Pecinta produk-produk Huawei kini sedang panik dikarenakan Huawei di blacklist oleh pemerintah AS. Apa alasannya Huawei di Blacklist oleh AS?

Agar lebih jelas mari simak penjelasannya berikut ini. Selamat membaca.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Perang Dagang AS- China Boikot Huawei

Presiden AS Donald Trump memberlakukan larangan terhadap Huawei untuk memperoleh komponen dan teknologi dari perusahaan-perusahaan AS tanpa persetujuan pemerintah AS.

Perang dagang antara Amerika Serikat dan China semakin memanas. Kali ini, pemerintah AS memasukkan nama Huawei ke dalam blacklist sebagai brand yang terlarang dalam urusan perdagangan.

Tak hanya memasukkan nama Huawei, ada pula sebanyak 70 afiliasi Huawei yang ikut serta dimasukkan ke dalam daftar hitam bernama “entity list” tersebut.

Dimana seluruh perusahaan yang masuk dalam daftar hitam ini dilarang membeli komponen dalam bentuk apapun dari perusahaan AS tanpa persetujuan pemerintah AS.

Huawei di ‘Blacklist’ Akibat Perang Dagang Amerika-China 02 - Finansialku

[Baca Juga: Pentingnya Memahami Gambaran Besar di Pasar untuk Profit Maksimal]

 

Salah seorang pejabat pemerintah setempat mengatakan bahwa Huawei saat ini memang sangat bergantung pada para pemasok komponen dari Amerika Serikat.

Maka tak heran jutaan pemilik smartphone (ponsel pintar) Huawei di seluruh dunia tiba-tiba tertarik dengan segala isu tentang perang dagang antara China dan Amerika Serikat (AS).

Kebijakan ini akan membuat Huawei kesulitan untuk mendapatkan pasokan komponen yang digunakan untuk mengembangkan bisnis telekomunikasinya.

Menteri Perdagangan AS, Wilbur Ross mengatakan keputusan ini diambil agar teknologi yang dimiliki perusahaan asal Amerika Serikat tak disalahgunakan oleh pihak asing yang ingin merusak keamanan nasional.

 

Huawei Ditinggal Google

Selain itu, larangan ini pada saat yang bersamaan juga mempengaruhi banyak perusahaan di AS karena tidak dapat bekerja sama dengan raksasa teknologi asal China itu.

Google merupakan salah satu di antara perusahaan-perusahaan yang menangguhkan bisnisnya dengan Huawei.

Anak perusahaan Alphabet Inc. ini menghentikan akses Huawei ke teknologi Androidnya, kecuali yang tersedia sebagai teknologi open source.

Bentuk kerja sama yang ditangguhkan Google adalah jenis yang mewajibkan adanya transfer peranti keras, peranti lunak, dan layanan teknis.

Trump mengancam akan mengenakan tarif lebih tinggi atas hampir seluruh barang impor China. Di sisi lain, China juga mengirim ancaman yang sama.

Penangguhan kerja sama itu bisa membuat ponsel-ponsel bermerek Huawei tak lagi bisa mengakses Android dan tak bisa memperbarui sistem operasi mereka.

Huawei merupakan salah satu pabrikan yang mengandalkan Android, sistem operasi buatan Google, sebagai otak ponsel-ponsel mereka. Ada lebih dari 2,5 miliar ponsel bersistem Android di dunia saat ini.

Dampak lain dari perang dagang ini, Huawei terancam tidak bisa mengakses sejumlah aplikasi andalan Google seperti Gmail, Maps, hingga Youtube dan hanya bisa menggunakan Android versi publik.

 

Huawei Dianggap Membahayakan Keamanan Nasional AS

Departemen Perdagangan AS mengatakan bahwa langkah ini diambil setelah Departemen Kehakiman AS mengeluarkan dakwaan bahwa Huawei menjalin konspirasi dengan Iran.

Huawei juga dituding terlibat dalam aktivitas yang membahayakan keamanan nasional AS.

Pemerintah AS mencurigai adanya niatan China menggunakan perangkat-perangkat bikinan Huawei untuk memata-matai negara lain.

Dengan adanya pernyataan seperti itu, pihak Huawei menanggapi kebijakan ini, Huawei mengatakan bahwa pihaknya menentang keputusan yang dikeluarkan oleh Biru Industri dan Keamanan (BIS) Kementerian Perdagangan AS tersebut.

 

Huawei menilai keputusan tersebut juga dapat memberi dampak ekonomi pada perusahaan AS yang bekerjasama dengan Huawei. Huawei mengatakan:

“Keputusan tersebut tidak menguntungkan bagi semua pihak dan berpotensi memberikan dampak ekonomi yang signifikan terhadap perusahaan AS yang berbisnis dengan Huawei”

 

Salah satu petinggi Huawei, Guo Ping yang menjabat Deputy Chairman of the Board and Rotating Chairman, rupanya juga ikut kesal. 

Ping melontarkan pernyataan keras dengan menuding AS tidak mampu bersaing, sehingga harus menjelek-jelekan Huawei dengan tuduhan menjalankan aktivitas mata-mata untuk China. 

Apakah Anda seorang pebisnis? Anda bisa membaca ebook dari Finansialku di bawah ini secara GRATIS agar keuangan Pribadi dan Bisnis Anda bisa dikelola degan baik.

Free Download Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis

Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis - Mock Up - Finansialku Jurnal

DOWNLOAD EBOOK SEKARANG

 

Bagaimana pendapat Anda mengenai artikel di atas? Berikan tanggapan Anda pada kolom komentar di bawah ini.

Bagikan artikel ini kepada teman dan kerabat Anda. Semoga bermanfaat.

 

Sumber Referensi:

  • Yudha Pratomo. 18 Mei 2019. Huawei Masuk “Blacklist” Amerika Serikat. Tekno.kompas.com – http://bit.ly/2M1xWgY
  • Liberty Jemadu. 20 Mei 2019. Ditinggal google, Ponsel-ponsel Huawei Terancam Tak Bisa Gunakan Android. Suara.com – http://bit.ly/2YJETow

 

Sumber Gambar:

  • Huawei 1 – http://bit.ly/2HNs71l
  • Huawei 2 – http://bit.ly/2JXqzEB