Polemik kesepakatan dagang AS dan China rupanya memicu permasalahan baru terkait kenaikan tarif dagang. China diduga akan dihancurkan oleh perusahaan yang meninggalkan China.

Agar lebih jelas, mari simak penjelasannya berikut ini. Selamat membaca!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Kenaikan Tarif Batas Dagang As dengan China

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa damai dagang antara AS dengan China akan terwujud.

Seperti yang disampaikan Trump dalam wawancara eksklusif via telepon dengan Joe Kernen pada program “Squawk Box” Senin (10/6) waktu setempat. Trump mengatakan:

“Kesepakatan dengan China akan berhasil. Anda tahu mengapa? Karena tarif. Saat ini China semakin “dihancurkan” oleh perusahaan yang meninggalkan China, hijrah ke negara lain, termasuk ke negara kita (AS), karena mereka (perusahaan-perusahaan) tidak ingin membayar tarif.”

 

Namun, masih belum jelas sampai mana China akan dirugikan dalam perang dagang ini. Sebab, berdasarkan data yang dirilis pemerintah menunjukkan surplus dagang China dengan AS pada Mei 2019.

Trump pun merespon secara langsung Wakil Presiden sekaligus Kepala Hubungan Internasional Kamar Dagang AS Myron Brilliant. Brilliant menilai kebijakan tarif yang dikeluarkan Trump malah membawa dampak negatif.

Brilliant mengatakan:

“Tarif telah meningkatkan ancaman terhadap perekonomian kita, petani kita, produsen kita, konsumen kita, akan merugikan negara kita. Ini juga menciptakan ketidakpastian dengan mitra dagang kami.”

Namun dengan pernyataan yang dikeluarkan Brilliant tersebut ditepis oleh Trump yang mengatakan bahwa Brilliant tidak melindungi negara AS, dirinya melindungi perusahaan yang menjadi anggota Kamar Dagang AS.

Di masa pemerintahan Trump dalam menggunakan tarif atas barang impor asal China ini ialah untuk mengatasi isu-isu, termasuk defisit perdagangan.

Bursa Asia Waspada Perang Dagang China Dan Amerika 01 - Finansialku

[Baca Juga: Menyimak Seberapa Besar Pengaruh Perang Dagang AS dan Tiongkok terhadap Pasar Komoditas]

 

Tak hanya itu Trump menggunakan tarif ini sebagai cara untuk membawa China ke meja perundingan.

AS telah mengenakan tarif atas barang impor asal China senilai US$250 miliar atau setara dengan Rp3,5 kuadriliun. Sebagai balasan, China telah menerapkan tarif atas barang impor asal AS senilai US$100 miliar atau setara dengan Rp1,4 kuadriliun.

Kini trump mengancam jika dirinya akan menaikkan tambahan tarif yang lebih dari US$300 miliar atau setara dengan Rp4,2 kuadriliun.

Trump dijadwalkan akan berjumpa dengan Presiden China Xi Jinping di ajang KTT G-20, akhir bulan ini, demi membahas kesepakatan dagang kedua negara

 

Kesepakatan Dagang AS dan China Berakhir Buntu

Sejak dua hari untuk menyelesaikan sengketa perdagangan AS-China bulan lalu di Washington yang berakhir buntu, Trump berulang kali mengatakan berharap bertemu dengan Xi pada KTT G20.

Namun, China belum mengkonfirmasi rencana pertemuan tersebut. Trump mengatakan:

“Kami dijadwalkan untuk berbicara dan bertemu. Saya pikir hal-hal menarik akan terjadi. Mari kita lihat apa yang terjadi.”

 

Ketegangan antara Washington dan Beijing meningkat tajam pada Mei setelah pemerintahan Trump menuduh China telah mengingkari janji untuk membuat perubahan ekonomi struktural.

AS menginginkan perubahan besar dalam hubungan ekonomi dengan China, termasuk diakhirinya transfer teknologi paksa dan pencurian rahasia dagang AS. 

Mereka juga ingin China membatasi subsidi untuk perusahaannya dan akses yang lebih baik untuk perusahaan AS di pasar China.

Trump memiliki 5 kunci sukses yang bisa Anda tonton melalui channel Youtube Finansialku berikut ini:

 

Apakah Anda memiliki bisnis? Jangan khawatir, Anda bisa membaca ebook dari Finansialku di bawah ini agar kondisi keuangan Pribadi dan Bisnis Anda tetap sehat, selamat membaca.

Free Download Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis

Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis - Mock Up - Finansialku Jurnal

DOWNLOAD EBOOK SEKARANG

 

Anda juga bisa menggunakan bantuan Aplikasi Finansialku untuk merencanakan dan mengelola keuangan sehingga Anda bisa mencapai tujuan keuangan Anda dengan tepat.

Anda bisa dengan mudah download Aplikasi Finansialku melalui link di bawah ini atau melalui Google Play Store.

 

Bagaimana pendapat Anda mengenai artikel di atas? Berikan tanggapan Anda di kolom komentar di bawah ini.

Ayo bagikan artikel ini kepada teman dan kerabat Anda. Semoga bermanfaat.

 

Sumber Referensi:

  • Muhammad Iqbal. 11 Juni 2019. Trump Klaim China Bakal Teken Kesepakatan Dagang dengan AS. Cnbcindonesia.com – http://bit.ly/31sU0Vi
  • Agi. 11 Juni 2019. Perang Dagang, AS Siap Kenakan Tarif Baru ke China Usai G20. Cnnindonesia.com – http://bit.ly/2X50lqB

 

Sumber Gambar:

  • Dagang AS dengan China – http://bit.ly/31qOS4f