IHSG Hari Ini 22 Desember 2021 dibuka menguat di 6.572,535 di awal perdagangan. IHSG diperkirakan bakal berada di zona hijau dengan rentang 6.570-6.590.

Kemudian IHSG ditutup di zona merah pada 6.529,593 pada pukul 15.30 WIB.

 

Penutupan IHSG Hari Ini 22 Desember 2021 Melemah di 6.529,593

Laju Indeks Harga Saham Gabungan – IHSG Hari Ini, Rabu, 22 Desember 2021 bergerak di zona hijau pada awal perdagangan.

 

Pada penutupan, IHSG mengalami penurunan sebesar 24,716 poin atau 0,37%. IHSG berada di posisi tertinggi di 6.592,167 dan berada di titik terendah pada kedudukan 6.529,593.

 

52 week Range -
/

 

Pada penutupan IHSG hari ini, terdapat 194 saham yang mengalami kenaikan dan 340 saham mengalami penurunan. Selain itu, terdapat 138 saham yang nilainya tidak berubah dan 64 saham tidak ada perdagangan.

 

Saham-saham yang tergabung pada LQ45, saat penutupan berada di zona merah pada posisi 926,935. Dengan saham-saham yang mengalami kenaikan sebesar 7 saham dan yang mengalami penurunan sebesar 36 saham. Sedangkan, terdapat 2 saham lainnya yang tidak mengalami perubahan.

 

Pada penutupan ini, asing yang aktif membeli beberapa saham seperti PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK),  PT Central Proteina Prima Tbk. (CPRO), PT Bank Jago Tbk. (ARTO).

 

Saham-saham yang mencetak net sell pada penutupan hari ini adalah PT Bank Ganesha Tbk. (BGTG), PT Adaro Energy Tbk. (ADRO), PT Multipolar Tbk. (MLPL).

 

Top Foreign Buy by Value

Ticker Harga Terakhir (Rupiah) Net Buy (Ribu Rupiah)
ARTO 16.475 26.100.000
EMTK 2.250 49.187.413
BBYB 2.790 42.491.078
MDKA 3.870 39.944.139
DMMX 2.710 28.526.015
CMRY 3.500 15.920.011
ICBP 8.675 13.540.938
PGAS 1.380 12.101.149
NATO 715 11.148.274
BEBS 4.620 10.859.502

 

Top Foreign Buy by Volume

Ticker Harga Terakhir (Rupiah) Net Buy (Ribu Rupiah)
EMTK 2.250 216.415
CPRO 105 198.640
ARTO 16.475 158.308
BBYB 2.790 154.337
NATO 715 153.605
MTEL 775 135.078
DMMX 2.710 106.242
MDKA 3.870 102.473
AVIA 910 92.182
PGAS 1.380 86.616

 

Top Foreign Sell by Value

Ticker Harga Terakhir (Rupiah) Net Buy (Ribu Rupiah)
BBRI 4.050 -13.000.000
ADRO 2.150 -12.000.000
ASII 5.625 -80.000.000
SMGR 7.250 -38.000.000
TBIG 3.100 -24.000.000
PALM 1.055 -19.000.000
KLBF 1.570 -19.000.000
BGTG 300 -18.000.000
MLPL 390 -18.000.000
TOWR 1.115 -16.000.000

 

Top Foreign Sell by Volume

Ticker Harga Terakhir (Rupiah) Net Buy (Ribu Rupiah)
BGTG 300 -604.085
ADRO 2.150 -538.789
MLPL 390 -430.840
KBAG 75 -342.520
BBRI 4.050 -329.484
MDLN 72 -222.875
PALM 1.055 -180.701
BABP 191 -171.686
ERAA 590 -158.101
CARE 505 -148.526

 

Ingin mulai investasi saham? Download ebook SEKARANG!

9 Ebook Panduan Investasi Saham Untuk Pemula

 

Top gainers IHSG terdiri dari:

  • PT Bank Jago Tbk (ARTO) 4,43%
  • PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS) 11,32%
  • PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) 8,53%

 

Top losers IHSG adalah:

  • PT DCI Indonesia Tbk (DCII) 1,31%
  • PT Indo Kordsa Tbk (BRAM) 2,57%
  • PT Harum Energy Tbk (HRUM) 3,09%

 

Top Gainer by Value

Kode Harga Penutupan (Rupiah) Perubahan (Rupiah)
ARTO 16.475 700
BEBS 4.620 470
MASA 5.725 450
SOHO 6.400 350
BYAN 27.000 300
TCPI 10.175 200
KOPI 960 190
KJEN 915 175
AKSI 825 165
BBYB 2.790 160

 

Top Loser by Value

Kode Harga Penutupan (Rupiah) Perubahan (Rupiah)
DCII 37.500 -500
BRAM 12.275 -325
HRUM 10.175 -325
IBST 6.125 -275
ITMG 20.150 -250
UNTR 21.800 -225
GGRM 30.850 -225
AKRA 4.030 -190
SMGR 7.250 -175
ISAT 5.650 -175

 

Informasi update saham-saham di LQ45:

Symbol Name Last Price Change % Change

 

Pembukaan IHSG Hari Ini 22 Desember 2021 Menguat di 6.572,535

Laju Indeks Harga Saham Gabungan – IHSG Hari Ini 22 Desember 2021 (Rabu) bergerak di zona hijau pada awal perdagangan. IHSG diperkirakan bakal berada di zona hijau dengan rentang 6.570-6.590 setelah penutupan IHSG 21 Desember 2021 berada di 6.554,309.

 

Pada awal perdagangan, IHSG sempat berada di posisi 6.583,560 (pukul 09:20 WIB).

 

Pada awal-awal perdagangan terdapat 250 saham yang mengalami kenaikan dan 170 saham mengalami penurunan. Selain itu, terdapat 192 saham yang nilainya tidak berubah dan 124 saham tidak ada perdagangan.

 

Per pukul 09:20 WIB, asing sedang aktif membeli beberapa saham seperti PT Surya Permata Andalan Tbk. (NATO), PT Central Proteina Prima Tbk. (CPRO), PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA).

 

Sedangkan, asing sedang aktif menjual beberapa saham seperti PT Adaro Energy Tbk. (ADRO), PT Eagle High Plantations Tbk. (BWPT), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI).

 

Top Foreign Buy by Value

Ticker Harga Terakhir (Rupiah) Net Buy (Ribu Rupiah)
MDKA 3.860 17.175.858
ARTO 16.200 11.163.495
BBCA 7.400 10.979.432
NATO 730 6.303.134
PGAS 1.420 6.154.884
AVIA 905 2.666.276
EMTK 2.240 1.930.069
MEDC 490 9.155.563
BBYB 2.650 8.854.437
ITMG 20.550 8.503.375

 

Top Foreign Buy by Volume

Ticker Harga Terakhir (Rupiah) Net Buy (Ribu Rupiah)
NATO 725 61.800
CPRO 107 57.617
MDKA 3.870 42.577
PGAS 1.430 37.578
AVIA 900 24.844
BRMS 120 23.964
MEDC 492 18.352
WINS 214 16.232
BGTG 320 16.128
JAWA 292 15.864

 

Top Foreign Sell by Value

Ticker Harga Terakhir (Rupiah) Net Buy (Ribu Rupiah)
ADRO 2.140 -36.000.000
BBRI 4.100 -22.000.000
ASII 5.725 -10.000.000
SMGR 7.350 -7.034.350
TLKM 4.150 -4.453.609
INDF 6.350 -2.437.403
PALM 1.095 -2.422.933
TOWR 1.140 -2.219.645
INTP 11.625 -1.922.325
BEBS 4.320 -1.885.987

 

Top Foreign Sell by Volume

Ticker Harga Terakhir (Rupiah) Net Buy (Ribu Rupiah)
ADRO 2.150 -167.838
BWPT 75 -60.758
BBRI 4.100 -52.785
BULL 238 -30.456
KBAG 76 -29.000
MLPL 412 -28.231
BBKP 294 -26.849
PALM 1.095 -25.954
MDLN 77 -20.736
TOYS 256 -20.030

 

Berita Hari Ini 22 Desember 2021

Saham

  • Indeks saham di Asia pagi ini di buka variatif (mixed) dengan kecenderungan menguat meskipun indeks saham utama di Wall Street semalam mengakhiri penurunan selama 3 hari beruntun dengan di tutup naik tajam di dorong oleh saham-saham di sektor Teknologi dan Pariwisata.

Sepanjang tahun 2021 (Year-to-Date), indeks saham S&P 500 sudah naik 23,8%.

  • Bursa saham Amerika Serikat (AS) akhirnya rebound pada penutupan perdagangan Selasa (21/12/2021) waktu setempat, setelah selama 3 hari mengalami penurunan terbesar sejak 30 September 2021. Kenaikan ini turut berpotensi menular ke bursa Asia. 
  • Menguatnya indeks di bursa Wall Street yang ditopang oleh kenaikan saham-saham sektor yang diuntungkan oleh adanya pembukaan ekonomi diprediksi akan menjadi sentimen positif bagi indeks.

Sementara itu menguatnya mayoritas harga komoditas terutama minyak mentah, nikel, timah, dan tembaga berpotensi menjadi sentimen positif tambahan bagi indeks harga saham gabungan.

  • Pergerakan positif tersebut mengikuti berita tentang keterlibatan Federal untuk mengurangi omicron setelah kekhawatiran baru di sekitar varian yang menakuti pedagang di sesi sebelumnya, memicu kekhawatiran bahwa meningkatnya jumlah kasus dapat menggagalkan pertumbuhan ekonomi dan memperburuk tekanan inflasi.
  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan hari ini, . Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 09.00 WIB IHSG dibuka naik pada posisi 554,30. IHSG sempat menyentuh level tertingginya pada 6.586,47 pada beberapa menit setelah pembukaan.

Tercatat, 220 saham menguat, 81 saham melemah dan 211 saham bergerak ditempat. Investor asing tercatat masih membukukan aksi net foreign sell Rp 29,58 miliar.

  • Harga emas mengalami penurunan pada akhir perdagangan Selasa (21/12/2021) atau Rabu pagi WIB.

Penurunan tersebut terjadi saat dolar AS mengalami penguatan, imbal hasil obligasi pemerintah AS meningkat, dan minat investor terhadap aset-aset berisiko kembali pulih.

 

Emiten

  • PT Adaro Energy Tbk (ADRO) akan membagikan dividen interim senilai US$ 350 juta atau sekitar Rp 5 triliun.
  • PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID) menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 10% hingga 15% di tahun 2022.
  • PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) menargetkan kenaikan pendapatan pra penjualan 15% di tahun 2022.
  • PT Alumindo Light Metal Industry Tbk (ALMI)berencana melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement.

Emiten alumunium yang terafiliasi Grup Maspion ini akan melakukan private placement yang berasal dari pihak berelasi sebanyak Rp 800 miliar dalam bentuk tambahan modal disetor.

 

Sumber:

Bisnis.com, CNBC Indonesia, Philip Sekuritas, Indopremier Sekuritas, Mirae Aset Sekuritas, dari berbagai sumber dianggap terpercaya

 

Disclaimer:

Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca.

 

Ingin investasi saham menguntungkan? Dengarkan audiobook ini di Aplikasi Finansialku!

banner_jangan_asal,_ketahui_ini_dulu_sebelum_investasi_saham

 

Update dari LQ45

Saham-saham yang tergabung dalam LQ45, saat pembukaan berada di zona hijau pada pembukaan di posisi 939,541 dengan rentang terendah dan tertinggi adalah 937-940. Saat perdagangan dimulai, LQ45 berada di posisi 938,510 (pukul 09:20 WIB).

 

Pada awal perdagangan saham LQ45 terdapat 32 saham yang mengalami kenaikan dan 4 saham yang mengalami penurunan. Kemudian, terdapat 9 saham yang tidak mengalami perubahan.

 

Iklan Banner Online Course Value Investing - Finansialku 728 x 168

Iklan Banner Online Course Value Investing - Finansialku 336 x 280