yakni:

  • Akad Kafalah
  • Akad Qardh
  • Akad Ijarah
  • Akad Sharf

 

Dengan demikian, Anda bisa tenang karena kartu kredit ini sudah menganut nilai-nilai Syariah dengan baik. Selain itu, karena sudah bekerja sama dengan MasterCard Internasional, kartu ini juga bisa digunakan di luar negeri.

 

#2 BNI Syariah

Merupakan salah satu bank terbesar di Indonesia, dimana BNI juga memfasilitasi nasabahnya dengan kartu kredit berprinsip Syariah, yaitu BNI Syariah.

Kartu kredit BNI Syariah terbagi menjadi 3 jenis, yaitu sebagai berikut:

  • BNI Syariah Hasanah Card Platinum
  • BNI Syariah Hasanah Card Gold
  • BNI Syariah Hasanah Card Classic

 

Jangan Apply Kartu Kredit Sebelum Anda Ketahui 23 Kesalahan Penggunaan Kartu Kredit Ini 02 - Finansialku

[Baca Juga: Jangan Apply Kartu Kredit Sebelum Anda Ketahui 23 Kesalahan Penggunaan Kartu Kredit Ini]

 

Ketiga kartu kredit yang dikeluarkan oleh BNI Syariah tersebut menggunakan 3 akad, yakni:

  • Akad Kafalah
  • Akad Qardh
  • Akad Ijarah

 

Dengan adanya variasi jenis kartu yang ditawarkan oleh BNI Syariah, diharapkan bisa memfasilitasi nasabah dengan berbagai kebutuhan. Mulai dari jenis kartu, plafon atau limit kartu kredit, hingga keuntungan dan penawaran kartu kredit lainnya.

 

Disclaimer: Penyebutan merek dalam artikel ini hanya bertujuan untuk sarana edukasi, bukan untuk tujuan-tujuan lainnya.

 

Bunga dalam Kartu Kredit Syariah: Akad

Seperti telah diungkapkan sebelumnya, kartu kredit syariah menggunakan prinsip-prinsip Islami dalam pelaksanaannya. Satu pertanyaan yang sering muncul dari nasabah terkait aturan syariah adalah:

Apakah benar kartu kredit syariah ada bunganya?

Jawabannya adalah: TIDAK ADA, namun diterapkan beberapa akad dalam kartu kredit syariah sebagai pengganti bunga.

Adapun beberapa akad yang berlaku pada kartu kredit syariah antara lain:

 

#1 Kafalah

Akad kafalah dalam bahasa Indonesia berarti penjamin transaksi.

Dengan kata lain bank syariah selaku penerbit kartu kredit akan bertanggungjawab sepenuhnya sebagai pihak penjamin dalam berbagai macam transaksi yang dilakukan oleh nasabah selaku pemegang kartu kredit.

Perbankan sebagai lembaga penjamin akan memperoleh keuntungan berupa fee (ujrah) dari nasabah melalui jasa tersebut.

 

#2 Qardh

Akad qardh merupakan akad pemberian pinjaman yang dilakukan oleh pihak bank syariah kepada pihak nasabah selaku pengguna kartu kredit, dengan ketentuan bahwa nasabah wajib mengembalikan dana yang diterimanya pada waktu yang telah disepakati.

Akad ini layaknya fitur pinjaman untuk mengambil sejumlah uang tunai melalui kartu kredit syariah.

Waspadai Penipuan Kartu Kredit dan Bagaimana Cara Menghindari Penipuan Kartu Kredit 01 - Finansialku

[Baca Juga: Waspadai Penipuan Kartu Kredit dan Bagaimana Cara Menghindari Penipuan Kartu Kredit?]

 

#3 Ijarah

Akad selanjutnya merupakan akad ijarah, yakni sejumlah biaya keanggotaan (iuran tahunan) yang dikenakan oleh bank syariah kepada nasabah selaku pemegang kartu kredit syariah.

Akad ijarah merupakan bentuk imbalan atas layanan yang telah diberikan oleh bank dalam bentuk kartu kredit syariah.

Akad ijarah juga sering disebut sebagai member fee, dimana jumlahnya bersifat tetap dan telah dijelaskan sejak awal aplikasi kartu kredit tersebut.

 

#4 Sharf

Akad sharf merupakan fitur transaksi menggunakan mata uang asing yang difasilitasi oleh bank syariah bagi nasabahnya.

Fitur ini dimanfaatkan layaknya kartu kredit konvensional saat bepergian ke luar negeri.

 

Keuntungan Kartu Kredit Syariah

Meski memiliki fungsi yang serupa, secara umum nilai lebih kartu kredit syariah daripada kartu kredit konvensional adalah memungkinkan nasabahnya menggunakan fasilitas kartu kredit yang benar-benar sesuai dengan prinsip dan ketentuan syariah.

Lantas apa saja kelebihan lainnya dari kartu kredit Syariah?

Poin-poin berikut akan menunjukkan beberapa kelebihan kartu kredit syariah daripada kartu kredit konvensional:

 

#1 Memiliki Dasar Perjanjian Sesuai Prinsip Syariah

Perjanjian atau akad dalam kartu kredit syariah memberikan ketentuan yang jelas bagi nasabah sehingga tidak ada kecurangan atau ketidakjelasan. Seluruhnya dijabarkan demi mengangkat nilai transparansi antara pihak bank dan nasabah.

Adapun jenis-jenis akad yang berlaku pada bank syariah telah dijelaskan pada poin sebelumnya.

 

#2 Tidak Adanya Penerapan Sistem Bunga

Seperti telah disebutkan pada poin sebelumnya, tidak ada sistem bunga dalam kartu kredit syariah. Sebagai penggantinya, digunakan sistem akad yang sesuai dengan hukum Islam.

Dengan demikian, pendapatan bank syariah hanyalah berdasarkan akad tersebut.

 

#3 Biaya Administrasi yang Lebih Kecil

Lagi-lagi salah satu keuntungan kartu kredit syariah adalah biaya administrasinya yang lebih kecil bila dibandingkan dengan kartu kredit konvensional.

Biaya ini berbeda-beda nilainya setiap bulan karena dihitung berdasarkan transaksi dan aktivitas kartu pada bulan tersebut. Berbeda dengan biaya administrasi kartu kredit konvensional yang sama besar setiap bulannya.

 

#4 Jangkauannya Luas

Kata siapa jangkauan bank syariah kalah dengan bank konvensional? Nyatanya, kini jangkauan kartu kredit syariah sangatlah luas.

Anda bisa memanfaatkannya untuk berbagai kebutuhan, misalnya untuk melunasi tagihan telepon, air, dan listrik, bahkan untuk membeli tiket pesawat dan menarik uang tunai di ATM.

Infografis Lakukan dan Jangan Lakukan Penggunaan Kartu Kredit yang Benar 01a - Finansialku

[Baca Juga: Infografis: Lakukan dan Jangan Lakukan Penggunaan Kartu Kredit yang Benar]

 

Kartu kredit syariah juga sudah didukung oleh MasterCard Internasional sehingga Anda juga bisa menggunakannya di luar negeri pada mesin ATM berlogo Cirrus atau MasterCard.

 

#5 Sistem Amal melalui Denda

Jika Anda pernah mendengar biaya keterlambatan dalam kartu kredit konvensional, maka dalam kartu kredit syariah denda tersebut disebut Tawidh.

Serupa dengan kartu kredit konvensional, tawidh dihitung sebagai persentase dari tagihan yang terlambat termasuk sejumlah biaya fee yang dikeluarkan pihak bank syariah selama proses penagihan.

Letak perbedaannya adalah, jika Anda terkena denda atau tawidh pada bank syariah, maka uang tersebut akan disumbangkan sepenuhnya kepada lembaga sosial.

Dengan demikian, jika Anda dikenakan denda, sama saja artinya Anda beramal.

 

#6 Sistem Tarik Tunai melalui ATM

Serupa dengan fitur kartu kredit konvensional, kini kartu kredit syariah juga diperlengkapi dengan fitur tarik tunai via ATM.

Namun letak perbedaannya adalah Anda dikenakan bunga atau biaya yang lebih kecil jika menarik tunai menggunakan kartu kredit syariah dibandingkan dengan kartu kredit kovensional.

Apa Bedanya KPR Syariah dan KPR Tradisional 01 - Finansialku

[Baca Juga: Apa Bedanya KPR Syariah dan KPR Tradisional?]

 

#7 Sesuai dengan Prinsip dan Ketentuan Syariah

Indonesia merupakan negara dengan populasi Islam yang mayoritas, sehingga Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia menerbitkan sebuah produk perbankan baru yang sesuai dengan kaidah Islam.

Oleh karena itu, kartu kredit syariah memiliki beberapa batasan transaksi, contohnya adalah tidak diperbolehkan transaksi di pub atau diskotik atau transaksi pembelian minuman keras.

Adapun beberapa prinsip syariah yang berlaku melarang beberapa tindakan sebagai berikut ini:

  • Adanya riba atau pengambilan keuntungan secara tidak sah
  • Terjadi transaksi yang bersifat untung-untungan
  • Adanya transaksi yang objeknya tidak jelas
  • Terjadi transaksi yang objeknya dilarang dalam hukum Islam
  • Terjadi transaksi yang menyebabkan ketidakadilan bagi pihak lain
  • Adanya praktik penimbunan

 

Kartu Kredit Syariah: Kenyamanan dan Keuntungan bagi Nasabah

Beberapa kebijakan dalam kartu kredit syariah tentunya memberikan kenyamanan dan keuntungan bagi Anda selaku nasabah yang memegang kartu.

Bagi Anda yang lebih memilih prinsip syariah dalam perbankan, kini Anda bisa menikmatinya dengan memanfaatkan fasilitas kartu kredit Syariah.

 

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai kartu kredit syariah vs. kartu kredit konvensional lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah.

Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Cermati. 28 April 2016. Kartu Kredit: Mengenal Kartu Kredit Syariah dan Bank-Bank yang Menerbitkannya. Cermati.com – https://goo.gl/RzuG69
  • Boby Chandro Oktavianus. 17 Maret 2017. Kartu Kredit: Inilah Keuntungan yang Didapat Jika Menggunakan Kartu Kredit Syariah. Cermati.com – https://goo.gl/b6pCTV
  • Setyawanivan. Pengertian Bank Syariah dan Fungsi Bank Syariah. Setyawaniva.co.id – https://goo.gl/NKz3Sj

 

Sumber Gambar:

  • Kartu Kredit Tanpa Bunga – https://goo.gl/c6a5JE
  • Kartu Kredit Syariah – https://goo.gl/SdaxmV

 

Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

About the Author:

Finansialku
Finansialku adalah perusahaan perencana keuangan independen yang berkompeten, berpengalaman dan tersertifikasi professional. Finansialku menyediakan layanan konsultasi perencanaan keuangan (financial planning) individu dan keluarga, seminar dan pelatihan terkait perencanaan keuangan.

Leave A Comment

Gratis Download E-book, Hanya untuk Anda!

Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula

Investasi Tepat, Untung Mendekat

Bagaimana cara berinvestasi reksa dana untuk investor pemula? Apa saja tips berinvestasi reksa dana agar untung lebih maksimal?

 

7.392 orang

sudah download