Apakah Anda pernah berpikir mana yang lebih menguntungkan beli rumah dari developer atau beli tanah terus di bangun? Berikut ini diskusi antara Mama Glory dan Papa Ronald yang akan membeli rumah keduanya.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Secure

 

Anda Butuh Asuransi Jiwa Jika

Semua orang tentunya sudah tahu kan istilah asuransi? Paling tidak Anda mengenal adanya asuransi kesehatan, asurani jiwa, asuransi mobil, asuransi motor, asuransi rumah, asuransi perjalanan dan asuransi-asuransi lainnya. Sebenarnya apa sih itu asuransi?

Seberapa Penting Memahami Polis Asuransi Jiwa untuk Nasabah - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga : 5 Produk Asuransi yang Harus Anda Miliki]

 

Menurut kamus besar Bahasa Indonesia kata Asuransi berarti:

KamusPertanggungan (perjanjian antara dua pihak, pihak yang satu berkewajiban membayar iuran dan pihak yang lain berkewajiban memberikan jaminan sepenuhnya kepada pembayar iuran apabila terjadi sesuatu yang menimpa pihak pertama atau barang miliknya sesuai dengan perjanjian yang dibuat).

 

Cukup rumit penjelasannya, tetapi ada beberapa poin yang bisa diambil:

  • Asuransi itu salah satu bentuk pertanggungan.
  • Isinya perjanjian yang dibuat dua pihak.
  • Ada pihak yang membayar iuran.
  • Ada pihak yang wajib memberikan jaminan kepada pihak yang membayar iuran, jika terjadi sesuatu MENIMPA PIHAK PERTAMA atau BARANG miliknya.

 

[Baca Juga: Mengapa Keluarga Anda Butuh Asuransi Jiwa?]

 

Dalam istilah keuangan, asuransi dikategorikan sebagai cara untuk mengelola risiko (Risk Management). Sebenarnya ada banyak cara mengelola risiko, selain menggunakan produk asuransi. Contoh:

  • Salah satu cara mengurangi risiko kecelakaan lalu intas adalah berkendara dengan aman (safety riding).
  • Anda menghindari olahraga – olahraga ekstrem agar tidak terjadi kecelakaan.
  • Memindahkan risiko (risk transfer) ke perusahaan asuransi. Contoh jika mobil ke gores saat parkir, kita dapat klaim ke perusahaan asuransi. Bagaimana dengan asuransi jiwa? Sebenarnya saat kita membeli asuransi jiwa, apa sih yang kita beli?

 

[Baca Juga: Apa Bedanya Asuransi Jiwa Tradisional dengan Asuransi Jiwa Syariah?]

 

Ketika seseorang membeli asuransi jiwa, sebenarnya orang membeli uang pertanggungan yang akan digunakan sebagai pengganti pemasukan (income replacement). Anda juga dapat menghitung berapa kebutuhan uang pertanggungan, agar Anda tidak terlalu mahal dalam membayar premi asuransi. Dalam ilmu asuransi jiwa ada dua kondisi utama, mengapa orang membutuhkan uang pertanggungan.

  • Kondisi pertama yaitu seseorang hidup terlalu lama (dalam kondisi yang kurang sehat), misal terjadi cacat atau sakit keras.
  • Kondisi kedua yaitu seseorang meninggal terlalu dini, padahal masih ada pasangan dan anak-anak yang perlu dibiayai.

 

Perlu diketahui uang pertanggungan itu bukan uang hasil investasi seperti dalam unit link.  Asuransi unitlink adalah gabungan antara asuransi tradisional (dan inilah yang sebenarnya disebut dengan asuransi jiwa) plus investasi. Anda akan memahami lebih jelas mengenai produk unitlink, jika Anda mengetahui cara kerja asuransi unitlink.

[Baca Juga: Cara Kerja Asuransi UnitLink]

 

Pemabahasan kita disini adalah produk asuransi jiwa trandisional, seperti asuransi jiwa berjangka (term life), asuransi seumur hidup (whole life) dan asuransi dwiguna (endowment). Jika Anda mengecek produk-produk asuransi jiwa di luar negeri, agen penjual akan mengarahkan pada ketiga produk tersebut.

Anda dapat melakukan pengecekan produk di website-website perusahaan asuransi jiwa untuk melakukan perbandingan produk asuransi jiwa di Indonesia dan negara-negara lain. Cek di Google dengan kata kunci: life insurance. Produk unitlink di luar negeri disebut dengan istilah variabel life atau variabel link.

 

Uang Pertanggungan Asuransi Jiwa untuk Warisan?

Ada beberapa orang yang membeli asuransi jiwa dengan harapan uang pertanggungan dapat diwariskan. Tidak ada salahnya sih membeli asuransi jiwa, dengan harapan untuk mewariskan uang pertanggungan. Cuma Anda perlu perhatikan segala aturan yang tertera dalam polis. Ingat perusahaan asuransi jiwa hanya membayarkan klaim, sesuai dengan kondisi-kondisi yang tertulis di dalam polis.

[Baca Juga: Uang Pertanggungan untuk Warisan]

 

Polis itu kontrak perjanjian antara Anda dengan perusahaan asuransi jiwa. Didalamnya terdapat kewajiban dan hak Anda sebagai nasabah serta kewajiban dan hak perusahaan asuransi. Sayangnya mayoritas nasabah asuransi jiwa, tidak pernah membaca atau menyentuh polis. Alasannya jelas karena polisnya tebal (bisa lebih dari 20 halaman). Sebenarnya ada trik untuk membaca polis dengan cepat. Bagaimana caranya?

 

Kenali Aturan Mainnya dengan Memahami Isi Polis

Ow ya ketika Anda membeli asuransi jiwa, Anda memiliki waktu 14 hari untuk memahami polis. Jika ada yang kurang sesuai, Anda dapat membatalkan polis tersebut. Secara umum polis asuransi jiwa memiliki beberapa bagian yang wajib Anda baca, antara lain:

 

Baca Data-Data Polis

Data-data polis terdapat di bagian depan. Di dalam nya terdapat nama tertanggung (cek apakah nama yang tertulis sudah benar sesuai dengan KTP), jumlah premi yang harus dibayarkan, nama penerima manfaat atau ahli waris (cek namanya kembali, apakah sudah sesuai dengan identitias) dan jumlah uang pertanggungan yang akan diterima jika terjadi risiko. Bagian ini adalah bagian yang penting sekali, usahakan Anda cek bagian ini sampai 2 kali, agar memastikan tidak ada kesalahan dalam penulisan.

 

Bab Ketentuan Khusus

Pada bagian ini, Anda akan menemukan risiko-risiko apa saja yang akan dijamin dan risiko yang tidak dijamin oleh perusahaan asuransi. Anda harus mengerti betul, seberapa jauh perusahaan asuransi akan memberikan perlindungan. Pada bagian ini selalu ada syarat dan ketentuan yang berlaku.

 

Anggapan yang salah:

Jika saya selalu bayar premi, maka perusahaan asuransi jiwa akan membayar segala klaim saya.

 

Faktanya adalah uang pertanggungan akan dibayarkan oleh perusahaan asuransi jiwa jika Anda memenuhi 2 syarat berikut:

  • Polis Anda masih aktif, artinya Anda membayar premi secara rutin.
  • Klaim Anda sesuai dengan kondisi-kondisi yang dijamin oleh perusahaan asuransi jiwa.

 

Bagian Pembiayaan (Alokasi)

Pada produk asuransi berjenis unitlink, Anda akan menemukan penjelasan mengenai peruntukan premi: Investasi dan Asuransi (asuransi jiwa dan asuransi kesehatan). Jadi premi Anda akan dibagi untuk investasi dan asuransi. Pastikan Anda memeriksa terlebih dahulu pembagian persentase tersebut. Anda dapat berdiskusi dengan agen asuransi Anda, tetapi keputusan tetap di tangan Anda.

 

Jadilah Konsumen yang Cerdas

Seperti yang dijelaskan di atas, ternyata asuransi jiwa sangat bermanfaat sebagai sarana untuk mengelola risiko. Tentunya ada aturan-aturan yang berlaku antara Kita sebagai nasabah dengan perusahaan asuransi  jiwa yang tertuang dalam polis asuransi jiwa. Pastikan Anda membaca dan memahami aturan yang tertulis dalam polis asuransi jiwia. Jadilah konsumen yang cerdas.

 

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai bunga ber bunga? Beri tahu kami pertanyaan Anda dengan mengisi kolom komentar di bawah ini. 

 

Sumber Gambar

  • Happy Family – http://goo.gl/7TbleF

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang