Ada beberapa jenis persalinan yang Moms bisa pilih dan tentunya Moms perlu pertimbangkan juga biaya yang harus dikeluarkannya.

Mendekati saat-saat persalinan merupakan saat yang menyenangkan dan mendebarkan ya Moms. Menyenangkan karena sebentar lagi hari yang dinantikan tiba dan Anda dapat melihat buah hati yang selama sembilan bulan berada di perut Anda.

Yuk simak artikel berikut untuk mengetahui informasi selengkapnya mengenai jenis-jenis persalinan!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Jenis Persalinan Normal

Persalinan normal adalah jenis persalinan dimana bayi lahir melalui vagina, tanpa memakai alat bantu, tidak melukai ibu maupun bayi (kecuali episiotomi), dan biasanya dalam waktu kurang dari 24 jam.

Persalinan ini membutuhkan tiga faktor penting, diantaranya, kekuatan ibu saat mengejan, keadaan jalan lahir, dan keadaan janin.

Kekuatan ibu dalam mengejan, akan mendorong janin kebawah masuk ke rongga panggul. Saat kepala janin memasuki ruang panggul, maka posisi kepala sedikit menekuk menyebabkan dagu dekat dengan dada janin.

Posisi janin ini akan memudahkan kepala lolos melalui jalan lahir, yang diikuti dengan beberapa gerakan proses persalinan selanjutnya. Setelah kepala janin keluar, bagian tubuh yang lain akan mengikuti, mulai dari bahu, badan dan kedua kaki buah hati Anda.

 

Jenis Persalinan dengan Alat Bantu

Yang dimaksud dengan alat bantu persalinan adalah alat-alat atau metode tertentu yang biasa digunakan untuk membantu proses kelahiran yang sedikit bermasalah (selain persalinan spontan).

Alat-alat bantu persalinan adalah forsep atau tang persalinan vakum, induksi, anestesi, dan episiotomi.

Apakah Biaya Persalinan Ditanggung Perusahaan Begini Jawabannya! 01 - Finansialku

[Baca Juga: Apakah Biaya Persalinan Ditanggung Perusahaan? Begini Jawabannya!]

 

Alat bantu persalinan dipakai karena beberapa hal, seperti kurangnya tenaga ibu mengejan, atau kondisi ibu tidak boleh mengejan seperti karena penyakit jantung, adanya penyakit pre-eklamsia (darah tinggi pada kehamilan).

 

#1 Induksi

Induksi masuk sebagai alat bantu bersalin karena pada proses persalinan normal (spontan) metode induksi jarang dipakai. Induksi sendiri adalah suatu tindakan untuk merangsang kontraksi rahim, terutama bila tanda-tanda kelahiran tidak kunjung tiba.

Normalnya, setelah 40 minggu usia kehamilan, mulai terjadi tanda-tanda awal proses persalinan. Bila telah melewati dua minggu tanggal perkiraan persalinan, dapat dianggap sebagai kondisi yang membahayakan janin.

Pada keadaan seperti inilah induksi akan diberikan agar kelahiran bisa berlangsung.

Selain itu, induksi juga dilakukan jika ibu menderita hipertensi, eklamsia, epilepsi atau rhesus darah yang negatif. Tindakan ini dapat dilakukan dua cara, yaitu dengan obat yang mengandung oksitosin (bisa diberikan secara infus) dan memecah kantung ketuban.

 

#2 Persalinan dengan Vakum (Ekstrasi Vakum)

Vakum merupakan alat penghisap yang membantu mempercepat kelahiran bayi. Dengan menggunakan alat ini, kepala bayi akan ditarik bersamaan dengan terjadinya kontraksi.

Tindakan melalui vakum ini dilakukan jika ibu mulai kehabisan tenaga untuk mengejan dan dilakukan hanya jika kepala bayi tepat berada di jalan lahir.

Meskipun demikian, setelah cara ini dilakukan bisa menimbulkan memar pada kepala bayi yang akan hilang setelah beberapa hari kemudian.

 

#3 Persalinan Dibantu Forsep (Ekstrasi Forsep)

Forsep adalah suatu alat yang bentuknya mirip sendok, digunakan untuk membantu atau menarik bayi yang mengalami hambatan dalam persalinan. Alat ini dipakai untuk mengatasi:

  • Tahap kedua persalinan yang lebih lambat dari seharusnya
  • Kontraksi rahim yang lemah
  • Bayi diperkirakan akan lahir dini
  • Ibu yang mengalami hipertensi
  • Tali pusat yang merosot ke bawah yang mendahului kepala bayi dan terperangkap di antara tubuh dan dinding vagina
  • Karena ibu dan bayi terlalu lemah selama tahap kedua persalinan yang mengakibatkan berkurangnya oksigen dan denyut jantung tidak teratur.

 

Prosedur persalinan ini tentunya mengandung risiko, seperti terjepitnya jalan lahir ataupun bagian dari janin, trauma kepala bayi, dan trauma jalan lahir.

Untuk menghindari risiko tersebut di atas, setidaknya terdapat enam syarat agar pemasangan forsep dapat berjalan dengan baik:

  • Kepala janin harus sudah mapan dalam jalan lahir
  • Bagian terendah janin harus puncak kepala atau muka dengan dagu di depan
  • Posisi kepala harus diketahui dengan pasti
  • Serviks harus sudah dalam pembukaan lengkap
  • Selaput ketuban harus sudah pecah
  • Tidak ada disproporsi antara besarnya kepala janin dengan lebar pintu atas dan bawah panggul

 

Lalu, berapa biaya yang harus dikeluarkan ketika persalinan?

Apabila Moms melahirkan secara normal di Puskesmas berdasarkan Pergub No. 68 tahun 2012 tentang Puskesmas Kecamatan, kelahiran normal adalah sebesar ±Rp 300.000. Ini untuk rawat inap 1×24 jam, dan pertolongan partus, perawatan ibu dan bayi.

Untuk tindakan khusus, biayanya berkisar Rp10.000-Rp400.000. Biaya ini belum termasuk biaya rawat inap ekstra.

Perbandingan-Dana-Persalinan-Caesar-vs-Normal-2-Finansialku

[Baca Juga: Yuk Tengok Video Proses Persalinan dan Perhitungan Biaya Ibu Melahirkan]

 

Untuk Moms yang melahirkan di Rumah Sakit, berdasarkan Pergub No. 221 tahun 2015 kelahiran normal dan normal dengan penyulit (seperti persalinan dibantu forsep, atau vakum) di Rumah Sakit Umum kelas D (Rumah Sakit rujukan Puskesmas) Jakarta adalah Rp600.000-Rp1.500.000.

Biaya tersebut belum termasuk dalam biaya kamar perawatan serta obat-obatan. Angka ini berlaku bagi rumah sakit milik pemerintah.

Berdasarkan data The Asian Parent pada 2016, rumah sakit swasta di Jakarta memiliki harga persalinan yang lebih besar lagi. Di RS Asih untuk fasilitas kelas 3 dengan kelahiran normal akan dikenakan biaya Rp10.000.000.

Sedangkan untuk dengan tindakan penyulit seperti Vacuum Ext Sungsang, Forceps untuk fasilitas kamar kelas II akan dikenakan biaya Rp13.000.000.

Perkiraan biaya persalinan ini sudah termasuk kamar dan tindakan, namun belum termasuk kamar observasi, alat kesehatan, obat-obatan dan faktor penyulit.

 

Jenis Persalinan Dengan Operasi Caesar

Operasi Caesar adalah tindakan operasi untuk mengeluarkan bayi dengan melakukan insisi/pemotongan pada perut ibu.

Operasi Caesar hanya dilakukan bila kelahiran secara normal tidak dapat dilakukan, karena risiko melahirkan dengan operasi Caesar lebih tinggi dibanding dengan melahirkan secara normal.

Operasi Caesar dilakukan atas dasar:

  • Bayi dalam keadaan gawat janin harus dilahirkan segera.
  • Plasenta berada di bagian dasar rahim atau menghalangi jalan lahir.
  • Ibu dengan masalah kesehatan seperti jantung atau tekanan darah tinggi.
  • Ibu dengan panggul sempit
  • Kelainan letak janin
  • Riwayat operasi Caesar sebelumnya.

Untuk biaya Moms yang mau melahirkan secara caesar harus dipersiapkan dana mulai dari ± Rp3.500.000 hingga ± Rp62.000.000.

Berdasarkan peraturan gubernur nomor 68 tahun 2012 tentang tarif pelayanan pusat kesehatan masyarakat kecamatan, untuk kelahiran secara caesar di rumah sakit umum kelas D (Rumah sakit rujukan Puskesmas) Jakarta adalah sekitar Rp3.500.000.

Biaya ini belum termasuk biaya kamar perawatan serta obat-obatan.

Bila Moms ingin melahirkan di rumah sakit swasta tentunya lebih besar biayanya, sebagai contoh di Rumah Sakit Siloam Hospitals TB Simatupang berdasarkan data dari Theasianparents, untuk melahirkan secara caesar dengan kelas II makan dibutuhkan Rp18.500.000.

Biaya tersebut sudah termasuk tindakan, kamar inap, jasa dan visit dokter, obatan-obatan dengan kondisi ibu dan bayi sehat.

 

Jenis Persalinan Di Dalam Air

Water Birth atau dapat disebut juga dengan hydotherapy, pertama kali dikenalkan pada tahun 1960 di Uni Soviet oleh peneliti yang bernama Igor Charkovsky.

Ia berpendapat bahwa persalinan di dalam air dapat memberikan perasaan lebih nyaman pada ibu dibandingkan dengan melahirkan normal biasa.

Selain itu, melahirkan di dalam air juga dapat meningkatkan kekuatan fisik dan kemampuan psikis bayi yang dilahirkan karena pada saat kelahiran terjadi relaksasi semua otot tubuh, terutama otot-otot yang berkaitan dengan proses kelahiran.

Agar Dana Persalinan Tidak Membengkak, Ikuti Gaya Hidup Sehat untuk Ibu Hamil Muda 02 - Finansialku

[Baca Juga: Indonesia Termasuk Negara Dengan Biaya Persalinan Termurah, Cek Fasilitasnya!]

 

Sejak tahun 1995 tercatat sekitar 39 negara yang sudah menerapkan teknik melahirkan dalam air dengan jumlah pasien sebanyak 19.000 ibu. Pada tahun 2005, lebih dari 300 rumah sakti di Amerika Serikat telah mengadopsi protokol water birth.

Lebih dari ¾ dari seluruh rumah sakit di Inggris telah menyediakan metode water birth.

Metode persalinan dalam air masuk ke Indonesia pada bulan Oktober 2006.

Munculnya metode ini di Indonesia berawal dari ide Liz Adianti dan suami-nya yang menginginkan anaknya lahir melalui proses kelahiran dalam air setelah mempelajari beberapa referensi seperti buku dan video persalinan dalam air.

Ide ini disetujui oleh pimpinan rumah sakit bersalin. Akhirnya Liz Adianti menjadi ibu pertama yang mempraktikkan metode persalinan ini dengan bantuan dr. Otamar Samsudin, Sp.OG dan istrinya dr. Keumala Pringgadini, Sp.A.

Proses persalinan dilakukan di Sam Marie Family Health Care, Jakarta Selatan.

Di Bali, metode persalinan ini telah ada sejak tahun 2003. Robin Lim dari klinik yayasan bumi sehat desa Nyuh Kuning, Ubud-Bali telah menangani lebih dari 400 kasus water birth per tahun.

Sementara Rumah Sakit umum di Bali yang pertama kali menyediakan fasilitas water birth adalah Rumah sakit Umum Harapan Bunda-Maternity Hospital, Denpasar Bali.

Dalam metode persalinan di dalam air, ibu masuk ke dalam kolam air hangat saat fase aktif persalinan atau pembukaan jalan lahir lebih dari 5 cm.

Si ibu menetap di dalam air selama diinginkan, beberapa wanita akan keluar dari saat akan melahirkan bayinya tetapi sebagian lebih memilih melahirkan bayinya di dalam air juga. Pilihan ini tergantung dari masing-masing ibu.

Keuntungan metode persalinan di dalam air adalah:

  • Berendam di dalam air membuat rileks otot-otot tubuh termasuk otot-otot panggul ibu
  • Mengurangi rasa sakit, karena adanya stimulasi pelepasan endorfin dari tubuh yang rileks. Endorfin berfungsi menghambat rasa sakit.
  • Mempermudah proses persalinan karena berkurangnya produksi adrenalin yang disebabkan karena berkurangnya rasa sakit dan ketakutan
  • Mengurangi trauma kepala bayi baru lahir karena rileksasi dari otot-otot panggul ibu menyebabkan elastisitas jalan lahir meningkat sehingga mempermudah proses lahir.
  • Mempermudah masa transisi bayi yang baru keluar dari perut ibunya ke dunia luar, karena suhu air hangat pada kolam tidak berbeda jauh dengan suhu air ketuban.

 

Sebelum memutuskan untuk melahirkan dengan metode water birth, ada baiknya Anda mengetahui apa saja persiapan yang harus dilakukan. Berikut ini adalah beberapa hal yang harus diperhatikan.

  • Pastikan Anda ditemani seorang bidan, dokter kandungan atau tenaga kesehatan profesional selama proses persalinan.
  • Kolam yang digunakan harus memenuhi standar dan tetap terjaga kebersihannya
  • Lakukan pengendalian infeksi yang sesuai
  • Pastikan Anda dan bayi akan diawasi dengan benar selama berada di kolam
  • Buat rencana untuk mengeluarkan Anda dari kolam jika terjadi komplikasi
  • Jaga temperatur air sekitar 36-37 derajat celcius.
  • Minum air dalam proses persalinan untuk menghindari dehidrasi
  • Cermat menentukan waktu masuk ke dalam kolam. Jika terlalu cepat, justru dapat memperlambat proses persalinan.

Di Indonesia sendiri hal ini masih diperdebatkan, karena menilik risiko yang dimiliki terkadang memang perlu jadi pertimbangan. Sampai saat ini pun belum ada dukungan dari Persatuan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) terhadap metode ini.

Bahkan, POGI mengancam akan mencabut rekomendasi pendaftaran anggota (dokter kandungan) yang membantu metode ini.

Begitu pun dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) dan Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (MKDKI) tidak merekomendasikan water birth karena tidak masuk dalam prosedur operasional standar melahirkan dan tidak diajarkan di kurikulum medis.

Surat rekomendasi IBI itu berlaku sejak tahun 2015. Oleh karena itulah, saat ini sulit sekali menemukan rumah sakit dan klinik bersalin yang menyediakan water birth di Indonesia.

Pada tahun 2014 pernah ada yang menuliskan untuk biaya melahirkan water birth di Bali dibutuhkan biaya ±Rp4.500.000 ke atas, ini belum termasuk dengan obat, pemeriksaan lainnya.

Namun untuk saat ini lebih sulit menemukan rumah sakit yang menerima water birth di Indonesia.

  • Normal Birth: Mulai dari Rp300.000 sampai Rp30.000.000
  • C Section: Mulai dari Rp3.500.000 sampai Rp60.000.000
  • Water Birth: Mulai dari Rp4.500.000 sampai Rp15.000.000


Sudah Siap untuk Menjalani Persalinan?

Moms pastikan juga fasilitas penjaminan yang bisa digunakan untuk membantu biaya persalinan seperti BPJS Kesehatan, tunjangan melahirkan dari kantor, dan asuransi.

Perlu diingat bahwa tidak semua asuransi menjamin kondisi yang berkaitan dengan maternity. Jadi pastikan Anda merupakan anggota dari asuransi yang membantu biaya melahirkan.

Sedangkan BPJS kesehatan memberikan jaminan maksimal Rp600.000 untuk kelahiran normal di fasilitas kesehatan (Faskes) 1 atau Puskesmas. Tidak hanya itu, peserta aktif BPJS kesehatan dari kelas manapun, berhak mendapatkan USG gratis.

Jadi, sudah rencanakan semuanya dengan matang? Jangan sampai lupa rencana keuangan moms juga harus matang ya! Moms bisa membaca ebook dari Finansialku di bawah ini secara GRATIS, agar tujuan keuangan Anda bisa tercapai sesuai rencana.

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang

 

Sumber Referensi:

  • Admin. 25 November 2013. 4 Jenis Persalinan yang Aman Dilakukan. Tips-sehat-keluarga-bunda.blogspot.com – http://bit.ly/2GBjerX
  • Nor Tri Astuti W. Hand Out: Konsep Dasar Asuhan Persalinan. Nortriastuti.files.wordpress.com – http://bit.ly/2SPe14I
  • Admin. Biaya Persalinan di 10 Rumah Sakit Wilayah Jakarta Selatan. Id.theasianparent.com – http://bit.ly/2Ygbuqf
  • Widia Primastika. 26 Juli 2018. Tanpa Jaminan BPJS, Biaya Melahirkan Bisa Memberatkan. Tirto.id – http://bit.ly/2yjpPTp
  • Admin. Newbi Info Harga Bersalin di Harapan Bunda Denpasar Bali. Ibuhamil.com – http://bit.ly/2yjqrZd
  • Suci Anggraeni, S.Kep. NS. 2013. Water Birth-Melahirkan Menyenangkan dengan Metode Water Birth. Yogyakarta: Andi.
  • Suririnah. 2008. Buku Pintar Kehamilan dan Persalinan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
  • Ahmad Isa & Anita Hairunnisa. 2015. Ensiklopedia Kehamilan PL Hamil Sehat. Yogyakarta: Relasi Inti Media Group.

 

Sumber Gambar:

  • Persalinan – http://bit.ly/2LNMos4