Investment Outlook 4-8 Oktober 2021: Welcoming Uptober! Simak informasi dan perkiraan IHSG, reksa dana, obligasi, dan P2p Lending seminggu ke depan dalam rangkuman Finansialku berikut.

 

IHSG “Review dan Outlook”

Review IHSG “IHSG sudah Break 6.200, What Next?”

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Hari Jumat (1/10) ditutup melemah sebesar -58 poin atau -0,92% ke level 6.228.

[Baca Juga: IHSG Hari Ini 1 Oktober 2021]

Pergerakan IHSG Hari Jumat dominan negatif karena aksi taking Profit alias ambil untung sebagai koreksi yang sehat. Dibuka pada 6.269 dengan titik tertinggi di 6.272 seharian mengalami koreksi dan ditutup pada level 6.228.

Dalam perdagangan seminggu kemarin, IHSG mengalami kenaikan dari harga pembukaan pada Senin (27/9) di level 6.144 dan ditutup pada level 6.228 pada Jumat (1/10) sebesar 84,02  poin atau 1,37%.

Secara mingguan pergerakan IHSG masih sesuai dengan Prediksi Outlook mingguan kemarin yaitu dominan positif dengan batas resisten di 6260.

[Baca Juga: Investment Outlook 27 Sep – 1 Okt: FOMC US + Case Evergrande, What’s Next??]

 

52 week Range -
/

 

Secara Bulanan IHSG yang biasanya September identik dengan koreksi atau penurunan pada 2021 berhasil menguat sebesar 2,22% selama sebulan.

Masuk bulan Oktober ini secara Pola IHSG dominan untuk positif. Hal ini bisa dilihat dari saham-saham Bluechips di LQ45 telah mengalami rebound.

Investment Outlook 4-8 Oktober 2021 stockbit

[Baca Juga: IHSG Hari Ini 4 Oktober 2021]

 

Outlook IHSG Minggu Ini (4-8 Oktober 2021)

Investment Outlook 4-8 Oktober 2021 Outlook IHSG Minggu Ini

IHSG pada minggu ini secara teknikal masih dalam fase kenaikan, namun akan dimulai dengan test penurunan dulu atau koreksi wajar ke 6.200 dan 6.140.

Jika tidak tembus maka akan mencoba naik ke 6.280 dan break 6.330 dengan resisten mingguan di 6.370.

Secara Outlook masih konsolidasi dengan dominan positif di minggu ini.

 

Sektoral IHSG

Kinerja Sektoral IHSG Dalam Sepekan kemarin (27 September-1 Oktober)

No Sektoral Senin (27/9) Jumat (1/10) Perubahan % Perubahan
1 IDXFinance 1.397,33 1.405,20 7,87 0,56%
2 IDXBasic 1.118,98 1.110,15 8,83 -0,79%
3 IDXEnergy 841,54 990,96 149,42 17,76%
3 IDXCyclic 821,42 840,76 19,34 2,35%
5 IDXNonCyclic 660,61 667,39 6,78 1,03%
6 IDXHealth 1.361,90 1.338,49 23,41 -1,72%
7 IDXProperty 814,49 826,62 12,13 1,49%
8 IDXTechno 9.908,12 9.309,38 598,74 -6,04%
9 IDXInfra 958,25 976,00 17,75 1,85%
10 IDXTrans 1.184,98 1.207,13 22,15 1,87%
 11 IDXIndustri 1.005,52 1.076,93 71,41 7,10%
IDX30 460,93 471,59 10,66 2,31%
LQ45 866,24 886,00 19,76 2,28%
IHSG 6.144,82 6.228,84 84,02 1,37%

Sumber: IDX

 

Dari 11 Sektor yang ada di Bursa Efek Indonesia (BEI), 8 Sektor minggu ini yang mengalami kenaikan dan dipimpin oleh sektor energi yang naik 17,76%, terutama tambang Batubara.

Hal ini disebabkan beberapa faktor yaitu kenaikan permintaan masuk musim dingin (winter di belahan bumi utara), krisis energi di Inggris dan Eropa serta Pembatasan Energi di China yang berbasis emisi karbon tinggi.

Sektor Industri juga mengalami kenaikan mingguan yang tinggi yaitu sebesar 7,10%, sedangkan sektor yang mengalami penurunan terdalam terjadi pada Sektor Teknologi yang sebesar -6,04% dan Sektor Kesehatan yang juga turun -1,72%.

 

Investor Asing

Pergerakan Investor Asing pada IHSG

Berdasarkan Data RTI, investor asing (Foreign) dalam seminggu kemarin mencatatkan pembelian bersih (Net Buy) sebanyak Rp 1,36 triliun di pasar Reguler dan di 2021 ini sudah terdapat net buy sebesar Rp 12,58 triliun.

Pada tgl 1 Oktober kemarin terjadi Net sell yang besar di pasar Negosiasi dan tunai sebesar – Rp 11,87 triliun karena aksi crossing saham berdasarkan data dari RTI Business.

 

5 Saham yang Diakumulasi Asing Terbesar Dalam Mingguan (Dibeli Asing)

No Nama Saham Net Buy Asing (Rp) Harga Saham (1/10) (Rp) % Mingguan
1 Bank BCA(BBCA) 1 triliun  33.800 2,66%
2 Bank BRI (BBRI)  697 miliar 3.900 2,09%
3 Telkom (TLKM) 434 miliar 3.660 2,81%
4 United Tractor (UNTR) 392 miliar 26.000 17,78%
5 Buka Lapak (BUKA) 160 miliar 850 -3,95%

Sumber data: RTI Business

 

Pergerakan dari 5 saham yang menjadi akumulasi pembelian asing yang dipimpin oleh saham BBCA sebesar Rp  1 triliun akumulasi pembelian, harga BBCA sempat menyentuh Rp 35.000 (sehari naik 6% lebih), dan kedua pembelian asing terbesar adalah saham BBRI di Rp 697 miliar.

Kedua saham BBCA dan BBRI merupakan market caps terbesar di BEI yang menandakan bahwa aliran dana dari Investor asing sudah cukup konsisten masuk.

 

5 Saham yang Distribusi Asing Terbesar Dalam Mingguan (Dijual Asing)

No Nama Saham Net Buy Asing (Rp) Harga Saham (1/10) (Rp) % Mingguan
1 Bank MNC (BABP) 127 miliar 264 -5,71%
2 Unilever(UNVR) 52 miliar 3.860 -2,77%
3 ABM Investama(ABMM) 52 miliar 1.240 3,33%
4 Ace hardware(ACES) 49 miliar 1.260 -2,33%
5 Indo Tambang  (ITMG)  32 miliar 21.175 14,77%

Sumber data: RTI

 

Saham yang dalam dijual (distribusi) oleh investor asing yang terbanyak adalah Bank MNC dan saham Unilever.

 

Data dan Sentimen Kuat Penggerak Market

Data Global

Investment Outlook 4-8 Oktober 2021 Data Global

Sumber: Investing.com

 

Hot issue mingguan dari sisi Global

  • Kenaikan Batas Utang AS (Debt Ceiling AS) & Shutdown Pemerintah AS

Budgeting AS sedang dibahas oleh Kongres AS terkait kenaikan batas utang (Debt Ceiling).

Saat ini batas utang pemerintah AS adalah US$ 28,4 triliun, dengan asumsi US$ 1 setara dengan Rp 14,315 maka batas utangnya menjadi Rp 406,546 triliun.

Presiden Joe Biden pekan ini sudah menekan Beleid untuk mendanai kebutuhan  sementara pemerintahan hingga 3 Desember 2021.

Jika sampai 18 Oktober 2021 belum ada kesepakatan di Kongres, maka AS akan terancam Default.

“Kita bisa jatuh ke krisis keuangan. Default juga akan membuat suku bunga lebih tinggi bagi siapapun yang mengakses kredit.” tegas Janet Yellen, Menteri Keuangan AS.  

 

Rekomendasi Saham Mingguan

1. BMRI

Investment Outlook 4-8 Oktober 2021 BMRI

BMRI target harga di 6.300 dan 6.400.

Pembelian bertahap di 6.050 dan 6.000

Durasi: 2 minggu

 

2. PGAS

Investment Outlook 4-8 Oktober 2021 PGAS

PGAS  target beli di under 1240 dan 1180 dengan target harga di 1.380 dan 1.450.

 

3. PTPP

Investment Outlook 4-8 Oktober 2021 PTPP

PTPP target harga di 1.250 dan 1.350 dengan pembelian bertahap di 1.100 dan 1.050.

 

Bagaimana cara memaksimalkan investasi saham? Bagaimana cara memilih saham yang menguntungkan?

Bergabung bersama Komunitas Belajar Saham Finansialku dan dapatkan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan Anda seputar investasi saham.

Tidak hanya itu, Anda juga punya kesempatan untuk sharing dengan investor-investor lainnya mengenai informasi ter-update hingga tips berinvestasi saham.

Klik banner untuk bergabung sekarang.

komunitas saham

 

Reksa Dana

Reksa Dana Indeks Basis LQ45 dan ETF LQ45

Investment Outlook 4-8 Oktober 2021 Reksa Dana Indeks Basis LQ45 dan ETF LQ45

Indeks LQ45:  Reksa dana berbasis Indeks dan ETF berbasis LQ45 secara Trend masih Uptrend dengan target kenaikan di 900 dan 920 minggu ini, batas support masih di 850.

 

Reksa Dana Indeks Basis IDX30 dan ETF IDX30

Investment Outlook 4-8 Oktober 2021 Reksa Dana Indeks Basis IDX30 dan ETF IDX30

 

Reksa Dana Saham YTD kinerja lebih baik dibandingkan dengan market

Kriteria Seleksi berdasarkan Parameter :

  • Return 2021: Year To Date (YTD) di atas IHSG
  • Asset Under Management (AUM) : diatas 200 M
  • Sharpe Ratio: Positif dan semakin tinggi semakin baik
  • DrawDown (DD): 9-15%
  • Top 20 Manajer Investasi (MI) sisi Dana Kelolaan

 

No Nama Reksa Dana Last NAB YTD (%) 3Y (%) AUM (Rp) DrawDown (%) Sharpe Ratio
1 Manulife Institusional Equity 2.056 45,98 59 210 M 9,66 0,2132
2 Manulife Dana Andalan 2.471 23,33 31,19 5,04 T 9,74 0,1615
3 Panin Dana Teladan 1.462 10,07 2,63 566 M 9,45 0,1038
4 HPAM Ultima Ekuitas 2.272 6,06 -1,5 308 M 8,81 0,0582
5 Sucorinvest Sharia Equity 1.976 4,62 29,11 641 M 13,86 0,1676

Sumber: Indopremier per 1 Oktober 2021

 

Sektoral dan Top Holding Sahamnya Per Data FFS

  • Manulife Institusional Equity: Alokasi sektoral dalam produk ini adalah sektor Keuangan (20,95%), Sektor Teknologi (17,36%), Sektor layanan komunikasi (16,25%). Sedangkan untuk Top Holding sahamnya adalah: BBCA, ARTO, BMRI, BBRI, DMMX, MCASH, MDKA, TLKM, TBIG, RANC.
  • Manulife Dana Andalan: Alokasi sektoral dalam produk ini adalah sektor keuangan (28,99%), Layanan Komunikasi (20,14%), dan Teknologi Informasi (13,68%) sedangkan untuk Top Holding Sahamnya adalah: BBCA, ARTO, BMRI, BBRI, DMMX, MCAS, MPPA, MDKA, TLKM, TBIG
  • HPAM Ultima Ekuitas 1: Alokasi aset di produk ini adalah Saham 97% dan Pasar Uang 3% dengan Top Holding sahamnya adalah: AKRA, ASII, BBRI, BRPT, SMCB, SRTG, SSIA, TPIA, WIFI, WSKT.
  • Panin Dana Teladan: Alokasi Sektoral produk ini adalah sektor Keuangan 34%, sektor infrastruktur 25% dan Sektor Barang Baku 14%. Sedangkan Top Holding sahamnya adalah: ANTM, BBCA, BMRI, BBNI, BBRI, BUMI, MDKA, TOWR, TLKM dan UNTR.

 

Reksa Dana Campuran YTD kinerja lebih baik dibandingkan dengan market

Kriteria Seleksi berdasarkan Parameter:

  • Return 2021: Year To Date (YTD) di atas Infovesta Balance Fund Indeks
  • Asset Under Management (AUM) : diatas 100 M
  • Sharpe Ratio: Positif dan semakin tinggi semakin baik
  • DrawDown (DD): 7-12%

 

No Nama Reksa Dana Last NAB YTD (%) 3Y (%) AUM (Rp) DrawDown (%) Sharpe Ratio
1 Jarvis Balanced Fund 1.964 58,17   820 M 10,83 0,2153
2 Syailendra Balanced Opportunity 3.221 24,66 36,08 241 M 10,97 0,1435
3 Sucorinvest Flexsi Fund 5.505 11,85 26,07 251 M 4,09 0,1555
4 Trimegah Balanced Absolut 1.554 15,29   185 M 7,01 0,1371
5 Sucorinvest Citra Dana Berimbang 1.872 10,31 67,55 106 M 8,05 0,1962

Sumber: Indopremier

 

Sektoral dan Top Holding Saham dan Obligasinya Per Data FFS Agustus 2021

  • Jarvis Balance Fund: Portofolio investasi di Saham 71,9%, Obligasi 1,1% dan Pasar Uang sebanyak 27%. Sedangkan Top Holding sahamnya adalah: BANK, ARTO, AGRO, BUKA, MDKA, MLPL, FREN, TBIG, EXCL
  • Syailendra Balance Opportunity Fund: Portofolio investasi berdasarkan FFS bulan Juli adalah Saham 67%, Obligasi Perusahaan Swasta 13%, Obligasi pemerintah 4% dan cash 16%. Sedangkan untuk Top Holding sahamnya adalah FREN, SRTG, LINK, EXCL
  • Sucorinvest Flexsi Fund: Portofolio Investasi saham 75%, Obligasi 15% dan cash 10% dengan Top Holding saham di HOKI, CSMI, KLBI, MYOH
  • Trimegah Balanced Absolut: portofolio aset alokasi di Saham 55%, Obligasi 13% dan cash 32% dengan Top Holding saham di ASII, BBTN, ARTO, BFIN, BUKA, TLKM, INCO, AMRT
  • Sucorinvest Citra Dana Berimbang: portofolio investasi di Saham 96%, Obligasi 3% dan cash 1%. Top Holding sahamnya di BBYB, BBNI, KLBI, PGAS, LSIP

 

Reksa Dana Pendatapan Tetap

Kriteria Seleksi berdasarkan Parameter:

  • Return 2021: Year To Date (YTD) di atas Infovesta Fix Income Indeks
  • Asset Under Management (AUM): diatas 100 M
  • Sharpe Ratio: Positif dan semakin tinggi semakin baik
  • DrawDown (DD): 4-6%

 

No Nama Reksa Dana Last NAB YTD (%) 3Y (%) AUM (Rp) DrawDown (%) Sharpe Ratio
1 Bahana Revolving 1.725 16,33 30,36 501 M 0,56 0,0852
2 Sucorinvest Stable Fund 1.150 7,07   2,68 T 0,06 1,031
3 Mega Dana Pendapatan Tetap  1.619 7,39 53,71 135 M 0,1616 0,1687
4 Bahana Income Bond 1.536 5,88 33,81 178 M 0,1666 0,1684
5 Equity Dana Pasti 5.142 5,71 25,88 289 M 0 0,6204

Sumber: Indopremier

 

Reksa Dana Pasar Uang

Kriteria Seleksi berdasarkan Parameter :

  • Return 2021: Year To Date (YTD)
  • Asset Under Management (AUM): di atas 500 M
  • DrawDown (DD): 0-0,5%

 

No Nama Reksa Dana Last NAB YTD (%) 3Y (%) AUM (Rp) DrawDown (%) Sharpe Ratio
1 Sucorinvest Money Market 1.595 3,97 20,97 6,60 T 0 0,4474
2 Danamas Rupiah Plus 1.543 3,91 17,09 2,44 T 0 0,3841
3 HPAM Money Market 1.393 3,83 18,84 624 M 0,5 0,1022
4 KISI Money Market Fund  1.106 3,71   442 M 0 0,1892
5 Sucorinvest Syariah Money Market 1.209 3,33   2,35 T 0 0,322

Sumber: Indopremier

 

Untuk lebih update dengan berita dan informasi harian tentang investasi reksa dana, Anda bisa bergabung bersama Komunitas Belajar Reksa Dana Finansialku.

Anda bisa mendapatkan informasi sekaligus teman sharing juga materi-materi terkini tentang situasi reksa dana melalui webinar aktif setiap bulannya.

Klik banner untuk bergabung.

komunitas reksa dana

 

Obligasi

Obligasi Ritel yang baru di terbitkan adalah ORI 20 dengan kupon 4,95%

Investment Outlook 4-8 Oktober 2021 ORI20

 

Obligasi Negara tipe FR yang menjadi acuannya adalah FR Tenor 10 tahun:

Investment Outlook 4-8 Oktober 2021 Obligasi

Investment Outlook 4-8 Oktober 2021 obligasi 2

Sumber: CNBC

 

Peer-to-Peer (P2P) Lending

3 P2P Lending yang mempunyai TKB90 sebesar 100%

No Nama Perusahaan P2P Jenis P2P Range Return p.a TKB90 Minimal Invest (Rp)
1 Asetku Konsumtif 15-19,5% 100% 100.000
2 Danain P2P beragunan Emas 8-15% 100% 100.000
3 Tanifund Produktif ke Pertanian 12-17% 100% 100.000

TKB90 adalah ukuran tingkat keberhasilan penyelenggara P2P dalam memfasilitasi Penyelesaian Kewajiban Pinjam meminjam dalam jangka waktu sampai 90 hari terhitung sejak jatuh tempo.

 

Membeli produk investasi sekaligus mengatur keuangan secara langsung dalam satu aplikasi? Bisa konsultasi dengan Financial Planner saat butuh pencerahan tentang masalah keuangan juga dalam aplikasi yang sama?

Semua bisa di aplikasi Finansialku! Atur keuangan, belajar keuangan, ikut kelas keuangan, rencanakan masa depan, hingga beli langsung produk keuangannya bisa dilakukan dalam satu aplikasi Finansialku.

Penasaran? Download aplikasinya dan dapatkan akses premium gratis selama 30 hari.

Download Aplikasi Finansialku Sekarang!!

Download Aplikasi Finansialku

 

Anda bisa konsultasikan keuangan Anda, termasuk investasi, secara terpisah bersama Perencana Keuangan Finansialku dengan membuat jadwal melalui whatsapp Finansialku.

 

Disclaimer ON: Tulisan ini bertujuan untuk memberikan pertimbangan investasi berdasarkan data yang tertera. Penulis tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi, baik itu yang mendatangkan keuntungan ataupun kerugian.

 

Itu dia investment outlook seminggu ke depan. Bagaimana menurut pendapat Anda?

Yuk share informasi ini pada sesama investor!

 

Editor: Eunice