Kendaraan beroda dua, atau motor, merupakan pilihan kendaraan yang paling diminati di ibukota untuk menghindari kemacetan di sana sini.

Dikarenakan banyak peminatnya, seringkali motor dibeli dan dijual dalam keadaan second atau bekas.

Sebelum Anda membeli motor bekas, sebaiknya Anda membaca artikel ini untuk mengetahui hal apa saja yang perlu Anda perhatikan untuk mendapatkan motor dengan harga murah.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Keuntungan Membeli Motor Bekas

Sebagai sarana transportasi yang sangat efektif di ibukota, motor seringkali dibanderol dengan harga yang cukup mahal.

Salah satu cara untuk mengatasi masalah ini adalah dengan membeli motor bekas.

Selain harganya yang lebih murah, Anda pun dapat langsung menggunakan motor tersebut karena surat-surat yang telah diurus oleh pengguna pertama.

 

Kiat Aman Membeli Motor Bekas

Salah satu kerugian dalam membeli motor bekas adalah riwayat motor yang tidak diketahui.

Berikut adalah 5 tips yang dapat Anda ikuti agar Anda tidak tertipu ketika membeli motor bekas:

 

#1 Jenis Motor

Banyak jenis motor yang dijual di pasaran, ada yang matic dan manual, ada motor bebek ada pula motor sport. Tipe dan merk dapat sangat memengaruhi harga sebuah motor.

Mengetahui harga pasaran motor tersebut merupakan langkah awal untuk menentukan jenis motor yang sesuai dengan Anda, apalagi jika Anda mempunyai anggaran yang terbatas.Beli Motor Bekas 02 Finansialku

[Baca Juga: Ini Rahasianya Memilih Asuransi Kendaraan Bermotor Sesuai Kebutuhan]

 

#2 Pilih Penjual

Setelah mengetahui jenis dan tipe motor Anda, langkah selanjutnya adalah mencari penjual motor bekas.

Salah satu faktor yang harus diperhatikan adalah reputasi dari penjual tersebut.

Penjual dengan reputasi baik biasanya telah menjadi dealer dan mereka tidak sembarangan menerima motor bekas karena penjual motor harus melalui prosedur yang ketat.

Berhati-hatilah jika Anda melakukan bisnis jual beli motor bekas secara online karena belum tentu mereka dapat dipercaya.

Sebelum Anda memastikan kondisi motor dengan kelengkapan suratnya, jangan sampai Anda melakukan down payment atau memberikan uang muka.

 

#3 Periksa Kelengkapan Surat

Hal yang sangat penting sebelum Anda membeli motor bekas adalah kelengkapan surat. Beberapa hal yang harus Anda periksa adalah:

  • Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)
  • Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB)
  • Faktur pembelian

 

Dari ketiga surat tersebut, Anda harus mencocokkan nomor rangka serta nomor mesin yang tertera.

Jangan pernah membeli motor bekas jika ada 1 angka yang tidak sama karena mungkin saja motor tersebut curian atau memiliki surat palsu.

Anda pun dapat mengecek keabsahan nomor polisi dengan cara mengirim SMS ke pusat kepolisian dengan format:

  • Jakarta, ketik: Metro<spasi>Nomor Polisi kirim ke 1717
  • Jawa Timur, ketik : JATIM<spasi>Nomor Polisi kirim ke 1717
  • Jawa Barat, ketik: Poldajbr<spasi>Nomor Polisi kirim ke 3977
  • Jawa Tengah, ketik: Jateng<spasi>Nomor Polisi kirim ke 7070
  • Yogyakarta, ketik: DIY<spasi>Nomor Polisi kirim ke 9600

 

Selain itu, tahun pembuatan serta tanggal pembayaran pajak terakhir juga sangat penting untuk dijadikan pertimbangan.

Periksa apakah ada pembayaran pajak tertunggak, karena jika Anda membeli motor bekas tersebut, Anda yang harus membayarnya.

Perhatikan juga bahwa STNK harus diganti 5 tahun sekali. Jika usia nomor polisi kendaraan tersebut mendekati 5 tahun, maka Anda harus mengeluarkan dana ekstra untuk penggantian STNK.

Beli Motor Bekas STNK Finansialku

[Baca Juga: Apakah Perlu Membeli Asuransi Mobil Rental, Jika Saya Memiliki Bisnis Penyewaan Mobil?]

 

#4 Periksa Kondisi Motor

Memeriksa kondisi motor memerlukan keahlian dan pengetahuan seseorang mengenai mesin motor.

Tidak hanya satu bagian, tetapi banyak bagian-bagian yang harus dijadikan pertimbangan ketika Anda ingin membeli motor bekas, beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.

 

  • Body motor

Periksa apakah body motor dalam keadaan baik dan tidak tergores, tanpa penyok atau retak.

Lepaslah seluruh kertas stiker yang ada di motor karena kebanyakan stiker digunakan untuk menutupi lecet yang ada.

Rangka motor yang original dan belum termodifikasi adalah kondisi motor yang paling baik.

Stang motor yang masih lurus, kondisi ban masih aman, knalpot yang tidak berkarat adalah hal-hal dari body motor yang harus Anda perhatikan.

 

  • Speedometer

Angka pada speedometer dapat menunjukkan berapa jauh dan berapa lama motor tersebut telah digunakan.

Pemakaian wajar sebuah motor dalam setahun rata-rata adalah 10.000 km, berarti jika Anda melihat usia motor Anda 2 tahun (dari STNK), maka jarak tempuh motor tersebut kurang lebih adalah 20.000 km.

Tetapi, jangan sampai Anda tertipu dengan angka speedometer yang rendah, apalagi jika angka tersebut tidak didukung dengan kondisi motor.

Seringkali, penjual motor bekas nakal memanipulasi angka pada speedometer untuk meningkatkan harga jual dan peminat.

Beli Motor Bekas Speedometer Motor Finansialku

[Baca Juga: 10 Motor Termahal di Dunia yang Bakal Bikin Kamu Tampil Keren]

 

  • Oli

Mintalah kepada penjual motor bekas untuk membuka penutup oli dan Anda harus memastikan bahwa jumlah oli tidak berlebihan.

Periksalah kondisi oli motor dan pastikan bahwa tidak ada kebocoran, oli tidak kotor, atau tempat oli kering.

Jika kondisi oli motor tidak baik, berarti pengguna pertama kurang merawat motor dan hal tersebut dapat mengakibatkan Anda harus mengeluarkan biaya ekstra untuk perawatan motor nantinya.

 

  • Kelistrikan Motor

Selain ketiga hal di atas, Anda juga harus memeriksa kondisi kelistrikan motor dengan menyalakan lampu depan, lampu sen kiri kanan, lampu belakang, lampu rem, lampu panel, speedometer (meteran bensin) dan klakson.

Selain itu periksa juga apakah seluruh fungsi tersebut berjalan dengan baik.

Anda pun harus memastikan bahwa starter electric bekerja.

Jika salah satu dari komponen di atas tidak bekerja, maka kemungkinan besar terdapat masalah pada aki atau sekring motor.

 

#5 Test Ride

Test ride adalah cara untuk merasakan langsung kerja mesin motor yang akan Anda beli.

Langkah pertama adalah menyalakan mesin dan dengar bunyi mesin motor tersebut.

Jika suara mesin kasar, berarti mesin motor kurang sehat. Setelah Anda memeriksa kondisi mesin, maka langkah selanjutnya adalah memeriksa transmisi motor.

Rasakan apakah perpindahan gear halus dan nyaman. Perpindahan transmisi yang kasar menandakan bahwa kampas kopling harus diganti.

Pada saat motor berjalan, jika Anda mendengar suara mendesir pada rantai mesin, maka kemungkinan besar gear motor harus diganti dan memakan biaya yang cukup besar.

Agar lebih pasti, Anda dapat meminta kepada penjual untuk memberikan Anda waktu test ride lebih lama dan lebih jauh. Anda juga dapat mengajak serta penjual motor untuk mengetahui akselerasi motor pada saat Anda membonceng orang.

 

Negosiasi untuk Mendapatkan Harga Terbaik

Setelah Anda mengetahui tips-tips di atas, Anda harus dapat melakukan negosiasi dengan penjual dengan dasar bukti di atas.

Kekurangan dan cacat yang ada pada motor yang akan Anda beli harus dijadikan alasan Anda untuk meminta potongan harga dari penjual.

Teliti dalam memeriksa dan tawar menawar yang berargumen dapat membantu Anda terhindar dari penipuan ketika membeli motor bekas.

 

Apakah Anda pernah membeli motor bekas? Kiat-kiat apa saja yang Anda lakukan ketika membeli motor tersebut?

Berikan kritik dan saran Anda pada kolom komentar di bawah ini dan selamat mencoba tips-tips yang telah diberikan.

 

Sumber Referensi:

  • 23 April 2017. 8 Tips Membeli Motor Matic Bekas (Second). Pertamakali.com – https://goo.gl/FdQpnT
  • Yogie Fadila. Penting: Tips-tips Membeli Motor Bekas Biar Kamu Nggak Tertipu. Hipwee.com – https://goo.gl/wxGbSG

 

Sumber Gambar:

  • Motor Bekas – https://goo.gl/Pafd6R
  • Motor Bekas 2 – https://goo.gl/DoLuh8
  • Speedometer – https://goo.gl/fFGQcC
  • STNK Motor – https://goo.gl/cdjA2N

 

Free Download Ebook Panduan Investasi Saham Untuk Pemula

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

Download Ebook Sekarang