Menurut kabar yang beredar Temasek menyuntik modal Tokopedia Rp 7,3 triliun. Sedangkan Google dan lainnya Rp 4,4 triliun.

Ketahui selengkapnya dalam artikel Finansialku di bawah ini!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Tokopedia dapat suntikan dana

Perusahaan unicorn e-commerce asal Indonesia, Tokopedia memperoleh pendanaan dari Google dan perusahaan investasi asal Singapura Temasek Holdings. Total nilainya US$ 800 juta atau sekitar Rp 11,7 triliun.

Dilansir dari Katadata, Temasek menyuntik modal Tokopedia US$ 500 juta atau Rp 7,3 triliun. Sedangkan Google dan lainnya US$ 300 juta atau Rp 4,4 triliun.

Untuk diketahui, valuasi Tokopedia sebelum memperoleh pendanaan tersebut dikabarkan US$ 7,5 miliar atau mendekati skala decacorn.

Suntikan dana ini kabarnya bakal digunakan untuk membiayai proses ekspansi usaha perusahaan pasca pandemi virus corona atau Covid-19.

Meski begitu, nilai pendanaan tersebut masih terpaut jauh dari target pendanaan yang awalnya telah direncanakan.

Tokopedia Kena Hack, Ini Cara Amankan Akunmu Dari Hacker 01

[Baca Juga: Kisah Sukses William Tanuwijaya Pendiri Tokopedia]

 

Pada Juli lalu, diketahui bahwa Google dan Temasek Holdings berniat untuk menyuntikkan dana sebesar 500 juta dollar AS (Rp 7,3 triliun) hingga 1 miliar dollar AS (Rp 14,6 triliun) kepada Tokopedia.

Namun karena alasan yang belum diketahui, keduanya hanya memberikan kurang lebih setengah dari nilai komitmen awal pendanaan di atas, sebagaimana melansir dari Kompas, Selasa (27/10).

Alhasil, kini Tokopedia dikabarkan masih mencari dana dari investor lain, untuk memenuhi kebutuhan pendanaan.

Marketplace online di Indonesia ini bahkan disebut-sebut telah melirik beberapa perusahaan besar Silicon Valley lainnya, seperti Facebook, Microsoft, dan Amazon.

Diketahui kuncuran dana yang diberikan Google dan Temasek Holdings kepada Tokopedia dipengaruhi juga oleh meroketnya tren belanja online selama pandemi Covid-19.

 

Download Sekarang! Ebook PERENCANAAN KEUANGAN Untuk USIA 20-an, GRATIS!

15 Ebook Perencanaan Keuangan 20an

 

Tokopedia pun sebelumnya diberitakan telah melakukan diskusi dengan beberapa raksasa internet asal AS terkait investasi. Beberapa di antaranya yakni Facebook, Microsoft, dan Amazon.

Dukungan Google dan Temasek juga menunjukkan kepercayaan investor terhadap operator terbesar di Indonesia yang tengah mengalami lonjakan jumlah belanja online di tengah pandemi.

Belakangan, perusahaan internet Amerika Serikat memang tengah mencari pasar di kawasan Asia lantaran perlambatan pertumbuhan konsumsi di Negeri Paman Sam dan Eropa.

Sebelumnya, Facebook telah membeli saham di perusahaan rintisan asal India Jio Platforms, sementara unit usaha mereka Whatsapp, telah bekerja sama dengan Gojek.

 

Bagaimana menurutmu, Sobat Finansialku tentang artikel diatas? Kamu bisa berbagi komentar lewat kolom komentar di bawah ini.

Sebarkan informasi ini seluas-luasnya lewat berbagai platform yang tersedia, agar kawan atau sanak-saudaramu tahu apa yang kamu ketahui. Semoga bermanfaat, ya.

 

Sumber Referensi:

  • Kevin Rizky Pratama. 27 Oktober 2020. Tokopedia Bakal Dapat Pendanaan Rp 5 Triliun dari Google dan Temasek. Kompas.com – https://bit.ly/34xO40M
  • Mutia Fauzia. 26 Oktober 2020. Tokopedia Disuntik Rp 5,11 Triliun dari Google dan Temasek?¬†https://bit.ly/2TFOk85
  • Desy Setyowati. 23 Oktober 2020. Kabar Disuntik Google dan Temasek Rp 11,7 T, Tokopedia Menuju Decacorn. Katadata.co.id – https://bit.ly/3dY7LlL