Ekonomi global belum selesai dikoyak Covid-19, sekarang giliran Inggris resesi 20,4 persen sejak 11 tahun terakhir.

Ketahui informasi selengkapnya di berita Finansialku di bawah ini!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Ekonomi Inggris Masuk Resesi!

Setelah beberapa negara Eropa dan Asia mengumumkan masuk jurang resesi, kini giliran ekonomi Inggris yang resmi resesi.

Melansir laman bbc.com, ekonomi Inggris turun hingga 20,4 persen dibandingkan dengan tiga bulan pertama 2020 lalu.

Office for National Statistic (ONS) mengatakan kalau PDB Inggris di kuartal II 2020 ini merupakan yang paling parah sejak tahun 1955.

“Resesi yang terjadi akibat pandemi virus Corona ini merupakan koreksi kuartalan terburuk sejak PDB mulai dicatat.” Kata Jonathan Athow selaku Deputi Statistik Ekonomi ONS dikutip The Guardian dari finance.detik.com, Rabu (12/08).

Sebelumnya, ekonomi Inggris sudah mengalami koreksi di kuartal pertama, di mana saat itu PDB terkontraksi sebesar 2,2 persen.

Inggris Lockdown, Tambah Daftar Negara yang ‘Diganggu’ Corona 03

[Baca Juga: Indonesisa Masuk Resesi Teknikal, Ini Kata Sri Mulyani]

 

Pengeluaran rumah tangga mengalami penurunan yang signifikan karena adanya penyebaran Covid-19, membuat pengusaha terpaksa menutup toko mereka.

Seperti efek domino, ini kemudian berefek pada penurunan produksi pabrik dan konstruksi, hingga menyenggol sektor jasa.

Padahal, sektor jasa adalah salah satu sektor terkuat yang menggerakkan empat perlima ekonomi Inggris.

Menteri Keuangan Inggris, Rishi Sunak, mengatakan kalau menurunnya ekonomi Inggris ini bakal menyebabkan lebih banyak masyarakat kehilangan pekerjaan dalam waktu beberapa bulan mendatang.

“Tapi sementara ada pilihan sulit yang harus dibuat di masa depan, kita akan melalui ini, dan saya meyakinkan orang-orang bahwa tidak ada yang akan ditinggalkan tanpa harapan atau kesempatan.” Ucapnya, dikutip laman bbc.com, Rabu (12/08).

Meski Inggris masuk resesi, tapi Sunak mengatakan, tetap ada harapan atau ‘tanda menjanjikan’ kalau ekonomi Inggris bakal segera pulih.

Ini didasari pada adanya pemulihan pertumbuhan PDB sebanyak 8,7 persen pada bulan Juli, saat diberlakukannya pelonggaran kebijakan lockdown.

“Yang kita tahu ada tanda-tanda pemulihan yang menjanjikan. Masih ada pekerjaan yang harus dilakukan dan bahkan saat ekonomi kita pulih, masih banyak orang yang akan kehilangan pekerjaan atau telah kehilangan pekerjaan mereka, dan kita perlu memastikan bahwa kita terus-menerus fokus untuk memberikan peluang baru baik orang-orang itu.” Katanya, dikutip laman republika.co.id, Rabu (12/08).

 

Ekonomi Global Terguncang!

Sebagaimana kita ketahui, sebelum Inggris umumkan resesi, sudah banyak negara Eropa dan Asia yang lebih dulu mendeklarasikannya.

Berikut adalah daftar negara di dunia yang lebih dulu umumkan resesi, dilansir dari beberapa sumber:

 

#1 Amerika Serikat

Perekonomian Amerika Serikat harus terkoreksi 32,9 persen pada periode April sampai Juni. Padahal di kuartal I tahun ini, Amerika Serikat sudah terkontraksi tipis 5 persen.

 

#2 Uni Eropa

Tidak terelakkan, Uni Eropa juga harus alami resesi, dengan PDB minus 11,9 persen di kuartal II, di mana merupakan sejarah terburuk selama 25 tahun terakhir ini.

 

#3 Perancis

Di kuartal II 2020 ini, ekonomi Perancis harus terkontraksi sebesar 13,8 persen, setelah sebelumnya di kuartal I, Perancis minus 5,9 persen.

 

#4 Jerman

Jerman terjerumus ke lubang resesi setelah pertumbuhan ekonomi di kuartal II 2020 ini terkontraksi 10,1 persen.

Sebelumnya, pada kuartal I 2020 lalu, pertumbuhan ekonomi Jerman juga sudah tercatat minus tipis sebanyak 2 persen.

 

Ebook Perencanaan Keuangan ENTREPRENEUR & FREELANCE

Download Sekarang, GRATISSS!!!

Mockup ebook entrepreneur dan freelancer

Download Ebook Sekarang

 

#5 Italia

Di kuartal II 2020 ini, pertumbuhan ekonomi Italia dilaporkan minus sebanyak 17,3 persen.

Senasib dengan negara Eropa lain, di kuartal I 2020 pertumbuhan ekonomi Italia terkontraksi 5,5 persen.

 

#6 Spanyol

Negara Spanyol menjadi negara yang paling terpukul akibat Covid-19. Dalam laporan keuangan di kuartal II 2020 ini, ekonomi Spanyol terkontraksi sebesar 18,5 persen.

 

#7 Filipina

Beralih ke benua Asia, Filipina juga ikut terperosok ke jurang resesi, dengan kontraksi PDB di kuartal II 2020 secara YoY mencapai -16,5 persen.

 

#8 Hong Kong

Resesi di Hong Kong sendiri sedikit berbeda dengan negara-negara lainnya, karena terjadi sejak awal tahun 2020 lalu.

Pada kuartal III 2019, ekonomi Hong Kong minus hingga 2,8 persen, kuartal IV 2019, minus 3 persen.

Sementara di kuartal I 2020 lalu, pertumbuhan ekonominya terkontraksi sebesar 9,1 persen, kemudian di kuartal II menjadi 9 persen.

 

#9 Jepang

Resesi yang terjadi di Jepang ini disebabkan oleh pertumbuhan ekonomi di kuartal I yang terkontraksi 3,4 persen.

 

#10 Korea Selatan

Pada kuartal I 2020, pertumbuhan ekonomi Korea Selatan terkontraksi 1,3 persen, sementara pada kuartal II tahun 2020 ini, perekonomian Korea Selatan harus terkontraksi sebesar 3,3 persen.

 

#11 Singapura

Singapura adalah negara Asia Tenggara pertama yang mengalami resesi di 2020 ini.

Pada kuartal I, pertumbuhan ekonomi Singapura terkontraksi tipis sebesar 0,7 persen. Sementara di kuartal II tahun 2020, pertumbuhan ekonomi minus 12,6 persen.

 

Apakah ada negara yang resesi, yang belum masuk ke dalam daftar di atas? Sampaikan pada kami lewat kolom komentar, ya!

Sobat Finansialku juga bisa mendiskusikan permasalahan dunia ini bersama rekan sejawat dengan membagikan berita Finansialku lewat pilihan platform yang tersedia. Terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Jawahir Gustav Rizal. 13 Agustus 2020. Inggris Tumbang, Kini 10 Negara Jatuh ke Jurang Resesi. Kompas.com – https://bit.ly/33Tw0yl
  • Rehia Sembayang. 13 Agustus 2020. Resesi, Resesi, Resesi, Nambah Lagi Negara Resesi!. Cnbcindonesia.com – https://bit.ly/2YcY2Bx
  • Redaksi. 12 Agustus 2020. Inggris Sebut Ada Tanda Pemulihan Meski Ekonominya Resesi. Republika.co.id – https://bit.ly/3kEYHFk
  • Redaksi. 12 Agustus 2020. Ekonomi Inggris -20%, Resesi Terparah Sepanjang Sejarah. Finance.detik.com – https://bit.ly/3iv18Z4
  • Mutia Fauzia. 12 Agustus 2020. Pertumbuhan Ekonomi Minus 20,4 Persen, Inggris Masuk Resesi. Money.kompas.com – https://bit.ly/3kCO0D3
  • Adinda Pryanka. 12 Agustus 2020. Inggris Resmi Resesi, Terparah Dibanding Ekonomi Kuat Lain. Republika.co.id – https://bit.ly/3gSMVEN
  • Redaksi. 12 Agustus 2020. Covid-19: Inggris Resmi Masuki Resesi Untuk Pertama Kalinya Sejak 11 Tahun Terakhir. Bbc.com – https://bbc.in/3iwiwMY

 

Sumber Gambar:

  • Inggris – https://bit.ly/3aj8xI2