Perusahaan perbankan mulai mengembangkan produk kredit pendidikan, salah satunya yakni Bank Mandiri yang menggandeng Universitas Gadjah Mada.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Perbankan Bisnis Kredit Pendidikan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar perbankan menyediakan fasilitas kredit pendidikan atau student loan. Perintah ini langsung disambut dengan lengan terbuka oleh para bankir.

Bank-bank BUMN atau Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) tertarik dan mulai merilis kredit pendidikan ini. Sedikitnya sudah tiga bank Himbara yang merilis student loan ini, di antaranya Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), Bank Tabungan Negara Tbk (BTN), dan disusul Bank Mandiri Tbk.

Perbankan-Mulai-Masuki-Bisnis-Kredit-Pendidikan,-Mandiri-Gaet-UGM-1-Finansialku

[Baca Juga: Para Orangtua Butuh Tahu Cara Menghitung Dana Pendidikan Anak, Simak Caranya Berikut Ini]

 

Seperti yang dilansir dari Kontan.com, Rabu (18/4/2018), Sekretaris Perusahaan BRI Bambang Tribaroto mengungkapkan, BRI menargetkan penyaluran student loan sebesar Rp100 miliar di tahun 2018. Bank berkode saham BBRI ini menawarkan bunga student loan sebesar 0,65%-0,72% flat per bulan:

“Kredit pendidikan untuk menciptakan fasilitas pembiayaan di bidang pendidikan.”

 

Kredit pendidikan BRI yang bernama BRIGuna terbagi ke dalam dua produk. Pertama, BRIGuna dapat dinikmati oleh mahasiswa S2 dengan maksimal jangka waktu pinjaman selama 6 tahun. Kedua, kredit untuk mahasiswa S3 dengan maksimal tenor 10 tahun.

Selain BRI, Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) sudah terlebih dahulu meluncurkan student loan dengan plafon kredit sebesar Rp200 juta dan bunga yang dipatok 6,5% selama 5 tahun.

Direktur Utama BTN Maryono mengatakan, student loan BTN dapat digunakan untuk jenjang pendidikan S1 sampai S3. BTN membidik Rp100 miliar dari kredit ini.

Nama BankPlafon KreditTenorBunga
BRIRp75 juta – Rp200 juta6 tahun – 10 tahun7,8 % hingga 8,64 %
BTNHingga Rp200 juta10 tahun6,5 % (untuk 5 thn)
Bank MandiriRp75 juta – Rp200 juta10 tahun6 %


 

Mandiri Gandeng UGM

Teranyar adalah Bank Mandiri Tbk, yang juga mulai menggarap kredit pendidikan. Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiman A Arianto mengatakan, pihaknya bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) mulai mengembangkan produk student loan khusus bagi penerima program Bantuan Pendidikan Miskin Berprestasi (Bidikmisi) S1, kredit pendidikan bagi mahasiswa S2 serta mahasiswa S3.

Khusus untuk mahasiswa Bidikmisi, tambah Sulaiman, fitur kredit pendidikan yang disiapkan adalah limit kredit maksimal sebesar Rp75 juta dengan tenor maksimal selama 10 tahun dan indeks prestasi kumulatif (IPK) mencapai minimal 3,5.

Sedangkan fitur kredit pendidikan untuk mahasiswa entrepreneur atau yang memiliki Usaha Kecil Menengah (UKM) berprestasi adalah limit kredit maksimal sebesar Rp100 juta dengan tenor maksimal selama 10 tahun dan indeks prestasi kumulatif mencapai minimal 3,25.

“Kami juga menyiapkan fitur kredit pendidikan untuk dosen UGM dengan limit kredit maksimal sebesar Rp.200 juta dengan tenor maksimal selama 10 tahun atau disesuaikan dengan usia pensiun dan angsuran maksimal sebesar 70% dari income per bulan.”

 

Namun, Bank Mandiri belum membeberkan target kredit pendidikan ini. Yang pasti, Sulaiman membeberkan bahwa kredit berbunga 6% tersebut bebas biaya provisi dan administrasi kredit serta sudah termasuk asuransi jiwa.

Sementara untuk pembayaran angsuran, debitur akan diberikan tiga pilihan, yakni pembayaran angsuran dimulai setelah mahasiswa bekerja, pembayaran angsuran secara berjenjang dimulai sejak mahasiswa kuliah, atau pembayaran angsuran secara normal dimulai sejak mahasiswa kuliah. 

Iklan Banner Perencanaan Dana Kuliah Anak - 728x90

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

Menyoal pembayaran angsuran, debitur diberikan tiga pilihan, yakni pembayaran angsuran dimulai setelah mahasiswa bekerja, pembayaran angsuran secara berjenjang sejak mahasiswa kuliah, atau pembayaran angsuran secara normal dimulai sejak mahasiswa kuliah.

Rektor Universitas Gadjah Mada Prof. Panut Mulyono menyambut baik kerja sama ini sekaligus mengucapkan terima kasih atas seluruh dukungan untuk rencana realisasi program kredit pendidikan antara UGM dengan pihak Bank Mandiri.

Menurut Panut, kolaborasi merupakan suatu hal yang harus dilakukan universitas, perusahaan, dan pemerintah. Dengan bersinergi, maka pemanfaatan seluruh sumber daya yang dimiliki bisa menjadi lebih efisien dan lebih optimal:

“Dengan kerja sama ini, seluruh mahasiswa dapat terpacu untuk menjadi sumber daya yang mempunyai daya saing tinggi. Harapannya ke depan agar kerja sama ini dapat terus ditingkatkan dan diperluas sehingga UGM lebih kuat dalam menjalankan tugas-tugas Tridharma.”

 

Free Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku 

Download Sekarang

 

Perlu Adanya Perencanaan Dana Pendidikan

Sebelum melirik bisnis kredit pendidikan, seluruh calon kreditur perlu melakukan perencanaan pendidikan. Nah, perencanaan ini akan memudahkan pengambilan keputusan di bidang pendidikan.

Penawaran beasiswa dapat dicoba sebagai strategi pendanaan untuk melanjutkan jenjang kuliah. Namun, tidak hanya bergantung pada beasiswa, masih ada cara lain tentunya dengan merencanakan pendidikan sesegera mungkin. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk merencanakan dana pendidikan, salah satunya pendidikan Strata 2 (S2):

 

#1 Tentukan Tujuan Pendidikan S2 Anda

Dalam merencanakan dana pendidikan, baik dengan beasiswa ataupun tanpa beasiswa, langkah yang pertama ini harus Anda lakukan.

Anda harus mencari tujuan pendidikan S2 Anda, mulai dari jenis bidang studi yang Anda inginkan, tempat kuliah yang Anda inginkan atau bahkan negara di mana Anda ingin melanjutkan S2 Anda.

Jika Anda melalui jalur beasiswa pun, ini adalah hal yang akan pertama kali dipertanyakan dan mengapa Anda memilih jurusan tersebut.

Oleh karena itu, tentukan terlebih dahulu di mana Anda ingin melanjutkan S2 Anda.

Perbankan-Mulai-Masuki-Bisnis-Kredit-Pendidikan,-Mandiri-Gaet-UGM-3-Finansialku

[Baca Juga: Bingung Menyiapkan Dana Pendidikan untuk Anak Anda? Simak Cara Rahasia Berikut Ini!]

 

#2 Cari Informasi Mengenai Besar Biayanya

Langkah kedua yang harus Anda lakukan adalah mencari informasi mengenai besarnya biaya pendidikan S2 di tempat tujuan Anda.

Jika Anda melalui jalur beasiswa, mungkin Anda tidak memerlukan hal ini karena biasanya beasiswa Anda akan membayarkan semua biayanya.

Jika Anda ingin merencanakan dana pendidikan S2 Anda sendiri, Anda harus mengetahui setidaknya paling sedikit adalah biaya kuliah di sana. Anda juga dapat mencari informasi tentang biaya hidup atau biaya lainnya.

Semakin banyak informasi yang Anda tahu, akan semakin baik. Tujuannya adalah agar Anda tahu, berapa besar dana yang harus Anda persiapkan sebelum Anda melamar atau pergi ke negara lain untuk berkuliah di sana.

 

#3 Hitung Jumlah Dana yang Harus Anda Alokasikan

Setelah Anda mengetahui jumlah biaya yang dibutuhkan, Anda dapat mulai menghitung dana yang harus Anda alokasikan setiap periodenya agar Anda dapat mendapatkan dana pendidikan tersebut.

Anda dapat menghitung secara gamblang tanpa menggunakan inflasi dan lain sebagainya, tetapi angka tersebut tidak akan akurat.

Untuk lebih akurat, Anda dapat menghitungnya menggunakan aplikasi Finansialku yang akan memasukkan data asumsi inflasi dan tingkat pengembalian hasil tabungan atau investasinya.

 

Rencanakan Dana Pendidikan

Baik berutang maupun menggunakan uang tabungan, dana pendidikan harus direncanakan dengan matang agar proses pembiayaannya terukur dan lebih lancar.

Jika utang tidak direncanakan terlebih dahulu, Anda bisa-bisa keteteran saat proses pembayarannya.

 

Setelah membaca artikel ini, apa Anda tertarik mengikuti kredit pendidikan di bank? Atau Anda akan merencanakan pendidikan Anda secara pribadi? Silakan isi kolom komentar di bawah ini.

 

Sumber Referensi:

  • Galvan Yudistira. 18 April 2018. Mandiri gandeng UGM Kembangkan Kredit Pendidikan. Kontan.com – https://goo.gl/dY9LDm
  • Eko Sutriyono. 18 April 2018. Gandeng UGM, Bank Mandiri Kembangkan Kredit Pendidikan. Tribunnews.com – https://goo.gl/J7nWWB
  • Galvan Yudistira, Marshall Sautian. 19 April 2018. Perbankan Masuk Bisnis Kredit Pendidikan. Kontan.com – https://goo.gl/Zh4y17

 

Sumber Gambar:

  • Kredit Pendidikan – https://goo.gl/MJ136U
  • Kredit Pendidikan 2 – https://goo.gl/KQTN8Y
  • Kredit Pendidikan 3 – https://goo.gl/KrzVGG