Salah satu tokoh pers Indonesia sekaligus pendiri surat kabar Kompas, Jakob Oetama meninggal dunia Rabu (09/09) kemarin dalam usia 88 tahun.

Informasi selengkapnya, dapat dibaca dalam artikel Finansialku di bawah ini!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Jakob Oetama Meninggal Dunia

Salah satu tokoh pers Indonesia sekaligus pendiri surat kabar Kompas, Jakob Oetama, telah meninggal dunia hari Rabu (09/09) kemarin, pada usia ke 88 tahun.

Kompas mewartakan, Jakob wafat karena mengalami gangguan multiorgan. Usia sepuh kemudian memperparah kondisi Jakob hingga akhirnya menghembuskan napas terakhir.

Dokter Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Felix Prabowo Salim, mengatakan, kondisi awal Jakob Oetama saat masuk rumah sakit sudah mengalami gangguan multiorgan.

Pendiri Surat Kabar Kompas, Jakob Oetama Meninggal Dunia 02

[Baca Juga: Kisah Sukses Dahlan Iskan dari Pengusaha Sukses Hingga Menteri!]

 

Jakob pertama kali masuk ke rumah sakit pada 22 Agustus 2020. Kondisinya sempat membaik, tetapi kemudian memburuk lagi. Hingga pada Minggu (06/09) sore, Jakob mengalami koma.

“Selama perawatan sempat sebenarnya naik turun, di mana selama perawatan hampir lebih dari dua minggu sempat perbaikan dan terjadi penurunan, hanya pada saat-saat terakhir karena faktor usia dan kondisi semakin memburuk, akhirnya beliau meninggal,” ujar Felix dikutip dari laman Kompas.com.

Untuk lebih mengenal dedikasinya di dunia jurnalistik Indonesia, berikut adalah fakta-fakta mengenai awal mula karir Jakob Oetama dan lainnya, melansir dari beberapa sumber;

 

#1 Mengawali Karier Sebagai Guru

Jakob Oetama diketahui lahir di Desa Jowahan, 500 meter sebelah timur Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, pada 27 September 1931. Ia merupakan putra pertama dari 13 bersaudara.

Ayahnya bernama Raymundus Josef Sandiyo Brotosoesiswo seorang pensiunan guru Sekolah Rakyat di Sleman, Yogyakarta, sementara ibunya bernama Margaretha Kartonah.

Setelah lulus SMP Pangudi Luhur Yogyakarta, Jakob belajar di Seminari Menengah hingga lulus pada 1952, namun hanya bertahan tiga bulan. Dengan begitu, tak mungkin ia jadi pastor.

Melansir dari tirto.id, ia pernah jadi guru SMP di Bogor dan Jakarta sebelum terjun ke media.

Pada 1963, ia menerbitkan majalah Intisari bersama rekannya sesama jurnalis, PK Ojong. Dua tahun kemudian, mereka mendirikan harian Kompas pada 28 Juni 1965.

 

#2 Dikenal Sebagai Raja Media

Nama Jakob Oetama bukan hanya dikenal sebagai raja media. Ia juga punya pengaruh penting bagi jurnalisme Indonesia.

Di masa orde baru, Kompas menjadi salah satu koran yang bertahan dalam situasi yang tak menentu itu, dalam menyajikan informasi, dengan memilih berhati-hati.

Di bawah kepemimpinan Jakob Oetama, Kompas berkembang ke ranah bisnis hingga memiliki beberapa anak perusahaan, mulai dari yang bergerak di bidang media massa, toko buku, percetakan, hingga lembaga pendidikan.

Setelah sukses dengan Kompas, Jakob merasa perlu membuat harian nasional Indonesia berbahasa Inggris yang banyak menjadi bacaan perwakilan negara asing di Tanah Air.

Jakob bersama beberapa rekannya akhirnya mendirikan The Jakarta Post yang pertama kali terbit pada 25 April 1983.

 

Ebook Panduan Sukses Atur Gaji Ala KARYAWAN

Download Sekarang, GRATISSS!!!

Mockup Ebook Karyawan

Download Ebook Sekarang

 

#3 Aktif dalam Organisasi Pers

Selain di media, Jakob juga aktif dalam beberapa organisasi pers. Ia tercatat pernah menjabat sebagai pembina pengurus pusat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan penasihat Konfederasi Wartawan ASEAN.

Berkat pengabdiannya, Jakob mendapatkan sejumlah penghargaan, termasuk gelar Doktor Honoris Causa di bidang komunikasi dari Universitas Gajah Mada dan Bintang Mahaputra Utama dari pemerintah Indonesia pada 1973.

 

Selamat jalan, Jakob Oetama, sugeng tindak!

 

Sebarkan informasi ini seluas-luasnya lewat berbagai platform yang tersedia, agar kawan atau sanak-saudaramu tahu apa yang kamu ketahui. Semoga bermanfaat, ya!

 

Sumber Referensi:

  • Surya Perkasa. 09 September 2020. Jakob Oetama, Taipan Media Itu Telah Tiada. Medcom.id – https://bit.ly/2FitGHf
  • Petrik Matanasi. 09 September 2020. Jakob Oetama: Raja Media yang Tak Henti Bersyukur dan Berhati-Hati. Tirto.id – https://bit.ly/2ZlSOnk
  • Admin. 09 September 2020. Tokoh Pers Jakob Oetama Meninggal Dunia. Cnnindonesia.com – https://bit.ly/35hMcKC
  • Wahyu Adityo Prodjo. 09 September 2020. Pendiri Kompas Gramedia Jakob Oetama Meninggal Dunia. Kompas.com – https://bit.ly/3hk49ui
  • Admin. 09 September 2020. BREAKING NEWS – Pendiri Kompas Gramedia Jakob Oetama Meninggal Dunia. Kompas.tv – https://bit.ly/32f5BtG

 

Sumber Gambar:

  • Jakob Oetama 01 – https://bit.ly/2Zk21MY
  • Jakob Oetama 02 – https://bit.ly/3m64Hrp