Apakah Anda tahu bahwa ekonomi digital Indonesia merupakan yang terbesar di Asia Tenggara dengan adanya 4 dari 8 perusahaan Unicorn ASEAN?

Mari simak peluang dan tantangannya.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Ekonomi Digital

Sekarang ini zaman semakin cepat maju dan berkembang karena kemajuan teknologi yang sangat pesat. Karenanya, terdapat berbagai pilihan baru untuk model interaksi baik dalam bersosialisasi maupun aktivitas perekonomian.

Sebelum masuk ke peluang dan tantangan di ekonomi digital, mari ketahui terlebih dahulu apa dan bagaimana konsep ekonomi digital.

Hal-hal yang berkaitan erat dengan ekonomi digital adalah informasi digital (digital information), ketersediaan jaringan (network), serta teknologi digital (digital technology).

Informasi digital menjadi sumber utama untuk perencanaan yang strategis, sedangkan ketersediaan jaringan berperan penting dalam tata kelola aktivitas ekonomi dan sosial.

Sementara teknologi digital berfungsi untuk menyediakan data dan metode yang dibutuhkan dalam meningkatkan nilai (value) dari produk, jasa, serta pola interaksi antar berbagai pihak.

Sekarang, informasi bukan hanya sekedar menjadi media untuk bertransaksi dan berkomunikasi. Namun juga menjadi sumber utama yang mendatangkan profit dalam perekonomian di era ekonomi digital.

Ekonomi digital mendorong peningkatan positif dan berkelanjutan untuk aktivitas-aktivitas ekonomi lain yang sudah ada sebelumnya.

Pengaruh Ekonomi Digital Terhadap Ekonomi Nasional 01 - Finansialku

[Baca Juga: Cara Ampuh Membangun Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan]

 

Selain itu, ekonomi digital juga mendorong perubahan pada pola pikir individu serta organisasi dalam pengambilan keputusan ekonomi, terutama sebagai hasil dari perkembangan internet dan teknologi perangkat telepon seluler.

Teknologi ini bahkan mampu menyediakan akses bagi pengadaan serta persediaan barang dan jasa yang mendukung operasional usaha (bisnis) baik di sektor industri maupun perdagangan.

Dalam kata lain, ekonomi digital juga bisa dimaknai sebagai aktivitas ekonomi dan bisnis yang berbasis pada teknologi digital, juga merupakan pelaksanaan kegiatan ekonomi serta bisnis melalui pasar dengan basis internet dan web.  

Kegiatan ekonomi dan bisnis tersebut meliputi berbagai area yang luas. Beberapa diantaranya adalah bidang hiburan (seperti film dan musik), layanan kesehatan, pendidikan, serta jasa finansial dan perbankan.

Dengan adanya ekonomi digital maka dipercaya mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia serta meningkatkan persaingan produk dan jasa dari level mikro hingga makro.

 

Peluang dan Tantangan Ekonomi Digital

Kelompok kerjasama G20 (the Group of Twenty) menyatakan bahwa perkembangan ekonomi digital merupakan sebuah peluang serta tantangan bagi kerja sama di bidang perekonomian serta perdagangan antar negara.

G20 memandang ini sebagai aktivitas ekonomi yang didalamnya ada pemanfaatan dari informasi serta pengetahuan yang bersifat digital sebagai faktor penting dalam produksi, pemanfaatan jaringan informasi sebagai pusat kegiatan, dan penggunaan teknologi komunikasi dari informasi sebagai media inter-konektivitas.

Pengaruh Ekonomi Digital Terhadap Ekonomi Nasional 02 - Finansialku

[Baca Juga: ADB Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Mencapai 5,2% Tahun Ini]

 

Berdasarkan hasil penelitian dari Google-Temasek di akhir tahun 2018, Indonesia dinyatakan sebagai negara dengan ekonomi digital terbesar serta tercepat pertumbuhannya di Asia Tenggara.

Hal tersebut dibuktikan dengan adanya 4 dari 8 startup unicorn asal Indonesia yang ada di Asia Tenggara.

Indonesia diprediksi akan menikmati 40% dari nilai ekonomi digital Asia Tenggara yang saat ini nilainya sudah mencapai US$72 miliar.

Bahkan, nilai tersebut diperkirakan akan terus bertambah hingga mencapai US$240 miliar atau sekitar Rp3.360 triliun pada tahun 2025, angka yang sangat fantastis kan?

Dengan berbagai peluang yang ada, terdapat juga berbagai tantangan yang dihadapi oleh para pelaku startup serta sejumlah kalangan.

Salah satunya adalah mengenai masalah regulasi yang masih menjadi kendala terhadap berbagai pengembangan ekosistem serta investasinya.

Misalnya pada regulasi pendirian startup. Para pelaku usaha startup memang diberikan kemudahan untuk melakukan pendiriannya.

Mereka hanya diharuskan untuk melakukan pendaftaran seperti yang diatur oleh Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tata Cara Pendaftaran Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PSTE). Pendaftaran tersebut dapat dilakukan secara online.

Namun, setelah itu perusahaan startup tersebut harus dihadapkan dengan beberapa perizinan dari berbagai peraturan kementerian atau lembaga terkait yang disesuaikan dengan bidang usaha yang digeluti.

Solusi dan Panduan Membuat Bisnis Startup Untuk Pemula 05 Bisnis Startup 5 - Finansialku

[Baca Juga: Instrumen Investasi Paling Menguntungkan di Periode Kedua Jokowi]

 

Sebagai contoh, jika perusahaan startup tersebut bergerak di bidang teknologi finansial, maka perusahaan tersebut harus mengantongi perizinan dari sejumlah Lembaga, yakni Kominfo, Kemenkeu, OJK, serta Bank Indonesia (BI).

Contoh lainnya adalah jika perusahaan tersebut bergerak di bidang perdagangan, maka akan melibatkan Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Jika di bidang transportasi maka melibatkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dan lain sebagainya.

Sedangkan perusahaan startup akan terus menerus berinovasi serta berkembang seiring dengan kemajuan teknologi yang ada.

Namun, sayangnya regulasi atau peraturan yang ada akan lambat untuk mengikuti perkembangannya.

Hal tersebut sebenarnya dapat diatasi apabila pemerintah bisa membuat peraturan yang utuh dalam mengatur pendirian, pengoperasian, dan bantuan bagi perusahaan startup dalam satu regulasi yang mengurusi hal ini.

Tentunya jenis regulasi tersebut tidak bisa mengandung materi yang rigid (kaku).

Regulasi ini harus mengandung blanket norm yang dapat berlaku dinamis, namun tetap dapat menjamin kepastian hukum serta perlindungan terhadap hak konsumen.

Marak Bermunculan Fintech, Bank Indonesia Buatkan Regulasi Fintech 02 - Finansialku

[Baca Juga: Begini Potensi dan Pembangunan Ekonomi Maritim di Indonesia]

 

Orisinalitas ide serta tata cara kerja tertentu dalam startup merupakan sesuatu yang harus dijaga kerahasiaannya agar tidak ditiru atau pun diplagiat oleh startup lainnya.

Namun, disisi lain sejumlah regulasi yang ada untuk mengatur perusahaan startup mengharuskan untuk mempublikasikan beberapa data dari perusahaan tersebut setelah melakukan IPO.

Walaupun memang transparansi dan syarat-syarat tertentu lainnya diperlukan dalam proses IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI), karena jika perusahaan sudah IPO maka yang dikelola adalah dana publik yang berasal dari masyarakat.

Apalagi, selama ini hal tersebut merupakan praktik yang dijalankan oleh perusahaan konvensional.

Tapi, bagaimanapun juga hal ini menjadi tantangan tersendiri oleh para pemangku kebijakan jika melihat besarnya nilai valuasi dari perusahaan yang sudah Unicorn di Indonesia.

Tentu saja, nilai valuasi tersebut memiliki manfaat yang besar bagi perekonomian negara kita, Indonesia.

Oleh karena itu, perusahaan startup tersebut harus dijaga agar tidak pergi menjauhi Indonesia dan menetap di negara lain yang lebih mendukung ekosistem investasi perusahaan startup.

 

Menyadari Peluang dan Tantangan di Ekonomi Digital

Setelah mengetahui perkembangan, peluang, dan tantangan ekonomi digital di Indonesia yang begitu menakjubkan, maka sekarang Anda dapat memanfaatkan peluang yang ada namun tetap harus memperhatikan tantangannya.

Dengan begitu, maka Anda dapat turut serta untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

 

Jadi, apakah Anda sudah semakin memahami ekonomi di Indonesia? Bagaimana tanggapan Anda mengenai hal ini? Silahkan berikan komentar dan pendapat Anda di kolom yang telah tersedia.

Bagikan juga informasi bermanfaat ini pada teman-temanmu untuk sama-sama menjadi pahlawan ekonomi di Indonesia!

Semoga artikel ini bermanfaat. Terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Belajar Ekonomi. 10 Januari 2017. Memahami Konsep Ekonomi Digital (Digital Economy). Ajarekonomi.com – https://bit.ly/2HgAvH4
  • Admin. 24 Juli 2019. Bangun Ekonomi Digital, Indonesia Harus Penuhi 3 Aspek Ini. Bisnis.com – https://bit.ly/2NhHyTK
  • The Indonesian Institute. 4 Maret 2019. Peluang dan Tantangan Ekonomi Digital. Theindonesianinstitute.com – https://bit.ly/2Nflb1q
  • Admin. Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. 22 November 2015. Kominfo.go.id – https://bit.ly/1Uomi7G
  • Murti Ali Lingga. 17 Juli 2019. Indonesia Jadi Pasar Menjanjikan untuk Ekonomi Digital. Kompas.com – https://bit.ly/2TJzI6F

 

Sumber Gambar:

  • Ekonomi – http://bit.ly/2KVMITT

 

Free Download Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis

Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis - Mock Up - Finansialku Jurnal

DOWNLOAD EBOOK SEKARANG