Modalku, Platform P2P Lending Akan Rangkul Industri UMKM yang Belum Memiliki Akses Kredit

Tahun 2018 bisa dibilang tahunnya startup berbasis P2P Lending mengepakkan sayap. Salah satunya Modalku, yang mengaku akan terus berusaha merangkul lebih banyak UMKM yang belum memiliki akses kredit.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Modalku Berencana Merangkul Lebih Banyak Industri UMKM

Tahun kedua bagi Grup Modalku sebagai startup fintech yang berkiprah di bidang peer-to-peer lending.

Modalku dinobatkan sebagai platform P2P Lending yang mencetak pendanaan terbesar di kawasan Asia Tenggara.

Startup ini berhasil mencapai total pencairan pinjaman modal usaha sebesar Rp1 triliun bagi lebih dari 2000 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia, Singapura, dan Malaysia.

Di Indonesia sendiri, Modalku telah menyalurkan lebih dari Rp540 miliar pinjaman untuk UMKM.

Modalku-P2P-Lending-01-Finansialku

Iwan Kurniawan, Co-Founder dan Chief Operating Officer Modalku.

 

Di tahun 2018 ini, Modalku berencana untuk meningkatkan bisnisnya dan lebih merangkul UMKM yang belum memiliki akses kredit.

Keterbatasan akses kredit karena tidak memiliki agunan yang cukup dan tidak memiliki riwayat kredit menjadi tantangan yang dihadapi oleh para UMKM.

Modalku berfokus untuk memperluas pinjaman, dan berharap mampu membantu UMKM dan mendukung inklusi keuangan di Indoneisia.

Model usaha P2P Lending diharapkan menjadi alternatif sumber modal usaha bagi UMKM.

Dengan mendanai pinjaman UMKM, pemberi pinjaman Modalku mendapatkan investasi dengan tingkat return menarik, lebih tinggi dibandingkan dengan deposito dan obligasi.

Co-Founder dan COO Modalku Iwan Kurniawan mengaku bahwa di tahun ini, Modalku akan berfokus kepada tiga industri, seperti yang dikutip dari siaran pers Modalku, Kamis (25/1/18):

“Tahun ini Modalku akan lebih fokus pada industri perdagangan (trading), manufaktur, dan pelayanan (service). Mengapa ketiga sektor ini? Data kami menunjukan bahwa akhir tahun 2017, sekitar 87% dari total pencairan Modalku ditujukan bagi ketiga industri ini.”

 

Iwan juga menambahkan:

“Modalku juga telah mendukung industri lain seperti konstruksi, kesehatan, F&B, dan pariwisata. Di tahun ini Modalku akan lebih aktif berperan dalam memberdayakan UMKM.”

 

Sistem peminjaman yang mudah membuat para peminjam merasa terbantu dengan adanya Modalku, seperti yang dipaparkan Muhamad Sofyan Hadi, salah satu peminjam Modalku:

“Bisnis kami bergerak di bidang perdagangan, mengelola limbah pabrik, usaha ini telah berjalan selama 4 tahun. Suatu hari kami berada pada posisi di mana kami harus mengembangkan bisnis. Namun sulit mencari modal karena keterbatasan agunan. Modalku hadir membantu saya dan memberikan peningkatan pendapatan sebesar 50% dalam jangka kurang dari 1 tahun.”

 

OJK mencatat, selama 2017 P2P Lending di Indonesia telah mengeluarkan pinjaman sebesar Rp2,5 triliun, termasuk kontribusi dari Modalku.

Iwan Kurniawan memprediksi angka ini akan terus meningkat di tahun 2018, seiring dengan semakin dikenalnya jenis kredit P2P Lending di Indonesia.

Peningkatan ini akan memberikan dampak positif bagi industri kecil di Indonesia sekaligus berdampak pada ekonomi nasional.

Selain berkiprah di Tanah Air, startup yang resmi terdaftar di OJK pada awal Juni 2017 ini juga menjajakan kakinya di Singapura dan Malaysia dengan nama Funding Societies.

Sejauh ini, Modalku adalah satu-satunya startup dari Asia yang pernah mendapatkan penghargaan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi dari Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

Hal tersebut memberikan gambaran bahwa dunia mengapresiasi dan mengakui manfaat dari perusahaan fintech dengan platform P2P Lending.

 

Apakah Anda merupakan penikmat layanan industri Fintech? Apa pendapat Anda mengenai keberadaan industri Fintech terutama di bidang P2P Lending di Indonesia? Silahkan bagikan pendapat dan pengalaman Anda selama memakai jasa Fintech. Terima kasih.

 

Sumber Referensi:

Ariani Ratna Hadioetomo. 25 Januari 2018. Masuk 2018, Modalku Semakin Merangkul Industri UMKM Yang Belum Memiliki Akses Kredit di Indonesia. Siaran Pers Modalku.

 

Free Download Ebook Panduan Investasi Saham Untuk Pemula

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

Download Ebook Sekarang

Summary
Modalku, Platform P2P Lending Akan Rangkul Industri UMKM yang Belum Memiliki Akses Kredit
Article Name
Modalku, Platform P2P Lending Akan Rangkul Industri UMKM yang Belum Memiliki Akses Kredit
Description
Tahun 2018 bisa dibilang tahunnya startup berbasis P2P Lending mengepakkan sayap. Salah satunya Modalku, yang mengaku akan terus berusaha merangkul lebih banyak UMKM yang belum memiliki akses kredit.
Author
Publisher Name
Finansialku.com
Publisher Logo
By | 2018-01-26T11:50:39+00:00 January 26th, 2018|Categories: Berita, Bisnis, Fintech, P2P Lending|Tags: , , , , , , |0 Comments

About the Author:

Dendy Agustiyan
Dendy Agustiyan, S.I.Kom. Seorang digital marketer yang terus belajar untuk mengembangkan kemampuannya. Memiliki latar belakang pendidikan S1 Ilmu Komunikasi di Fakultas Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Komputer Indonesia. Dengan pengalaman sebagai online marketing dan tele marketing.

Leave A Comment