Membuat puisi pendek yang menyentuh hati memang butuh waktu.

Jika ingin mendapatkan inspirasi, yuk, baca contohnya sebagai referensi lewat artikel Finansialku berikut ini!

 

Summary:

  • Puisi merupakan salah satu bentuk karya sastra yang bisa menjadi media untuk mengungkapkan perasaan, pujian, atau bahkan kritikan.
  • Ada beragam tema puisi pendek yang sarat akan makna dan bisa kamu jadikan sebagai referensi serta inspirasi.

 

Contoh Puisi Pendek

Kategori puisi pendek seringkali menjadi media aspirasi dalam diri yang diwujudkan dalam bentuk karya sastra.

Jenisnya pun beragam, mulai dari pembahasan tentang pendidikan, cinta, alam, kehidupan dan lain sebagainya.

Jika kamu penasaran dengan bentuk puisi yang baik dan benar itu seperti apa, langsung saja simak ulasan di bawah ini.

Sehingga, kamu pun tidak perlu khawatir lagi ketika diberikan tugas untuk membuat puisi. Sebab, Finansialku sudah merangkumnya untuk kamu!

 

#1 Puisi Pendek Bertema Cinta

Pada dasarnya, puisi cinta tidak hanya sebagai kesusastraan negeri saja, melainkan bisa menjadi wadah untuk meluapkan emosi.

Misalnya ketika seseorang tengah memendam perasaan hingga tidak bisa menyampaikannya secara langsung.

Jika kamu termasuk ke dalam kategori ini, berikut salah satu puisi cinta pendek untuk mewakili perasaan.

 

Aku Ingin

Karya: Sapardi Djoko Damono

 

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

Dengan kata yang tak sempat diucapkan

Kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan

Awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

 

Karya sastra dari Sapardi Djoko Damono tersebut, menggambarkan bentuk penyampaian rasa sayang seseorang yang diberikan apa adanya.

Namun, rasa tersebut sudah tidak dapat dibuktikan lagi menggunakan kata maupun isyarat.

Akan tetapi, pemilik rasa sudah menunjukkan perasaan sayangnya melalui pengorbanan besar.

Sehingga bisa kita artikan bahwa poin utamanya yaitu bentuk pengorbanan seseorang yang tengah mencintai seseorang.

 

#2 Puisi Pendek Mengusung Tema Guru

Ketika menjelang hari guru, kebanyakan siswa akan memberikan sebuah karya yang mengesankan sebagai bentuk persembahannya kepada guru tersayang.

Dengan menggunakan kalimat sopan namun tetap indah, pastinya sangat mengharukan ketika berisi ucapan terima kasih.

Contohnya saja seperti puisi berikut ini:

 

Guru

Karya: David Aribowo

 

Terlahir karena terpilih

Berada di bumi karena takdir

Melangkah dengan menebar berkat

Menjadi terang karena tuntutan

Terpilih menjadi guru teladan

Berada di sekolah karena pilihan

Memberi ilmu dengan menebar senyum

Guru teladan yang menjadi terang

 

Berdasarkan puisi pendek tersebut, menggambarkan bahwa pembuat puisi ingin memberikan bentuk apresiasi terhadap setiap ilmu yang diberikan seorang guru.

Mengingat guru merupakan orang-orang terpilih yang selalu menjadi penerang setiap siswanya.

Selain itu, guru juga selalu menebarkan senyuman setiap kali berada di kelas dan menyampaikan ilmu-ilmunya.

Guru teladan merupakan kebanggaan setiap siswa untuk bisa membantu mereka menuju kesuksesan.

 

#3 Mengusung Tema Hutan

Kebanyakan seseorang menciptakan puisi pendek bertemakan hutan untuk menyampaikan perasaannya terkait kondisi yang terjadi.

Selain itu, banyak pula sastrawan yang menciptakan puisi untuk memberikan kritikan terkait kerusakan hutan di masa kini.

Seperti kita ketahui, bahwa kampanye dalam pelestarian lingkungan serta sumber daya memang harus terus berjalan.

Maka tak jarang, karya sastra terkait lingkungan atau hutan ini juga turut serta dilombakan, baik itu berupa naskah saja maupun pembacaannya sekaligus.

Salah satu contoh puisi bertemakan hutan yang bisa menjadi inspirasi yaitu:

 

Hutan yang Malang

Karya: Jehan Sri Handani

 

Alangkah indahnya dirimu

Kau mempunyai daun yang lebat

Kau berguna sebagai paru-paru dunia

Hutan malangnya nasibmu

Karena orang yang membakar dirimu

Sangat tega dan tidak mempunyai hati nurani

Dia tidak melihat

Begitu banyak orang yang sakit

Dan meninggal

Udara pun menjadi terganggu

Tanah pun menjadi gersang

Banjir melanda kota

Oh malangnya nasibmu

 

Ketika dilihat secara sekilas, puisi pendek tersebut menjelaskan betapa sedihnya kondisi hutan di masa sekarang ini.

Hanya karena ulah tangan manusia, berbagai macam musibah terjadi dan menimpa banyak orang, bahkan hingga merenggut nyawa.

Padahal, keberadaan hutan sangat amat kita butuhkan untuk menunjang kebutuhan manusia dalam menghasilkan oksigen.

Bukan hanya itu, hutan juga menjadi tempat tinggal bagi ekosistem lain di dalamnya.

 

#4 Puisi Pendek Bertemakan Alam

Selain membahas terkait hutan, ada pula puisi pendek mengenai alam.

Dimana, karya sastra ini terkadang memuat bentuk pujian akan keindahannya, kritikan dan lain sebagainya.

Salah satu contoh puisi pendek tema alam yaitu sebagai berikut.

 

Alam untuk Anak Cucu Kita

Karya: Fouren S. Wijaya

 

Kau yang kini tertawa

Memandikan harta

Duduk dengan santai

Berkawan dengan kemewahan

Darimana semua kau dapat?

Dari hutan yang kau tebang

Dari hewan yang kau bunuh

Apakah kau tak ingat?

Masih ada anak cucu kita

Yang mau melihat keindahan alam

Dan masih mau menghirup udara segar

 

Puisi pendek tersebut tentu sarat akan makna yang bisa kita rasakan sebagai pembaca.

Karya sastra ini sebenarnya bentuk luapan emosi karena rusaknya alam di bumi pertiwi ini.

Melihat banyak sekali kerugian yang terjadi, manusia justru malah menikmati limpahan hartanya.

Seperti menebang pohon untuk dijadikan tisu, kertas dan lain sebagainya. Termasuk membunuh hewan, baik satwa liar maupun satwa dilindungi.

Dengan tujuan menjual berbagai anggota tubuh hewan tersebut dan mendatangkan keuntungan besar bagi mereka.

Padahal, keberadaan alam ini bukan untuk dinikmati oleh perorangan saja, melainkan masih ada anak cucu yang memerlukan alam sehat.

[Baca Juga: Ini Dia Quotes Khalil Gibran yang Bikin Kamu Eksis Di Sosial Media!]

 

#5 Puisi Pendek yang Menyentuh Hati

Selain menjelaskan tentang alam, cinta, dan guru ada pula bentuk karya sastra yang sangat menyentuh hati.

Hal ini umumnya mengingatkan manusia akan kehilangan sosok berarti di dalam hidupnya.

Berikut ini salah satu contoh sastra yang bisa kamu simak dan resapi.

 

Ruai Temaram

Karya: Shara Nurrahmi

 

Termakan ego terkibas risau

Kini raga bagai terbilah pisau

Usah resah hingga meracau

Percuma sedu sedan hingga mengigau

 

Tulus yang terkenang

Sedih yang bergelimang

Harta berharga kini hilang

Seonggok hati kacau bimbang

 

Harta itu kini terbenam

Sembari menyayat sedikit malam temaram

Cintamu memang kelam

Hingga hatiku ruai sepanjang malam

 

Setelah membaca karya sastra diatas, kira-kira pesan apa yang tersirat di dalamnya? Jika kita telaah lebih mendalam, puisi pendek sangatlah bermakna.

Dimana, penyair ingin menyampaikan tentang kesedihan yang mendalam akibat kehilangan sesosok orang penting dalam hidupnya.

Setiap perbuatan yang kita lakukan, tentu tidak ada artinya jika tanpa keberadaan orang yang berperan penting dalam hidup.

Terlebih lagi, jika ada perasaan yang tak terbalas, atau seseorang tersebut telah meninggal dunia.

 

#6 Puisi Pendek Tentang Jalannya Kehidupan

Contoh selanjutnya yaitu bentuk puisi pendek yang membahas tentang lika-liku kehidupan.

Memang, seringkali seseorang sangat susah menyampaikan perasaannya, keluh kesahnya dari setiap kesulitan yang menimpanya.

Seperti halnya pada contoh berikut.

 

Sepercik Harapan

Karya: Yuningtias

 

Serpihan malam

Getaran-getaran halus

Menggenggam lurus

Dalam detik ini

Ingin ku selimuti

Bayang-bayang sepi

 

Aku kehilangan bayangmu

Kusapu bekas bayangmu

Aku masih seperti kemarin

Menanti dalam hening

Namun kau tak bergeming

Menuju ke arahku

 

Entahlah… mungkin aku harus berlalu

Mengalah pada waktu

Karena aku di dirimu

Hanya sebagai sosok semu

Aku cukup berdiri disini

Tanpa segala sesuatu tentangmu

 

Sedikit makna yang dapat kita ambil dari karya sastra singkat ini yaitu terkait susahnya menggapai mimpi atau harapan.

Dari setiap keinginan tersebut, seringkali banyak hal yang membuatnya susah untuk dimiliki.

Bahkan berbagai rintangan terus dilalui untuk bisa mewujudkannya.

Dari kata “Aku masih seperti kemarin” dapat menjelaskan apabila penyair masih tetap memiliki impian yang sama dari hari ke hari.

Terus berjuang untuk menggapai harapan tersebut, merupakan bentuk usaha yang tidak henti-hentinya ia lakukan hingga sampai pada titik ingin melupakannya.

 

Demikian ulasan singkat terkait contoh pembuatan puisi pendek dari berbagai tema. Apakah Sobat Finansialku sudah mendapatkan banyak inspirasi dari artikel ini?

Jika referensi mengenai puisi pendek sudah kamu dapatkan, nah, kamu pun bisa menambah lebih banyak referensi seputar keuangan melalui ebook gratis dari Finansialku. Semoga bermanfaat…

 

Siapa sangka, membuat puisi pendek bisa lebih mudah setelah tahu jenis-jenis dan pilihan diksinya. Karena itulah, jangan ragu untuk membagikan artikel ini pada teman-teman terdekat. Terima kasih.

 

Editor: Ismyuli Tri Retno

Sumber Referensi:

  • Redaksi. Contoh Puisi Pendek Tentang Pendidikan, Kehidupan, Alam dan Cinta. Terlengkap & Terupdate 2022!. Artikel.rumah123.com- https://bit.ly/3Ru3862
  • Iftitah Nurul Laily. 16 Maret 2022. 7 Contoh Puisi Pendek Tentang Lingkungan. Katadata.co.id- https://bit.ly/3nWMIG0
  • Redaksi. Contoh Puisi Pendek tentang Kehidupan, Alam, Cinta, dan Persahabatan. Titikdua.net- https://bit.ly/2J6fD6A