Terakhir kali ekonomi Indonesia mengalami trading halt adalah 11 tahun lalu, di tahun 2008. Apa sebenarnya arti trading halt?

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Ketahui Seluk Beluk Trading Halt di Sini

Sejak munculnya virus corona di dunia dan Indonesia, ekonomi Indonesia terus terguncang, IHSG di Pasar Saham beberapa kali hampir anjlok di bawah level 5 persen di perdagangan minggu lalu.

Pada perdagangan hari Jumat (13/03) kemarin, bahkan IHSG dilaporkan anjlok di bawah level 5 persen, membuat BEI terpaksa melakukan trading halt selama 30 menit.

Pilihan ini diambil sebagai upaya antisipasi dalam mengurangi fluktuasi tajam di Pasar Saham, sebagaimana kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Malah, pada perdagangan Senin (16/03) kemarin, sejak pembukaan pertama, tidak perlu waktu lama buat IHSG turun sebesar 3,99 persen, dari 4.907,571 ke 4.904,536.

Sesi I hari itu kemudian ditutup dengan IHSG yang semakin lemah sebesar 3,5 persen, di level 4,735,61.

Pelemahan juga terlihat di sesi II, IHSG makin turun 4,42 persen, dan terperosok ke level 4.690.657.

Pelemahan di perdagangan pada Senin (16/03) lalu, membuat BEI nyaris memberlakukan trading halt selama 30 menit.

Waduh! Baru Diresmikan, 3 Saham Ini Kena Auto Reject BEI! 01

[Baca Juga: 7 Situs Peta Penyebaran Virus Corona yang Akurat (RI dan Global)]

 

Trading halt sendiri merupakan istilah yang digunakan untuk aktivitas pembekuan sementara perdagangan, dengan kondisi semua pesanan yang belum teralokasi akan tetap berada dalam sistem perdagangan efek otomatis JATS dan dapat ditarik oleh Anggota Bursa.

Trading halt terakhir kali diberlakukan oleh otoritas bursa pada 8 Oktober 2008, ketika IHSG dan indeks saham dunia lainnya terguncang karena rasa khawatir para investor terhadap krisis ekonomi di Amerika Serikat.

Waktu itu, sebelum perdagangan disetop, IHSG diketahui sudah jatuh lebih dari 10 persen, bahkan sebelum perdagangan sesi pertama ditutup, sebagaimana dilansir laman katadata.co.id.

Saat itu, belum ada peraturan jelas terkait trading halt di sistem perdagangan Indonesia dalam menghadapi kondisi darurat.

Barulah kemudian pada 2012, BEI merilis Surat Keputusan yang sekarang, direvisi dengan Surat Keputusan BEI dan OJK yang terbit pada 10 Maret 2020 lalu.

Serangan COVID-19 yang belum berhenti membuat perdagangan perdagangan sesi I Kamis (19/03) pagi ini, pada pukul 09.37 WIB, IHSG lagi-lagi dilaporkan menukik tajam sebesar 5,01 persen ke level 4.113,65, sebagaimana dilaporkan laman money.kompas.com, (19/03).

Oleh karena itu, dengan terpaksa, trading halt lagi-lagi harus diberlakukan, untuk mengatasi ketidakstabilan Pasar Saham.

Perbedaan Saham dan Obligasi 1

[Baca Juga: IHSG Hari Ini Kembali Menukik, Kapan BEI Berlakukan Protokol Krisis?]

 

“Dengan ini kami menginformasikan bahwa pada hari ini, Kamis, 19 Maret 2020 telah terjadi pembekuan sementara perdagangan pada sistem perdagangan di BEI.” Ungkap Yulianto Aji Sadono selaku Sekretaris perusahaan PT Bursa Efek Indonesia, melalui siaran resmi yang dikutip dari laman money.kompas.com, (19/03).

Sementara itu, melansir laman cnbcindonesia.com, sebanyak 294 saham dilaporkan mengalami penurunan, 42 saham berhasil merangkak naik, dan 56 saham lainnya dilaporkan stagnan.

Pada perdagangan sesi I Kamis (19/03) ini, nilai transaksi tercatat mencapai Rp1,2 triliun, dengan rincian, investor asing membukukan net sell di seluruh pasar senilai Rp837,84 miliar.

Melihat keadaan ini, Muhammad Nafan Aji selaku Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji mengatakan pada laman liputan6.com, hampir seluruh bursa di kawasan Asia dan Eropa mengalami penurunan yang dalam.

Hal ini tentunya memberikan efek domino ekonomi yang negatif bagi pergerakan IHSG sejak beberapa waktu ke belakang.

“Musti ada stimulus pemerintah dalam menggerakkan perekonomian. Stimulus fiskal. Terus intervensi BI untuk menstabilkan nilai tukar rupiah.

 

Artikel ini juga telah kami kemas secara ringkas dalam video yang kami unggah di kanal youtube resmi Finansialku.

Sobat Finansialku dapat menontonnya di sini!

GRATISSS Download!!! Ebook Panduan Investasi Saham Untuk Pemula

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

Download Ebook Sekarang

 

Bagaimana pendapat Sobat Finansialku soal fenomena ini? Sampaikan pada kami melalui kolom komentar di bawah ini, ya!

 

Sumber Referensi:

  • Maulandy Rizky Bayu Kencana. 19 Maret 2020. IHSG Butuh Stimulus Jilid III. Liputan6.com – http://bit.ly/2IZNZHG
  • Kiki Safitri. 19 Maret 2020. Dalam Sepekan, Sudah 2 Kali BEI Hentikan Perdagangan Saham. Money.kompas.com – http://bit.ly/2IYtzyR
  • Houtmand P Saragih. 19 Maret 2020. Duh! IHSG Drop 5% Lagi, Tak Ada Pilihan Perdagangan Disetop. com – http://bit.ly/2vyp6Qv
  • Martha Ruth Thertina. 13 Maret 2020. Bursa Saham Disetop, Apa Itu Trading Halt dan Trading Suspend?. Katadata.co.id – http://bit.ly/3d4Pan4
  • Putu Agus Pransuamitra. 16 Maret 2020. Nyaris Kena Trading Halt, IHSG Ambles Lebih Dari 4%. Cnbcindonesia.com – http://bit.ly/33w3oc8
  • Admin. 13 Maret 2020. Corona Dahsyat, IHSG di Halt. Cnbcindonesia.com – http://bit.ly/38V6FmE