Pernahkah Anda melihat pasangan yang menggunakan utang biaya pernikahan? Kali ini Finansialku.com akan membahas jeleknya pesta pernikahan mewah dan meninggalkan utang.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Mikir Apa: Utang Biaya Pernikahan?

Sebagai perencana keuangan, kami pernah menemui kasus pasangan baru yang beberapa bulan lalu menikah dan sekarang kesulitan membayar cicilan biaya pernikahan. Hal itu disebabkan pada saat melakukan resepsi pernikahan, diadakan dengan sangat mewah, banyak tamu diundang tetapi biayanya murni utang.

 

Nikah Kok Ngutang Utang Biaya Pernikahan - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: 5 Tips Mengehemat Biaya Pernikahan]

 

Sebenarnya utang biaya pernikahan itu bijak atau tidak? Jawabannya tidak bijak. Sangat tidak disarankan mengambil utang biaya pernikahan, dalam bentuk apapaun kartu kredit, KTA, kredit online dan/atau kredit lainnya. Jika memang dana untuk pernikahan belum siap pilihannya, lakukan pernikahan dengan dana yang tersedia atau menunda perkawinan.

Kalau ada pasangan yang utang biaya pernikahan, hal tersebut berarti ada masalah dengan keuangan pasangan tersebut. Sebaiknya selesaikan terlebih dahulu masalah keuangan, sebelum diadakan perkawinan. Mengapa dianjurkan tidak utang biaya pernikahan? Karena setelah menikah, biaya yang harus dikeluarkan jauh lebih banyak, contoh rumah tinggal (bayar uang muka, cicilan atau membayar kontrakan), mengurus kelahiran dan lain sebagainya.

 

Uang Sumbangan Dapat Menutup Biaya Pernikahan

Salah satu mindset yang kurang pas, yaitu berharap uang sumbangan dapat menutup biaya pernikahan. Idealnya biaya pernikahan telah direncanakan dan uangnya sudah disiapkan jauh-jauh hari. Jika menjelang hari h, masih ada sedikit kekurangan utang tidak ada masalah. Pastikan utang biaya pernikahan kurang dari 20% pengeluaran pernikahan.

Sebenarnya pernikahan mewah itu keinginan atau kebutuhan? Menikah jelas kebutuhan, tetapi pernikahan yang mewah itu sebuah keinginan. Jika memang saat Anda mau menikah, belum mampu menikah mewah jangan terlalu memaksakan.

 

Jangan malu kalau Anda tidak dapat mengadakan pesta perkawinan mewah. Anda patut malu, kalau setelah pesta mewah masih harus menanggung cicilan.

 

Tahukah Anda syarat perkawinan yang sah menurut hukum? Perkawinan yang sah bukan, perkawinan yang mewah, bukan juga perkawinan yang harus mengundang 100 orang. Menurut Undang-Undang perkawinan, perkawinan yang sah adalah dilakukan berdasarkan agama dan dicatat oleh pemerintah (KUA atau catatan sipil).

 

[Baca Juga: Syarat Perkawinan yang Sah di Indonesia]

 

Kesimpulan

Satu hal yang perlu Anda perhatikan: Jangan utang biaya pernikahan. Lakukan perencanaan biaya pernikahan jauh-jauh hari. Jangan malu untuk pesta perkawinan sederhana, malu kalau utang biaya perkawinan dan masih harus mencicil biaya pernikahan.

 

Jangan lupa bagikan juga cara menghemat biaya pernikahan versi Anda dan pasangan, terima kasih.

 

Image Credit:

  • Girl Think – https://goo.gl/pZraJV

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

Download Sekarang