Tanaman Porang Indonesia kini masuk ke pasar Jepang, Taiwan, Tiongkok hingga Korea Selatan. Apa sih tanaman ini dan bagaimana potensi pasarnya?

Informasi selengkapnya, dapat dibaca dalam artikel Finansialku di bawah ini!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Tanaman Porang Adalah…

Pasca virus Covid-19 merebak di Indonesia kegiatan bercocok tanam, khususnya di rumah pribadi, menjadi gaya hidup baru. Ditambah lagi para penggiatnya tak sedikit dari generasi milenial.

Nah, taukah kamu ada satu jenis tanaman yang sedang diminati pasar ekspor? Tanaman tersebut bernama porang.

Jika dulu banyak diabaikan sebagai tanaman liar di pekarangan rumah, porang kini banyak dibudidayakan petani di sejumlah daerah.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mengatakan budidaya tanaman porang dapat meningkatkan kinerja ekspor di sektor pertanian.

Pasalnya, tanaman tersebut banyak digunakan sebagai bahan baku tepung, kosmetik, penjernih air, pembuatan lem dan jelly.

Apa itu Tanaman Porang yang Diminati Pasar Ekspor_ 02

[Baca Juga: Melihat Peluang dan Analisis Bisnis Tanaman Hidroponik Dengan Untung Rp50 Juta Tiap Bulan]

 

Seperti diketahui, tanaman porang dari Indonesia sudah masuk ke pasar Jepang, Taiwan, Korea Selatan, Tiongkok serta beberapa negara Eropa.

Mengutip Antara, Kementan mencatat ekspor porang periode Januari hingga 28 Juli 2020 sebesar 14.558 ton dengan nilai Rp 801,24 miliar. Sebelumnya, eskpor tanaman ini selama 2019 sebanyak 11.720 ton senin Rp 644 miliar.

Dalam rangka pembangunan tanaman porang, pemerintah mengalokasikan pada tahun 2020 seluas 17.886 ha, yaitu di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, NTT dan Sulawesi Selatan.

Sementara untuk Provinsi Sulawesi Selatan, dialokasikan kegiatan proyek percontohan tanaman porang seluas 10 ha dan pengembangan seluas 564 ha.

 

Keuntungan Menanam Porang

Porang adalah tanaman umbi-umbian dengan nama latin Amorphophallus Muelleri. Di beberapa daerah di Jawa, tanaman ini dikenal dengan nama iles-iles.

Porang biasanya dimanfaatkan dengan diolah menjadi tepung yang dipakai untuk bahan baku industri untuk kosmetik, pengental, lem, mie ramen, dan campuran makanan.

Dikutip dari data yang dirilis Kementerian Pertanian, jika dijadikan sebagai tanaman budidaya pertanian, keunggulan porang yakni bisa beradaptasi pada berbagai semua jenis tanah dan ketinggian antara 0 sampai 700 mdpl.

Selain itu juga, tanaman ini relatif bisa bertahan di tanah kering. Umbinya juga bisa didapatkan dengan mudah, sementara tanamannya hanya memerlukan perawatan yang minim.

Kelebihan lainnya, porang bisa ditanam dengan tumpang sari karena bisa toleran dengan dengan naungan hingga 60 persen.

Bibitnya biasa digunakan dari potongan umbi batang maupun umbi yang telah memiliki titik tumbuh atau umbi katak (bubil) yang ditanam secara langsung.

Meski begitu, tanaman ini baru bisa menghasilkan umbi yang baik pada usia di atas satu tahun sehingga masa panennya cukup lama.

Adapun harga umbi porang segar mencapai Rp 4.000/kg. Lalu harga porang yang sudah diolah dan siap ekspor berkisar Rp 14.000/kg. Negara tujuan ekspornya antara lain Jepang, China, Australia, dan Vietnam.

 

Bagaimana menurutmu Sobat Finansialku tentang artikel di atas? Berniat menanam tanaman porang?

Kamu bisa berbagi komentar lewat kolom komentar di bawah ini.

Sebarkan informasi ini seluas-luasnya lewat berbagai platform yang tersedia, agar kawan atau sanak-saudaramu tahu apa yang kamu ketahui. Semoga bermanfaat, ya.

 

GRATISSS, Yuk Download SEKARANG!!!

Ebook Pentingnya MENGELOLA KEUANGAN Pribadi dan Bisnis

Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis - Mock Up - Finansialku Jurnal

Download Ebook Sekarang

 

Sumber Referensi:

  • Ilham Wibowo. 29 Juli 2020. Mentan Sebut BudidayaPorang Dorong Kinerja Ekspor. Medcom.id – https://bit.ly/3f6IGny
  • Admin. 28 Juli 2020. Petani: Budi DayaPorang Adalah Budi Daya Memanen Dolar. Wartaekonomi.co.id – https://bit.ly/30T3GsI
  • Muhammad Idris. 29 Juli 2020. Lagi Tren Ditanam Petani, Apa ItuPorang dan Berapa Harganya? Kompas.com – https://bit.ly/3377zNz
  • Mentari Dwi Gayati. 29 Juli 2020. Diminati Pasar Ekspor, Mentan Dorong Budi Daya TanamanPorang. Antaranews.com – https://bit.ly/2P9NQ7U

 

Sumber Gambar:

  • Tanaman 01 – https://bit.ly/339H8ae
  • Tanaman 02 – https://bit.ly/30UhVxC