Cara Bagi Hasil Bisnis Patungan. Anda memiliki pengalaman bisnis patungan? Bagaimana cara membagi hasil yang adil dalam bisnis patungan? Ada seorang penulis bernama Mike Moyer yang memiliki ide pembagian hasil bisnis patungan yang adil, tidak hanya dari modal yang disetorkan. Finansialku kali ini akan membahas cara bagi hasil bisnis patungan.

iStock_000000730214XSmall Cara Bagi Hasil Bisnis Patungan

 

Permasalahan dalam Bagi Hasil Bisnis Patungan

Menurut Anda, bagaimana cara membagi keuntungan sebuah perusahaan yang baru berdiri (startup business)? Umumnya jenis bagi hasil bisnis patungan adalah pembagian dengan porsi yang tetap (fixed equity split). Sebagai ilustrasi, sebuah bisnis dibuat oleh Aro dan Bob, dengan komposisi:

Cara-Bagi-Hasil-Bisnis-Patungan---Model-1

Aro dan Bob membuat sebuah bisnis patungan dengan modal awal Aro sebesar 350 juta dan modal awal Bob 150 juta. Perhitungan porsi bagi hasil dari bisnis patungan tersebut adalah Bob 30% dan Aro 70%. Komposisi ini sifatnya akan tetap selama bisnis patungan tersebut berjalan (hingga terjadi perubahan komposisi kepemilikian, misal Aro menjual porsi bagiannya ke Aro atau ke orang lain).

Suatu saat Aro mendapatkan peluang bisnis baru dan kemudian menjalankan bisnis barunya. Apa yang terjadi dengan Bob? Bob harus mengerjakan porsi pekerjaan Aro (beban bertambah) sedangkan porsi bagi hasil tetap.

Terkadang bagi hasil bisnis patungan dengan komposisi pembagian dengan porsi saham yang tetap (fixed equity split) kurang adil, karena pembagian dilihat dari komposisi modal awal. Apakah ada solusi lain untuk bagi hasil usaha patungan?

Mike_Moyer Cara Bagi Hasil Bisnis Patungan

Mike Moyer seorang penulis buku mengungkapkan idenya porsi saham dinamis (dynamic equity split) dalam bukunya yang berjudul slicing fee – funding your company without money. Idenya adalah bagi hasil bisnis patungan dilakukan sesuai dengan kontribusi.

  • Jika kontribusi Aro 50% maka Aro mendapatkan bagian 50%.
  • Jika kontribusi Aro 20% maka Aro mendapatkan bagian 20%.

Bagaimana cara kerja dari dynamic equity split?

Cara Baru Bagi Hasil Bisnis Patungan

Dalam teori porsi saham dinamis (dynamic equity split) bagi hasil bisnis disesuaikan dengan kontribusi masing-masing pemilik (founder), contoh waktu, modal usaha, lisensi, paten, kemampuan dan lainnya.

Cara Baru Bagi Hasil Bisnis Patungan 1

Cara Baru Bagi Hasil Bisnis Patungan 2

Sebagai ilustrasi Finansialku menggunakan 2 variabel yaitu waktu dan modal setor awal. Ada dua orang bernama Aro dan Bob yang mulai membangun sebuah bisnis patungan di bidang properti. Aro memiliki kenalan atau network yang cukup luas di bidang property dan sejumlah dana. Bob memiliki kemampuan untuk melakukan manajemen dan keuangan.

Sesuai kesepakatan awal satu jam kerja Aro dihargai Rp 250.000 per jam (karena lebih berpengalaman di bidang properti), sedangkan satu jam kerja Bob dihargai Rp 100.000 per jam (karena Bob tidak memiliki pengalaman dibidang property sebelumnya). Kemudian di awal usaha Bob menyertakan modal sebesar Rp 150.000.000 dan Aro sebesar Rp 350.000.000.

 

Setelah satu bulan ternyata kontribusi Aro dan Bob ditunjukkan pada tabel berikut:

Cara-Bagi-Hasil-Bisnis-Patungan---Model-2

 

Contoh keuntungan perusahaan patungan tersebut adalah Rp 100.000.000. Aro dan Bob setuju 50% keuntungan perusahaan digunakan untuk modal kerja, dan sisanya dibagikan sesuai dengan porsinya masing-masing.

Maka pembagian keuntungan yang didapat Aro adalah (70% x 50.000.000) = 35.000.000 dan keuntungan yang didapat Bob adalah (30% x 50.000.000) = 15.000.000.

 

Pengusaha perlu mengetahui pentingnya mengelola keuangan pribadi dan bisnisnya. Selain cara bagi hasil bisnis pun, tentunya banyak hal yang perlu menjadi perhatian Anda sebagai pengusaha.

Finansialku pun telah bekerja sama dengan Jurnal.id membuat sebuah Ebook tentang pengelolaan uang pribadi dan bisnis, silahkah Download gratis.

Gratis Download Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi & Bisnis

Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis - Mock Up - Finansialku Jurnal

Download Ebook Sekarang

 

Kembali lagi ke kasus bisnis patungan, bagaimana kalau tiba-tiba Aro mendapat ide bisnis lain dan Aro meninggalkan bisnis patungan dan menjadi pemodal pasif saja?

Cara-Bagi-Hasil-Bisnis-Patungan---Model-3

Contoh keuntungan perusahaan patungan tersebut adalah Rp 100.000.000. Aro dan Bob setuju 50% keuntungan perusahaan digunakan untuk modal kerja, dan sisanya dibagikan sesuai dengan porsinya masing-masing. Maka pembagian keuntungan yang didapat Aro adalah (68% x 50.000.000) = 34.000.000 dan keuntungan yang didapat Bob adalah (32% x 50.000.000) = 16.000.000.

 

Berikut ini video Youtube mengenai cara bagi hasil bisnis patungan dengan metode porsi saham dinamis (dynamic equity split).

YouTube Courtesy. Mike Moyer – Slicing Pie for Startup Business Center

 

Metode porsi saham dinamis (dynamic equity split)  sangat cocok apabila bisnis belum berbadan hukum perseoran terbatas (PT). Apabila perusahaan sudah berbadan hukum PT, peraturan pembagian hasil disesuaikan dengan aturan PT yang berlaku di Indonesia. UU 40 tahun 2007.

 

Kesimpulan

Metode bagi hasil pada bisnis patungan terdapat dua jenis. Orang umumnya menggunakan metode porsi saham yang tetap (fixed equity split). Metode yang baru disebut dengan teori porsi saham dinamis (dynamic equity split).

 

Sumber:

Slicingpie

 

 

Download E-Book Apa Tujuan Keuangan Anda? (GRATIS)

Apa Tujuan Keuangan Anda Ebook - Perencana Keuangan Independen Finansialku

Download Sekarang