Apakah Anda tahu perbedaan kebutuhan dan keinginan dalam mengatur keuangan keluarga? Seperti yang kita ketahui, dalam membangun sebuah keluarga, keuangan memegang peranan yang sangat penting. Ketika kita tidak dapat mengatur keuangan keluarga, tidak jarang timbul masalah-masalah di dalam keluarga. Mengetahui perbedaan kebutuhan dan keinginan dapat mempermudah kita untuk dapat mengatur keuangan keluarga. Oleh sebab itu, penting untuk dapat membedakan, manakah kebutuhan dan manakah keinginan.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Mengatur Keuangan Keluarga

Mengatur keuangan keluarga menjadi salah satu hal yang signifikan ketika kita memiliki sebuah keluarga. Tanpa pengaturan yang baik, maka akan timbul masalah keuangan, yang dapat berdampak kepada keharmonisan hubungan keluarga kita jika tidak diselesaikan dengan baik.

Pada umumnya kesulitan dalam mengatur keuangan di dalam keluarga adalah dikarenakan sulitnya membedakan mana yang menjadi kebutuhan dan mana yang menjadi keinginan. Seringkali kita mengatakan butuh kepada hal-hal yang sebenarnya merupakan keinginan kita. Oleh karena itu, salah satu cara untuk dapat mengatur keuangan keluarga adalah dengan mengetahui perbedaan antara kebutuhan dan keinginan kita.

Ketahui Perbedaan Kebutuhan dan Keinginan Dalam Mengatur Keuangan Keluarga 02 - Finansialku

[Baca Juga: Masalah: Besar Pasak Daripada Tiang Keuangan Keluarga, Solusi: Berat Sama Dipikul Ringan Sama Dijinjing]

 

Kita sama-sama tahu bahwa hal-hal yang dapat menguras habis uang di dalam keluarga adalah keinginan. Mengapa demikian? Karena keinginan manusia tidak memiliki batasan. Uang kita tidak akan pernah cukup untuk dapat memuaskan semua keinginan kita. Merupakan hal yang sangat penting ketika kita sadar secara penuh untuk membedakan mana yang merupakan keinginan dan mana yang merupakan kebutuhan kita, sehingga kita dapat mengatur keuangan keluarga dengan baik.

 

Kebutuhan vs. Keinginan

Ada yang pepatah yang mengatakan kebutuhan manusia bisa terbatas tetapi keinginan manusia tidak terbatas. Tetapi tidak semua orang setuju dengan hal tersebut. Mungkin Anda adalah salah satu orang yang tidak setuju akan hal tersebut. Anda berpikir bahwa kebutuhan manusia sangatlah besar, bahkan di zaman serba canggih seperti ini, sebuah handphone sudah menjadi sebuah kebutuhan.

Kita tidak akan berdebat tentang hal ini. Untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan, mari kita sama-sama membayangkannya. Hal apa saja yang jika tidak kita miliki maka kita tidak dapat melangsungkan kehidupan kita? Apakah handphone, buku, videogames, rokok, atau hal lainnya? Sepertinya untuk jawaban dari pertanyaan ini, kita semua akan sepakat bahwa semua manusia tidak akan dapat bertahan hidup tanpa makan dan minum. Ya benar, makan merupakan salah satu kebutuhan manusia. Tetapi apakah makanan tidak dapat menjadi keinginan?

Ajarkan Perbedaan Keinginan dan Kebutuhan pada Anak, Ini Caranya-Caranya! - Finansialku

[Baca Juga: Ajarkan Perbedaan Keinginan dan Kebutuhan pada Anak, Ini Caranya-Caranya!]

 

Saya yakin Anda sudah mengetahuinya, berdasarkan tingkat kebutuhannya, kebutuhan manusia dibagi menjadi 3 jenis kebutuhan, yaitu kebutuhan primer, sekunder dan tersier. Ketika berbicara tentang kebutuhan dan keinginan, semua kebutuhan diatas, termasuk kebutuhan primer bisa terkandung keinginan di dalamnya. Sebagai contoh, memang makanan merupakan kebutuhan hidup manusia, tetapi jika setiap hari harus makan di restoran mewah, hal tersebut bukan lagi menjadi kebutuhan tetapi keinginan. Oleh karena itu memang cukup sulit membedakan antara kebutuhan dan keinginan, tetapi bukannya tidak mungkin.

Kebutuhan Berbeda Dengan Keinginan Click to Tweet

 

Ada beberapa pertanyaan yang dapat Anda tanyakan kepada diri Anda untuk membedakan kebutuhan dan keinginan Anda:

 

#1 Apakah benda tersebut Anda butuhkan saat ini?

Jika ya maka Anda lanjutkan ke pertanyaan selanjutnya, jika tidak maka sudah pasti itu hanya keinginan Anda. Anda harus berpikir dua kali untuk memenuhi keinginan Anda.

 

#2 Bagaimana jika Anda tidak membelinya saat ini?

Jika Anda merasa tidak apa-apa, maka itu adalah keinginan Anda, bukan kebutuhan Anda. Anda kembali harus berpikir dua kali untuk membelinya. Jika Anda tidak bisa tidak untuk membelinya saat ini, tanyakan pertanyaan ketiga.

 

#3 Apakah harus benda tersebut, apakah ada benda pengganti lainnya yang dapat memenuhi kebutuhan Anda?

Jika masih ada benda pengganti lainnya, tanyakan ulang dari pertanyaan pertama untuk benda pengganti tersebut. Jika tidak ada benda pengganti lainnya, artinya memang benda tersebutlah yang Anda butuhkan saat ini.

Buktikan! Moms Ini Cara Mengurus Keuangan Keluarga yang Baik (Update) - Finansialku

[Baca Juga: Buktikan! Moms Ini Cara Mengurus Keuangan Keluarga yang Baik (Update)]

 

Memang bukan hal yang mudah untuk membedakan kebutuhan dan keinginan manusia. Tetapi dengan membiasakan diri untuk mempertanyakan 3 hal ini, Anda akan mengurangi membeli barang-barang yang hanya merupakan keinginan Anda saja.

 

Prioritaskan Kebutuhan Bukan Keinginan

Seperti yang sudah saya tulis diatas, kebutuhan manusia terbatas, tetapi keinginan manusia tidak terbatas. Bahkan dalam memenuhi kebutuhan manusia yang terbatas, dapat timbul keinginan manusia yang tidak terbatas. Tetapi di dalam mengatur keuangan keluarga, kita harus benar-benar memprioritaskan kebutuhan bukan keinginan kita, sehingga kita dapat mengurangi pengeluaran yang tidak perlu dan dapat memprioritaskan keuangan untuk hal yang lebih penting.

Prioritaskan Kebutuhan, bukan Keinginan! Click to Tweet

 

Salah satu cara untuk memprioritaskan kebutuhan dan bukan keinginan dapat juga dengan membuat anggaran bulanan. Dengan anggaran bulanan, kita dapat membatasi hal-hal yang bukan merupakan kebutuhan kita. Sebagai contoh, apabila kita mempunyai anggaran makan, maka kita dapat memutuskan apakah kita dapat makan di restoran mewah atau kita harus makan makanan sederhana. Dengan anggaran keluarga, kita dapat mengatur keuangan keluarga dengan baik.

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan saat Pelatihan Keuangan untuk Keluarga dan Individu 02 - Finansialku

[Baca Juga: Setiap Orang dapat Mengurus Keuangan Keluarga dengan Aplikasi Finansialku]

 

Mengetahui Kebutuhan dan Mengontrol Keinginan

Membiasakan diri kita untuk mengetahui perbedaan antara kebutuhan dan keinginan kita, akan sangat membantu untuk mengatur keuangan keluarga. Buatlah anggaran dan gunakan pertanyaan diatas untuk mengontrol keinginan Anda. Pikirkanlah dua kali sebelum Anda memenuhi keinginan Anda, sehingga pada saat Anda memenuhinya, tidak akan ada rasa penyesalan dan keuangan keluarga Anda tetap teratur. Semoga Anda semakin cerdas dalam membedakan kebutuhan dan keinginan Anda dan semakin dapat mengatur keuangan keluarga Anda.

 

Manakah yang lebih sering Anda lakukan? Memenuhi kebutuhan Anda atau memuaskan keinginan Anda? Apakah Anda membuat anggaran untuk mengatur keuangan keluarga Anda?

 

Sumber Gambar:

  • Pikiran – https://goo.gl/hTJ1Jh
  • Keuangan Keluarga Asia – https://goo.gl/ddw381

 

Download Ebook Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula Finansialku.com

Download Ebook Reksa Dana