Zaman now, sok sibuk itu bisa jadi gejala masalah kesehatan mental. Coba perhatikan orang sekitar Kamu, apakah mereka sibuk produktif atau pura-pura sibuk.

Zaman dulu, zaman angkatan orang tua kita, kesuksesan sama dengan kesibukan. Mari simak artikel berikut untuk penjelasan selengkapnya.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Lifestyle (rev)

 

Apakah Kamu Termasuk Yang Sok Sibuk?

Apa kamu merasa sibuk setiap saat sebagai pencitraan atau untuk menghindar dari seseorang dan kondisi yang tidak kamu inginkan dan menurutmu tidak penting? Tidak masalah sih, selama kamu tau persis apa kesibukan yang kamu lakukan.

Pernah tidak kamu mengalami penolakan dengan alasan “SIBUK, TIDAK ADA WAKTU”. Sibuk karena kerjaan yang bertumpuk terlalu banyak. Sibuk karena kamu one man show dalam team. Sibuk karena dalam misi ‘mencari muka’ supaya disayang boss dan naik posisi.

Hati-hati! Sok Sibuk Bukan Pencapaian 02 Sibuk 2 - Finansialku

[Baca Juga: Pelajari Perbedaan Orang Sibuk dan Orang Produktif!]

 

Sibuk sampai makan saja tidak benar dan stres tinggi. Sibuk sampai kamu ingin liburan setiap saat. Kamu merasa sibuk itu menjadi tolok ukur betapa keras usahamu. Merasa sibuk sampai mengabaikan hal penting yaitu menginvestasikan otakmu dengan pengetahuan akan keuangan.

Menjadi sok sibuk padahal tidak sesibuk yang dibayangkan supaya dipandang sukses. Tujuannya yang sok sibuk mungkin ingin mendapat income lebih tinggi.

Sangat disayangkan, sudah sok sibuk, mengalami kenaikan pendapatan (mungkin) 10% per tahun, tapi tidak bisa mengatur dan mengalokasikan pendapatannya. Mencari uang itu bisa diusahakan tapi mengatur uang itu hal lain. Perlu membaca, menghitung dan berpikir untuk alokasi di investasi.

Ya gimana ada waktu untuk baca dan belajar? Waktu 24 jam saja tidak cukup, makan tidak teratur, waktu untuk diri sendiri pun tak ada. Belajar dan baca apalagi, bersikap sok sibuk saja sudah capek.

Duh, lalu apakah itu hasil dari ke sok sibukan semua?

 

Ciri-ciri Orang Sok Sibuk

Salah satu teori yang paling umum adalah Compulsive Doing Syndrome (CDS). Dimana kamu cenderung mengukur harga diri kamu pada skala kesibukan. Menjadi begitu sibuk hanya mencerminkan bahwa kamu memiliki management waktu yang buruk dan kurang fokus.

Berikut ini ciri-ciri orang sok sibuk (bisa jadi kamu loh):

 

#1 Tidak Bisa Membuat Prioritas

Kesibukan menjadi sok sibuk membuatmu tidak bisa membuat prioritas. Kamu jadi bingung mana yang harus diselesaikan lebih dahulu dan mana yang bisa ditunda sementara.

 

#2 Lupa Untuk Mengembangkan Diri

Menjadi sibuk atau sok sibuk membuat kamu lupa mengapresiasi diri sendiri. Dalam hal ini bukan beli tas branded dan investasi di asset. Kali ini berinvestasilah pada pengetahuan dan otakmu.

 

#3 Tidak Mempunyai Waktu Luang

Jangan salah ya, orang yang betul-betul sukses selalu mempunyai waktu luang untuk melakukan hal-hal yang tidak diperlukan.

 

#4 Glorifikasi Kesibukan

Media social sering menjadi tempat berkeluh kesah betapa sedikit waktu tersisa untuk kepentingan pribadi. Di saat yang bersamaan memamerkan arloji mahal atau liburan eksklusif atau tas branded untuk mengukuhkan konsekuensi dari kesibukan mereka.

 

#5 Meyakinkan Diri Sendiri

Menurut Asisten Profesor Pemasaran Hong Kong University of Science and Technology, Christine Kim mengatakan:

“Saat orang berkata dia sibuk, dia akan merasa hidupnya penting dan kehadirannya bermakna.”

 

Bagaimana Untuk Tidak Menjadi Sok Sibuk

Berikut ini beberapa tips agar Kamu bisa untuk tidak menjadi sok sibuk:

  1. Tidak usah HUMBLE BRAGGING, sok merendah untuk meninggikan diri sendiri.
    Misalnya: Saya lagi sibuk banget, kalau mau meet up nanti saja akhir tahun saat libur (sekarang Februari awal). Tekanan pekerjaan pun sedang tinggi-tingginya kalau sekarang. Saya tidak bisa diganggu sedikitpun per hari ini sampai sepuluh bulan kemudian.
  1. Tidak usah cari muka atau pujian.
    Misalnya: Saya kesayangan boss karena bekerja sampai larut dan saya banyak dinyinyirin teman kerja. Salah sendiri kenapa mereka pulang jam lima atau jam enam.
  1. Pernah dengar prinsip PARETO?
    Prinsip tersebut menyebutkan bahwa 80% dari pekerjaan dihasilkan dari 20% cara alokasi waktu. Jika kamu bisa mengatur 20% untuk mengalokasi waktu dan mengakomodasinya, maka hasilnya akan selalu ada waktu. Sehingga, kamu tidak perlu sok sibuk.
  2. Jangan menilai diri terlalu tinggi.

 

Kesibukan yang Menghasilkan

Suatu kesalahpahaman umum jika SIBUK adalah sebuah sinyal bahwa kamu sangat bernilai, baik di mata bos, teman kerja atau pun di keluarga dan teman.

Mungkin ada saatnya kamu memakai tameng SIBUK adalah cara kamu untuk memberikan respon. Pencapaian itu bukan menjadi sibuk atau sok sibuk.

Pencapaian itu adalah saat kamu tidak berpenghasilan, tapi kamu bisa tetap hidup karena sudah melakukan perencanaan keuangan. Jadi, sesibuk apapun untuk sok sibuk, sebanyak apapun pendapatan yang kamu dapatkan dari kesibukanmu, jangan lupa untuk berinvestasi untuk tujuan keuangan dan pengetahuan.

Kamu bisa menggunakan Aplikasi Finansialku untuk menghitung kebutuhan tujuan keuangan. Bisa juga konsultasi dengan salah satu Financial Planner kalau terlalu sibuk.  Supaya kesibukan atau sok sibuknya kamu ada hasilnya nanti saat sudah tidak sibuk atau sudah pensiun dari kesibukan.

Aplikasi Finansialku dapat dengan mudah kamu download melalui link di bawah ini atau melalui Google Play Store.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Jika kamu sudah bisa membagi waktu kamu dengan baik, tidak ada salahnya untuk menyempatkan membaca ebook Perencanaan Keuangan untuk usia 20 an di bawah ini.

Free Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku 

Download Sekarang

 

Terimakasih telah membaca artikel ini hingga selesai. Saya yakin Kamu sudah mendapatkan deskripsi individu yang sibuk atau sok sibuk.

Jika Kamu share informasi ini, maka Kamu akan membuka pikiran banyak orang bahwa sibuk itu bukan jaminan sukses.

Semoga bermanfaat, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Admin. 25 Februari 2017. Sibuk atau Sok Sibuk?. M.mediaindonesia.com – https://goo.gl/HRmjsh
  • Syarif Yunus. Orang Sibuk Banget Itu Gak Punya Prioritas, Gak Usah Bangga. Ini 10 Hal Negatif Orang Sibuk. Hipwee.com – https://goo.gl/FyyKSc
  • Maria Andriana Oky. 7 September 2018. Awas! Merasa Sok Sibuk Jadi Gejala Masalah Kesehatan Mental loh. Grid.id – https://goo.gl/yVwW8S

 

Sumber Gambar:

  • Sibuk 1 – https://goo.gl/rM7JbZ
  • Sibuk 2 – https://goo.gl/v2vsKb