Masih banyak yang belum tau bagaimana tips menabung untuk membeli rumah.

Malahan muncul anggapan bahwa memiliki rumah itu hal yang mustahil dewasa ini.

Padahal sebenarnya memiliki rumah itu tidak sulit selama Anda mengikuti beberapa tips menabung mudah berikut ini:

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Watch

 

Anda Termasuk yang Mana?

Bagi Anda yang sudah mulai memasuki dunia kerja, tentunya realita mulai menghantam pikiran Anda dengan keras.

Dengan gaji terbatas, otak berputar sedemikian rupa untuk merencanakan pembelian hunian sederhana.

Tidak disangka-sangka, waktu akan berjalan sangat cepat dan tanpa terasa Anda akan menyesal karena belum berhasil memiliki hunian.

Padahal, hunian merupakan sebuah kebutuhan primer yang tidak dapat ditunda-tunda untuk dimiliki.

Sebenarnya apa yang membedakan mereka yang sukses menabung untuk membeli rumah dan mereka yang gagal?

Ternyata terbukti bahwa yang berbeda adalah dalam kebiasaan menabungnya.

Kenali Perbedaan Menabung Dan Investasi yang Perlu Anda Ketahui 02 - Finansialku

[Baca Juga: Ibu Muda Kenali dan Praktikkan Cara Merencanakan Keuangan Berikut Ini]

 

Sebagian orang merasa menabung adalah sesuatu yang dilakukan jika ada uang yang berlebih, alias “MENYISIHKAN”.

Padahal, untuk mencapai sebuah tujuan Anda bukan hanya menyisihkan, namun harus “MENGALOKASIKAN”.

Kebiasaan menabung memang sebaiknya dibangun sejak kecil, karena susah membentuk sebuah kebiasaan dalam jangka waktu yang singkat. Namun kabar baiknya, belum terlambat bagi Anda untuk berubah!

Baik Anda ingin membeli rumah untuk kebutuhan pribadi atau sebagai investasi, kini saat yang tepat untuk memulainya.

Bahkan Finansialku telah merangkum 6 tips menabung untuk membeli rumah sebagai berikut:

 

#1 Tentukan Tujuan yang SMART

Buat apa melakukan sesuatu yang tanpa tujuan? Kapan Anda menentukan sukses tidaknya sesuatu jika tidak ada tujuan?

Banyak orang yang hanya berandai-andai memiliki sebuah rumah, namun tidak menentukan tujuannya dengan jelas.

Hati-hati karena sangat mudah untuk bersantai dalam hidup dengan cara menghindari tujuan.

Sangatlah menguntungkan jika Anda bisa menentukan tujuan yang SMART setiap membuat rencana, mengingat tujuan tersebutlah yang akan menjadi motivasi bagi Anda untuk melakukannya.

Membuat tujuan yang SMART memberikan visi jangka panjang bagi Anda sehingga akan muncul ketetapan hati yang mendorong Anda menuju ke sana.

Tujuan jugalah yang akan mengombinasikan pengetahuan dan pengalaman untuk menciptakan sebuah fokus yang akan dibutuhkan dalam perjalanan membeli properti.

IKUTI!-6-Tips-Menabung-untuk-Membeli-Rumah-2-Finansialku

[Baca Juga: Konsultasi: Ingin Membeli Rumah dengan KPR Sekaligus Membuat Bisnis, Apakah Mungkin?]

 

Nah, kini mari melihat seperti apa tujuan yang SMART itu. SMART di sini bukan berarti “cerdas”, namun merupakan sebuah singkatan dari:

S – Specific (Spesifik)

M – Measurable (Terukur)

A – Attainable (Dapat dicapai)

R – Relevant (Relevan)

T – Time-bound (Ada target waktu)

 

Sebagai contoh:

  • Tujuan kurang SMART: Saya ingin memiliki sebuah rumah.
  • Tujuan yang SMART: Saya ingin memiliki setidaknya satu rumah dengan luas 150 meter2 dengan lokasi strategis di daerah A selambat-lambatnya 31 Desember 2020.

 

Dalam tujuan yang SMART, pastikan Anda punya jawaban jelas dan meyakinkan mengapa Anda ingin mencapainya.

Jawaban ini yang akan menjadi jangkar motivasi Anda yang menjaga arah langkah Anda, terutama saat keadaan kurang baik.

Anda juga harus tahu benefit saat tujuan ini tercapai, hal inilah yang akan memberikan kepuasan dari kerja keras Anda selama ini.

 

#2 Tetapkan Tujuan sebagai Statement yang Positif

Setelah Anda mengetahui tujuan yang SMART, maka kini saatnya membangun pola pikir.

Pola pikir inilah yang akan membedakan Anda dari mereka yang gagal mencapai tujuannya.

Jangan jadikan tujuan sebagai BEBAN, melainkan jadikan sebagai MOTIVASI yang akan mendorong Anda untuk menjadi lebih baik lagi.

Menikah di Gedung, Rumah atau Kebun 01 - Finansialku

[Baca Juga: Kredit Rumah: Kalkulator KPR, Contoh Produk dan Cara Cepat Lunasi KPR]

 

Sebagai contoh, Anda bisa membuat tujuan memiliki rumah dengan luas 150 meter2 dengan lokasi strategis di daerah A selambat-lambatnya 31 Desember 2020.

Artinya jangan melulu berpikir bahwa akan sulit mencapainya, namun lanjutkan dengan tindakan nyata untuk menjadikannya kenyataan.

Misalnya dengan mengecek rumah secara langsung (survei lokasi), cek harga, melihat alternatif pembiayaan, dan sebagainya.

 

#3 Tuliskan Tujuan Anda

Banyak studi membuktikan bahwa menuliskan tujuan akan meningkatkan peluang dalam mencapainya. Mengapa bisa seperti itu?

Menurut beberapa studi tadi, menuliskan tujuan akan mengingatkan dan memotivasi Anda secara terus menerus, ditambah hal ini akan mencegah Anda berpikiran negatif.

Jadi tuliskan tujuan Anda dan simpan di tempat yang bisa selalu Anda lihat setiap hari, karena membacanya secara rutin akan membantu membangun sikap positif.

Apabila tujuan tidak spesifik dan sulit diukur, maka pecah-pecah kembali tujuan menjadi beberapa tujuan kecil yang dapat diukur dengan mudah.

 

Contoh:

  • Tujuan utama:

Saya ingin memiliki setidaknya satu rumah dengan luas 150 meter2 dengan lokasi strategis di daerah A selambat-lambatnya 31 Desember 2020.

 

  • Tujuan kecil:
  • Saya akan menghabiskan …… jam setiap hari untuk mengecek properti di lokasi terkait
  • Saya akan menetapkan harga rumah yang sesuai dan mengecek kondisi keuangan saya
  • Saya akan mencari pendapatan tambahan sebanyak …. untuk dapat mencapai tujuan itu, dan sebagainya.

 

Dari contoh di atas, Anda bisa mengukur beberapa hal yang akan menjadi faktor pendukung dalam mencapai tujuan Anda untuk membeli rumah.

 

#4 Membuat Checklist dan Mengontrol Perkembangannya

Sebuah checklist dapat membantu Anda untuk mengontrol perkembangan dalam mencapai tujuan membeli rumah.

Anda akan tahu apa saja yang harus dilakukan dan mana yang sudah dikerjakan dan mana yang belum.

Melihat pencapaian Anda memungkinkan untuk melihat juga mana aktivitas yang berkontribusi besar dalam mencapai tujuan serta mana yang berkontribusi kecil.

IKUTI!-6-Tips-Menabung-untuk-Membeli-Rumah-3-Finansialku

[Baca Juga: Apakah Tabungan Pendidikan Anak Adalah Solusi Untuk Biayai Pendidikan Anak?]

 

Lagi-lagi kami mengingatkan bahwa cara paling efektif adalah mengurutkan aktivitas berdasarkan prioritas kemudian buatlah deadline untuk setiap aktivitasnya.

Lalu Anda tuliskan tanggal selesai setiap menyelesaikan satu aktivitas untuk melihat kesesuaian Anda dengan deadline. Ini akan membantu Anda untuk tetap fokus pada satu aktivitas sebelum memulai aktivitas lainnya.

 

#5 Buat Rencana Dana Membeli Rumah

Seperti semua barang di dunia ini yang diperjualbelikan, rumah juga bisa Anda peroleh selama ada perencanaan keuangan yang sesuai dengan kemampuan Anda.

Namun pertama-tama Anda harus ingat bahwa rumah adalah kebutuhan pokok (NEEDS), tetapi rumah mewah adalah keinginan (WANTS). Prioritaskan terlebih dahulu kebutuhan Anda.

Selanjutnya adalah menentukan pembiayaan yang akan ditempuh, apakah Anda mau menabung/berinvestasi atau KPR?

Jika ingin menabung/berinvestasi artinya rumah baru dapat diperoleh setelah uang terkumpul.

Namun jika Anda memilih KPR, rumah bisa langsung diperoleh meski angsuran belum lunas.

Jika Anda ingin KPR, jangan lupa persiapkan uang muka rumah, kurang lebih 30%.

Berdasarkan Surat Edaran No. 15/40/DKMP tanggal 24 September 2013, Bank Indonesia mewajibkan calon pembeli rumah membayar uang muka minimal 30% dari harga total rumah.

Pastikan juga Anda mempersiapkan biaya-biaya tambahan, seperti biaya balik nama, biaya notaris, biaya KPR, PPN, dan lain sebagainya.

Biasanya besaran biaya tambahan ini mencapai 5% hingga 10% dari harga rumah.

Biaya-Renovasi-Rumah-Minimalis-2-Finansialku

[Baca Juga: Pilih Hidup Berumah Tangga dengan Mertua atau Mulai Merencanakan Keuangan?]

 

 

Sekarang mari kita simulasikan sebuah contoh perencanaan keuangan untuk dana membeli rumah:

Misal Anda baru saja bekerja, dan Anda berencana untuk melamar kekasih dalam jangka waktu 5 tahun lagi. Anda kemudian mulai mencari-cari rumah minimalis sederhana dengan 3 kamar tidur dan 2 kamar mandi yang sesuai untuk keluarga kecil.

Anda kemudian menemukan sebuah rumah yang sesuai dengan luas tanah 36m2 di daerah strategis Bandung dengan harga 450 juta rupiah.

Anda sendiri saat ini baru saja bekerja dengan penghasilan sebesar 6.5 juta rupiah per bulan (setara dengan 78 juta rupiah per tahun) dan belum memiliki investasi apapun.

 

Artinya:

  • Dalam waktu 5 tahun ke depan, Anda harus memiliki uang muka dengan mempertimbangkan kenaikan harga rumah setiap tahunnya.
  • Pada tahun ke 6, Anda akan mulai mencicil kredit rumah. Ingat jumlah cicilan tidak boleh melebihi 30% pendapatan.

 

Nah, kira-kira bagaimana perencanaan dana membeli rumahnya?

 

  • Mempersiapkan Uang Muka (DP)

Asumsikan uang muka yang harus disiapkan adalah sebesar 30%, maka diketahui:

Harga rumah saat ini = Rp450.000.000

Besaran uang muka = 30%

 

Maka:

DP = 30% x 450.000.000 rupiah = Rp135.000.000

 

Berapa yang harus diinvestasikan setiap bulannya agar dapat membayar uang muka rumah? Misalkan Anda ingin berinvestasi di produk reksa dana campuran, dengan hasil investasi rata-rata sebesar 12% per tahun.

Untuk mempermudah perhitungan, Anda bisa menggunakan aplikasi Finansialku dengan fitur Perencanaan Dana Membeli Rumah. Jika Anda pengguna baru silakan daftar di sini atau download di Google Play Store.

Iklan Banner Perencanaan Dana Membeli Rumah - 728x90

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Kemudian, masukkan seluruh informasi tadi ke dalam Kalkulator Dana Membeli Barang sebagai berikut:

IKUTI!-6-Tips-Menabung-untuk-Membeli-Rumah-4-Finansialku

 

Setelah itu, klik “Hitung” dan akan muncul hasil perhitungan seperti ini:

IKUTI!-6-Tips-Menabung-untuk-Membeli-Rumah-5-Finansialku

Dapat dilihat bahwa Anda memperoleh informasi mengenai jumlah dana yang harus disiapkan dan diinvestasikan setiap bulannya dengan tingkat pengembalian 12% per tahun untuk memperoleh dana total 172.298.011 rupiah yaitu sebesar 2.109.694 rupiah per bulan.

Sederhana bukan? Jangan ragu dan gunakan fitur Kalkulator Dana Membeli Barang Finansialku untuk membantu dalam mengatur keuangan untuk mempersiapkan DP rumah minimalis sederhana idaman Anda.

 

  • Mempersiapkan Dana untuk Melunasi Angsuran

Nah, setelah mengetahui berapa biaya yang perlu ditabung untuk membayar uang muka, kini Anda harus memperhitungkan berapa dana yang perlu disiapkan untuk melunasi angsuran KPR.

Melalui perhitungan pada poin 1, diketahui:

DP 5 tahun lagi = Rp172.298.011

Harga rumah saat ini = Rp450.000.000

 

Maka:

Estimasi harga rumah 5 tahun lagi minus DP = (Rp450.000.000 x 1.055) – Rp172.298.011

= Rp574.326.125 – Rp172.298.011

= Rp402.028.692

 

Catatan: Asumsikan suku bunga KPR anuitas efektif dengan suku bunga 8% dan jangka waktu 15 tahun (180 bulan).

 

Untuk mempermudah perhitungan, Anda bisa menggunakan aplikasi Finansialku dengan fitur Perencanaan Dana Pelunasan Utang.

Jika Anda pengguna baru silakan daftar di sini atau download di Google Play Store.

Kemudian, masukkan seluruh informasi tadi ke dalam Kalkulator Dana Pelunasan Utang sebagai berikut:

IKUTI!-6-Tips-Menabung-untuk-Membeli-Rumah-6-Finansialku

 

Setelah itu, klik “Hitung” dan akan muncul hasil perhitungan seperti ini:

IKUTI!-6-Tips-Menabung-untuk-Membeli-Rumah-7-Finansialku


Lalu hitung estimasi kenaikan gaji Anda 5 tahun ke depan, dengan asumsi kenaikan gaji mencapai 10% per tahun:

78.000.000 x 1.1= Rp125.619.780 (Rp10.468.315 per bulan)

 

Dapat dilihat bahwa biaya angsuran adalah senilai Rp3.841.996 per bulan yang harus mulai diangsur sejak tahun ke-6, dan estimasi gaji pada saat itu adalah senilai Rp10.468.315 per bulan, Anda kemudian bisa mengecek apakah nilai ini melebihi 30% gaji Anda menggunakan perhitungan berikut:

Rp3.841.996 : Rp10.468.315 = 36.7%

 

Kesimpulan:

Jika melebihi 30%, maka sebaiknya Anda mencari rumah dengan harga lebih rendah, atau mengakalinya dengan tetap berinvestasi sehingga Anda bisa meningkatkan nilai gaji Anda setiap bulan.

 

#6 Diskusikan dengan Perencana Keuangan

Jika masih bingung, Anda dapat berkonsultasi langsung dengan perencana keuangan melalui Aplikasi Finansialku.

Jangan ragu untuk bertanya agar tidak tersesat di jalan!

Caranya, Anda hanya perlu log in ke aplikasi Finansialku yang telah Anda download tadi, kemudian buka fitur Tanya Jawab Perencana Keuangan, kemudian ajukan pertanyaan dan tim perencana keuangan kami akan segera membantu Anda.

 

Membeli Rumah itu Tidaklah Mustahil!

Bagaimana? Apakah Anda sudah siap mempersiapkan dana untuk mewujudkan kepemilikan rumah pribadi Anda?

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang sedang merencanakan dana untuk membeli rumah minimalis sederhana.

Jika Anda merasakan manfaatnya, jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman dan kerabat yang juga sedang kebingungan mempersiapkan dana untuk membeli rumah.

Dengan demikian, Anda dan kerabat bisa sama-sama membeli hunian idaman tanpa risiko kredit macet.

 

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai 6 tips menabung untuk membeli rumah lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah. Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.

 

tips menabung
beli rumah
tips menabung di rumah
menabung di bank
tips menabung di bank
tips kredit rumah
tips kpr
tips cari rumah

Sumber Referensi:

  • Robert Budmar. 13 Desember 2017. 8 Tips to Help You Achieve Your Property Investing Goals in 2018. Blog.realestateinvestar.com.au – https://goo.gl/U1dNRH

 

Sumber Gambar:

  • Menabung untuk Beli Rumah 1 – https://goo.gl/AAmTPo

 

Free Download Ebook Panduan Investasi Saham Untuk Pemula

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

Download Ebook Sekarang
Summary
IKUTI! 6 Tips Menabung Untuk Membeli Rumah
Article Name
IKUTI! 6 Tips Menabung Untuk Membeli Rumah
Description
Masih banyak yang belum tau bagaimana tips menabung untuk membeli rumah.
Author
Publisher Name
Finansialku.com
Publisher Logo