Trader pemula harus tahu definisi dan jenis-jenis cloud mining, salah satu metode yang mudah untuk dapat kripto!

Bagaimana caranya? Cari tahu di artikel Finansialku berikut ini!

 

Summary

  • Cloud mining adalah sebuah metode untuk mendapatkan sejumlah aset kripto dengan membayar pihak ketiga untuk menggantikan kita melakukan mining.
  • Terdapat tiga jenis cloud mining yang bisa dipilih, di antaranya Host Mining, Lease Hash Power, dan Virtual Hosted Mining.

 

Pengertian Cloud Mining

Sobat Finansialku, bukan hanya membeli secara langsung, tapi ada cara lain yang bisa kita lakukan saat trading kripto, yaitu dengan memanfaatkan metode mining.

Secara sederhana, mining adalah sebuah metode penambangan untuk mendapatkan aset kripto secara gratis.

Saat melakukan mining, trader biasanya diharuskan untuk memecahkan sebuah kode atau teka-teki matematika untuk bisa mendapatkan sejumlah aset kripto.

Bukan cuma metode mining, sebagai trader, Sobat Finansialku juga bisa memanfaatkan metode cloud mining.

Cloud mining adalah sebuah metode untuk mendapatkan sejumlah aset kripto dengan membayar pihak ketiga untuk menggantikan kita melakukan mining. Tentunya, semua hasil mining itu akan diberikan kepada kita.

Artinya, cloud mining memungkinkan kita untuk bisa menambah aset kripto tanpa perlu mengelolanya sendiri.

Fasilitas cloud mining ini tentu cocok untuk para pemula yang masih belum terlalu paham secara mendalam tentang bagaimana memecahkan kode-kode matematika yang ditampilkan.

Ketika menggunakan cloud mining, Sobat Finansialku hanya perlu menyewa mining rig atau pun hash power saja, yang kemudian nantinya akan dioperasikan oleh penyedia jasa cloud mining tersebut.

Oleh karena itu, menjadi sebuah kelebihan buat cloud mining karena mampu memberikan pilihan ideal bagi para pemula yang ingin mendapatkan keuntungan lewat mining tanpa harus repot mengurusi persyaratan teknis serta hardware.

Sehingga, secara otomatis, ini juga membantu para pengguna layanan cloud mining untuk bisa menghemat biaya overhead yang harus dikeluarkan selama menjalankan mining rig.

[Baca Juga: Mengenal Apa Itu IDO (Initial Dex Offering) Dalam Cryptocurrency]

 

Tapi meski begitu, tetap saja ada beberapa hal yang menjadi kelemahan cloud mining yang juga harus kita perhatikan.

Salah satu di antaranya adalah tingginya tingkat penipuan, mengingat trader tidak bisa menilai mining farm secara langsung, sehingga sulit untuk mencari tahu kebenaran dari klaim yang diberikan oleh penyedia jasa tersebut.

Oleh karena itu, penting bagi Sobat Finansialku untuk berhati-hati memilih situs cloud mining sebelum menggunakan jasa ini.

Sebagai referensi, Sobat Finansialku bisa mencari tahu situs cloud mining yang sudah jelas terpercaya, murah dan aman melalui artikel Finansialku satu ini 3 Situs Cloud Mining Terpercaya, Murah dan Aman

 

Jenis-Jenis Cloud Mining

Terdapat tiga jenis cloud mining yang bisa dipilih oleh Sobat Finansialku, di antaranya adalah:

 

Host Mining

Jenis cloud mining yang pertama adalah host mining, di mana dalam prakteknya, trader menyewa mesin mining, termasuk rig yang disediakan oleh penyedia layanan ini.

Dengan menyewa host mining, trader bisa menghemat biaya yang dikeluarkan untuk overhead ketika melakukan mining, karena Sobat Finansialku sebagai trader hanya perlu mengeluarkan biaya maintenance kepada penyedia layanan cloud mining yang digunakan.

Selain itu, penyewa juga memiliki kontrol yang lebih besar atas rig yang mereka sewa, juga kendali penuh atas reward yang dihasilkan nantinya.

[Baca Juga: Mengenal Cardano, Cryptocurrency Hot Generasi Tiga]

 

Lease Hash Power

Jenis cloud mining yang kedua ini memungkinkan kita untuk menyewa hashing power secara virtual, sehingga penyewa tidak perlu menyiapkan komputer fisik.

Pada prakteknya, lease hash power menyewakan bagian dari hash power yang dihasilkan oleh mining farm.

Oleh karena itu, bukan biaya maintenance, tapi penyewa harus memilih dan berlangganan paket untuk bisa mendapatkan keuntungan dari mining farm tersebut.

 

Virtual Hosted Mining

Jenis terakhir, adalah virtual hosted mining, yang memungkinkan para penyewa untuk melakukan mining yang di-hosting secara virtual.

Pada jenis ini, server-nya dikelola oleh para penyewa dengan cara menginstal sebuah software yang disediakan oleh penyedia layanan cloud mining yang digunakan.

 

Dari ketiga jenis cloud mining yang tersedia, Sobat Finansialku tentu harus mempertimbangkan ketiganya sebelum memutuskan untuk memilih jenis yang mana.

Pastikan untuk tidak terlalu terburu-buru, dan usahakan untuk menyocokkannya dengan kondisi Sobat Finansialku saat ini, ya!

 

Sobat Finansialku senang ber-trading? Mau tahu cara meningkatkan potensi keuntungan dari trading?

Yuk, ikuti cara kerja seorang professional trader yang sudah berpengalaman selama 20 tahun melalui pelatihan “Traders Lab” Cara Menambah Pemasukan Dalam Waktu 3 Bulan/Kurang!

Daftar sekarang karena ada diskon 90% sebelum kuota habis. Klik banner untuk info lengkapnya!

Traders Lab - Strategi Rahasia Menambah Pemasukan Dari Berdagang Mata Uang, Emas, Dan Hasil Bumi (Batch 4)

Apakah Sobat Finansialku punya pertanyaan dari penjelasan di atas? Kalau ada, tuliskan pertanyaannya di kolom komentar, ya! Jangan lupa untuk membagikan informasi ini kepada teman-teman agar proses mining mereka semakin lancar. Sampai bertemu di artikel lainnya, ya!

 

Sumber Referensi:

  • Hendy Mylor. 09 Juli 2018. Mengenal Cloud Mining. Id.investing.com – https://bit.ly/3oWCSFs
  • Admin. 02 Juni 2021. Apa Itu Cloud Mining? Ketahui Pengertian dan Jenis-jenisnya. Zipmex.com – https://bit.ly/326SM6Y
  • Admin. 16 Desember 2021. Pengertian Cloud Mining dan Beda Virtual Hosted Mining. Coinvestasi.com – https://bit.ly/3EVl82J

Sumber Gambar:

  • Cover – Unsplash