Ingin membeli rumah subsidi? Pastikan Anda mengikuti tips berikut ini agar tidak menyesal nantinya. Apa saja tips nya? Ini dia untuk Anda…

Temukan dalam artikel Finansialku berikut ini.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Lifestyle (rev)

 

Mimpi Memiliki Hunian

Tempat tinggal merupakan salah satu kebutuhan primer selain pakaian, makanan, pendidikan, dan kesehatan.

Setiap keluarga memerlukannya sebagai tempat berlindung, mengorganisasi kegiatan rumah tangga, hingga sebagai aset.

Namun, tidak semua orang beruntung dapat membeli hunian yang mereka mau.

Tips Agar Tidak Menyesal Membeli Rumah Subsidi 01 Finansialku

[Baca Juga: Belum Punya Rumah? Kenali Dulu Rumah Subsidi di Indonesia]

 

Dalam beberapa keadaan, sebagian orang hanya memiliki opsi membeli rumah subsidi.

Rumah subsidi merupakan rumah sangat sederhana yang dijual dengan harga yang relatif murah dan dapat dimiliki dengan KPR berbunga flat.

Rumah ini memiliki bunga yang tetap lantaran telah ditanggung pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

 

Tips dari Finansialku Membeli Rumah Subsidi

Rumah subsidi memiliki harga yang relatif murah dibanding rumah komersial lainnya. Namun, dibalik harganya, Anda patut memperhatikan beberapa hal sebelum membelinya.

Dengan harga yang murah, Anda harus jeli melihat ini-itu agar tak menyesal di kemudian hari.

Lantas apa saja yang sebaiknya ketahui ketika akan membeli? Simak pembahasan berikut untuk mengetahui lebih lanjut:

 

Bagaimana CARA AMPUH Membeli RUMAH PERTAMA?

Download ebook-nya, GRATIS!!!

13 Ebook Rumah Pertama

 

#1 Brosur Merupakan Media Promosi, Jangan Mentah-mentah Memercayainya

Di brosur, setiap produk yang ditawarkan se-menarik mungkin, bahkan kadang agak dilebih-lebihkan.

Sebagai pembeli yang cerdas, ada baiknya Anda tidak memercayainya mentah-mentah.

Anda bisa mengunjungi lokasi kompleks agar bisa melihatnya dengan jelas. Dari sana, Anda memiliki sedikit gambaran mengenai kualitas hunian tersebut.

Anda bisa memerhatikan kemudahan akses, kondisi bangunan, atau fasilitas di sekitar rumah tersebut.

 

#2 Kondisi Fisik Bangunan

Karena harganya murah, rumah subsidi biasanya memiliki luas sekitar 36 meter persegi dan luas tanah 60-72 meter persegi.

Luas tersebut merupakan instruksi pemerintah yang diterapkan di seluruh rumah subsidi di Indonesia. Rumah subsidi umumnya dilengkapi dua kamar tidur dan satu kamar mandi.

Alih-alih memanfaatkan brosur, Anda bisa mendatangi langsung rumah yang Anda inginkan dan mengeceknya, seperti kualitas material, kondisi lantai, dinding, beserta langit-langitnya.

Jika Anda mendapati cacat, Anda bisa mengklaim garansi pengembang. Jika membeli dengan sistem inden, ada baiknya Anda rutin memantau agar sesuai dengan yang Anda mau.

Dengan begitu, jika ada sesuatu yang tidak benar, Anda bisa langsung mengetahuinya.

 

#3 Dekat Tempat Beraktivitas

Poin bisa Anda abaikan jika tak bermasalahan dengan jarak. Namun, bisa menjadi sangat penting jika Anda tidak senang dengan jarak yang jauh.

Jarak rumah dan kantor yang dekat membuat Anda hemat waktu dan uang di perjalanan. Selain itu, Anda juga bisa terhindar dari stres lantaran terjebak macet.

 

#4 Pertimbangkan Kemudahan Akses

Rumah yang baik, selain layak huni, sebaiknya memiliki akses yang mudah. Misalnya, dekat dengan rumah sakit, sekolah, atau pusat perbelanjaan.

Anda juga dapat mempertimbangkan ketersediaan angkutan umum di lokasi tersebut.

Yang tak kalah penting, sebagai calon pembeli, Anda juga bisa mengira-ngira apakah rumah di lokasi itu rawan banjir, longsor, dan bencana lainnya. Jika ya, Anda bisa menghapusnya dari daftar.

Tips Agar Tidak Menyesal Membeli Rumah Subsidi 02 Finansialku

[Baca Juga: Asuransi Rumah Allianz? Cover Apa Saja, Ya?]

 

#5 Kondisi Air Sangat Penting

Rumah subsidi tidak langsung dialiri air dan listrik usai dibangun. Tugas Anda adalah memastikan pengembang menyediakan fasilitas tersebut agar setelah ditinggali tidak sulit mendapat air.

 

#6 Jangan Lupakan Sistem Pembuangan

Sanitasi merupakan salah satu poin penting dalam sebuah rumah. Pastikan septic tank  dibuat minimal 1,5 meter ke bangunan.

Sementara itu, jaraknya dari sumur pompa air bersih minimal 10 meter. Sebab, bakteri yang terdapat di septic tank begitu membahayakan jika bocor ke air di perumahan.

 

#7 Hanya untuk Rumah Pertama

Rumah subsidi diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan sama sekali belum pernah memiliki rumah.

Maka, Anda tidak diperkenankan membelinya jika pernah memiliki rumah.

 

#8 Cari Tahu History Pengembang

Rumah subsidi dibangun di banyak daerah di Indonesia. Dengan begitu, pemerintah melibatkan banyak pengembang agar jumlahnya yang dibutuhkan dapat tercapai.

Kendati pengembang yang dipercaya pemerintah telah melalui banyak proses, Anda tetap harus mencari tahu seluk beluknya.

Tentu saja Anda ingin bertemu pengembang yang memiliki track record baik.

Aturan dan Saran Renovasi Rumah Subsidi. Mudah! 01 Finansialku

[Baca Juga: Pahami Dulu Kekurangan Rumah Subsidi Pemerintah Sebelum Beli!]

 

Berikut beberapa hal yang dapat Anda perhatikan untuk memastikan pengembang yang benar-benar kredibel:

  1. Memeriksa reputasi pengembang. Anda perlu waspada ketika membeli rumah tak hanya rumah bersubsidi. Sebagai langkah pertama, Anda bisa memeriksa reputasi pengembang, mulai dari legalitasnya. Anda bisa memercayainya jika pengembang memiliki legalitas hukum.
  2. Periksa legalitas tanah. Legalitas tanah merupakan aspek penting ketika membeli rumah subsidi. Anda bisa mengeceknya di Dinas Pertanahan setempat. Yang perlu Anda tahu, status tanah yang dikuasai pengembang merupakan Hak Guna Bangunan yang tidak berlaku selamanya. Anda bisa melihat history HGB yang dipegang pengembang.
  3. Garansi booking fee. Garansi ini bisa dipakai sebagai tindakan preventif jika KPR Anda ditolak, sementara Anda telah menyerahkan sejumlah uang ke pengembang. Dengan fitur ini, dana Anda bisa ditarik kembali.
  4. Jangan membayar DP sebelum KPR disetujui. Proses pengajuan KPR tidak selalu disetujui oleh bank. Maka, sebaiknya Anda tidak membayar apa pun sebelum KPR disetujui. Bank memerlukan beberapa pertimbangan ketika memutuskan menyetujui atau tidak, seperti finansial dan potensi Anda mampu menyelesaikan KPR. Bank akan menolak jika Anda dianggap tidak dapat menyelesaikan cicilan.

Tips Agar Tidak Menyesal Membeli Rumah Subsidi 03 Finansialku

[Baca Juga: Aturan dan Saran Renovasi Rumah Subsidi. Mudah!]

 

  1. Bayar DP dan tanda tangan PPJB. Pengembang akan menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) usai Anda menyelesaikan pembayaran DP. sebelum menandatanganinya, pastikan Anda membaca tiap poin dengan saksama. Langkah ini merupakan salah satu bagian angker karena menyangkut apa yang Anda dapatkan nantinya. Salah satu poin di dalamnya adalah penjatuhan sanksi terhadap pengembang jika mereka mangkir.
  2. Pantau pembangunan dengan rutin. Anda bisa memantau pembangunan rumah apakah sesuai dengan perjanjian. Anda juga bisa melihat apakah rumah tersebut cocok dengan spesifikasi teknis yang disampaikan dalam perjanjian. Jika tidak, Anda bisa melayangkan tuntutan.
  3. Segera membuat AJB dan mengubah HGB menjadi SHM. Anda harus sesegera mungkin meminta pengembang mengurus Akta Jual Beli (AJB). Berkas ini merupakan dokumen resmi bahwa Anda adalah pemilik rumah tersebut. Setelahnya, Anda harus mengubah HGB (dipegang pengembang) menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM).


 

Jeli dalam Membeli

Ketika membeli sesuatu, sebaiknya Anda jeli agar tidak menyesal di kemudian hari, termasuk ketika membeli rumah subsidi.

Anda perlu mempertimbangkan beberapa hal, seperti kondisi bangunan, jaraknya dari kantor, kemudahan akses, kondisi air, sistem pembuangan, hingga history pengembang.

Itu dia Tips membeli rumah subsidi dari Finansialku, eits… tapi Finansialku juga punya saran lain bagi Anda, bila ingin membeli rumah pertama Anda yang bukan rumah subsidi.

Di atas Finansialku sudah kasih link ebook yang bisa Anda baca. 

Ebook Bagaimana CARA AMPUH Membeli RUMAH PERTAMA? ini dapat Anda unduh secara gratis, untuk Anda pelajari dan wujudkan mimpi membeli rumah pertama. Silakan dibaca ya ebook-nya. 

Satu lagi, video yang Finansialku punya di Channel Youtube Finansialku juga bisa Anda simak dalam hal membeli rumah, Finansialku kasih salah satu videonya di bawah ini. Selamat menonton…

 

Sekian pertemuan kita hari ini, semoga bermanfaat bagi Anda, dan jangan lupa untuk berbagi artikel ini kepada rekan dan keluarga Anda ya. Terima kasih. 

 

Sumber Referensi:

  • Admin. 01 Juli 2019. Mau Beli Rumah Subsidi? Hindari Hal Berikut! Kumparan.com – https://bit.ly/2VYUalT
  • Eva Latifah. 30 Oktober 2019. Tips Membeli Rumah KPR Subsidi Agar Tidak Tertipu. Harapanrakyat.com – https://bit.ly/39YiMTW
  • Idris Rusadi Putra. 17 Maret 2017. 5 Tips Beli Rumah Subsidi Agar Tak Menyesal Kelak. Merdeka.com – https://bit.ly/33V2ure
  • Tiara Syahra Syabani. 12 Oktober 2020. Hati-Hati, Jangan Terlena Dengan Murahnya Harga Rumah Subsidi! 99.co – https://bit.ly/39VG9gW

 

Sumber Gambar:

  • Tips Agar Tidak Menyesal Membeli Rumah Subsidi 01 – http://bit.ly/37vvWX3
  • Tips Agar Tidak Menyesal Membeli Rumah Subsidi 02 – http://bit.ly/3h0axbF
  • Tips Agar Tidak Menyesal Membeli Rumah Subsidi 03 – http://bit.ly/3r7Cral
  • Tips Agar Tidak Menyesal Membeli Rumah Subsidi 04 – http://bit.ly/2WnKLVe