Sobat Finansialku, agar Anda bisa bijak dalam menggunakannya, ikuti tips mengelola dana darurat berikut ini, yuk.

Salah satu poin penting yang wajib dimiliki tiap orang adalah dana darurat. menabung dana darurat untuk keluarga harus dimulai sejak dini demi kestabilan finansial.

Artikel berikut akan membahas seluk beluk dana darurat dan cara mengelolanya. Simak dengan seksama, ya!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Yuk, Rencanakan Dana Darurat!

Seperti namanya, dana darurat merupakan uang yang tersedia serta dapat Anda ambil sewaktu-waktu apabila membutuhkannya. Karena bernama dana darurat, maka Anda harus menggunakannya jika kondisi betul-betul mendesak.

Kebutuhan yang bisa diselesaikan dengan dana ini antara lain kecelakaan, kerusakan hunian akibat bencana kecil, hingga lonjakan biaya pendidikan yang tidak sesuai dengan prediksi. Sebaiknya dana ini disimpan terpisah dari rekening utama.

Beberapa ciri yang membedakan dana darurat dibanding jenis simpanan atau investasi lain yakni:

  1. Tersedia, tersimpan, dan tidak dapat diambil sembarangan.
  2. Dihimpun dari pendapatan secara konsisten.
  3. Dapat dicairkan kapan saja ketika butuh.

 

Ketahui Lebih Lanjut tentang Dana Darurat

Tahun lalu, banyak orang sangsi dengan urgensi dana darurat. Sebagian menilai bahwa uang yang diendapkan tidak memberi dampak langsung kepada keluarga.

Namun, tahun ini semuanya terbalik. Sektor produktif dalam negeri mengalami kemacetan lantaran pandemi Covid-19. Imbasnya banyak perusahaan yang melakukan perampingan.

Secara langsung, kondisi semacam ini mempengaruhi kondisi keuangan keluarga karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja.

Jika memiliki dana darurat, mantan karyawan bisa menggunakannya untuk bertahan beberapa waktu sambil mencari pekerjaan baru atau justru merintis bisnis dengan dana tersebut.

Pahami, Ini Tips Mengelola Dana Darurat dan Cara Bijak Gunakannya! 01 - Finansialku

[Baca Juga: Cari Tahu Berapa Dana Talangan Ideal yang Kamu Butuhkan!]

 

#1 Dana Darurat Itu Penting

Di masa serba terbatas seperti sekarang, peran dana darurat begitu terasa. Setiap orang merasa memiliki keharusan untuk melakukan cek kesehatan secara berkala.

Bagi pekerja kantor dengan pendapatan tetap, penerapan dana darurat bisa direncanakan dengan apik. Namun, bagi freelancer yang memiliki income based-on project, perlu usaha lebih.

Kendati sukar bagi sebagian orang, mereka justru sangat perlu dana tersebut untuk menghadapi masa ketika sepi job.

 

#2 Menghitung Dana Darurat

Dana darurat memiliki perbedaan nominal pada setiap orang. Perhitungannya didasarkan pada kebutuhan pribadi per bulan dikali n bulan.

Jumlah bulan ditentukan berdasarkan jumlah orang yang ditanggung. Semakin banyak jumlahnya, tentu semakin banyak pula dana darurat yang harus disiapkan. Secara umum, hitung-hitungan dana darurat dapat disimak dalam daftar berikut:

  1. Lajang: 3 kali pengeluaran bulanan
  2. Menikah (tanpa anak): 6 kali pengeluaran bulanan
  3. Menikah (1 anak): 9 kali pengeluaran bulanan
  4. Menikah (≥2 anak/tanggungan): 12 kali pengeluaran bulanan
  5. Wirausaha/freelancer: 12 kali pengeluaran bulanan

Pahami, Ini Tips Mengelola Dana Darurat dan Cara Bijak Gunakannya! 02 - Finansialku

[Baca Juga: Nabung Dana Darurat Di Reksa Dana, Oke Gak Yah?]

 

Contoh 1

Rayhan adalah karyawan swasta di PT X. Sampai saat ini dia masih lajang. Tiap bulan, Rayhan menghabiskan Rp 10 juta untuk seluruh kebutuhannya. Berapa dana darurat yang harus disiapkan Rayhan?

Diketahui:

Rayhan lajang.

Pengeluaran bulanan = Rp 10 juta

Dana darurat = jumlah pengeluaran x nbulan

 

Jawab:

Dana darurat = Rp 10 juta x  3

Dana darurat = Rp30 juta

Maka, dana darurat yang harus disiapkan Rayhan adalah Rp 30 juta.

 

Contoh 2

Keluarga Nirmala terdiri dari 6 orang, yakni orang tua dan empat anak termasuk dirinya. Setiap orang di keluarga tersebut menghabiskan Rp 5 juta per bulan. Maka, dana darurat yang harus disiapkan keluarga Nirmala bernilai:

Diketahui:

Jumlah anggota keluarga Nirmala = 6 orang

Pengeluaran setiap orang = Rp 5 juta per bulan

Pengeluaran keluarga = Rp 5 juta x 6 = Rp 30 juta

Dana darurat = jumlah pengeluaran x nbulan

 

Jawab:

Dana darurat = Rp 30 juta x 12

Dana darurat = Rp 360 juta

Pahami, Ini Tips Mengelola Dana Darurat dan Cara Bijak Gunakannya! 03 - Finansialku

[Baca Juga: Simak Di Sini Manfaat Dana Darurat Untuk Bisnis Anda]

 

#3 Kapan Dana Darurat Harus Disiapkan?

Dana darurat harus disiapkan secepatnya. Untuk mencapai keuangan yang sehat, setiap orang atau individu harus memilikinya.

Dalam hitung-hitungan di atas, freelancer memiliki jumlah dana darurat yang banyak karena pekerjaan mereka tidak pasti. Dana darurat hingga 12 kali pengeluaran bulanan dimaksudkan agar mereka bisa bertahan ketika sepi job.

Karena urgensinya, dana darurat memang harus dimiliki sejak dini. Anda bisa memanfaatkan bonus, uang THR, atau bahkan tunjangan tahunan untuk memenuhinya.

Poin utamanya: Anda harus berani untuk mengencangkan ikat pinggang, mengurangi pengeluaran yang tidak perlu, dan mulai mencatat segala pengeluaran agar target tercapai.

Sebelum membuat dana darurat Anda perlu menyiapkan beberapa hal, antara lain:

  1. Melakukan pemantauan terhadap arus kas bulanan.
  2. Melihat dan memahami arus kas tahunan—dengan maksud mengecek potensi penghasilan tambahan.
  3. Membuat daftar atau sejenis laporan dengan merinci aset yang bisa dijual untuk memenuhi dana darurat, seperti benda antik atau properti. Langkah ketiga ini boleh Anda ikuti atau dianulir.

 

Download Sekarang! Ebook PERENCANAAN KEUANGAN Untuk USIA 30-an, GRATIS!

12 Ebook Perencanaan Keuangan 30an

 

Tips Mengelola Dana Darurat

Jika Anda telah mempertimbangkan mulai menyiapkan dana darurat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain:

 

#1 Sesuaikan dengan Kondisi Keuangan

Tips mengelola dana darurat yang pertama adalah hitung seluruh pendapatan yang Anda punya beserta pengeluarannya. Anda juga perlu mengurangi pengeluaran yang tidak perlu.

 

#2 Tentukan Jumlahnya

Dana darurat akan Anda pakai nantinya. Maka, harus ada persentase jelas ketika mencicilnya. Setiap bulan, setidaknya Anda menyisihkan 5 sampai 10% dari total pendapatan.

Ingat, Anda juga harus mencermati kemungkinan kebutuhan tak terduga di luar rencana, seperti perbaikan kendaraan atau terpaksa beli smartphone baru lantaran rusak pasca tercebur air.

 

#3 Disiapkan dalam Rekening Khusus

Namanya manusia, bisa saja tergoda melihat jumlah uang yang besar di rekening. Berangkat dari sini, pembedaan rekening utama dan dana darurat patut dibuat.

Pahami, Ini Tips Mengelola Dana Darurat dan Cara Bijak Gunakannya! 04 - Finansialku

[Baca Juga: Seberapa Perlu Dana Darurat Bagi Freelancer? Cari Tahu Di Sini]

 

#4 Pelan Tapi Pasti

Tips mengelola dana darurat berikutnya adalah Anda boleh saja mengumpulkannya secara langsung. Tapi, bagi yang tidak punya uang sebanyak itu, pasti akan dicicil.

Tak perlu muluk-muluk harus banyak, Anda bisa melakukannya dengan santai tapi konsisten. Anda tidak harus ngoyo dalam menyiapkannya.

 

#5 Kurangi Pengeluaran

Jika Anda tergoda dengan keluaran sepatu baru, ingatlah bahwa Anda sudah punya beberapa pasang di rumah. Tidak memiliki beberapa seri bukan berarti Anda kudet dan tidak sayang diri sendiri.

Justru, dana darurat adalah bentuk self-love karena mengacu pada kebutuhan di masa depan.

 

#6 Pantau Jumlahnya

Tips mengelola dana darurat yang terakhir adalah pantau jumlahnya. Tidak perlu tiap hari, pengecekan rekening dapat Anda lakukan 1 sampai empat kali per bulan.

Hal ini dimaksudkan agar Anda tetap konsisten dan termotivasi untuk memenuhinya. Melihatnya secara berkala juga berfungsi sebagai self reminder bahwa Anda memiliki target yang mesti dipenuhi.

Karyawan Milenial Siapkan Dana Darurat 01 - Finansialku

[Baca Juga: Pilihan Terbaik Investasi Untuk Dana Darurat Di Era New Normal]

 

Lakukan dari Sekarang!

Waktu paling ideal untuk menyiapkan dana darurat adalah sekarang. Sebab, hal mendesak bisa datang kapan saja tanpa aba-aba. Semakin cepat Anda menyiapkannya, akan semakin baik.

Untuk memudahkan Anda melakukan tips mengelola dana darurat yang dijelaskan di atas, Anda bisa menggunakan aplikasi Finansialku.

Dengan aplikasi ini, Anda dapat mencatat keuangan, mengatur keuangan, melakukan konsultasi keuangan dan berbagai fitur keuangan lainnya yang pastinya sangat membantu dalam pengelolaan dana darurat Anda.

Download aplikasinya dan siapkan dana darurat Anda sekarang!

playstore icon
appstore icon

 

Itulah penjelasan mengenai tips mengelola dana darurat yang bisa Anda lakukan mulai sekarang. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk Anda. Jangan lupa untuk membagikan artikel ini, ya. Terima kasih.

 

 

Sumber Referensi:

  • Nimas Des Aristanti. 5 Tips Mempersiapkan Dana Darurat Agar Keuangan Selamat. Koinworks.com – https://bit.ly/2TByoUh
  • Nita Hidayati. 21 September 2020. 7 Tips Mempersiapkan & Mengelola Dana Darurat Yang Mudah Dilakukan. Coba, Yuk! 99.co – https://bit.ly/37VMLLm
  • R Quiserto. 03 November 2018. Tips Dana Darurat 2019 2020 (Cara Menyimpan, Berapa Jumlahnya). Duwitmu.com – https://bit.ly/3eacnFz
  • Sarah Ervina Dara Siyahailatua. 15 Oktober 2020. Jadikan Pelajaran, Ini 4 Kesalahan Utama Milenial Dalam Atur Keuangan. Tempo.co – https://bit.ly/3jFC16d

 

Sumber Gambar:

  • Dana Darurat 1 – https://bit.ly/3emAjFM
  • Dana Darurat 2 – https://bit.ly/2JuTUbf
  • Dana Darurat 3 – https://bit.ly/3en9aTb
  • Dana Darurat 4 – https://bit.ly/3etqK7R