Salam sukses! Mari simak kisah sukses JK Rowling, penulis buku yang mendunia melalui karya-karyanya yang sangat imajinatif dan inspiratif.

Selamat membaca dan selamat terinspirasi!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Success Story

 

Penulis Novel Harry Potter – JK Rowling

Dalam rubrik berikut ini, kita akan membahas kisah sukses dari penulis novel terkenal bernama JK Rowling, seorang novelis Inggris yang paling dikenal sebagai penulis serangkaian buku Harry Potter.

Buku-buku tersebut diterjemahkan ke dalam 73 bahasa yang berbeda dan terjual lebih dari 450 juta kopi. Buku-buku Harry Potter tersebut telah menjadi seri buku terlaris sepanjang sejarah.

Selain itu, Buku Novel Harry Potter telah menjadi dasar serangkaian film, yang menempati peringkat kedua dalam film terlaris sepanjang sejarah.

Sebagai seorang penulis yang inspiratif, sifat kepribadian yang khas dari JK Rowling juga tersirat dalam setiap karyanya, diantaranya adalah ketekunan, kepemimpinan dan komunikasi yang efektif.

Kisah Sukses JK Rowling 02 - Finansialku

[Baca Juga: 40 Kata Mutiara Kehidupan JK Rowling yang Bermanfaat Bagi Hidup Anda]

 

Joanne Kathleen Rowling, yang dikenal sebagai JK Rowling, lahir pada tanggal 31 Juni 1965, di sebuah kota kecil di Yate, Gloucestershire, Inggris.

Nama pena, JK, dia gabungkan dari nama neneknya, Kathleen, karena sesungguhnya Joanne Rowling tidak memiliki nama tengah.

Ayahnya bernama Peter James Rowling, adalah seorang insinyur di sebuah perusahaan legendaris Inggris, yaitu Rolls-Royce dan ibunya bernama Anne Rowling (née Volant), adalah seorang teknisi sains berdarah setengah Perancis dan berdarah setengah Skotlandia.

Kedua orangtua Joanne Kathleen Rowling adalah orang London.

Mereka bertemu satu sama lain di kereta saat bepergian dari stasiun King’s Cross ke Arbroath di Skotlandia, dimana pada saat itu keduanya berusia delapan belas tahun.

Kala itu, Ayahnya akan bergabung dengan Royal Navy, sedangkan ibunya pergi untuk bergabung dengan Women’s Royal Naval Service. Mengingat kejadian saat itu, Anne kedinginan, dan Peter James Rowling menawarinya setengah bagian di mantelnya.

Setahun kemudian, mereka menikah dan segera mereka meninggalkan dinas Angkatan Laut dan pindah ke pinggiran kota Bristol, di Barat Inggris.

Pada tahun 1969, empat tahun setelah kelahiran Joanne Rowling, keluarganya pindah ke desa terdekat bernama Winterbourne. Joanne adalah seorang gadis kecil yang berbadan gemuk dan mengenakan kacamata.

Kisah Sukses JK Rowling 03 - Finansialku

[Baca Juga: TERBUKTI, 8 Cara Hidup Sukses di Usia Muda, Apakah Kamu Sudah Mulai Melakukannya?]

 

Ia dikenal menjadi seorang pemimpi karena dia suka menceritakan kisah dongengnya yang luar biasa. Joanne menulis kisah pertamanya saat dia berusia enam tahun.

Itu adalah dongeng tentang seekor kelinci, yang disebut Rabbit, yang diceritakan menderita campak. Dalam dongeng yang ia buat, teman-teman Rabbit datang mengunjunginya, diantaranya seekor lebah raksasa, yang disebut Miss Bee.

Anda bisa menebak siapakah pendengar pertama dari cerita dongengnya tersebut?

Dialah adik perempuan Joanne Rowling, yaitu Dee.

Masa kecilnya sebagai seorang novelis cilik ia lewati dengan sangat bahagia.

Ia mengalami masa kecil yang tenang dan membahagiakan yang ia habiskan bersama dengan orangtua yang peduli, adik kesayangan dan juga neneknya.

Joanne Rowling sangat senang belajar di sekolah. Saat itu, dia belajar di Sekolah Dasar St. Michael dan menyukai pemodelan tembikar tanah liat, melukis dan belajar sejarah sastra.

Ketika orangtua Joanne membeli rumah di Inggris, ketika Joanne berusia sembilan tahun, akhirnya mereka pindah ke desa Tutshill di County of Forest of Dean.

Joanne Rowling menyukai sastra berkat ibunya yang memberikan seluruh waktunya untuk keluarga. Ibunya berharap menjadi seorang ibu yang dapat memberikan pendidikan yang baik kepada anak-anaknya.

Anne Rowling (Ibu JK Rowling) membacakan berbagai buku kepada anak-anaknya semenjak mereka masih kecil. Inilah yang membuat Joanne Rowling memiliki kemampuan untuk berimajinasi dan juga menceritakan kembali setiap imajinasi yang bermain dalam pikirannya.

Saat sekolah dasar, JK Rowling disekolahkan di St. Michael yang didirikan oleh ahli abolisionis, William Wilberforce dan Hannah More, seorang pendidik yang menerapkan sistem pembaharuan.

Sejak sekolah dasar, JK Rowling sudah menyadari akan minatnya dalam buku bacaan dan juga bahasa Inggris.

Namun, ia mengalami sedikit rasa tidak nyaman ketika salah seorang guru matematikanya yang bernama Mrs. Morgan menempatkannya di sisi kanan kelas sebagai anak-anak yang kurang pandai, padahal ia menyadari bahwa dirinya termasuk anak yang cerdas.

Pengalamannya ini membuat JK Rowling cukup frustasi. Ketika dewasa, ia menyadari bahwa posisinya waktu itu seperti karakter imajinasinya, Severus Snape dalam novel serial Harry Potter.

Kisah Sukses JK Rowling 04 - Finansialku

[Baca Juga: Kisah Sukses Eminem, Rapper dan Penulis Lagu Kelas Dunia]

 

Di samping hal-hal yang membuatnya frustasi di kelas, ternyata ada beberapa guru yang membuatnya sangat bangga dan senang. Mereka selalu mendorong serta memberi dukungan positif kepada JK Rowling atas bakat menulisnya yang imajinatif, inspiratif dan juga menarik.

Beberapa guru membuatnya semakin bangga atas bakatnya ketika mereka meminta JK Rowling membacakan karya tulisannya yang menarik di depan kelas, di depan seluruh teman-teman sekelasnya.

JK Rowling selalu mengingat momen bahagia ketika ia diberi kesempatan untuk membacakan karyanya di depan kelas, termasuk ketika beberapa guru memberi motivasi bahwa JK Rowling mampu melakukannya dengan sangat baik.

Di masa kecilnya, JK Rowling dikenal oleh teman-temannya sebagai anak kecil yang tidak mudah bergaul, penyendiri dan hidup dalam sebuah fantasi dengan setiap tulisan dalam buku catatan pribadinya.

 

Free Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang

 

Pada saat usianya 15 tahun, keluarga JK Rowling pindah ke tempat lain sehingga ia merindukan beberapa teman masa kecilnya.

Tak berselang lama, neneknya meninggal dunia dan dilanjutkan beberapa kejadian keretakan dalam keluarga dimana hubungannya dengan sang ayah yang memburuk.

Selain itu, ibunya juga mengalami sakit parah akibat Multiple Sclerosis.

 

Multiple sclerosis (MS) atau sklerosis ganda adalah penyakit progresif yang muncul akibat sistem kekebalan tubuh yang secara keliru menyerang selaput pelindung saraf (mielin) dalam otak dan saraf tulang belakang.

Saraf-saraf yang rusak kemudian akan mengeras dan membentuk jaringan parut atau sklerosis.

Kerusakan mielin ini akan menghalangi sinyal-sinyal persarafan yang dikirim melalui otak. Akibatnya komunikasi antara otak dengan bagian-bagian tubuh yang lain akan terganggu.

 

Setiap tahunnya, kondisi Anne Rowling, mama dari JK Rowling semakin memburuk walaupun pengobatan secara medis tetap dilakukan. Kondisi ini membuat keadaan keluarga JK Rowling semakin sulit. Menurut JK Rowling ini adalah cobaan terbesar dalam hidupnya.

Kisah Sukses JK Rowling 05 - Finansialku

[Baca Juga: Ilustrasi: Cerita Orang Sukses, Kaya dari Masalah Orang Lain dan Jadi Solusi untuk Orang Lain]

 

Beralih kepada kehidupan pendidikannya, setelah lulus dari Sekolah Wyedean pada tahun 1983, JK Rowling memutuskan untuk masuk ke Universitas Oxford.

Sebetulnya, dia berhasil lulus dalam ujian masuk namun ia tidak diterima di salah satu fakultas pilihannya.

Sebagai gantinya, ia masuk ke Universitas Exeter yang terletak di Exeter, South West England, Inggris di Fakultas Filsafat, dimana dia belajar dengan sungguh-sungguh mengenai bahasa Perancis.

Sebenarnya, ini merupakan harapan dari orangtuanya, dimana mereka berharap agar JK Rowling bisa berkarier sebagai sekretaris bilingual di masa mendatang.

Martin Sorrell, seorang profesor asal Perancis yang mengajar di Universitas Exeter, mengingat JK Rowling sebagai “murid yang kompeten, dengan jaket denim dan rambut hitamnya yang secara akademis dia menampilkan karakter positif dari seorang mahasiswi.

Pada tahun 1986, setelah satu tahun magang di Paris, JK Rowling lulus dari Universitas Exeter dengan gelar diploma Bachelor of Arts dalam bahasa Perancis dan Klasik.

Setelah itu, JK Rowling pindah ke London dan bekerja sebagai peneliti dan juga sekretaris bilingual untuk Monesty International, walaupun pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan apa yang ia inginkan.

 

Awal Mula Kisah Imajinatif dari Novel Harry Potter

Pada musim panas tahun 1990, pacar JK Rowling pindah ke Manchester. Dia selalu menghabiskan akhir pekan bersama dengan JK Rowling.

Saat kembali ke London dengan kereta api, gagasan tentang Novel Harry Potter tiba-tiba masuk ke dalam pikirannya selama perjalanan itu.

“I’ve no idea where ideas come from and I hope I never find out; it would spoil the excitement for me if it turned out I just have a funny little wrinkle on the surface of my brain which makes me think about invisible train platforms.” – JK Rowling

“Saya tidak tahu dari mana ide itu berasal dan saya harap saya tidak pernah tahu; itu akan merusak kegembiraan saya jika ternyata saya hanya memiliki kerutan kecil yang lucu di permukaan otak saya yang membuat saya berpikir tentang platform kereta yang tak terlihat.”

 

JK Rowling tidak tahu mengapa atau apa yang memicunya memiliki imajinasi seperti itu. Namun, dia melihat keseluruhan cerita tentang novel Harry Potter dan sekolah penyihir yang ternyata sangat menyita perhatian dunia.

 

Sebuah gagasan tentang seorang anak laki-laki (Harry Potter) yang tidak tahu bahwa dia adalah seorang penyihir hingga akhirnya dia diundang ke sekolah penyihir (Hogwarts).

 

Saat kembali ke rumah, JK Rowling segera duduk di mejanya dan mulai menulis.

Suatu hari, apartemen tempat tinggalnya mengalami kerampokan. Pencuri mengambil banyak barang kenangan dari ibunya, tapi untungnya mereka tidak mencuri kotak sepatu yang terisi penuh dengan garis besar cerita novel “Harry Potter.”

JK Rowling tahu bahwa sketsa tersebut adalah hartanya yang sangat berharga.

Kisah Sukses JK Rowling 08 - Finansialku

[Baca Juga: Wajib Baca! 11 Kiat Sukses Memiliki Motivasi Bisnis Dimulai dari Disiplin Diri]

 

Ibunya, Anne Rowling meninggal pada tanggal 30 Desember 1990 pada usia 45 tahun karena penyakit parah yang dideritanya semenjak JK Rowling berusia 15 tahun.

JK Rowling merasa depresi setelah kematian dari ibunya yang sangat ia sayangi.

 

Pernikahan, Perceraian & Permulaan Tulisan Harry Potter

Sembilan bulan setelah kematian ibunya, dalam usaha untuk melepaskan diri dari keputusasaan, JK Rowling memutuskan untuk meninggalkan negara tersebut dan memulai kehidupan baru di Portugal.

Dia mulai mengajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing di sana.

Setelah tinggal selama delapan belas bulan di Porto, JK Rowling bertemu dengan wartawan televisi Portugis yang bernama Jorge Arantes, dan pada tanggal 16 Oktober 1992, mereka memutuskan untuk menikah.

JK Rowling menulis tiga bab pertama dari novel “Harry Potter dan Batu Bertuah”.

Kisah Sukses JK Rowling 07 - Finansialku

[Baca Juga: Kisah Sukses Michael Jordan, Pemain Basket Kawakan]

 

Suaminya, Jorge Arantes sempat menjadi pengangguran dan membuat JK Rowling harus bekerja hingga kelahiran anak perempuan mereka yang bernama, Jessica Isabel Rowling Arantes yang lahir pada tanggal 27 Juli 1993 di Portugal.

Tak mudah ternyata mengarungi bahtera rumah tangga, karena sang suami sempat melakukan perbuatan kasar terhadapnya dan mengusirnya dari rumah.

Pada Bulan Desember 1993, JK Rowling dan anak perempuannya pindah ke rumah adiknya, Dianne Rowling yang berdomisili di Edinburgh.

Dianne Rowling adalah satu-satunya orang yang mau mendengarkan masalah JK Rowling dan orang yang dianggap berbaik hati ketika ia sedang berbeban berat.

 

Pengalaman Hidup – Inspirasi Tanpa Batas

Pada akhir tahun 1993, JK Rowling mencapai titik terendah dan melihat dirinya sebagai orang yang gagal. Pernikahan yang sangat singkat telah kandas, di samping itu dia menganggur.

Sebagai orangtua tunggal atas putrinya, ia masih bersyukur tidak menjadi seorang tuna wisma. Ia juga bersyukur masih bisa pulang ke kampung halamannya di Inggris bersama dengan putri semata wayangnya.

Selama periode terberatnya tersebut, JK Rowling didiagnosis menderita depresi klinis dan membuatnya berniat untuk bunuh diri.

Penyakitnya membantunya menciptakan karakter yang dikenal sebagai Dementor, makhluk gelap, memberi makan pada kebahagiaan manusia, sosok yang diperkenalkan di Harry Potter dan Tawanan Penjara Azkaban, novel ketiga dalam serial Harry Potter.

Beberapa bulan kemudian, JK Rowling memutuskan untuk menyewa sebuah apartemen kecil di Edinburgh. Menjadi ibu rumah tangga tunggal bagi anaknya dan hampir melarat, dia terpaksa hidup dengan tunjangan negara.

JK Rowling menerima £70 per minggu, yang ia habiskan untuk makanan murah dan beberapa pakaian untuk Jessica, anaknya. JK Rowling sangat malu dengan situasi yang menyedihkan itu.

Kisah Sukses JK Rowling 06 - Finansialku

[Baca Juga: Kisah Sukses Lee Hae Jin, Pendiri Aplikasi LINE]

 

Untuk meringankan beban pikirannya, JK Rowling setiap hari selalu pergi berjalan-jalan bersama putrinya. Hal itu ia lakukan juga agar putrinya bisa tidur setelah perjalannya itu.

Sambil berjalan-jalan, terkadang ia mampir di kedai kopi di Nicolson’s Café, sebuah kedai kopi milik saudara iparnya yang bernama Roger Moore atau di Elephant House.

Secangkir kopi juga menemaninya dalam mengerjakan novel Harry Potter and The Sorcerer’s Stone (yang saat itu ia belum tahu akan ketenaran dari serial buku karya tulisnya tersebut).

Kegiatan menulis novelnya tersebut ternyata membuatnya “lari” untuk sejenak dari beban pikiran yang sedang melandanya.

Tak disangka dari setiap pengalaman hidupnya yang pahit, mengantarkannya pada setiap imajinasi yang lebih dalam untuk membuat karya tulisan novelnya menjadi semakin memiliki jiwa dan mampu memberikan sensasi “magic” bagi para pembacanya, bahkan para penonton film dari buku yang ia tulis.

Pada tahun 1995, akhirnya setelah 5 tahun, rampunglah buku pertama novel Harry Potter and The Sorcerer’s Stone.

JK Rowling pun sudah memiliki imajinasi tentang bagaimana seluruh seri kisah dari buku imajinasinya tersebut. Ia membuat ulang buku novel pertamanya itu selama 15 kali.

“Some failure in life is inevitable. It is impossible to live without failing at something, unless you live so cautiously that you might as well not have lived at all—in which case, you fail by default.” – JK Rowling

“Beberapa kegagalan dalam hidup tak terelakkan. Tidak mungkin hidup tanpa mengalami kegagalan dalam sesuatu, kecuali jika Anda hidup dengan sangat berhati-hati sehingga Anda mungkin juga tidak hidup sama sekali – dalam hal ini, Anda gagal secara telak.”

 

Kesempatan Kedua yang Tak Terduga

Setelah menyelesaikan cerita dari bab terakhir novelnya tersebut, JK Rowling lantas menceritakan segalanya kepada adiknya, Dianne Rowling.

Mendengar keseluruhan ceritanya, sang adik merasa bahwa novel karyanya itu sangat hebat dan ia menyukainya.

Saat melihat ketertarikan dari sang adik akan cerita dari novel karyanya itu, JK Rowling lantas memiliki ide untuk mempublikasikan kepada khalayak umum.

JK Rowling mulai mencetak beberapa bab dari novelnya, memasukkan ke dalam map atau folder, kemudian mengirimkannya kepada beberapa agen literatur sastra.

Setelah JK Rowling mengirim setiap tulisannya itu kepada beberapa agen literatur sastra, banyak tanggapan yang membuatnya menjadi patah semangat.

Ada yang mengatakan bahwa cerita novelnya terlalu panjang, cerita novelnya tidak cocok untuk anak-anak, anak-anak tidak akan suka dengan cerita novel tersebut, dan lain sebagainya.

Mendengar hal itu, adiknya, Dianne Rowling memberi nasihat bahwa JK Rowling pasti bisa dan jangan pernah menyerah.

Kisah Sukses JK Rowling 09 - Finansialku

[Baca Juga: 17 Cara Meningkatkan Kualitas Hidup Agar Selalu Sukses]

 

Segera setelah itu, JK Rowling dan adiknya mengirimkan karya tulisan tersebut kepada Christopher Little, salah satu agen literatur sastra yang cukup terkenal.

Namun, ketika Christopher Little membaca bahwa karya tersebut untuk anak-anak, ia tidak begitu tertarik sehingga ia hanya meninggalkannya sebagai arsip.

Beruntungnya, salah satu pegawai di tempat itu melihat arsip tersebut dan membaca sepenggal dari cerita novel Harry Potter. Ia merasa tertarik dengan plot atau alur dari cerita dalam novel karya JK Rowling tersebut.

Pegawai tersebut memberanikan diri untuk menaruh arsip tersebut di atas meja Christopher Little sekali lagi. Setelah membacanya, Christopher Little mulai tertarik dengan isi cerita dalam novel Harry Potter tersebut.

Christopher Little lantas memutuskan untuk mempromosikan buku novel karya JK Rowling tersebut.

It is our choices… that show what we truly are, far more than our abilities. – JK Rowling

“Ini tentang pilihan kita…. yang menunjukkan siapa sebenarnya diri kita, lebih jauh daripada setiap kemampuan yang kita miliki.”

 

Pada bulan Agustus 1996, ketika JK Rowling sudah mulai putus asa, akhirnya buku karyanya itu mendapatkan “lampu hijau” dengan penawaran harga sebesar £1.500 pembayaran di muka oleh Barry Cunningham, seorang editor dari Bloomsbury, penerbit di London.

Christopher Little menelepon JK Rowling dan menginformasikan bahwa penerbit Bloomsbury telah mengajukan penawaran.

Joanne tidak bisa mempercayai besarnya penawaran yang telah ia dengar! Dia sangat bahagia, dia menjerit, melompat ke tempatnya. Jessica, putri semata wayangnya yang sedang minum teh pada saat itu, sangat takut akan melihat ibunya yang sangat bahagia.

JK Rowling 01 Finansialku

[Baca Juga: 12 Cara Menjadi Orang Sukses Dengan Memiliki Kebiasaan yang Profesional]

 

Alice Newton adalah anak berusia 8 tahun, anak perempuan dari salah satu petinggi di Perusahaan Percetakan Literasi Sastra Bloomsbury, ia menjadi salah satu pemberi keputusan atas terbitnya buku novel karya JK Rowling tersebut setelah tertarik membaca setiap imajinasi magis dalam cerita di dalamnya.

Meskipun Perusahaan Bloomsbury setuju untuk menerbitkan buku tersebut, Barry Cunningham sang editor mengatakan bahwa dia menyarankan JK Rowling untuk mencari pekerjaan lain karena dia hanya memiliki sedikit kesempatan untuk menghasilkan uang dari buku bacaan anak-anak.

Setelah itu, JK Rowling mendapat pekerjaan sebagai guru bahasa Perancis. Pada tahun 1997, Rowling menerima hibah sebesar £8.000 atau sebesar US$12.500 dari Dewan Kesenian Skotlandia yang membuat dia untuk terus menulis.

 

Kesuksesan JK Rowling dalam Buku Pertamanya

Pada bulan Juni 1997, Perusahaan Bloomsbury menerbitkan Harry Potter and the Philosopher’s Stone dengan jumlah cetakan awal sebanyak 1.000 eksemplar. 500 eksemplar dan didistribusikan ke perpustakaan.

Hasil penjualan buku tersebut diperkirakan antara £16.000 (US$25.000) dan £25.000 (US$39.000).

Setelah buku karyanya dicetak, tiba harinya, dimana JK Rowling melakukan presentasi kepada para pengunjung toko buku dan membacakan beberapa bagian dari buku karyanya tersebut.

Hanya beberapa orang yang datang untuk mendengarkan penulis yang tidak dikenal itu (pada saat itu). Meski begitu, JK Rowling merasa dirinya mengalami kemajuan dalam hidupnya.

Saat pembaca mencicipi setiap tulisan yang membuat imajinasi mereka bermain, akhirnya buku Harry Potter and the Philosopher’s Stone itu booming. Lima bulan kemudian, buku ini memenangkan penghargaan pertamanya, sebuah Penghargaan Buku Nestlé Smarties.

Pada bulan Februari, novel ini memenangkan British Book Award dengan penghargaan sebagai Children’s Book of the Year.

Pada awal tahun 1998, selama pelelangan yang digelar di Amerika Serikat dalam Scholastic Inc., buku karya JK Rowling tersebut memenangkan hak untuk menerbitkan novelnya dan meraih keuntungan US$105.000.

Saat mendengar begitu antusiasnya para pembaca di seluruh dunia, JK Rowling “hampir meninggal” saat dia mendengar kabar tersebut. Pada bulan Oktober 1998, Scholastic Inc. mendistribusikan buku Harry Potter and the Philosopher’s Stone di Amerika Serikat dengan judul Harry Potter and the Sorcerer’s Stone.

Setelah menerima uang dari penjualan Scholastic Inc., barang yang dibeli oleh JK Rowling adalah apartemen baru di 19 Hazelbank Terrace di daerah bergengsi Edinburgh dan pindah ke sana bersama putrinya.

 

Free Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

Mereka juga membeli seekor kelinci dan seekor kucing, karena Jessica menginginkan beberapa hewan peliharaan untuk waktu yang lama, tapi mereka tidak mampu membelinya ketika mereka dalam keadaan yang sulit secara ekonomi.

Setelah kesuksesan yang telah ia nantikan tersebut, ia kini sedang memanfaatkan waktu bahagianya yang sempat terhilang bersama putrinya.

 

Dari Sebuah Buku Menjadi Film Hebat Nan Laku

Tidak hanya dalam bentuk buku, ternyata hasil karya JK Rowling diadaptasi untuk menjadi sebuah karya film.

Warner Bros menaruh perhatian besar pada keinginan dan pemikiran JK Rowling saat menyusun kontraknya dalam memfilmkan hasil karyanya tersebut. Namun, JK Rowling memiliki beberapa ketentuan pokok.

Salah satunya adalah film-film itu harus dibuat di Inggris dengan para pemeran asal Inggris. JK Rowling juga meminta Coca-Cola untuk menyumbangkan dana sebesar US$18 juta kepada badan amal Amerika Reading Fundamental.

Dunia imajinasi sihir telah “diciptakan” oleh JK Rowling untuk syuting film bukunya tersebut. Sekolah Ilmu Sihir Hogwarts dimodelkan oleh keahlian komputer, namun nuansa interior dimainkan secara nyata, di enam wilayah berbeda di Inggris.

Jika melihat-lihat foto biara abad pertengahan di Lacock yang berada di area Bristol, sangat mudah untuk mengenali interior dari Hogwarts.

Kisah Sukses JK Rowling 10 - Finansialku

[Baca Juga: 51 Kata Kata Bijak Donald Trump Ketika Menjadi Entrepreneur Sukses]

 

Timeline seri film Harry Potter:

  1. Harry Potter and the Sorcerer’s Stone (tanggal rilis: 16 November 2001; disutradarai oleh: Chris Columbus).
  2. Harry Potter and the Chamber of Secret (tanggal rilis: 15 November 2002; disutradarai oleh: Chris Columbus)
  3. Harry Potter and the Prisoner of Azkaban (tanggal rilis: 04 Juni 2004; disutradarai oleh: Alfonso Cuarón)
  4. Harry Potter and the Goblet of Fire (tanggal rilis: 18 November 2005; disutradarai oleh: Mike Newell)
  5. Harry Potter and the Order of the Phoenix (tanggal rilis: 11 Juli 2007; disutradarai oleh: David Yates)
  6. Harry Potter and the Half Blood Prince (tanggal rilis: 15 Juli 2009; disutradarai oleh: David Yates)
  7. Harry Potter and the Deathly Hallows (tanggal rilis bagian satu: 19 November 2010; tanggal rilis bagian kedua: 05 Juli 2011; disutradarai oleh: David Yates).

 

JK Rowling – Wanita Sukses yang Menginspirasi Dunia

JK Rowling adalah wanita menawan yang meniti karier suksesnya dari bawah.

Ada banyak kesulitan dalam perjalanannya, tapi setiap kerikil tersebut tidak bisa menghancurkan semangat dan kehendaknya untuk terus maju dan meraih mimpinya.

Ini adalah contoh sempurna tentang betapa pentingnya untuk terus memperjuangkan kesuksesan Anda karena setiap ide yang tak menentu kapan dan dari mana arah datangnya dapat mempersiapkan kesuksesan Anda kelak.

 

Anda dapat membagikan setiap artikel dari Finansialku kepada rekan-rekan atau kenalan Anda yang membutuhkan.

Jika Anda memiliki saran, tanggapan atau pertanyaan, Anda dapat menuliskannya pada kolom yang telah tersedia di bawah ini. Terima kasih!

 

Sumber Referensi:

  • Tom Ward. 17 Agustus 2016. How J.K. Rowling Rose To Success And How You Can Too. Forbes.com – https://goo.gl/YZ47XS
  • Brian Cranston. K. Rowling Biography. Biography.com – https://goo.gl/Wt763z
  • J. K. Rowling. 2016. J.K. Rowling. Jkrowling.com – https://goo.gl/VTSXYm
  • Encyclopaedia of Britannica. 15 Februari 2018. K. Rowling – British Author. Britannica.com – https://goo.gl/uPLoUw
  • Famous Author. K Rowling. Thefamouauthor.com – https://goo.gl/HpamF2
  • Astrum People. K. Rowling Biography: Success Story of the ‘Harry Potter’ Author. Astrumpeople.com – https://goo.gl/J4i3su

 

Sumber Gambar:

  • Kisah Sukses JK Rowling 01 – https://goo.gl/CiPGMx
  • Kisah Sukses JK Rowling 02 – https://goo.gl/pR7TpU
  • Kisah Sukses JK Rowling 03 – https://goo.gl/ynR1d1
  • Kisah Sukses JK Rowling 04 – https://goo.gl/xdaoCj
  • Kisah Sukses JK Rowling 05 – https://goo.gl/CpwGHb
  • Kisah Sukses JK Rowling 06 – https://goo.gl/qxUvF6
  • Kisah Sukses JK Rowling 07 – https://goo.gl/c6h1sZ
  • Kisah Sukses JK Rowling 08 – https://goo.gl/T8pBe4
  • Kisah Sukses JK Rowling 09 – https://goo.gl/XADUHk
  • Kisah Sukses JK Rowling 10 – https://goo.gl/RCtiSK

 

Free Download Ebook Panduan Investasi Saham Untuk Pemula

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

Download Ebook Sekarang

Summary
Kisah Sukses JK Rowling, Penulis Novel Harry Potter
Article Name
Kisah Sukses JK Rowling, Penulis Novel Harry Potter
Description
Salam sukses! Mari simak kisah sukses JK Rowling, penulis buku yang mendunia melalui karya-karyanya yang sangat imajinatif dan inspiratif.
Author
Publisher Name
Finansialku.com
Publisher Logo