Berbicara mengenai kekayaan atau wealth, dipengaruhi oleh dua hal yaitu pendapatan dan pengeluaran. Pada dasarnya perhitungan kekayaan itu sangat mudah, yaitu pendapatan dikurangi pengeluaran. Agar seseorang menjadi semakin kaya maka dilakukan dengan cara: mengurangi pengeluaran (berhemat), menambah pendapatan atau melakukan keduanya.

Kekayaan, Pendapatan, Pengeluaran

 

Cara Pertama: Mengurangi Pengeluaran

6 Pengeluaran Rumah Tangga yang Sebenarnya Bisa Dihemat - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca juga : 70+ Cara Meningkatkan Produktivitas Diri Seperti Para Miliarder, yang Harus AndaTiru]

 

Menurut pembaca, berapa besar pengorbanan Anda untuk bersedia mengurangi pengeluaran? Pengeluaran mana yang saya kurangi: biaya makan, biaya pendidikan, biaya belanja, biaya ke rumah makan, biaya main, atau biaya lainnya?.

Sebagian dari kita pasti menjawab mengurangi pengeluaran untuk biaya untuk gaya hidup / lifestyle. Tetapi coba kita bayangkan keadaan yang awalnya Anda bisa pergi ke bioskop sebulan 3 kali, menjadi sebulan sekali? Keadaan yang awalnya Anda pergi ke rumah makan sebulan 4 kali, menjadi sebulan 2 kali?

Cara ini sebenarnya adalah cara yang paling benar untuk menjadi kaya pada zaman dulu, terbukti adanya peribahasa: “LEBIH BESAR PASAK DARIPADA TIANG”, tetapi apakah cara ini paling benar untuk zaman ini (zaman digital)?

 

Cara Kedua: Meningkatkan Pendapatan

kenali-perbedaan-reksa-dana-syariah-dan-reksa-dana-konvensional-2-finansialku

[Baca juga : Untung Ruginya menggunakan Mewariskan Emas Batangan]

 

Cara kedua untuk meningkatkan kekayaan adalah meningkatkan pendapatan. Pernakah Anda mencoba membuat daftar kemana saja uang kita keluar? Makan, Transport, Belanja Bulanan, Belanja Dapur, Listrik, Telepon, Internet, Air, Pajak, dan lain-lain. Di sisi lain, coba kita daftar dari mana sumber pendapatan kita? Berita buruknya sumber pendapatan hanya satu yaitu gaji. Kalau dilihat lebih dekat lagi, ternyata selama ini gaji adalah satu-satunya sumber pemasukan, sedangkan pengeluaran ternyata jumlahnya banyak.

Lalu sumber pendapatan selain gaji apa donk? Korupsi? Ada banyak sumber pendapatan selain gaji, misalnya pendapatan dari bisnis sampingan (contoh paling deket jasa fotocopy, warung makan, kerajinan tangan), pendapatan dari investasi di investasi finansial (tenang, jangan panik dulu, investasi aset finansial akan diceritakan lebih dalam di artikel lainnya). Dalam artikel selanjutnya Finansialku akan mengangkat sebuah cerita nyata mengenai seseorang pekerja yang berusaha meningkatkan kekayaan dengan menambah penghasilan. Jadi orang-orang yang menganut cara kedua ini atau meningkatkan pendapatan, akan berusaha untuk menambah sumber pendapatannya untuk meningkatkan kekayaan.

 

Cara Ketiga: Meningkatkan Pengeluaran* dan Meningkatkan Pendapatan

Kelas Menengah Indonesia adalah Investor Keuangan Baru - Disposable Income Pengeluaran Baik Menabung dan Berinvestasi - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca juga : Kenapa Orang dengan Gaji Besar Belum Tentu Kaya? dan Sebaliknya]

 

Ketika membaca judul ini terkesan salah ketik, ingat ada tanda *, yang tertulis, syarat dan ketentuan berlaku. Jadi apa syarat dan ketentuannya? Sebelum membahas mengenai syarat dan ketentuan, penulis ingin menyampaikan bahwa pengeluaran ada dua jenis, pengeluaran baik dan pengeluaran buruk. Pengeluaran buruk adalah pengeluaran kebutuhan pribadi yang lebih bersifat konsumerisme (membeli karena ingin bukan karena butuh). Pengeluaran baik adalah pengeluaran yang dapat menambah penghasilan, contoh membeli mesin printer dan mesin fotokopi untuk menerima jasa fotokopi dan percetakan, membeli kamera untuk menerima jasa fotografer amatir. Disisi lain juga berusaha meningkatkan pendapatan dengan cara memiliki bisnis sampingan dan berinvestasi. Jadi orang-orang yang setuju cara ketiga ini, berusaha untuk meningkatkan pengeluaran baik dan meningkatkan pendapatan.

 

Jadi ada banyak cara menjadikan orang kaya, kalau Anda mau pilih cara yang mana? Atau Anda memiliki cara lain untuk meningkatkan kekayaan?

 

Finansialku adalah beberapa orang yang ingin berbagi mengenai ilmu keuangan pribadi dan keluarga (personal finance).