Dow Future sempat merah karena Presiden Amerika saat ini, Trump buat pernyataan yang mencengangkan!

Simak informasi selengkapnya di berita Finansialku di bawah ini!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Dow Futures Sempat Merah

Imbas pernyataan Presiden AS, Donald Trump terkait kasus rasisme yang terjadi di Amerika Serikat membuat Dow Futures merah.

Pada pembukaan hari ini, Selasa (02/06), Waktu Indonesia Barat, Dow Jones Futures dilaporkan terkoreksi.

Hal ini tentu ditengarai oleh reaksi Trump terhadap demonstrasi yang terjadi akibat perundungan yang menyebabkan kematian pada laki-laki ras hitam, George Floyd.

Floyd merupakan seorang laki-laki keturunan Afrika-Amerika berusia 46 tahun yang tewas setelah lehernya ditekan menggunakan lutut oleh seorang polisi berkulit putih bernama Derek Chauvin.

“Kematian George Floyd di jalan-jalan Minneapolis adalah sebuah tragedi besar. Seharusnya tidak pernah terjadi. Itu telah membuat orang Amerika di seluruh negara itu ketakutan, marah, dan sedih.” Ucap Presiden Trump saat konferensi pers di Kennedy Space Center di Florida.

Dow Futures Sempat Merah Karena Trump Bikin Warga AS Marah! 02

[Baca Juga: Warga AS Demo Menuntut Keadilan Kematian George Floyd]

 

Melansir laman investor.id, Futures pada Dow Jones Industrial Average diperdagangkan 120 poin lebih rendah, S&P 500 futures dan Nasdaq 100 futures keduanya turun sekitar 0,3 persen.

Senin (01/06) malam setempat, Donald Trump melakukan pidato di Gedung Putih.

Di beberapa pernyataannya, Trump mengatakan akan mengerahkan militer jika negara bagian dan kota gagal meredakan demonstrasi.

“Saya memobilisasi semua sumber daya federal dan lokal, sipil dan militer, untuk melindungi hak-hak hukum yang tinggal di Amerika.” Kata Trump, dikutip investor.id, Selasa (02/06).

Dia juga mengatakan kalau jika sebuah kota atau negara menolak untuk mengambil tindakan yang diperlukan untuk mempertahankan kehidupan dan properti penduduk mereka, maka saya akan mengerahkan militer Amerika Serikat dan dengan cepat menyelesaikan masalah bagi mereka.

Sementara itu, pada Senin (01/06), Dow Jones Future turun 0,6 persen di level 25.224,61, sebagaimana dikutip AFP dari cnbcindonesia.com, Senin (01/06).

Penurunan ini bukan cuma ditengarai oleh meninggalnya George Floyd, tapi juga karena ketegangan hubungan antara Tiongkok dan Amerika Serikat yang makin parah.

Window Dressing dan January Effect, 2 Mitos yang Menguntungkan Kamu Jika Mulai Berinvestasi Saham di Akhir Tahun 01 - Finansialku

[Baca Juga: Harga Minyak Mentah Anjlok Parah Di Bawah Nol Dollar Amerika!]

 

Dari laman investor.id, Beijing memerintahkan perusahaan-perusahaan milik negara untuk menghentikan pembelian kedelai dan daging babi AS sebagai akibat dari pengumuman Trump yang akan mengakhiri perlakuan khusus untuk Hong Kong setelah diberlakukan UU Keamanan Nasional di wilayah Beijing.

 

GRATISSS Download!!! Ebook Panduan Investasi Saham Untuk Pemula

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

Download Ebook Sekarang

 

Ditutup Menghijau

Tapi, saat mendekati penutupan, Wall Street dan Dow Jones Futures menguat dan berhasil ditutup dengan menguat sebanyak 92 poin (0.36%) pada level 25,475, S&P menguat 11 poin (0,38%) pada level 3,056, dan Nasdaq bertambah +62 poin (0.66%) pada level 9,552.

Menurut CNBC Indonesia, kenaikan di pasar saham Amerika saat ini terjadi karena para pelaku pasar mengabaikan buruknya sentimen yang datang dari kerusuhan.

Para analis mengatakan secara historis investor mengabaikan kekacauan tersebut.

“Secara umum, jenis kekerasan sosial tidak benar-benar masuk sebagai faktor pasar. Hari ini memang itu membuat orang sedikit khawatir karena bisa melukai kepercayaan konsumen, itu bisa menyebarkan Covid-19, mungkin juga bisa menunda pembukaan kembali. Tapi di sisi lain itu, ini bisa membuat Kongres lebih bersedia untuk meluncurkan paket fiskal.”

Begitu juga dengan kasus Amerika Serikat dan Tiongkok, pasar cenderung mengabaikan masalah tersebut.

Mereka menganggap memanasnya hubungan diplomatik ini tidak mempengaruhi hubungan dagang kedua negara.

 

Bagaimana pendapat Sobat Finansialku mengenai fenomena di atas? Mari kita diskusikan di kolom komentar!

Sobat Finansialku juga bisa membagikan informasi di atas melalui pilihan platform di bawah ini. Terima kasih!

 

Sumber Referensi:

  • Tri Putra. 01 Juni 2020. AS Rusuh, Wall Street Langsung Memerah. Cnbcindonesia.com – https://bit.ly/2XQAcdO
  • Admin. 02 Juni 2020. Dow Futures Terkoreksi, Trump Akan Kerahkan Militer. Investor.id – https://bit.ly/3dDJQqV
  • Whisnu Bagus Prasetyo. 29 Mei 2020. S&P dan Dow Jones Tergerus karena Ketegangan AS-Tiongkok. Beritasatu.com – https://bit.ly/300wXDe
  • Admin. 2 Juni 2020. Wall Street Tetap Aman Meski AS Dilanda Aksi Anarkis, Ini Penyebabnya. Indozone.id – https://bit.ly/3gSwDwr
  • Rehia Sebayang. 02 Juni 2020. Kerusuhan di AS tak Berdampak, Wall Street Ditutup Menghijau. Cnbcindonesia.com – https://bit.ly/2U0T5tp

 

Sumber Gambar:

  • Wall Street 01 – https://bit.ly/3gMSWn2
  • Wall Street 02 – https://bit.ly/2Az89Hy