Ria Irawan menghembuskan napas terakhirnya pada Senin pagi 6 Januari 2020. Inilah perjalanan karir Ria Irawan sepanjang hidupnya.

Agar lebih jelas, mari simak ulasannya dalam artikel Finansialku berikut ini. Selamat membaca!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Lifestyle (rev)

 

Perjalanan Karier Ria Irawan

Kabar duka kembali menghampiri dunia hiburan Tanah Air. Ria Irawan menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta pada Senin pagi (6/1/2020).

Wanita kelahiran 24 Juli 1969 ini meninggal dunia setelah bertahun-tahun berjuang melawan kanker yang terus menggerogoti tubuhnya.

Sejak 2015 Ria Irawan terus berusaha melawan penyakit mematikan tersebut. Kemudian pada 2017 Ria sempat mengungkapkan bahwa sel kanker telah pergi dari tubuhnya.

Namun ia kembali harus melewati berbagai perawatan pada September 2019, karena sel kanker getah bening menyerang lagi. Penyakit tersebut telah menjalar ke paru-paru dan otaknya.

Kendati demikian, semangat dan perjuangan Ria Irawan tak pernah pudar. Segala upaya telah ia tempuh demi mendapatkan kesembuhan.

Seperti diketahui Ria Irawan dikenal baik dan dekat dengan rekan selebriti lainnya. Tak hanya itu, wanita 50 tahun ini sudah bermain film sejak tahun 1970-an.

Menginggal Karena Kanker, Ini Perjalanan Karir Ria Irawan 02

[Baca Juga: Perjalanan Karier Choi Siwon Super Junior, Crazy Rich Korean]

 

Sosok Ria juga dikenal sebagai artis multitalenta. Selain sukses di dunia peran, ia juga piawai di balik layar hingga sempat berkecimpung di dunia tarik suara.

Berikut perjalanan karier Ria Irawan dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin (6/1/2020).

 

#1 Dunia Film

Ria Irawan lahir pada 24 Juli 1969, awalnya, Ria merupakan pemeran figuran sejumlah film. Beberapa penghargaan pernah diraih Ria.

Ria Irawan merupakan anak dari pasangan Bambang Irawan dan Ade Irawan. Ayah dari Ria Irawan tersebut juga seorang aktor dan sutradara. Jadi tak heran jika wanita 50 tahun ini juga berkecimpung di dunia hiburan Tanah Air.

Darah seni yang mengalir dalam dirinya membuat Ria tertarik dengan dunia perfilman sejak kecil. Terbukti, pada usia 4 tahun Ria sudah menjadi figuran dalam film berjudul Sopir Taksi (1973). Ini sekaligus menjadi debut Ria Irawan di dunia seni peran.

Misalnya meraih penghargaan Festival Film Indonesia 1986 sebagai Artis Pendukung Terbaik lewat film Bila Saatnya Tiba (1985). Film terakhir yang diperankannya berjudul Kuambil Lagi Hatiku (2019).

 

#2 Dunia Tarik Suara

Ria sempat melakukan rekaman untuk membuat album keroyokan bersama kelompok yang diberi nama Japras, yang terdiri dari, antara lain Ully Artha, Debby Cintia Dewi, Wieke Widowati, Rini S.Bono, Nurul Arifin, Ita Mustafa.

Album ini meledak dan laris di pasaran. Ria juga merekam dua album dangdut bersama Rano Karno, Hiasan Mimpi dan Sorga Dunia, serta album pop Setangkai Anggrek Bulan dan Di Antara Hatiku Hatimu.

 

#3 Produser

Ria juga pernah menjadi produser untuk albumnya yang berjudul Untuk Kamu bekerja sama dengan Deddy Dhukun. Ria kemudian membuat album duet dengan Melissa, penyanyi Malaysia.

 

#4 Fotografi

Ria pernah menggarap klip Anggun C. Sasmi serta penyanyi lainnya. Kemampuan fotografi Ria meningkat setelah diarahkan oleh fotografer Ken Sanjaya dan Drigo L. Tobing. Ria juga pernah bekerja sama dengan Jay Subijakto dan Rizal Mantovani.

 

#5 Pemain Sinetron

Beberapa sinetron yang kemudian dibintanginya antara lain, Cintailah DakuDebu Tertiup Angin, Melompati AnginBidadari yang Terluka, dan Canting.

 

#6 Menyabet Banyak Penghargaan

Ria berhasil menyabet beberapa penghargaan sepanjang karirnya di dunia akting, yakni:

  • Aktris Pendukung Terbaik di FFI 1988 (Selamat Tinggal Jeanette)
  • Aktris Pemeran Utama Komedi Terbaik di FFI 1994 (Lika Liku Laki Laki)
  • Aktris Televisi Pemeran Utama Terbaik di FFI 2004 (Rahasia Ilahi)
  • Aktris Pendukung Favorit di MTV Indonesia Movie Awards 2004 (Rahasia Illahi)
  • Aktris Pendukung Terbaik di FFI 2006 (Berbagi Suami)
  • Aktris Pendukung terbaik di Maya Awards 2015 (Berbagi Suami)
  • Aktris Pendukung Terbaik di Indonesian Movie Awards 2016 (Bulan di Atas Kuburan)

 

#7 Sempat Vakum

Ria Irawan pernah tinggal bersama sang kaka, Dewi di Milan. Tak hanya tinggal di sana, ia juga menempuh pendidikan seni, desain grafis. Kala itu, Ria sempat bolak-balik ke Indonesia untuk syuting film Kuldesak.

Namun setelah film Kuldesak tayang, pada 1996 Ria Irawan memutuskan untuk vakum. Ria pun memutuskan tinggal sementara di luar negeri.

 

#8 Bermain Film Lagi

Meski sempat vakum, Ria kembali ke layar lebar dengan membintangi Biola Tak Berdawai. Berkat perannya sebagai Renjani, Ria mendapat gelar The Best Actress dalam ajang Festival Film Asia Pasifik di Iran pada 2003.

Kemudian ia bermain dalam film Madame X, Arisan!2, Romantini, Bulan di Atas Kuburan dan terakhir pada tahun 2019 ia ikut bermain dalam Wedding Agreement.

 

Bagaimana pendapat Anda setelah membaca artikel di atas? Berikan tanggapan Anda di kolom komentar di bawah ini. Ayo jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman dan kerabat Anda. Semoga bermanfaat. Terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Camelia Rosa. 6 Januari 2020. Perjalanan Karir Ria Irwan, Mulai dari Dunia Tarik Suara Hingga Jadi Sutradara. Akurat.co – https://bit.ly/35wvqUz
  • Nur Ulfa. 6 Januari 2020. Ria Irawan Meninggal Dunia, Ini Perjalanan Karir dan Profilnya. Dream.co.id – https://bit.ly/2s2A3rN

 

Sumber Gambar:

  • Ria 01 – http://bit.ly/2Fp3Xc
  • Ria 02 – http://bit.ly/2tAbh2v