Berinvestasi dengan beli reksa dana pertama adalah sebuah langkah yang sangat baik. Tapi biasanya kemudian timbul pertanyaan, selanjutnya diapakan?

Ketahui apa yang harus kamu lakukan lewat artikel Finansialku berikut ini.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

Beli Reksa Dana Pertama

Jadi teman-teman, kalau kita berinvestasi atau membeli produk reksa dana pastinya karena kita punya tujuan.

Ada yang mau coba investasi untuk pertama kali, jadi dia beli reksadana. Ada yang beli karena lagi promo, misal ada aplikasi A atau aplikasi B yang memberikan promo investasi reksa dana.

Atau ada juga yang beneran ingin menyiapkan dana pernikahan atau nyiapin dana liburan atau nyiapin dana beli rumah, dan akhirnya orang itu berinvestasi reksa dana.

Pertanyaan saya,

“Ketika kamu invest reksa dana pertama kali, kamu niatnya untuk apa nih?

 

Karena pas bertepatan ada promo dan sayang kalau tidak digunakan, atau kamu lagi ingin mencoba saja investasin pertama kali kamu? Atau kedua kamu ingin menyiapkan tujuan keuangan tertentu?”

Kali ini saya mau share sudut pandang saya, ketika saya berinvestasi apapun itu produknya, termasuk reksa dana, saya mulai dulu nih dengan tujuan saya apa.

Meskipun kamu tidak mempunyai tujuan apapun, It’s Ok.

Contoh ya, bisa jadi kamu masih mahasiswa dan kamu belum punya tujuan apapun. Tapi oke saja kalau kamu misalnya sesimpel punya tujuan ‘lima puluh juta pertama gue’.

“Lima puluh juta buat apa, Vin?”

 

Ya, nanti kalau kamu mau nikah atau kamu nyiapin DP Rumah atau mungkin kamu mau memberangkatkan sekeluarga liburan ke Bali, atau orang tua berangkat ibadah haji atau ibadah umroh, atau apapun itu.

Tapi yang paling penting katakanlah sesimpel lima puluh juta pertama saya atau juga kalau kamu memang sudah punya tujuan keuangan yang jelas, contoh mau beli rumah atau mau menikah.

Pajak Reksa Dana Turun Menjadi 15% 01 - Finansialku

[Baca Juga: 3 Jenis Investasi Menguntungkan Untuk Pemula]

 

Nah, setelah membeli reksa dana pertama kamu, saran saya adalah coba kamu gali lebih dalam lagi informasi atau pengetahuan investasi reksa dana supaya kamu betul-betul lebih tau, lebih dalam.

Kamu beneran tau, ternyata reksa dana itu begini cara belinya. Reksa dana yang aku beli itu kemarin memberikan return yang Puji Tuhan semoga positif. Tapi kalau negatif pun kita bisa belajar kenapa kemarin reksadanaku returnnya negatif atau turun.

Dari situ kita akan belajar untuk mempunyai knowledge lebih banyak lagi. Nah, kemudian ketika knowledge kamu atau pengetahuan kamu lebih banyak, kamu bisa mulai mengoptimalkan investasi kamu.

 

Apa yang Dimaksud Dengan Mengoptimalkan Investasi?

Jadi begini, investasi itu permainannya bukan mencari untung sebesar-besarnya. Kalau menurut Benjamin Graham “The essence of investment management is the management of risks, not the management of returns.”

Atau esensi dari investasi adalah me-manage risikonya.

Jadi bagaimana caranya kita memaksimalkan investasi itu, artinya bagaimana kita mendapatkan return yang oke, dengan resiko yang seminimal mungkin.

Di Finansialku, khususnya untuk reksa dana, kita punya grup belajar reksa dana yang setiap bulannya ada live webinar untuk me-review produk reksa dana tanpa sensor.

Di webinarnya, saya biasanya sharing:

Apa yang dimaksud dengan reksa dana, khususnya untuk para pemula.

Kedua, bagaimana cara memilih produk reksadana yang sesuai dengan tujuan kamu, sesimpel ‘Bagaimana mendapatkan uang 50jt pertama saya dengan investasi’ atau juga yang menyiapkan dana pernikahan dengan reksadana atau menyiapkan dana membeli rumah dengan reksadana dan lain sebagainya.

Saya juga sharing mengenai, bagaimana sih saya sendiri memilih produk investasi  reksa dana untuk pribadi saya, untuk klien-klien saya, supaya return-nya bisa optimal. Artinya dengan resiko sekecil-kecilnya kita mendapatkan return yang oke.

Nah, jadi kalau disimpulkan setelah kita beli reksadana pertama kita, apa yang harus kita lakukan:

Kita harus belajar lebih dalam lagi tentang produk yang kita beli, supaya kamu bisa mengoptimalkan investasi kamu, artinya dengan risiko sekecil-kecilnya kamu bisa mendapatkan return yang oke sesuai dengan kebutuhan kamu.

Yang kedua, ketika kamu sudah mengerti caranya mengoptimalkan, kamu tahu produk ini layak atau tidak. Artinya kamu bisa me-review, apakah produk yang pertama kali kamu beli itu sudah bagus atau perlu diganti.

Kalau memang perlu diganti kamu bisa melakukan review, kamu bisa melakukan revisi, siapa tau produk yang kamu beli sebelumnya belum cocok dengan kebutuhan kamu.

Dengan begitu, investasi kamu bukan hanya untuk keren-kerenan saja, tapi bisa jadi beneran keren.

Karena apa? Karena investasi kamu bertumbuh dan juga bisa membayar atau membiayai tujuan-tujuan keuangan kamu.

Oke, Sobat Finansialku, itu tadi penjelasan dari saya semoga tujuan kamu dapat terwujud dan kamu dapat berinvestasi dengan hasil yang lebih optimal, akhir kata Make a Plan and Gets Your Financial Dreams Come True.

 

Klik tombol di bawah ini untuk gabung grupnya.

Gabung Komunitas Reksa Dana Finansialku

 

Bagaimana tanggapan Anda dengan artikel ini? Anda bisa mengutarakan pendapat Anda pada kolom di bawah ini. Jangan lupa untuk bagikan artikel ini pada rekan-rekan Anda.