Apa saja sih jenis ikan dan biota air lain yang cocok dibudidayakan? 

Ikuti ulasan ala Finansialku ini sampai selesai, untuk dapat jawaban lengkapnya. 

 

Summary:

  • Selain karena Indonesia yang terkenal sebagai negara maritim, masyarakatnya pun gemar mengonsumsi ikan sehingga bisa menjadi potensi keuntungan.
  • Penambak bisa menggunakan teknik dan metode yang lebih baik dan modern untuk menghasilkan ikan yang lebih banyak dalam waktu lebih singkat.

 

Jenis Ikan Paling Menguntungkan untuk Dibudidayakan

Tak sedikit masyarakat yang membudidayakan ikan karena keutungannya yang menggiurkan.

Namun, karena banyaknya jenis biota air, kamu perlu memilih dengan tepat mana yang akan kamu budidayakan. Jika memilih akan menernakkan biota air untuk konsumsi, beberapa jenis biota air berikut bisa menjadi referensi. 

Semenjak Menteri Kelautan terdahulu, Susi Pudjiastuti, menggerakkan masyarakat untuk makan ikan, budidaya hewan ini makin terasa menguntungkan.

Terlebih lagi, sejak tahun 2018 hasil tangkapan biota laut ini lebih sedikit daripada produksi peternak. 

Ditambah, para peneliti menyebutkan jika teknik menangkap vertebrata berinsang terus-menerus tidak sesuai peraturan, hewan ini akan jadi sangat langka. Akibatnya, masyarakat mungkin tidak bisa memakan seafood lagi. 

Namun, dengan adanya penangkaran biota air, seafood tidak mungkin menjadi langka sebab peternak terus mengusahakan agar berkembang biak.

Kebutuhan masyarakat akan konsumsi seafood bisa terpenuhi oleh pembudidaya dan ini jelas akan menguntungkan banyak peternak biota air. 

Akan tetapi, apa saja jenis ikan paling menguntungkan untuk dikembangbiakkan? Simak informasinya di bawah ini, ya. 

 

#1 Ikan Mas

Budidaya jenis biota air tawar dengan nama latin Carrasius Auratus ini cocok dengan iklim tropis di Indonesia.

Keuntungannya, pembudidaya bisa menernakkan jenis ini di berbagai tempat, mulai dari kolam mengalir, keramba, jaring terapung, ataupun kolam tanah. 

Ikan mas populer di masyarakat karena dagingnya yang sangat empuk dan cara mengolahnya terbilang mudah.

Keuntungan lain dari membudidayakan ikan mas adalah durasi pembiakan yang terbilang singkat. Hanya dalam 4 sampai 5 bulan, peternak bisa memanen hasil budidaya biota air tawar ini. 

 

#2 Mujair

Mujair menjadi jenis biota air yang sangat potensial untuk budidaya. Jenis hewan payau dengan nama latin Oreochromis Mossambicus dapat kamu kembangbiakkan dengan modal minim. 

Pembudidaya banyak yang memilih ikan jenis ini karena jangka waktu perawatan hingga panen yang terbilang singkat. 

Jangkauan pasar yang luas juga menjadi keuntungan yang bisa kamu dapatkan jika membudidayakan mujair. Selain itu, tekstur daging mujair yang lembut cocok untuk menjadi bahan konsumsi semua usia, termasuk balita.

 

#3 Gurame

Berdasarkan informasinya, modal awal untuk mengembangbiakkan gurame relatif rendah, cukup dengan Rp10 sampai Rp11 jutaan saja.

Biota payau dengan nama ilmiah Osphronemus Goramy ini tidak hanya menjadi favorit masyarakat Indonesia, tetapi hingga kawasan Asia Tenggara lainnya.

Sehingga, pasar yang bisa peternak biota air tawar ini jangkau tidak hanya di dalam negeri, tetapi bisa ekspor ke luar negeri. 

Selain menguntungkan karena berpeluang untuk memasarkan ke luar negeri, keuntungan menernak gurame juga karena pakannya terbilang murah.

Selain itu, tambak yang kamu perlukan juga tidak sulit, hanya perlu membuat kolam dengan terpal atau plastik. 

 

#4 Bandeng

Masyarakat banyak yang mengonsumsi ikan bandeng karena kandungan gizinya terbilang sangat baik. Seperti, tinggi akan protein, tetapi rendah kolesterol dan baik untuk orang-orang yang sedang diet. 

Rasanya yang lezat juga menjadi alasan banyak orang mengonsumsi bandeng. Hewan bernama latin Chanos Chanos ini akan sangat menguntungkan ketika kamu membudidayakannya.

Hal ini karena banyak restoran atau rumah makan yang menyediakan ikan ini.

 

#5 Ikan Lele

Hingga kini, lele masih menjadi primadona di berbagai tempat makan, mulai dari warung hingga restoran. Rasa lele yang begitu lezat menjadikannya ikan ini favorit di kalangan masyarakat Indonesia dan mancanegara.

Untuk membudidayakan ikan lele, kamu hanya perlu menyiapkan biaya sekitar Rp1 jutaan. Jenis biota payau dengan nama latin Clarias Batrachus Melanoderma ini dapat berkembang biak di lahan sempit. 

Keuntungan yang bisa kamu dapatkan dari mengembangbiakkan lele adalah waktu panennya yang sangat singkat. Hanya dalam tiga bulan, kamu sudah bisa memanen lele itu.

Kalau kamu tertarik budidaya ikan ini, kamu bisa simak tips lengkapnya dalam artikel berikut ini:

7 Tips Cara Budidaya Ikan Lele bagi Pemula di Kolam Terpal

 

#6 Ikan Gabus

Gabus atau Channa Striata terbilang masih jarang dibudidayakan masyarakat. Di sisi lain, permintaan pasar akan jenis biota air tawar ini terbilang sangat besar. 

Sehingga, peternak bisa mendapatkan keuntungan besar jika mulai beternak hewan air ini. Sebagai informasi, gabus mempunyai kandungan protein sangat tinggi, yaitu sebesar 70%.

Sementara itu, kandungan albumin di dalamnya adalah 21%. Dengan total gizi tersebut, biota air yang umumnya hidup di rawa-rawa, waduk, dan sungai.

 

#7 Nila

Nila atau dalam bahasa latinnya adalah Tilapia Nilotica merupakan salah satu jenis biota air yang tidak kalah terkenal di masyarakat.

Keuntungan mengembangbiakkan biota air tawar dengan bentuk mirip mujaer ini ada pada sifatnya yang tahan banting. 

Nila terkenal tidak mudah terserang penyakit sehingga kemungkinan gagal panen terbilang sangat minim. Di sisi lain, waktu untuk memanen biota pemakan plankton dan sisa organik lainnya ini terbilang cepat. 

Hanya dalam 6 bulan, peternak sudah bisa memanen nila. Sementara itu, jika menggunakan teknik dan metode yang lebih baik dan modern, maka hasil panen bisa lebih cepat.

 

#8 Udang Galah

Jika kamu tertarik untuk membudidayakan hewan air selain biota bersirip, udang galah bisa menjadi pilihan yang tepat. Untuk mengembangbiakkannya, kamu hanya perlu menggunakan media terpal. 

Keuntungan yang bisa kamu dapatkan dari penangkaran hewan dengan nama latin Macrobium Rosenbergii ini cukup banyak. Salah satunya, konsumen yang banyak dan harga pasar relatif mahal. 

 

#9 Belut

Monopterus Albus atau belut juga menjadi biota air tawar yang sedang tren dikembangbiakkan. Masyarakat banyak mencari belut karena rasanya yang cukup enak dan khasiatnya untuk kesehatan begitu banyak. 

Kandungan gizi yang banyak pada belut menjadikan ikan tanpa sirip ini terjual dengan harga cukup tinggi. Jika kamu tertarik menggeluti usaha tambak belut, keuntungannya terbilang besar, sebab modal penangkarannya tidak terlalu banyak. 

 

Nah, itulah beberapa jenis ikan paling menguntungkan yang bisa kamu jadikan referensi usaha. 

Sebelum kamu memulai usaha, ada baiknya kamu mengelola keuangan untuk bisnis budidaya ikan yang akan kamu geluti. Tak sulit, kamu bisa dapatkan ilmu yang bermanfaat dari ebook gratis di bawah ini, dan langsung praktikkan juga, ya!

Yuk, download ebook-nya sekarang dan mulai berbisnis sampai cuan!

GRATISSS, Yuk Download SEKARANG!!!

Ebook Pentingnya MENGELOLA KEUANGAN Pribadi dan Bisnis

14 Ebook Mengelola Keuangan Bisnis dan Pribadi

 

Apakah beragam jenis ikan dan biota laut yang bisa prospektif di masa depan di atas ada yang menarik untuk Anda?

Pastikan untuk membagi info bermanfaat ini pada teman-teman yang hobi memelihara ikan ya, terima kasih. 

 

Editor: Ratna Sri H.

Sumber Referensi:

  • Ananda. 7 Jenis Ikan Paling Menguntungkan Untuk Dibudidaya. Gramedia.com – https://bit.ly/3P5Z62j 
  • Sylvia Setio. 19 Januari 2022. Ini Dia Jenis Ikan yang Paling Menguntungkan untuk Diternakkan. Tanihub.com – https://bit.ly/3PfS7DA