Bisnis fintech P2P Lending rupanya masih menjadi pilihan beberapa masyarakat luas. Di Indonesia sendiri pertumbuhannya begitu pesat. Perusahaan mana saja yang menggelontorkan pinjaman terbanyak?

Agar lebih jelas mari simak penjelasannya berikut ini. selamat membaca!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Fintech P2P Tumbuh Hingga 63,33%

Bisnis fintech atau financial technology peer to peer (P2P) lending semakin ramai diperbincangkan. Perkembangan transaksi pinjaman melalui fintech terus alami peningkatan signifikan setiap tahunnya.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat hingga April 2019 jumlah pinjaman P2P lending terdaftar dan diawasi oleh OJK sebesar Rp37,01 triliun.

Nilai ini tumbuh hingga 63,33% secara year to date (ytd), dari Rp22,66 triliun di akhir tahun 2018.

Jumlah rekening yang memberi pinjaman atau lender sebanyak 456.352 rekening. Ini juga tumbuh lebih pesat 119,92%, ytd dibandingkan posisi akhir tahun 2018 sekitar 207.507 rekening.

Jumlah rekening peminjaman atau borrower juga bertambah 78,26% dari 4,35 juta menjadi 7,77 juta rekening.

Aset industri P2P lending tumbuh 64,29% dari Rp1,91 triliun di akhir tahun 2018 menjadi Rp3,14 triliun pada April 2019 hal ini seiring dengan bertambahnya para pelaku usaha.

Apakah Cocok Investasi P2P untuk Ibu Rumah Tangga Berikut Penjelasannya 01 - Finansialku

[Baca Juga: Ingin Jadi Lender Atau Pemberi Pinjaman di P2P Lending? Ini Cara dan Syaratnya]

 

PT Kredit Pintar Indonesia, hingga April lalu sudah menyalurkan pinjaman lebih dari Rp4 triliun. Padahal P2P lending yang menyasar pinjaman konsumtif atau multiguna ini baru beroperasi menyalurkan pinjaman pada tahun lalu.

Chief Executive Officer (CEO) Wisely Reinharda Wijaya mengatakan agar bisnis semakin moncer, kredit pintar juga menyasar sektor produktif dengan menyasar pinjaman kepada para petani yang masih besar.

Ada dua produk bagi petani yang disiapkan yakni pinjaman Rp1 juta dan Rp2 juta, dengan tenor delapan pekan.

Skema pinjaman ini berupa tanggung renteng dengan anggota kelompok 5 hingga 10 orang, sedangkan bunga yang ditetapkan sebesar 6,6% per tahun.

Selain itu, PT Mitrausaha Indonesia Grup atau Modalku hingga kini sudah menyalurkan pinjaman sebesar Rp6,4 triliun ke para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Jumlah pinjaman ini meningkat dari akhir tahun lalu sebesar Rp4 triliun.

Co-founder dan CEO Modalku Reynold Wijaya mengatakan:

“Sebagian besar pinjaman untuk trade finance dan e-commerce loans. Pinjaman di Indonesia saja pada Minggu lalu sebesar Rp4 triliun.”

 

PT Lunaria Annua Teknologi atau Koinworks juga terus memacu bisnis. Chief of Marketing Koinworks Jonathan Byran mengatakan Koinworks bisa menyalurkan pinjaman hingga Rp150 miliar per bulan.

Pinjaman terbanyak kepada pelaku usaha fashion, elektronik, aksesoris, dan kosmetik. Hal ini menandakan bahwa keberadaan fintech ditengah masyarakat telah memberikan manfaat terlebih bagi para pelaku usaha UMKM.

 

Bagaimana dengan kondisi keuangan Anda? Sudahkan Anda merencanakannya dengan baik? Tenang, Anda bisa membaca ebook dari Finansialku di bawah ini secara GRATIS, agar tujuan keuangan Anda dapat tercapai dengan tepat.

Free Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

 

Bagaimana pendapat Anda setelah membaca berita di atas? Berikan tanggapan Anda pada kolom komentar di bawah ini.

Ayo bagikan artikel ini kepada teman dan kerabat Anda. Semoga bermanfaat.

 

Sumber Referensi:

  • Ferrika Sari. Penyertaan BPJS Tenaga Kerja. Tabloid Kontan

 

Sumber Gambar:

  • P2P Lending – http://bit.ly/2YSYlz1