Tahukah kamu kalau hari ini adalah Hari Bank Indonesia? Kita bahas yuk tentang hari Bank Indonesia dan sejarahnya, di sini!

Iya, Finasialku akan membahasnya untuk kita semua, jadi jangan ke mana-mana lagi ya simak artikel ini sampai tuntas. Selamat membaca.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Lifestyle (rev)

 

Selamat Hari Bank Indonesia!

Sebagai masyarakat Indonesia yang baik, hari ini yuk sobat Finansialku kita ucapin ramai-ramai.

‘Selamat Hari Bank Indonesia!’ Di sosial media masing-masing.

 

Sejarah Perayaan Hari Bank Indonesia

Bank Indonesia telah dan akan terus memberikan jasa yang besar untuk negara dan masyarakat Indonesia. Memastikan masyarakat mendapat kenyamanan dan keamanan mengenai finansial. Hal ini sesuai dengan tujuan tunggal Bank Indonesia.

Yakni untuk mencapai dan juga memelihara kestabilan dari nilai mata uang rupiah. Baik terhadap mata uang negara lain ataupun terhadap barang dan jasa. Maka dari itu, setiap tanggal 5 Juli, Indonesia merayakan Hari Bank Indonesia.

Ini sesuai dengan UU No.23 tahun 1999 tentang Bank Indonesia, yang kemudian mendapat perubahan dalam UU RI No.6 tahun 2009. Dalam undang-undang ini, dijelaskan bahwa Bank Indonesia memiliki status serta kedudukan sebagai sebuah lembaga negara yang independen.

Sehingga dalam menjalankan tugas maupun tanggung jawab, Bank Indonesia terbebas dari pemerintah ataupun pihak lainnya. Bank Indonesia juga memiliki status sebagai badan hukum perdata yang memiliki kewenangan untuk menetapkan sebuah peraturan hukum.

Bank Indonesia 1

[Baca Juga: Alasan Di Balik Penetapan 1 Juli Sebagai Hari Bhayangkara]

 

Nantinya itu akan mengikat seluruh masyarakat, serta memiliki hak untuk bertindak atas nama sendiri dalam pengadilan, maupun di luar pengadilan. Adanya peraturan ini bertujuan agar Bank Indonesia dapat menjalankan peran maupun fungsinya secara efisien dan lebih efektif.

Dengan begitu, Bank Indonesia dapat menolak ataupun mengabaikan apabila terdapat pihak luar yang ingin intervensi. Nah itulah sekilas tentang Bank Indonesia dan perayaan tahunannya.

Untuk mengenal lebih dalam mengenai Bank Indonesia, ada baiknya kita mengulas mengenai fakta dan sejarahnya.

 

Sejarah Tugas Bank Indonesia

Bank Indonesia yang kita kenal saat ini merupakan Bank Sentral Republik Indonesia yang telah memiliki sejarah cukup panjang. Untuk membahas sejarahnya, maka kita perlu kembali menengok kebelakang, tepatnya di masa pemerintahan Hindia Belanda.

Kala itu Bank Indonesia berdiri pada tahun 1828 dengan nama De Javasche Bank yang memiliki tugas untuk mencetak serta mengedarkan uang. Namun kemudian di tahun 1953 De Javasche Bank berubah menjadi Bank Indonesia.

Perubahan ini tidak hanya pada namanya saja, tetapi juga pada fungsi serta peran dimiliki. Sebab selain menjalankan fungsinya sebagai bank komersial, Bank Indonesia juga memiliki fungsi penting pada bidang menoter, sistem pembayaran dan perbankan.

Kemudian sekitar 15 tahun setelah terbentuknya Bank Indonesia, muncullah sebuah undang-undang baru yang menjelaskan kedudukan serta tugas Bank Indonesia.

Sebagai bank sentral di Indonesia, sehingga tidak hanya memiliki fungsi komersial sebagaimana bank lain yang juga ada di Indonesia.

Bank Indonesia 2

[Baca Juga: Gebrakan Anyar! Bank Syariah Bakal Digabung Erick Thohir!]

 

Lalu, seperti yang sempat dibahas sebelumnya, di tahun 1999 muncul kembali undang-undang yang mengatur tentang tugas yang diemban oleh Bank Indonesia.

Dalam peraturan ini, Bank Indonesia yang sebelumnya memiliki tiga tugas utama kini berubah menjadi satu tujuan tunggal, yakni untuk mencapai serta menjaga kestabilan nilai rupiah. 

Khususnya terhadap laju dari inflasi, serta berlaku untuk kestabilan nilai rupiah terhadap nilai mata uang dari negara lain. Yaitu pada perkembangan nilai tukarnya. Namun di samping itu, Bank Indonesia juga memiliki tugas tambahan untuk membantu pemerintah, untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Sampai di sini, Bank Indonesia diyakini telah masuk dalam sebuah era yang baru. Undang-undang yang membahas mengenai Bank Indonesia kemudian kembali mendapat amandemen di tahun 2004 juga tahun 2008.

Dalam amandemen UU tahun 2004, di sana tugas serta wewenang dari Bank Indonesia dijelaskan dengan lebih terkonsentrasi.

Sedangkan pada amandemen UU tahun 2008, dijelaskan tentang adanya Bank Indonesia bertujuan agar sistem keuangan dapat terjaga dan stabil. Dengan adanya amandemen ini, ketahanan perbankan diharapkan semakin meningkat dan mampu menghadapi masa krisis global.

 

Fakta Mengenai Bank Indonesia

Nah sekarang sobat Finansialku sudah tau kan mengenai sejarah dari berdirinya Bank Indonesia? Selain itu, kali ini kita juga akan membahas fakta penting mengenai Bank Indonesia. Yuk simak bersama.

 

#1 Tiga Pilar Bank Indonesia

Sebelumnya kita sudah tahu bahwa Bank Indonesia memiliki tanggung jawab yang besar dalam menjaga dan mencapai kestabilan nilai rupiah. Untuk mewujudkan suksesnya tujuan ini, maka terdapat tiga pilar yang juga menjadi bidang jangkauan tugas dari Bank Indonesia. Ketiga pilar tersebut ialah:

  • Menjaga stabilitas sistem keuangan dengan mengatur dan mengawasi perbankan di Indonesia
  • Menetapkan dan menjalankan kebijakan moneter
  • Mengatur serta menjaga kelancaran sistem pembayaran

Bank Indonesia 4

[Baca Juga: Cara Daftar Internet Banking BCA (KlikBCA)]

 

Dengan adanya tiga pilar ini, maka Bank Indonesia diharapkan mampu berjalan dan memenuhi tugasnya secara efisien. Selain itu Bank Indonesia juga dapat melakukan penelitian serta pemantauan, dan mengawasi regulasi terhadap semua bank yang ada di Indonesia.

Baik yang swasta maupun bank milik negara. Bank Indonesia juga dapat memberikan bantuan dana yang berasal dari kas negara kepada sebuah bank yang ada di Indonesia, apabila bank tersebut mengalami krisis.

 

#2 Kedudukan Bank Indonesia

Bank Indonesia memiliki kedudukan yang penting, yakni sebagai lembaga negara yang independen serta sebagai sebuah lembaga hukum.

Dengan demikian, Bank Indonesia memiliki hak otonom dalam melaksanakan dan merumuskan tugasnya. Serta memiliki wewenang dalam menetapkan peraturan yang sesuai dengan tugas dan wewenangnya, berlaku untuk seluruh masyarakat.


 

#3 Pemimpin Bank Indonesia

Seperti lembaga yang terstruktur lainnya, Bank Indonesia juga memiliki sederet pemimpin di dalamnya. Hanya saja pemimpin-pemimpin ini memiliki masa jabat yang terbatas dan dapat berubah.

Pemimpin di Bank Indonesia terdiri dari Gubernur yang merupakan pejabat tertinggi, dan kemudian dibantu oleh seorang wakil yang disebut sebagai Deputi Gubernur Senior. Lalu dibawah Deputi Gubernur Senior, terdapat empat hingga tujuh orang yang menjabat sebagai Deputi Gubernur.

Masa jabatan dari para pemimpin Bank Indonesia ini sama dengan masa jabatan pejabat pemerintahan lainnya, yakni selama lima tahun.

Setelah masa jabatan tersebut selesai, pemimpin Bank Indonesia tersebut dapat kembali menjabat sekali lagi dengan masa yang sama seperti masa jabatan sebelumnya.

Namun setiap pemimpin Bank Indonesia, dapat diberhentikan sewaktu-waktu sebelum masa jabatan usai apabila melakukan hal-hal berikut ini:

  • Tidak hadir selama 3 bulan berturut-turut tanpa memberikan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan
  • Tidak mampu memenuhi kewajibannya
  • Mengundurkan diri
  • Berhalangan tetap
  • Melakukan tindak pidana kejahatan atau melanggar hukum di Indonesia

 

Pemimpin Bank Indonesia, baik itu Gubernur maupun Deputi Gubernur, diusulkan, diangkat, serta diberhentikan dari jabatannya oleh Presiden Republik Indonesia yang menjabat, dengan pernyataan setuju dari Dewan Perwakilan Rakyat.

Namun untuk jabatan Deputi Gubernur, Presiden juga melihat rekomendasi dari Gubernur Bank Indonesia. Sebagai lembaga yang memiliki peranan penting, tentu cukup sering dibutuhkan musyawarah untuk pengambilan keputusan maupun solusi dalam menghadapi persoalan yang ada.

Untuk itu setidaknya dalam satu bulan melakukan sekali forum rapat dewan gubernur untuk mengambil berbagai keputusan.

Apabila dalam musyawarah tidak ada keputusan final yang didapat karena perbedaan pendapat, maka Gubernur Bank Indonesia sebagai pemimpin tertinggi memiliki hak dan wewenang untuk mengambil keputusan final.

 

GRATISSS Download!!! Ebook Panduan Praktis Investasi Reksa Dana Pertama

Ebook Reksa Dana Pertama Kamu

Download Ebook Sekarang

 

#4 Museum Bank Indonesia

Pada tahun 21 Juli 2009 yang lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan Museum Bank Indonesia yang terbuka untuk seluruh masyarakat Indonesia. Didirikannya museum ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang sejarah, peran serta fungsi adanya Bank Indonesia.

Hal ini sesuai dengan peran penting Bank Indonesia yang tertera di UU No.23 tahun 1999. Jadi, bagi kamu yang ingin mengenal dengan lebih mendetail mengenai Bank Indonesia, kamu bisa langsung mengunjungi museumnya.

Selain museum yang sudah ada, Bank Indonesia juga berencana untuk kembali mendirikan Museum Bank Indonesia di daerah-daerah lain. Kelak museum ini akan menggunakan bangunan yang sudah tidak digunakan lagi.

Contohnya ialah Museum Mini Bank Indonesia yang berdiri di Kota Padang, Sumatera Barat.

Di dalam Museum Bank Indonesia, sobat Finansialku akan menemukan Pusat Informasi Bank Indonesia. Ada juga perpustakaan dan fasilitas lainnya, sehingga bisa mendapatkan berbagai jenis informasi penting dan menarik yang berkaitan dengan Bank Indonesia, termasuk sejarahnya dari masa ke masa dan persoalan yang pernah dilewati.

Buat kamu yang ingin mendapat kemudahan dalam mengakses informasi ini, Bank Indonesia juga telah memberi layanan Virtual Museum sehingga kamu dapat memperoleh beragam informasi dengan memanfaatkan jaringan internet.

Lebih kerennya lagi, informasi yang diberikan oleh Bank Indonesia tidak hanya berasal dari dalam negeri saja, tetapi juga dari luar negeri, sehingga hal ini akan memperkaya pengetahuan pengunjung mengenai Bank Indonesia.

 

Sekali Lagi, Selamat Hari Bank Indonesia!

Nah… sekarang kita sudah memiliki pengetahuan yang lebih luas mengenai Bank Indonesia bukan? Mulai dari sejarah perayaan hari bank Indonesia, hingga peran pentingnya bagi Negara serta bagi kita sebagai masyarakat.

Dengan mengetahuinya, kita hendaknya menjadi lebih respect akan keberadaan bank Indonesia dan ikut memperingati hari spesialnya. Yapss… Sekian pembahasan kita kali ini, dan akhir kata, sekali lagi Selamat Hari Bank Indonesia!

 

Oh iya… Jika kamu memiliki tanggapan atau pertanyaan, kamu bisa meninggalkannya pada kolom komentar. Dan jangan lupa untuk membagikan artikel ini agar semakin banyak yang mengenal Bank Indonesia dengan baik.

 

Sumber Referensi:

  • Ferda Sarah. Hari Ini, Sejarah Adanya Peringatan Hari Bank Indonesia. Sukita.info – https://bit.ly/31bCdV8
  • Admin. 05 Juli 2018. Selamat Hari Bank Indonesia! Yuk, Kenali Sejarah dan Tugasnya. Banksinarmas.com – https://bit.ly/3dteCBD

 

Sumber Gambar:

  • Bank Indonesia 1 – https://bit.ly/3guK3gL
  • Bank Indonesia 2 – https://bit.ly/2BC8wlF
  • Bank Indonesia 3 – https://bit.ly/3iwazbu
  • Bank Indonesia 4 – https://bit.ly/2BDDiuj