Bagaimana cara menggunakan imajinasi untuk menjadi kaya? Manusia diberikan kemampuan untuk berimajinasi. Imajinasi merupakan tempat awal lahirnya kemampuan untuk menjadi sukses dan kaya. Mari pelajari cara menggunakan imajinasi untuk menjadi kaya.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Semua Hanya Dibatasi Imajinasi

Manusia sering kali menginginkan sesuatu yang baik untuk kehidupannya tetapi tidak mau berusaha untuk melakukannya. Padahal Anda sudah mengetahui cara untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi Anda. Misalnya saja, Anda tahu bahwa berat badan yang berlebihan tidak baik untuk kesehatan. Karena itu Anda juga tahu bahwa Anda harus berolahraga. Selain untuk mengurangi berat badan, olahraga juga dapat membuat tubuh lebih bugar. Sayangnya yang Anda lakukan hanyalah meratapi berat badan yang tidak kunjung turun dan akhirnya menjadi depresi dan terus mengkonsumsi makanan berlebihan.

Ini 5 Cara untuk ‘Mengelabui’ Anggaran Anda Agar Selalu Berjalan Sesuai Rencana 1 - Finansialku

[Baca Juga: Moms, Ajarkan Anak Membuat Anggaran Keuangan Sederhana]

 

Sama halnya dengan menggunakan anggaran. Anda sudah tahu bahwa anggaran akan sangat membantu Anda untuk mengendalikan pengeluaran bulanan. Dengan begitu keuangan tidak akan berantakan dan bahkan menghindarkan Anda dari lilitan utang. Anda juga sudah diberitahu bagaimana cara membuat sebuah anggaran yang baik, sayangnya niat untuk membuat sebuah anggaran hanya sekedar ‘keinginan’ yang tidak pernah terjadi. Walaupun telah berhasil mengumpulkan niat untuk membuat anggaran, Anda tidak disiplin menggunakan anggaran tersebut, dengan kata lain anggaran tersebut ‘gagal’. Karena itu Finansialku akan membahas bagaimana cara ‘mengelabui’ pikiran Anda agar tidak terjadi kegagalan dalam penggunaan anggaran.

Beberapa cara berikut dapat membantu Anda untuk mengatasi permasalahan kegagalan penggunaan anggaran:

Yuk Kita Buat Anggaran dan Mulai Mencatat Keuangan - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Yuk Kita Buat Anggaran dan Mencatat Keuangan Keluarga]

 

#1 Gunakan Uang Tunai

Penggunaan kartu debit dan terutama kartu kredit membuat segala transaksi menjadi lebih mudah, bahkan terlalu mudah. Apalagi sekarang sudah ada fasilitas internet banking yang membuat Anda semakin mudah mengeluarkan uang. Tanpa disadari kemudahan mengakses uang tersebut justru memicu Anda untuk menjadi boros. Akhirnya anggaran yang telah dibuat hanya menjadi pajangan.

Karena itu sebaiknya Anda membiasakan diri untuk menggunakan uang tunai. Ketika sudah tidak memiliki uang tunai di tangan maka Anda tidak dapat membeli apa-apa lagi. Bawalah uang tunai yang sesuai dengan anggaran yang telah ditentukan. Dengan begitu Anda tidak akan menghabiskan uang lebih besar daripada anggaran yang disediakan untuk pos keperluan tersebut. Tempatkan uang tunai tersebut di dalam amplop-amplop terpisah sesuai dengan kebutuhannya.

Membedah Bagian dari Anggaran Keuangan Rumah Tangga - Perencana Keuangan Independen Finansialku

 [Baca Juga: Membedah Bagian dari Anggaran Keuangan Rumah Tangga]

 

Cara ini memang terdengar sangat kolot, tetapi nyatanya cara ini memang efektif untuk mengendalikan pengeluaran Anda. Jika uang tunai yang ada di satu amplop telah habis, berarti Anda sudah selesai mengeluarkan untuk pos keperluan tersebut di bulan itu. Anda baru bisa menggunakan uang untuk pos tersebut lagi pada bulan selanjutnya. Jika Anda tertib melaksanakan cara ini sudah pasti pengeluaran Anda akan terkendali.

 

#2 Potong Anggaran Sedikit demi Sedikit

Cobalah untuk memotong pengeluaran apapun sedikit demi sedikit. Setiap celah penghematan harus segera Anda manfaatkan. Seringkali banyak biaya-biaya kecil yang sebenarnya dapat dihemat, tetapi karena Anda mengganggap jumlahnya kecil sehingga dirasa tidak penting untuk menghematnya. Misalnya ketika Anda ingin menarik uang tunai. Anda menggunakan bank X, namun untuk mencapai mesin ATM bank X Anda harus berjalan sedikit lebih jauh daripada ATM bank Y yang berada di dekat Anda. Karena merasa malas berjalan jauh Anda memutuskan untuk menarik tunai di ATM bank Y. Padahal jika menarik uang tunai dari ATM yang berbeda Anda harus membayar sejumlah biaya. Biaya tersebut memang terasa murah jika hanya dibayarkan 1 kali saja, tetapi jika Anda terbiasa melakukannya, biaya yang harus dibayar akan menumpuk juga.

Hemat Anggaran Nonton sampai Rp 1.4 juta pake Kartu Kredit - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Hemat Anggaran Nonton sampai Rp 1.4 juta pake Kartu Kredit]

 

Hal-hal yang terlihat kecil seperti ini sebenarnya bisa dihemat. Memang terlihat sederhana, tetapi jika Anda lakukan dengan tertib maka tanpa terasa uang yang dapat dihemat akan menjadi banyak juga. Cobalah mengevaluasi pengeluaran-pengeluaran yang terlihat sepele seperti ini. Jika memang ada, sebaiknya Anda mulai membiasakan diri untuk menghemat pengeluaran-pengeluaran kecil yang tidak diperlukan seperti itu.

 

#3 Buang Pengeluaran Besar yang Kurang Bermanfaat

Selain memotong pengeluaran-pengeluaran kecil, Anda juga harus mengevaluasi pengeluaran-pengeluaran besar. Biasanya pengeluaran besar adalah pengeluaran yang rutin dibayarkan setiap bulan. Misalnya saja tempat tinggal, baik sewa rumah, kost atau bahkan cicilan KPR. Karena terlihat seperti sebuah kebutuhan utama yang memang harus dipenuhi, Anda seringkali merasa yakin bahwa pengeluaran tersebut adalah yang paling efektif.

Kenyataannya hal ini belum tentu benar. Bisa saja rumah atau kost yang Anda sewa selama ini sebenarnya terlalu mahal dan tidak sesuai dengan kesanggupan Anda. Tetapi dengan berbagai alasan seperti fasilitas atau lokasi yang strategis Anda memaksakan diri untuk tetap tinggal di tempat tersebut. Hal ini mungkin memudahkan Anda dalam aspek-aspek kehidupan yang lain, tetapi dalam keuangan Anda harus tersiksa untuk membayar biaya yang berlebihan setiap bulan.

Ajarkan Anak Membuat Anggaran Keuangan Sederhana 1 - Finansialku

[Baca Juga: Membuat Anggaran dan Catatan Pengeluaran]

 

Contoh lainnya adalah telepon seluler. Anda mungkin sudah terbiasa dengan nomor yang saat ini digunakan. Padahal sebenarnya layanan provider terkait terlalu mahal dan tidak sesuai dengan kemampuan Anda. Tetapi karena berbagai alasan (bisa jadi karena malas mengganti nomor telepon) Anda tetap mempertahankannya. Padahal ada pilihan provider lain yang harganya lebih murah tetapi dapat memberikan pelayanan yang sama optimalnya. Cobalah untuk mengevaluasi pengeluaran-pengeluaran besar yang rutin Anda bayarkan setiap bulan. Jika memang ada alternatif lain untuk menghemat biaya yang besar, tidak ada salahnya Anda melakukan perubahan. Lebih baik sedikit meluangkan waktu untuk mengganti pengeluaran tersebut dan menghemat banyak biaya dalam jangka panjang.

 

#4 Miliki Persepsi Baru Mengenai Anggaran

Ubahlah persepsi Anda mengenai anggaran. Seringkali kata ‘anggaran’ terdengar seperti sebuah larangan atau aturan-aturan yang menyebalkan. Tanpa Anda sadari persepsi seperti itu merekam nilai-nilai negatif terhadap anggaran dalam pikiran Anda. Mari kita analogikan poin ini seperti pada kehidupan sehari-hari.

Para Karyawan, Ini Cara Membuat Alokasi Aset dan Diversifikasi untuk Rencana Pensiun Anda - Finansialku

 [Baca Juga: Anggaran Keuangan untuk Para Single]

 

Setiap orang pasti lebih tertarik untuk melakukan hal yang disukai dan yang membawa pengaruh positif daripada hal-hal yang menyebalkan. Ketika Anda tidak menyukai pelajaran fisika, Anda pasti akan segera bersungut-sungut ketika guru yang mengajar pelajaran tersebut sudah memasuki kelas. Jika sejak awal Anda sudah menanamkan nilai negatif pada pelajaran tersebut, tentu Anda tidak akan pernah berniat untuk mempelajarinya. Tetapi berbeda halnya jika Anda tetap menanamkan pikiran positif ketika harus menghadapi pelajaran tersebut, dengan sendirinya Anda akan berhasil mempelajarinya. Terapkanlah hal yang sama dengan anggaran. Berhenti menganggap anggaran seperti sebuah larangan dan aturan-aturan yang menyebalkan. Sebaliknya tanamkanlah dalam pikiran Anda bahwa anggaran adalah rencana pengeluaran yang Anda buat sendiri. Setiap orang biasanya tidak suka diatur atau merasa orang lain berkuasa atas hidupnya, dalam hal ini ketika Anda berpikir negatif tentang anggaran, Anda menganggap anggaran sebagai seseorang yang mengatur-atur kehidupan Anda. Sebaliknya setiap orang pasti lebih suka untuk berkuasa penuh atas hidupnya sendiri. Karena itu tanamkanlah dalam pikiran Anda bahwa anggaran adalah ‘rencana pengeluaran’ yang Anda buat dan Anda kendalikan sendiri, sebuah karya yang Anda buat sendiri! Dengan persepsi yang positif tersebut, dengan sendirinya Anda akan menjalankan ‘rencana pengeluaran’ yang telah dibuat tersebut.

 

#5 Komunikasikan Anggaran dengan Pasangan

Tahukah Anda bahwa lingkungan dan hubungan sosial memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kehidupan seseorang? Terutama jika lingkungan sosial yang dimaksud adalah pasangan hidup. Anda membutuhkan dukungan dari pasangan untuk berhasil mengendalikan keuangan dengan baik. Jangan salah, bisa saja Anda sebenarnya mampu mengendalikan keuangan dengan baik, tetapi karena memiliki pasangan yang boros, Anda terpaksa ikut menjadi boros. Hal ini sangat wajar karena ketika sudah dipengaruhi emosi seringkali seseorang melupakan rasionalitasnya. Pernyataan ini mungkin terdengar sepele, tetapi kenyataannya setiap orang yang membaca artikel ini pasti pernah melakukan sebuah pengorbanan keuangan demi pasangan yang dikasihinya.

Bagaimana dan Mengapa Mengatakan “TIDAK” pada Anak Anda 01 - Finansialku

[Baca Juga: Bagaimana dan Mengapa Orangtua Harus Belajar Mengatakan “TIDAK” pada Anak]

 

Inilah alasan mengapa Anda perlu mengkomunikasikan anggaran ini dengan pasangan. Mintalah pasangan Anda mengerti kondisi keuangan Anda yang sebenarnya, tidak dilebih-lebihkan juga tidak dikurang-kurangi. Pastikan Anda membicarakannya dengan jujur dan terbuka. Dengan begitu tidak akan terjadi kesalahpahaman dan pasangan pun bisa mendukung keberhasilan Anda untuk mengendalikan keuangan dengan anggaran.

 

Anggaran adalah Karya Anda

Sebuah anggaran dapat sangat membantu Anda mengendalikan keuangan, sayangnya tidak semua orang mempunyai cukup niat untuk membuat dan menjalankannya dengan tertib. Beberapa cara yang telah dibahas di atas dapat membantu Anda untuk memberantas kemalasan dan ketidakdisiplinan tersebut. Dengan begitu anggaran yang telah Anda buat dengan susah payah tidak akan sekedar menjadi pajangan di rumah Anda.

 

Silakan beri komentar dan pendapat Anda pada kolom di bawah ini terkait artikel yang sudah Anda baca. Semoga artikel ini bermanfaat dan memberikan pengetahuan baru bagi Anda, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Jeff Rose. 28 Desember 2016. 6 Ways to Foolproof Your Budget. Goodfinancialcents.com – https://goo.gl/7OU8Lm

 

Sumber Gambar:

  • Cut Budget – https://goo.gl/sgSaj0
  • Make Budget – https://goo.gl/QuxsT7

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang