Untuk Anda yang masih belum mengerti bagaimana cara menonaktifkan BPJS Kesehatan, ikuti langkah-langkah mudah dari Finansialku di sini!

Melalui artikel Finansialku berikut, Anda akan mendapatkan informasi lengkap seputar cara menonaktifkan BPJS Kesehatan.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Secure

 

Mengapa Peserta Menonaktifkan BPJS Kesehatan?

BPJS Kesehatan atau Badan Penyelenggara Jaminan Sosial untuk kesehatan merupakan sebuah fasilitas kesehatan yang disediakan pemerintah untuk masyarakat.

Fasilitas ini ada untuk mempermudah masyarakat dalam menjalani kegiatan apapun di pusat-pusat kesehatan seperti puskesmas, klinik ataupun rumah sakit, seperti berobat, melahirkan dan banyak lagi terutama untuk masalah finansial.

Ada berbagai kelas dalam BPJS Kesehatan, mulai kelas I sampai dengan kelas III.

Iuran yang dibebankan pun berbeda antara satu kelas dengan kelas lainnya.

Perbedaan kelas ini nantinya akan mempengaruhi kelas pada pelayanan di rumah sakit yang juga berjenjang.

Mudah, Ikuti Panduan dan Cara Menonaktifkan BPJS Kesehatan 02 (1)

[Baca Juga: Jaminan Pensiun Program BPJS Ketenagakerjaan: Apakah Benar Mendapat Gaji Bulanan saat Sudah Pensiun?]

 

Ketika pasien meninggal dunia, maka tentu data kepesertaannya di BPJS Kesehatan harus dinonaktifkan.

Yang menonaktifkan adalah keluarga dari orang yang meninggal. Karena itulah, harus ada keluarga yang tahu bagaimana prosedurnya.

 

Cara Menonaktifkan BPJS Kesehatan

Pada dasarnya BPJS Kesehatan baru bisa saja tidak aktif jika pasien yang bersangkutan sudah meninggal dunia. Adapun panduan cara menonaktifkan keanggotaan BPJSnya adalah sebagai berikut:

 

Cara Menonaktifkan BPJS Kesehatan #1 Melaporkan Pada Pihak Terkait

Setelah pasien BPJS yang bersangkutan meninggal dunia, sudah seharusnya pihak keluarga melaporkan pada petugas BPJS. Untuk bisa mengurus kenonaktifan keanggotaan BPJS si pasien yang bersangkutan.

 

#2 Mengumpulkan Berkas

Setelah melaporkan pada petugas BPJS, biasanya Anda akan disuruh membawa beberapa persyaratan berkas untuk mengurus Non aktif keanggotaan.

Berkas-berkas tersebut antara lain, fotokopi surat keterangan kematian si pasien, bukti pembayaran iuran terakhir, fotokopi kartu keluarga (KK), kartu BPJS yang bersangkutan, serta kartu identitasnya.

 

#3 Diwakili Anggota Keluarga

Pada saat pengurusan non aktif keanggotaan, haruslah diwakilkan oleh salah satu anggota keluarganya. Tidak boleh diwakilkan oleh orang lain yang tidak ada hubungan keluarga, walaupun itu orang terdekat ataupun sahabat karib.

Penyakit Epilepsi Adalah Penyakit Berbahaya! Apa Benar Di Tanggung BPJS?

[Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan: Antara Digitalisasi vs Efisiensi]

 

#4 Datang Langsung

Pada saat kepengurusan penonaktifan keanggotaan BPJS, wakil dari si pasien harus langsung datang ke kantor BPJSnya dan membawa kelengkapan persyaratan yang diminta.

 

#5 Tidak Hanya Secara Online

Proses ini tidak diperbolehkan mengurus hanya melalui online saja, namun harus dilanjutkan untuk tahap offlinenya di kantor BPJS.

Karena ada urusan yang dilakukan melalui online saja, seperti memberikan data fisik si pasien.

 

#6 Iuran Terakhir Sudah Lunas

Sebelum mengurus kenonaktifan salah satu anggota keluarga Anda yang telah meninggal, pastikan dulu iuran terakhir sebelum ia meninggal sudah dilunasi. Agar mempermudah syarat-syarat saat mengurusnya yang memang diminta dalam berkas persyaratan.

 

#7 Tidak Membayar Iuran Lagi

Setelah Anda yakin proses non aktif keanggotaan BPJS keluarga Anda sudah selesai, artinya si pasien sudah non-aktif.

Untuk itu, Anda tidak perlu melanjutkan pembayaran iuran setiap bulannya lagi.

 

Cara Menonaktifkan BPJS Kesehatan #8 Simpan Bukti

Setelah selesai mengurus kenonaktifan peserta BPJS keluarga Anda, simpan bukti-bukti yang diberikan oleh petugas BPJS.

Karena jika sewaktu-waktu Anda ditanya perihal masalah ini, Anda bisa memperlihatkan bukti tersebut bahwa salah satu anggota keluarga Anda sudah non-aktif sebagai peserta BPJS karena sudah meninggal.

Mudah, Ikuti Panduan dan Cara Menonaktifkan BPJS Kesehatan 03 (1)

[Baca Juga: Penyakit Epilepsi Adalah Penyakit Berbahaya! Apa Benar Di Tanggung BPJS?]

 

Cara Menonaktifkan BPJS Kesehatan Sesuai Prosedur

Sebenarnya, dengan si pasien dinyatakan sudah meninggal maka keanggotaan bpjsnya sudah dianggap tidak aktif sebagai peserta.

Namun, bagi peserta yang masih hidup jika tidak membayar iuran bulanannya atau menunggak, secara otomatis sudah non aktif sementara sampai tagihannya dilunasi.

Tapi bukan berarti dia bebas dari tagihan atau dia sudah berhasil keluar dari keanggotaan, karena memang BPJS sifatnya wajib bagi seluruh rakyat Indonesia.

Tapi jika Anda agak keberatan dengan kenaikan biaya iuran, Anda bisa mengajukan permohonan perubahan status sebagai PBI atau Penerima Bantuan Iuran.

 

Bisakah Anda membantu kami untuk menyebarkan informasi ini, agar rekan atau keluarga Anda tidak lagi kebingungan untuk mengetahui cara menonaktifkan BPJS Kesehatan? Terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Azelia Trifiana. 8 Agustus 2019. Ketahui Cara Menonaktifkan BPJS Peserta yang Telah Meninggal Ini. Sehatq.com – http://bit.ly/38K50RE

 

Sumber Gambar:

  • Pic 1 – http://bit.ly/32dsonT
  • Pic 2 – http://bit.ly/2V7yOn2
  • Pic 3 – http://bit.ly/2HIUQ7G
  • Pic 4 – http://bit.ly/2SM1qAZ