Apa saja pilihan investasi untuk dana pendidikan anak? Apakah cukup dengan tabungan dan deposito? atau investasi reksa dana? atau investasi lainnya? Kali ini Finansialku akan membahas mengenai pilihan investasi untuk dana pendidikan anak.

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Watch 

Berapa yang Dibutuhkan dan Kapan?

Sebelum masuk pilihan investasi untuk dana pendidikan anak, kami akan bertanya:

  • Kira-kira berapa yang Anda butuhkan untuk dana pendidikan anak?
  • Kapan dana tersebut Anda butuhkan?

 

Loh kok ga langsung aja ke produk-produk investasinya? Pada dasarnya investasi dapat diibaratkan sebagai kendaraan yang dapat membantu kita untuk memenuhi tujuan keuangan. Dalam kasus ini kira-kira kendaraan investasi apa yang cocok untuk memenuhi kebutuhan dana pendidikan?

 

Jadi Investasi itu adalah sebuah rencana, bukan hanya sekedar produk.

 

Jika Anda sudah tahu, ow saya butuh dana sebesar Rp 500.000.000 untuk dana pendidikan anak saya mulai dari SMP sampai selesai kuliah. Saat ini anak saya masih umur 6 tahun, baru masuk SD kelas 1. Yah kurang lebih 6 tahun lagi baru masuk SMP, 9 tahun lagi baru masuk SMA dan 12 tahun lagi baru masuk kuliah S1. Ow ya, kalau anak Anda masih lama masuk sekolahnya, jangan lupa biaya pendidikan, perlu memperhatikan faktor inflasi. Jangan sampai lupa menghitung inflasi ya.

 

Pilihan Investasi untuk Dana Pendidikan Anak

Apa saja pilihan investasi untuk keperluan dana pendidikan anak? Sebenarnya untuk kita memiliki beragam pilihan investasi untuk dana pendidikan anak. Mulai dari investasi di aset real (logam mulia, properti, tanah dan lainnya) hingga investasi di paper asset (reksa dana, saham, obligasi dan lainnya). Ada juga pilihan lainnya seperti tabungan pendidikan anak, deposito dan asuransi pendidikan.

Pilihan Investasi untuk Dana Pendidikan Anak - Perencana Keuangan Independen Finansialku

Finansialku akan membahas satu persatu untung ruginya produk-produk investasi tersebut. Tetapi ada 5 hal yang harus dipertimbangkan:

 

Tujuan Keuangan : Dana Pendidikan Anak

Seperti yang dijelaskan di bagian pembuka, Anda harus mendefinisikan tujuan keuangan Anda dengan benar. Masalah kapan anak Anda masuk sekolah menjadi sangat penting. Dalam berinvestasi kita mengenal istilah Time Horizon. Jika jangka waktu nya panjang, masih 12 tahun lagi, Anda dapat menggunakan Obligasi (ORI), Reksa dana campuran, reksa dana saham atau investasi saham.

Kalau jangka waktunya pendek, mau tidak mau pilihan investasi menjadi lebih terbatas dan cenderung konservatif, misal reksa dana pasar uang, tabungan dan deposito.

 

Bagaimana Caranya Menyekolahkan Anak dari TK sampai Sarjana, Tanpa Utang!

Silakan download ebook-nya, GRATIS!!!

Ebook Dana Pendidikan Anak - Finansialku Mockup

Profil Investor

Profil Anda sebagai calon investor juga mempengaruhi, kira-kira pilihan investasi untuk dana pendidikan anak Anda. Jangan sampai Anda seorang yang konservatif berinvestasi di saham. Jelas ini akan membuat Anda dag dig dug dan tidak tenang.

 

[Baca juga:  Ketahui profil risiko Anda sebelum berinvestasi]

 

Pengetahuan terhadap Produk-Produk Keuangan

Kesalahan banyak orang adalah tidak mengenal produk investasi, tetapi langsung nyemplung. Sebaiknya Anda pelajari terlebih dahulu produk-produk keuangan dan produk investasi untuk dana pendidikan anak Anda.

 

Kondisi Keuangan saat Ini

Kondisi keuangan keluarga Anda saat ini sangat penting, karena Anda harus tahu saat ini masih ada utang konsumtif tidak? Masih ada cicilan ini itu tidak? Apakah sudah memiliki asuransi jiwa? Ingat lho kalo sudah punya anak, Anda harus memiliki asuransi jiwa. Pak kalau saya belum ada asuransi jiwa dan saya harus menyiapkan dana pendidikan anak. Kira-kira pilihan investasi untuk dana pendidikan anak apa yang sesuai? Ya unitlink atau asuransi pendidikan dapat dipertimbangkan.

 

[Baca juga: 8 Tips Memilih Asuransi Pendidikan untuk Anak]

 

Pak kalau saya sudah punya asuransi jiwa yang cukup, kira-kira pilihan investasi untuk dana pendidikan anak apa yang cocok untuk saya? Kalau Anda sudah memiliki asuransi jiwa dengan jumlah yang memadahi, Anda dapat berinvestasi di reksa dana atau produk investasi yang memberikan hasil lebih besar.

 

Hati-hati Faktor “I” – Inflasi

Ketika Kita memilih produk-produk investasi untuk dana pendidikan anak, satu hal yang harus dipertimbangkan adalah berapa hasil investasinya. Apakah hasil investasinya bisa mengalahkan kenaikan harga (inflasi) dari biaya pendidikan.

Sebagai contoh saat ini Anda sudah menghitung dana pendidikan anak saya kurang lebih Rp 500.000.000. Rata-rata pendidikan mengalami kenaikan sekitar 10% per tahun (bahkan kadang-kadang ada yang lebih).

Jika saat ini saya punya uang Rp 500.000.000 dan saya tabungkan, dengan bunga 1% per tahun. Apakah uang saya nantinya cukup untuk memenuhi biaya pendidikan anak saya? Tentu tidak kan. Nah itu harus Anda pertimbangkan.

 

Kesimpulan

Pilihan investasi untuk dana pendidikan anak, sebenarnya sangat beragam. Permasalahannya adalah menentukan produk yang sesuai dengan karakter dan tujuan keuangan Anda. Fokus bukan pada investasi mana yang bagus? Atau investasi mana yang paling menguntungkan? Tetapi fokus pada Investasi mana yang dapat memenuhi kebutuhan dana pendidikan anak saya? Pas mau cukup SMP uangnya. Pas mau SMA cukup uangnya. Pas mau kuliah juga cukup uangnya.

 

Jadi apa pilihan investasi untuk dana pendidikan anak Anda?

Image Credit:

  • Education – http://goo.gl/gZQ3wd

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku