Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menjalani isolasi mandiri di rumah tanpa menularkan kepada yang lainnya sehingga tidak menimbulkan klaster keluarga.

Ketahui selengkapnya dalam artikel berikut.

 

11 Tips Isolasi Mandiri Tanpa Timbulkan Klaster Keluarga

Pandemi Covid-19 di Indonesia memang belum berakhir. Angka pasien positif juga terus meningkat tiap harinya.

Ada yang positif dengan memiliki gejala, ada pula yang terkonfirmasi positif namun tanpa memiliki gejala atau orang tanpa gejala (OTG).

Bagi pasien positif yang memiliki gejala memang sudah seharusnya menjalani perawatan di rumah sakit rujukan Covid-19. Namun bagi OTG bisa dengan menjalani isolasi mandiri di rumah.

Meski demikian, pasien positif yang menjalani isolasi mandiri di rumah wajib memperhatikan beberapa hal agar tidak menimbulkan klaster baru atau klaster keluarga.

Dinas Kesehatan Kota Tegal memberikan beberapa tips bagi warga yang saat ini tengah menjalani isolasi mandiri. Sebab, baru-baru ini muncul beberapa klaster keluarga di Kota Tegal.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, dr Sri Primawati Indraswari mengatakan, isolasi mandiri di rumah bisa dilakukan oleh seorang yang dinyatakan positif tanpa gejala atau yang bergejala ringan dan tanpa kondisi penyerta seperti penyakit paru, jantung, dan lainnya.

Isolasi mandiri juga dapat dilakukan pada orang yang pernah kontak erat dengan pasien positif dan orang tanpa gejala (OTG).

Lakukan 11 Tips Ini Saat Isolasi Mandiri Agar Berhasil Tanpa Timbulkan Klaster Keluarga - 02 - Finansialku

[Baca Juga: Siap Menghadapi Virus Corona dengan Financial Planning]

 

Sementara beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menjalani isolasi mandiri di rumah tanpa menularkan kepada yang lainnya. Diantaranya yakni;

  1. Masyarakat yang tengah menjalani isolasi mandiri diharuskan untuk tetap di rumah dan memisahkan diri di ruangan terpisah dengan ventilasi yang baik.
  2. Batasi pergerakan dan minimalkan berbagi ruangan yang sama, seperti dapur dan kamar mandi.
  3. Mencuci tangan dengan menggunakan air mengalir dan sabun sesering mungkin atau setelah ada kontak dengan pasien atau lingkungan pasien.
  4. Pasien menggunakan masker bedah. Anggota keluarga lainnya juga diharuskan tetap memakai masker.
  5. Masker tidak boleh disentuh selama dipakai. Jika masker kotor atau basah segera ganti dengan yang baru.
  6. Buang masker dengan cara yang benar. Jangan sentuh di bagian depan, tetapi mulai dari bagian belakang dengan memegang tali masker.
  7. Segera cuci tangan setelah membuang masker.
  8. Pisahkan alat makan untuk pasien dan cuci dengan sabun dan air hangat setelah dipakai.
  9. Bersihkan permukaan di sekitar pasien, termasuk toilet dan kamar mandi secara teratur dengan menggunakan sabun atau detergen.
  10. Cuci pakaian, seprei, handuk, masker kain pasien menggunakan sabun atau detergen.
  11. Hindari kontak dengan barang-barang terkontaminasi pasien/orang yang positif maupun orang tanpa gejala (OTG).

“Mari jaga kesehatan diri, keluarga dan lingkungan kita dari Covid-19. Tetap patuhi protokol kesehatan saat beraktivitas sehari-hari,” pesannya.

 

Apa pendapatmu Sobat Finansialku tentang artikel diatas? Kamu bisa berdiskusi lewat kolom komentar di bawah ini.

Bagikan informasi ini seluas-luasnya lewat berbagai platform yang tersedia, agar kawan atau sanak-saudaramu tahu apa yang kamu ketahui.

 

Artikel ini merupakan hasil kerja sama antara Finansialku dengan Ayosemarang.com, isi artikel menjadi tanggung jawab sepenuhnya Ayosemarang.com

 

Sumber Referensi:

 

Sumber Gambar:

  • https://bit.ly/3dCnXcE
  •  https://bit.ly/2Q1gXO4