PSBB Tangerang diperpanjang sampai pertengahan Juli dengan relaksasi. Ini yang dibolehkan dan yang dilarang selama PSBB!

Ketahui informasi selengkapnya di berita Finansialku di bawah ini.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

PSBB Tangerang Diperpanjang

Wahidin Halim, Gubernur Banten memutuskan untuk memperpanjang pembatasan sosial berskala besar untuk Tangerang Kota hingga 12 Juli 2020 mendatang.

“PSBB sudah diputuskan diperpanjang oleh Gubernur Banten untuk dua pekan ke depan.” Kata Ahmed Zaki Iskandar selaku Bupati Tangerang, sebagaimana dikutip laman medcom.id, Minggu (28/06).

Wahidin Halim, mengatakan kalau alasannya memperpanjang PSBB untuk Tangerang Kota adalah untuk menumbuhkan sikap disiplin dalam adaptasi sebelum pemberlakuan new normal nanti.

“PSBB diperpanjang dengan memuat berbagai instrumen yang disesuaikan dengan hal-hal yang masih dijadikan keluhan secara sosial kemasyarakatan.” Kata Wahidin dalam keterangan tertulis, dikutip laman yang sama.

Bukan hanya itu, dalam pembatasan sosial berskala besar di Tangerang Kota yang berlaku mulai hari kemarin itu, juga akan dilakukan konsolidasi dan koordinasi, termasuk salah satunya persiapan menghadapi Idul Adha tahun ini.

“Hal-hal seperti ini akan secara rinci dimasukkan dalam Pergub (Peraturan Gubernur) yang akan ditetapkan segera.” Tuturnya.

Adapun kebijakan dalam perpanjangan pembatasan sosial berskala besar ini masih sama dengan peraturan sebelumnya, namun ada kelonggaran untuk beberapa sektor.

Seperti salah satunya adalah pondok pesantren yang kembali diijinkan untuk beroperasi.

PSBB Bogor Resmi Diperpanjang Satu Bulan! Kenapa 02

[Baca Juga: IMF Proyeksikan 10 Negara Ini Pulih Cepat Dari Covid-19, Indonesia?]

 

Selain itu, ada beberapa usulan pelonggaran baru, seperti operasional mal yang mulanya dibatasi sampai pukul 18.00 menjadi 20.00, dan pengunjung sudah diperbolehkan untuk makan di restoran.

Juga aktivitas di fasilitas umum, seperti resepsi pernikahan dan kegiatan serta acara olahraga yang dilakukan tanpa penonton.

Dalam PSBB Tangerang yang diperpanjang ini, sanksi akan tetap diterapkan dan akan dijatuhkan pada masyarakat yang melanggar peraturan selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Tangerang Raya kali ketiga ini.

Sementara itu, per Sabtu (27/06), Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji memaparkan jumlah kasus positif virus corona di Banten.

Saat itu, ada 1.275 kasus positif dengan total pasien sembuh sebanyak 866, alias 67,93 persen.

“Untuk saat ini angka positivity rate covid-19 di Kabupaten Tangerang sendiri yang sebelumnya 14 hari lalu mencapai 9 persen, untuk saat ini data menunjukkan penurunan yaitu di angka 6 persen.” Katanya, dikutip laman medcom.id, Minggu (28/06).

 

GRATISSS Download!!! Ebook Asuransi Kesehatan Bisa Menyelamatkan Hidup

Mockup Ebook Studi Kasus Asuransi Kesehatan

Download Ebook Sekarang

 

Pembatasan Sosial Berskala Besar Bandung Dibuka

Sementara PSBB Tangerang diperpanjang, pembatasan sosial berskala besar di level Provinsi Jawa Barat resmi selesai.

“Seluruh Jawa Barat hari ini tidak ada lagi PSBB, sudah diputuskan kita semuanya 100 persen melakukan AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru).” Kata Ridwan Kamil pada Jumat (26/06) lalu.

Keputusan ini diambil oleh Ridwan Kamil, Gubernur Provinsi Jawa Barat setelah angka reproduksi Covid-19 di Jawa Barat berada di angka 1 selama enam minggu terakhir, sebagaimana dilansir laman sukabumiupdate.com, Jumat (26/06).

Selain itu, hal ini dilakukan untuk menghidupkan kegiatan ekonomi yang apabila tidak segera dibuka kembali, kemungkinan besar akan alami kemerosotan hingga minus dua persen.

“Semua kegiatan ekonomi sudah kami hidupkan lagi. Kami berharap ekonomi tumbuh bisa positif 2 persen. Karena kalau tidak dilakukan tindakan, pengangguran makin lama yang tak berpenghasilan makin banyak, maka pertumbuhan bisa turun di minus 2 persen.” Kata laki-laki yang akrab disapa Kang Emil tersebut, dikutip laman bandung.kompas.com, Jumat (26/06).

Tapi meski begitu, dalam masa AKB, pengawasan akan tetap dilakukan lebih ketat untuk mengantisipasi munculnya gelombang kedua.

“Gugus tugas Covid-19 Jabar tetap melakukan langkah antisipasi kemungkinan terjadinya second wave. Di antaranya memperkuat kegiatan pencegahan, pengetesan dan pelacakan, serta tetap menjaga akses dan kualitas pelayanan di fasyankes terutama rumah sakit rujukan.” Kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Berli Hamdani, dikutip laman yang sama.

Tes masif juga akan dilakukan di wilayah yang punya potensi tinggi terpapar virus corona, seperti pasar tradisional, tempat wisata, rumah ibadah, hingga terminal, stasiun, bandara, dan tempat singgah sementara orang banyak yang keluar dan masuk Jawa Barat.

“Bersama BIN, dari kemarin sampai besok akan ada pengetesan kepada masyarakat di gedung sate dan akan diteruskan di wilayah Jabar lainnya. BIN dalam kegiatan tes masif ini menyediakan prosedur rapid tes, jika ada yang reaktif dalam waktu yang bersamaan ada dua mobil dengan mesin PCR yang bisa melakukan Swab.” Tutur Emil, dikutip laman sukabumiupdate.com, Jumat (26/06).

 

Tetap Waspada

Meski AKB telah diberlakukan di beberapa kota, ada baiknya Sobat Finansialku tetap berkegiatan di rumah, apabila tidak mendesak.

Namun jika keadaan tidak memungkinkan, dan Sobat Finansialku terpaksa berkegiatan di luar rumah, tetap waspada dan lakukan protokol kesehatan selama di luar rumah, dan menghindari keramaian, ya!

Semoga kita selalu dilindungi Tuhan YME.

Sobat Finansialku, tahukah Anda bahwa ada begitu banyak masyarakat yang mengalami kesulitan untuk bertahan hidup selama pandemi ini? Benar! Mereka membutuhkan uluran tangan Anda…

Anda bisa memberikan sedikit harta Anda kepada mereka dengan menekan tombol di bawah ini. Donasi bersama Finansialku!

Finansialku Bangun Empati Di Tengah Pandemi(1)

KLIK DI SINI UNTUK DONASI

 

Percayalah, donasi yang Anda berikan bisa menyelamatkan hidup masyarakat yang terkena dampak COVID-19. Terima kasih untuk Sobat Finansialku!

 

Tonton juga tips menjaga daya tahan tubuh di tengah pandemi melalui video Finansialku berikut ini.

 

Bagaimana pendapat Sobat Finansialku mengenai PSBB Tangerang yang diperpanjang? Mari kita diskusikan di kolom komentar!

Sobat Finansialku juga bisa mendiskusikannya bersama rekan dan keluarga, dengan membagikan artikel lewat platform pilihan yang tersedia di bawah ini.

 

Sumber Referensi:

  • Dendi Ramdhani. 26 Juni 2020. PSBB Level Provinsi Jabar Selesai, Warga Kini Masuk Era Adaptasi Kebiasaan Baru. Kompas.com – https://bit.ly/2VoUqur
  • Admin. 26 Juni 2020. Resmi Berakhir! Jawa Barat Tak Perpanjang PSBB Covid-19, Sukabumi Diserahkan ke Pemkab. Sukabumiupdate.com – https://bit.ly/2NCcltv
  • Singgih Wiryono. 29 Juni 2020. PSBB Diperpanjang, Wali Kota Tangerang Pastikan Sanksi Tetap Berlaku. Kompas.com – https://bit.ly/3eGq66g
  • Hendrik Simorangkir. 28 Juni 2020. PSBB Tangerang Raya Diperpanjang dengan Kelonggaran. Medcom.id – https://bit.ly/3eHlQnh
  • Hendrik Simorangkir. 28 Juni 2020. PSBB Tangerang Raya Diperpanjang Lagi hingga 12 Juli. Medcom.id – https://bit.ly/2ZjNShT
  • Acep Nazmudin. 28 Juni 2020. Ini Alasan Gubernur Banten Kembali Perpanjang PSBB Raya. Regional.kompas.com – https://bit.ly/2NCd1ix