Belajar keuangan pribadi adalah hal yang baru atau mungkin saja kerasa agak aneh. Mengatur keuangan aja kok repot, bahkan ada ilmunya. Finansialku akan membahas lebih detil mengapa Kita (saya dan Anda) harus belajar keuangan pribadi.

0x600 belajar keuangan pribadi

 

Alasan Belajar Keuangan Pribadi

Ada seseorang yang pernah bertanya ke penulis: Mengapa banyak orang mengalami kesuliatan mengelola keuangan? Mengapa untuk mengelola keuangan pribadi memerlukan jasa konsultan keuangan atau perencana keuangan? Menurut penulis, permasalahan ini terjadi karena pengetahuan dan keahlian Kita mengenai keuangan pribadi terbatas dari apa yang Kita lihat dari orang tua, teman, agen penjual produk keuangan (agen asuransi, bankir, broker sekurias) dan buku (tidak semua orang mau membaca mengenai keuangan).

Salah satu solusi agar Kita mengenal lebih dalam mengenai keuangan pribadi adalah dengan belajar keuangan pribadi. Saat ini beberapa universitas sudah membuka kelas mata kuliah pilihan mengenai keuangan pribadi atau perencanaan keuangan. Di negara-negara yang lebih maju seperti Amerika pendidikan atau belajar keuangan pribadi sudah mulai menjadi hal yang penting.

Kira-kira apakah di Indonesia perlu belajar keuangan pribadi? Jika perlu, Mengapa kita perlu belajar keuangan pribadi?

Berikut ini terdapat 5 Alasan Belajar Keuangan Pribadi:

  1. Mengelola Keuangan adalah Keahlian
  2. Aturan yang Berubah
  3. Kosakata Baru
  4. Semakin Cepat Mulai untuk Belajar, semakin Baik
  5. Belajar dengan Murah

 

Mengelola Keuangan adalah Keahlian

banner -pengelolaan keuangan pribadi dan bisnis

[Baca juga : No Way Labil Ekonomi, Baca Dulu Ini!]

 

Banyak orang yang mendebatkan mengenai kesuksesan seseorang itu karena keahlian (latihan yang berulang-ulang) atau karena bakat. Nah mengelola keuangan adalah sebuah keahlian, perlu pendidikan (education) dan pengalaman (experience). Pendidikan di Indonesia belum mengakomodasi pendidikan keuangan pribadi.

 

Aturan yang Berubah

Perubahan zaman menyebabkan perubahan di banyak bidang, termasuk keuangan. Perubahan tersebut terjadi karena adanya inovasi, ilmu pengetahuan baru dan lainnya. Termasuk hal keuangan pribadi banyak aturan yang berubah. Orang dulu berkata dalam mengelola uang jangan sampai lebih besar pasak daripada tiang (lebih besar pengeluaran dibanding pendapatan), rajin menabung pangkal kaya. Nah disadari atau tidak aturan-aturan tersebut bergeser dan berubah. Dulu jangan sampai pengeluaran lebih besar dari pendapatan, sekarang orang berpikir pengeluaran yang “BAIK” sebaiknya lebih besar dari pendapatan. Nah pengeluaran baik itu seperti apa?

 

Kosakata Baru

budget belajar keuangan pribadi

[Baca juga : Cara Kaya ala Donald Trump]

 

Perkembangan di dunia keuangan menyebabkan banyak lahir kosakata baru, mudahnya adalah produk keuangan dengan nama-nama baru seperti Unitlink, DIRE dan lainnya. Seseorang jika ingin menguasai suatu bidang tertentu harus memahami kosakata-kosakata yang terkait dalam bidangnya.

 

Semakin Cepat Mulai untuk Belajar, semakin Baik

Semakin cepat orang belajar keuangan pribadi akan semakin baik. Kesuksesan dalam mengelola keuangan adalah gabungan dari pendidkan yang baik dan pengalaman yang cukup. Oleh sebab itu sebelum terjun atau mulai mengurus keuangan pribadi sebaiknya pelajari terlebih dahulu ilmunya.

 

Belajar dengan Murah

Dalam kehidupan semua orang pasti akan belajar. Pelajaran tersebut ada yang murah dan juga ada yang mahal. Contoh belajar mahal adalah ketipu oleh investasi bodong hingga ratusan juta. Kesalahan dalam melakukan trading saham sehingga mengalami kerugian besar.

 

 

Kesimpulan

Mengelola keuangan pribadi adalah sebuah kemampuan yang sebaiknya dikuasai oleh setiap orang. Rahasianya agar seseorang bisa sukses mengelola keuangan pribadi adalah mulai belajar keuangan pribadi dan coba terjun dengan cara yang benar.

 

 

Jangan lupa share pengalaman Anda tentang belajar keuangan pribadi baik dari seminar, buku, radio atau apapun. Tinggalkan comment Anda dan ceritakan pengalaman Anda. Terima kasih.

 

Jangan lupa baca artikel-artikel Finansialku:

finansialku Apa itu Aturan 72 dalam Investasi? Baca
finansialku Mimpi Menjadi Filantropi Baca
finansialku 5 Kesalahan dalam Perencanaan Dana Hari Tua Baca
finansialku Perencanaan Keuangan: Paduan Ilmu Keuangan dan Seni Baca
finansialku No Way Labil Ekonomi, Baca Dulu Ini! Baca