facebook_pixel

Apakah Melunasi Utang Kartu Kredit dengan KTA Bisa Jadi Solusi?

Apakah melunasi utang kartu kredit dengan KTA adalah langkah yang solutif? KTA (Kredit Tanpa Agunan) dapat digunakan untuk membayar utang lain termasuk utang kartu kredit. Tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar langkah tersebut tidak menjadi langkah gali lubang tutup lubang. 

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Kartu Kredit dan Kredit Tanpa Agunan

Seperti yang Anda ketahui utang kartu kredit adalah utang konsumtif. Celakanya banyak orang yang tidak disiplin dalam menggunakan kartu kredit, sehingga mereka terbelit utang akut kartu kredit. Jika Anda berasumsi Kredit Tanpa Agunan (KTA) adalah solusi untuk membayar utang kartu kredit, maka Anda sudah melakukan kesalahan fatal.   Pada akhirnya tetap saja Anda yang harus membayarnya, karena utang tersebut tidak menghasilkan uang apapun.

 apakah-melunasi-utang-kartu-kredit-dengan-kta-bisa-jadi-solusi-2-finansialku

[Baca Juga : Perbedaan Utang Konsumtif dan Utang Produktif]

 

Berbeda dengan utang produktif yang digunakan untuk keperluan modal usaha. Ada kemungkinan uang pinjaman akan menghasilkan keuntungan sehingga dapat digunakan untuk membayar utang. Memang ada beberapa keuntungan yang bisa didapatkan dengan mengambil KTA untuk menutupi utang kartu kredit, tetapi ada juga risiko yang harus ditanggung. 

KTA (Kredit Tanpa Agunan) seringkali dijadikan solusi dalam keadaan terdesak. Misalnya seperti membayar utang lain yang sudah hampir tenggat waktu. KTA digunakan karena dalam pertimbangan pencairan dana, penyedia hanya memanfaatkan reputasi peminjam. Tidak perlu repot-repot menyediakan agunan atau jaminan. Cara tersebut memang bisa menjadi solusi dalam keadaan terdesak. Tetapi Anda harus memperhitungkan segala untung dan ruginya.

Jika salah perhitungan bayar tagihan kartu kredit dengan KTA akan jadi gali lubang tutup lubang. Click to Tweet

Karena itu sebelumnya memutuskan menggunakan KTA untuk melunasi utang lain, Anda harus memahami apa saja risiko dan pertimbangannya. Berikut adalah risiko dan pertimbangan jika mengambil KTA dan menggunakannya untuk menutupi utang kartu kredit :

 

#1 Beberapa KTA, Bunganya Tinggi (Bisa Lebih dari 20% Setahun)

Bunga yang diminta untuk KTA biasanya cukup tinggi. Hal ini dikarenakan bank tidak menyimpan agunan apapun. Sehingga jaminan yang dimiliki bank hanyalah reputasi Anda. Risiko uang tidak kembali sangat tinggi, karena itu bunga yang diminta juga tinggi. Pada dasarnya menggunakan KTA untuk membayar utang kartu kredit adalah memindahkan utang dari satu tempat ke tempat lain. Jika bunga yang ditawarkan bank besarnya sama dengan bunga kartu kredit Anda maka KTA tidak menjadi solusi. Menggunakan KTA hanya akan menjadi ajang gali lubang tutup lubang untuk menunda pembayaran kredit Anda. Akan lebih buruk lagi jika bunga KTA yang diambil ternyata lebih tinggi daripada bunga kartu kredit. Bukannya membantu melunasi utang, malah akan membuat utang Anda semakin menumpuk.

 Apakah Sebaiknya Diambil, Jika Bank Menawarkan Top Up KTA - Finansialku

[ Baca Juga : Apakah Sebaiknya Diambil, Jika Bank Menawarkan Top Up KTA?]

 

Jika Anda ingin menjadikan KTA sebagai solusi untuk membayar utang kartu kredit, pastikan bunga KTA lebih kecil daripada bunga kartu kredit. Selisih bunga KTA dengan bunga kartu kredit bisa bermanfaat bagi Anda. Dengan begitu beban Anda akan berkurang beberapa persen dari yang seharusnya Anda bayar. Hanya saja semakin rendah bunga pokok KTA yang ditawarkan, biasanya proses pengajuannya akan semakin sulit dibanding KTA dengan bunga tinggi. Pastikan Anda dapat memenuhi persyaratan yang diminta agar pinjaman Anda dapat disetujui.

 

#2 Jangka Waktu Angsuran Pendek

Jangka waktu untuk mengangsur KTA relatif tidak panjang. Umumnya pembayaran KTA berjangka waktu 12 – 36 bulan. Jangka waktu ini dapat memberi tambahan waktu kepada Anda untuk melunasi utang. Tetapi jangan terlena dengan ‘tambahan waktu’ tersebut karena jangka waktunya pun tidak panjang. Anda harus menyelesaikan utang KTA sesuai jangka waktunya agar utang tidak menumpuk dan berkepanjangan.

 

Jika sudah mengambil KTA, pastikan Anda menghentikan penggunaan kartu kredit terlebih dahulu agar dana Anda difokuskan untuk menyelesaikan pembayaran KTA. Jangan sampai Anda menumpuk lebih banyak utang lagi dan akhirnya semakin bingung untuk membayarnya.

 

#3 Banyak Potongan dan Biaya Administrasi

Ketika Anda mengambil KTA ada banyak biaya yang harus dibayarkan seperti biaya administrasi, biaya provisi, biaya pelunasan dipercepat, dll. Ditambah lagi dengan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi serta lama waktu pencairan dana yang akan merepotkan. Anda harus memperhitungkan seluruh biaya serta tingkat kesulitan tersebut untuk mempertimbangkan mengambil KTA. Bunga pokok bukanlah satu-satunya biaya yang harus dipertimbangkan. Jika bunga pokok KTA sedikit lebih murah daripada bunga kartu kredit Anda, lebih baik hitung terlebih dahulu keseluruhan biaya lainnya. Jumlahkan berapa bunga pokok KTA ditambahkan seluruh biaya-biaya yang harus Anda bayar. Bandingkan total biaya tersebut dengan total biaya kartu kredit Anda. Jika biayanya lebih mahal sebaiknya Anda tidak menggunakan KTA untuk membayar utang kartu kredit. Carilah solusi lain untuk membayar utang tersebut agar biaya yang harus dibayar tidak semakin menumpuk.

 

#4 Black List Bank Pemberi Pinjaman dan Bank Indonesia

Konsekuensi terberat seseorang yang tidak dapat menyelesaikan utang KTA adalah namanya akan masuk daftar hitam (black list) bank. Jika nama seseorang sudah masuk ke dalam black list BI, maka orang tersebut akan kesulitan untuk mengajukan kredit dan pinjaman berikutnya. Orang tersebut dapat melakukan langkah-langkah perbaikan agar namanya kembali diputihkan dari daftar tersebut. Akan tetapi sekali nama seseorang tercatat di daftar hitam, maka histori data tidak akan terhapuskan. 

 

KTA Sebagai Solusi Utang Kartu Kredit

KTA dapat digunakan sebagai solusi untuk membayar utang kartu kredit jika biaya yang harus dibayar tidak lebih tinggi. Bahkan jika total biaya KTA lebih rendah, KTA dapat membantu mengurangi beban utang kartu kredit. Jika biaya lebih tinggi maka keuntungan yang Anda dapatkan hanyalah mengulur waktu untuk membayar utang, tetapi menumpuk utang yang lebih banyak lagi. Selain biaya, ada beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan jika ingin mengambil KTA untuk membayar utang kartu kredit. Pastikan Anda mengetahui seluruh risiko yang harus ditanggung jika mengambil KTA.

 

Apakah Anda pernah memiliki pengalaman dengan Kredit Tanpa Agunan dan Kartu Kredit? Silakan share pengalaman Anda pada kolom di bawah ini. Terima kasih.

 

Sumber Gambar : 

  • Debt Restructuring – https://goo.gl/8OZZyW dan https://goo.gl/FKqXjs

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang

About the Author:

Stacia E. H. Sitohang CFP®
Stacia Edina Hasiana Sitohang, S.Mn, CFP® adalah perencana keuangan independen yang bersertifikasi (Nomor 1700 0001). Memiliki background pendidikan S1 di jurusan Business Management dengan konsentrasi Finance, School of Business and Management, Institut Teknologi Bandung (SBM ITB). Memiliki ketertarikan dan pengalaman di bidang Personal Finance dan Entrepreneurship.

Leave A Comment

Gratis Download E-book, Hanya untuk Anda!

Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula

Investasi Tepat, Untung Mendekat

Bagaimana cara berinvestasi reksa dana untuk investor pemula? Apa saja tips berinvestasi reksa dana agar untung lebih maksimal?

 

7.392 orang

sudah download