Pemerintah Indonesia Siap Lahirkan Lima Startup Unicorn Baru di Tahun 2018

Di tahun 2018, babak baru dimulai bagi startup Indonesia. Saatnya mereka unjuk gigi dan meningkatkan statusnya menjadi unicorn.

Digitalisasi di segala sektor menjadi sebuah peluang besar para pebisnis startup untuk mematangkan bisnisnya.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News 

Lima Unicorn Ditargetkan Pemerintah Akan Muncul di 2018

Meningkatnya bisnis digital disertai mulai terbiasanya masyarakat dengan transaksi elektronik menandakan perkembangan digital yang signifikan di Indonesia.

Hingga 2019 mendatang, pemerintah telah mentargetkan adanya lima startup yang muncul menjadi unicorn. Unicorn adalah gelar yang diberikan pada startup dengan nilai valuasi di atas US$1 miliar.

Dengan demikian, fenomena ini harus dimanfaatkan oleh para pebisnis startup untuk mematangkan dirinya.

Target pemerintah ini bisa tercapai jika merujuk pada sentimen investor, terutama dari China yang masih positif, dibarengi dengan potensi pasar yang masih besar.

Namun hal ini sedikit terbentur karena tahun 2018 di Indonesia merupakan tahun politik.

Seperti yang dipaparkan oleh Associate Director Skystar, William Eka, yang dilansir dari Koran Kontan, Rabu (3/1/18):

“Tapi, tahun 2018 adalah tahun politik, mungkin ada kendala karena investor, wait and see.

 

Kendati demikian, William tetap yakin jika pemerintah Indonesia akan terus memberikan dukungan untuk kemunculan unicorn baru di tahun ini.

Terlihat dari adanya deregulasi peraturan dan inisiatif untuk mempromosikan startup, dibuktikan dengan adanya program Nexticorn, kerja sama pemerintah dengan Amvesindo.

William juga beranggapan bahwa yang berpotensi menjadi unicorn dekat-dekat ini antara lain muncul dari startup Fintech, Logistic, dan e-commerce.

Startup Unicorn Nexticorn Finansialku

Acara ‘The Next Indonesian Unicorns’ di Kementerian Kominfo, Jakarta, Jumat (8/12/2017)

 

Pendapat serupa muncul dari Heru Sutadi, pengamat ekonomi digital dari Indonesia Information and Communication Technology (ICT) Institute yang meyakini bakal ada kelahiran unicorn baru di tahun 2018 ini:

“Bakal calon unicorn bukanlah pemain baru, melainkan pelaku yang sudah hadir sejak tiga tahun lalu.”

 

Heru memprediksi unicorn yang ditunggu-tunggu tersebut berasal dari ranah Fintech:

“Sebab ada beberapa Fintech yang masih bersaing dan merangkak naik dan begitu juga e-commerce.

 

Soal regulasi, Heru sedikit berbeda pendapat dengan William. Menurutnya pemerintah belum bersahabat dengan industri startup ini:

Road map e-commerce juga seolah berhenti pada tataran konsep dan tentunya e-leadership masih diperlukan untuk mengetahui mau dibawa kemana inovasi ekonomi digital Indonesia ini.”

 

Mandiri Dalam Pendanaan, Tantangan Startup untuk Menjadi Unicorn

Heru juga menilai Indonesia masih belum siap menjadi negara tujuan investasi.

Ia melihat belum ada program dan perhatian nyata dari pemerintah bagi startup.

Meskipun demikian, Heru sudah menghitung Tiket.com dan Bukalapak sebagai unicorn.

Pasalnya, CEO Bukalapak Achmad Zaky pernah menyampaikan bahwa perusahaannya sudah memiliki valuasi lebih dari US$1 miliar, sehingga dapat dikategorikan ke kelompok unicorn.

Startup Unicorn Achmad Zaky Bukalapak Finansialku

Achmad Zaky, CEO Bukalapak

 

Sedangkan Co-Founder dan CCO Tiket.com Mikhael Gaery Undarsa tidak banyak berkomentar soal nilai valuasi perusahaan Online Travel Agent (OTA) ini, apalagi Tiket.com baru saja diakuisisi oleh PT Global Digital Prima (GDP) melalui Blibli.com.

Mikhael berharap perusahaannya bisa tumbuh dengan stabil:

“Yang penting perusahaan kami pertumbuhannya bagus, target tepat. Tahun 2018 pertumbuhannya harus 100 persen.”

 

Startup Unicorn Mikhael Undarsa Tiket.com Finansialku

Mikhael Gaery Undarsa, Co-Founder dan CCO Tiket.com

 

Selain BukaLapak dan Tiket.com, Menteri Komunikasi dan Informatika menggadang-gadang Ruang Guru juga mampu menjadi unicorn.

Walau begitu, Adamas Belva Syah Devara selaku CEO Ruang Guru tak banyak berkomentar:

“Soal unicorn, kamu amin saja.”

 

Startup Unicorn Belva Devara Ruang Guru Finansialku

Adamas Belva Syah Devara, CEO Ruang Guru

 

Ruang Guru memang memiliki potensi besar, secara pasar bisnis pendidikan sangatlah besar di Indonesia.

Ruang Guru pun telah menjadi startup pendidikan terbesar di Indonesia dan optimis mampu berkembang lebih besar lagi.

 

Apakah Anda tertarik dengan perkembangan startup di Indonesia? Silakan tuangkan pendapat Anda pada kolom yang sudah kami sediakan!

 

Sumber Referensi:

  • Maizal Walfajri. 3 Januari 2018. Unicorn Baru Bisa Lahir Tahun 2018. Koran Kontan

 

Sumber Gambar:

  • Startup Lokal – https://goo.gl/knSuPc
  • Nexticorn – https://goo.gl/fa2Tf5
  • Achmad Zaky – https://goo.gl/kzrUyE
  • Mikhael Gaery Undarsa – https://goo.gl/G6cyN8
  • Belva Devara – https://goo.gl/kzMYPh

 

Free Download Ebook Panduan Investasi Saham Untuk Pemula

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

Download Ebook Sekarang

By | 2018-01-09T14:07:50+00:00 January 9th, 2018|Categories: Berita, Bisnis, Bisnis Online, Fintech|Tags: , , |0 Comments

About the Author:

Dendy Agustiyan
Dendy Agustiyan, S.I.Kom. Seorang digital marketer yang terus belajar untuk mengembangkan kemampuannya. Memiliki latar belakang pendidikan S1 Ilmu Komunikasi di Fakultas Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Komputer Indonesia. Dengan pengalaman sebagai online marketing dan tele marketing.

Leave A Comment