Sebelum Keluar Kerja dan Memulai Bisnis

Apa saja yang harus dipikirkan sebelum keluar kerja dan memulai bisnis?  Kali ini Finansialku.com akan berbagi pertimbangan-pertimbangan sebelum keluar kerja dan memulai bisnis.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Watch

 

3 Hal yang Harus Disiapkan Sebelum Keluar dari Pekerjaan dan Memulai Bisnis

Tampaknya 3 hal, terlalu sedikit sebagai pertimbangan sebelum keluar dari pekerjaan dan memulai bisnis. Anda tentu akan menghadapi banyak sekali pertanyaan dan tantangan-tantangan. Saran kami adalah pertimbangkan dengan kondisi pikiran jernih dan segera ambil keputusan.

Menunda keputusan tidak akan memberikan hasil yang lebih baik, mengapa? Seseorang yang sudah berpikiran untuk memulai bisnis memiliki energi yang luar biasa besar. Jika Anda dipaksakan tetap bekerja, biasanya Anda akan kurang semangat dan tidak fokus.

Oke, langsung saja 3 hal apa saja yang harus disiapkan sebelum keluar dari pekerjaan dan memulai bisnis.

 

Mindset atau Pola Pikir

Kenapa perlu mempertimbangkan mindset atau pola pikir? Mindset seorang karyawan dan mindset seorang pebisnis itu memiliki perbedaan. Seorang karyawan lebih merasa ingin aman (secure), contoh gaji tetap, jaminan kesehatan, transportasi dan lain sebagainya. Disisi lain seorang pebisnis lebih ingin kebebasan (freedom), dari segi waktu maupun kebebasan keuangan.

 

Sebelum Keluar Kerja dan Memulai Bisnis - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca juga: Menjalankan Usaha Franchise untuk Bebas Keuangan]

 

Banyak mantan karyawan yang sukses dalam karirnya tetapi gagal ketika mulai menjalankan bisnisnya. Kegagalan tersebut tidak hanya dialami oleh karyawan level staf, bahkan level managerial atau direktur pun kerap kali gagal menjalankan bisnisnya. Permasalahannya adalah mindset atau pola pikir. Jika Anda menerapkan mindset karyawan ketika Anda memulai bisnis, biasanya Anda akan menghadapi banyak masalah.

 

Persiapkan Dana Darurat

Sebelum keluar kerja dan memulai bisnis, Anda perlu menyiapkan dana darurat dalam jumlah yang cukup. Anda perlu membuat daftar apa saja pendapatan dan  pengeluaran yang bertambah atau berkurang setelah keluar dari pekerjaan Anda.

 

Contoh pada saat bekerja di kantor, kalau Anda ke dokter selalu gratis karena dibayar oleh kantor. Pada saat Anda keluar dari pekerjaan, pendapatan tetap Anda akan hilang.

 

[Baca juga: Perencanaan Dana Darurat untuk Keluarga]

 

Dari segi keuangan, Anda perlu menyiapkan dana darurat. Setidaknya Anda harus meningkatkan dana darurat yang besarnya disesuaikan dengan perkiraan BEP bisnis Anda. Contoh:

 

Saat saya bekerja, pengeluaran bulanan sebesar                             Rp 3.000.000

Saat saya berhenti bekerja, pengeluaran bulanan sebesar               Rp 5.000.000

Perkiraan bisnis baru saya akan mulai menghasilkan keuntungan adalah 15 bulan. Jadi 15 bulan pertama, bisnis saya masih merugi.

 

Jadi dana darurat yang Anda butuhkan adalah minimum = 15 x Rp 5.000.000 = Rp 75.000.000. Dana darurat ini setidaknya dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari. Idealnya jangan menyiapkan dana darurat dalam jumlah minimum.

 

Persiapkan Business Plan

Sebelum keluar kerja dan memulai bisnis, Anda juga perlu menyiapkan business plan. Biasanya seorang karyawan yang akan mulai menjadi entrepreneur, memiliki semangat berapi-api untuk memulai membuat rencana bisnis. Kadang-kadang rencana bisnis yang dibuat menjadi bias. Oleh sebab itu kami sarankan untuk minta pendapat dengan teman-teman atau orang yang ahli. Misal Anda ingin keluar kerja dan memulai bisnis rumah makan, idealnya Anda datangi teman atau kenalan Anda yang sudah memiliki rumah makan. Tanya apakah rencana bisnis Anda cukup realistis?

 

[Baca juga: Membuat Rencana Bisnis atau Business Plan]

 

Rencana bisnis tersebut juga membantu Anda menghitung berapa dana darurat yang dibutuhkan. Jadi lakukan dengan cermat.

 

Kesimpulan

Tidak ada salahnya seorang karyawan keluar dari pekerjaan dan menajadi entrepreneur. Saran kami, perhatikan 3 hal di atas sebelum keluar kerjda dan memulai bisnis Anda. Selamat mencoba.

 

Jika tidak keberatan silahkan share apa saja pertimbangan Anda sebelum keluar kerja dan memulai bisnis.

 

Image Credit:

  • Quit Job – http://goo.gl/oF69Jz

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

Download Sekarang

 

Subscribe Finansialku

dan dapatkan update mengenai Perencanaan Keuangan

[formcraft id=’4′]

 

Follow Finansialku

dan ikuti diskusinya di

[/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

About the Author:

Finansialku
Finansialku adalah perusahaan perencana keuangan independen yang berkompeten, berpengalaman dan tersertifikasi professional. Finansialku menyediakan layanan konsultasi perencanaan keuangan (financial planning) individu dan keluarga, seminar dan pelatihan terkait perencanaan keuangan.

2 Comments

  1. robert hendrik 8 October 2015 at 21:16 - Reply

    mantap pak,…. dan m,enurut saya mindset memang cukup berat untuk di ubah, karena dari karyawan menjadi wiraswasta adalah 2 hal yang sangat berbedam, pelaku usaha harus bisa me-manage pola pikir dengan bijak, terutama penggunaan uang,

    kalau jadi karyawan ada gaji bulanan dan jumlahnya ckup pasti
    sementara kadang2 sebagai wirausaha saya pernah 6 bulan ga ada pendapatan,

    • Finansialku
      Finansialku 10 October 2015 at 16:55 - Reply

      Dear Pak Hendrik. Terima kasih komentarnya. Ya Pak, kalau namanya pengusaa harus lebih pandai-pandai mengelola uang. Terima kasih sharingnya Pak. Buat teman-teman pembaca, sharing bapak bisa menjadi gambaran pentingnya ada dana darurat dan memiliki mindset yang benar.

Leave A Comment

Gratis Download E-book, Hanya untuk Anda!

Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula

Investasi Tepat, Untung Mendekat

Bagaimana cara berinvestasi reksa dana untuk investor pemula? Apa saja tips berinvestasi reksa dana agar untung lebih maksimal?

 

7.392 orang

sudah download