Beredar video Gubernur Jawa Barat menyebutkan Bandung Lockdown, benarkah demikian? Wargi Bandung siapkah #KarantinaWilayah?

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Ridwan Kamil Katakan Bandung Lockdown!

Sejak Sabtu kemarin (28/03) beredar video amatir singkat di WhatsApp yang merekam Ridwan Kamil yang sedang inspeksi.

Dalam video tersebut terdengar suara seorang lelaki menyapa Kang Emil. Lantas Gubernur Jawa Barat itu menyahut dan berkata “Bandung, siap-siap lockdown…”

Sontak pernyataan Kang Emil (panggilan akrabnya) membuat sebagian masyarakat lebih waspada dan mempersiapkan apa-apa yang nantinya dibutuhkan.

Saat tulisan ini dimuat belum ada pernyataan resmi dari Mang Oded selaku Wali Kota Bandung tentang apakah lockdown atau #KarantinaWilayah Bandung akan diterapkan atau tidak.

Faktanya hari ini, beberapa ruas jalan di Bandung mulai ada penutupan, antara lain, Jalan Asia Afrika, Jalan Braga, Jalan Naripan, Jalan Kejaksaan, Jalan Markoni, Jalan Merdeka, Jalan Aceh, Jalan Punawarman, Jalan Dipenogoro, Jalan Majapahit.

Ridwan Kamil, “Bandung Lockdown”, Wargi Kota Kembang Siap_ 02

[Baca Juga: Gara-gara Corona, Sejumlah Mall di Bandung Ini Sementara Tutup]

 

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membenarkan bahwa ia mengucapkan akan diberlakukan lockdown, demi mencegah penyebaran virus corona dan masyarakat lebih siap.

“Ya, saya sengaja inspeksi kemudian melihat warga itu. Enggak ada terlalu mengikuti arahan kerja di rumah, social distancing, sehingga saya lakukan simulasi mengingatkan mau lockdown,” kata Kang Emil mengutip dari CNN Indonesia.

Lebih lanjut, Kang Emil Emil juga mengatakan, jika dilakukan lockdown atau #KarantinaWilayah maka warga sebaiknya bersiap sehingga tidak ada kejadian yang berpotensi terjadinya gesekan antara aparat keamanan dengan warga. Seperti kasus di India.

“Nanti kalau memang ada kejadian lockdown, mereka harus taat sehingga kita tidak perlu seperti di India, polisinya mukul-mukulin warganya atau di Jerman didenda sampai Rp6 juta,” Pungkasnya mengutip dari laman yang sama.

Untuk mengingatkan kembali, Sobat Finansialku, lockdown bisa diartikan sebagai penutupan satu kota. Akan tetapi, supermarket, apotek, atau toko kelontong yang menjual kebutuhan pokok akan tetap menyesuaikan dan buka.

Tentu penerapan lockdown pada satu kota tak segampang menyuapkan nasi ke mulut. Butuh persiapan dari pemerintah untuk menjamin kebutuhan masyarakat (nasi, ikan, tunjangan).

Butuh kesanggupan dan kesadaran dari masyarakat untuk mau mengikutinya.

Ridwan Kamil dalam video pendek tersebut juga mengatakan “Lockdown teh ripuh, lamun teu lockdown jiga kieu weh panjang (Lockdown itu merepotkan. Kalau tidak lockdown akan seperti ini, panjang urusannya.”

 

Bagaimana Sobat Finansialku tentang artikel di atas? Kamu bisa lho berbagi pandangan jika lockdown betul-betul terjadi lewat kolom komentar di bawah ini.

Oh iya, sebarluaskan informasi ini kepada kawan dan sanak-saudara lewat platform yang tersedia di bawah ini.

Semoga bermanfaat, ya, dan ingat jika terpaksa keluar rumah terapkan jaga jarak dan seringlah mencuci tangan.

 

Sumber Referensi:

  • Admin. 29 Maret 2020. Ridwan Kamil Klarifikasi Isu Bandung Lockdown di Video Viral. CNN Indonesia – https://bit.ly/3auHMQn
  • Muhammad Choirul Anwar. 29 Maret 2020. Viral Ridwan Kamil Bilang Bandung Lockdown, Benarkah? CNBCIndonesia- https://bit.ly/2TT24Nt
  • Huyogo Simbolon. 30 Maret 2020. Penjelasan Emil Tentang Bandung Siap-Siap Lockdown. Liputan6.com – https://bit.ly/39rQv4t
  • Remy Suryadie. 29 Maret. Mulai Hari Ini Penutupan Sejumlah Ruas Jalan di Kota Bandung Sudah Dilakukan. Galamedia News – https://bit.ly/2yjoO0R

 

Sumber Gambar:

  • Kota Kembang Lockdown 01 – https://bit.ly/2WOY8PP
  • Kota Kembang Lockdown 02 – https://bit.ly/33WFlUb