Kisah Sukses Lee Hae Jin, Pendiri Aplikasi LINE

Anda pengguna aplikasi chatting LINE? Tak kenal maka tak sayang, ini dia Lee Hae Jin, pendiri aplikasi LINE.

Mari kita simak rekam jejak dari kisah sukses Lee Hae Jin, pendiri aplikasi chatting dari Korea Selatan yang populer di kalangan anak muda, LINE. Selamat membaca & selamat terinspirasi!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Success Story

 

Aplikasi LINE Messenger

Siapa yang tidak menggunakan LINE Messenger di era digital ini? Tentu bisa dibilang ketinggalan zaman.

Tahukah Anda bahwa aplikasi LINE Messenger menduduki posisi pertama sebagai kategori aplikasi gratis di 42 negara, di antaranya Jepang, Taiwan, Spanyol, Rusia, Hong Kong, Thailand, Singapura, Malaysia, Macau, Swiss, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan lain-lain.

Lantas, siapakah orang hebat yang berhasil memberikan sumbangsih kepada dunia melalui aplikasi instant messaging yang sangat berguna dalam kehidupan sosial ini?

Simak ulasannya berikut ini!

Kisah-Sukses-Lee-Hae-Jin-Line-00-Finansialku

[Baca Juga: Melihat Prospek Berinvestasi di Saham RANC, Pemegang Merk Dagang Ranch Market]

 

Awal Karier Pendiri Aplikasi LINE Messenger

Dialah Lee Hae Jin, Pria kelahiran Seoul, Korea Selatan pada tanggal 14 November 1967. Ia sudah menikah dan dikaruniai 2 orang anak.

Lee Hae Jin menyandang gelar Bachelor of Arts and Science dari Seoul National University dan Master of Science dari Korea Advanced Institute of Science and Technology.

Lee Hae Jin memulai awal kariernya pada akhir tahun 1992 dengan bekerja di Samsung SDS, sebuah anak perusahaan dari Samsung Group.

Sebagai seorang yang jenius dan memiliki masa depan yang cerah di perusahaan besar itu, Lee Hae Jin memutuskan untuk hengkang dan mendirikan perusahaannya sendiri yang diberi nama Naver.

Naver adalah sebuah perusahaan search engine seperti Google, dan seiring dengan berjalannya waktu, Naver menjadi mesin pencari terpopuler di Korea Selatan.

Berkat Naver, Korea Selatan adalah satu di antara beberapa negara, termasuk Rusia dan Tiongkok, yang tidak didominasi oleh Google.

 

Lahirnya Aplikasi LINE Messenger

Setelah keberhasilannya itu, Lee Hae Jin tidak berhenti begitu saja.

Ia kemudian menciptakan aplikasi LINE Messenger yang terinspirasi saat melihat orang-orang Jepang sedang mengantre untuk menelepon sesaat setelah gempa tahun 2011 silam.

Saat itu, orang-orang Jepang memanfaatkan jaringan internet karena jaringan telepon terputus.

Aplikasi LINE sendiri dirilis pada tahun 2011 oleh Naver Corp. dan dapat dioperasikan di perangkat berbasis Android dan iOS.

Sejak diluncurkan, aplikasi LINE Messenger ini berkembang pesat, bahkan pada bulan Oktober 2011, LINE mengalami overload.

Pengguna LINE tercatat mencapai 110 juta yang tersebar di 230 negara di dunia.

Kisah-Sukses-Lee-Hae-Jin-Line-03-Finansialku

[Baca Juga: 5 Alasan Karyawan Milenial Belum Mulai Berinvestasi, Padahal Sudah Tahu Manfaatnya]

 

Melihat kesuksesan peluncuran LINE yang diminati banyak orang, LINE mengeluarkan versi untuk platform Blackberry.

Tak lama berselang, di tahun 2012 Naver meluncurkan aplikasi LINE yang bisa digunakan di platform desktop, yaitu Windows dan Macintosh. 

Setidaknya ada 12 bahasa yang mendukung aplikasi LINE, yaitu Bahasa Indonesia, Inggris, Jerman, Jepang, Korea, Thailand, Mandarin, Perancis, Spanyol, Malaysia, Turki dan Vietnam.

Di balik kesuksesan yang ia torehkan, ternyata Lee Hae Jin pernah tersandung sebuah kasus yang membuatnya dituntut oleh Fair Trade Commission karena tuduhan menjalankan praktik usaha yang tidak sehat.

Namun, Lee Hae Jin berhasil memperjuangkan perusahaannya dan membuktikan bahwa tuduhan itu tidak benar sehingga ia naik banding dan berhasil memenangkan persidangan.

 

Mengapa Aplikasi LINE Diminati?

Selain fitur text messaging yang unik dan gaul, para pengguna aplikasi LINE dapat saling memamerkan stiker mereka melalui obrolan dalam personal chat atau dalam group chat.

Inilah alasan mengapa pengguna aplikasi ini kebanyakan berasal dari kawula muda.

Selain itu, aplikasi gratis ini juga memudahkan penggunanya untuk dapat berkomunikasi melalui video call.

Selain aplikasi LINE Messenger untuk chatting dan video call, LINE mengembangkan aplikasi lain yang fungsinya variatif, di antaranya:

LINE Get Rich, LINE Rangers, LINE Pay, LINE CCTV, LINE Brush, LINE Antiviru, LINE Live Player, LINE Webtoon, LINE Camera, dan LINE Card

Setidaknya ada 1 miliar unduhan lebih untuk semua produk yang ditawarkan oleh LINE.

Kisah-Sukses-Lee-Hae-Jin-Line-01-Finansialku

[Baca Juga: Tips Mudah Investasi Untuk Mahasiswa: Belajar Berinvestasi Dari Sekarang!]

 

Melihat Peluang Sekecil Apapun

Jika Anda pengguna aplikasi LINE, tentu Anda sudah tidak asing dengan penawaran stiker lucu yang menarik bagi para penggunanya.

Tak hanya stiker dengan tampilan yang lucu, tetapi juga stiker artis-artis terkenal dari setiap masing-masing negara yang membuat para penggunanya semakin dimanjakan dengan emoticon gambar dari para idola pujaan mereka.

Walaupun tidak semuanya gratis, tetap saja banyak pengguna LINE yang membeli stiker-stiker lucu tersebut. Inilah kesempatan yang diambil oleh pihak LINE.

Model seperti ini seringkali terabaikan oleh perusahaan-perusahaan besar lainnya. Padahal, lewat penjualan stiker, ads, dan beberapa fitur-fitur di dalamnya, LINE berhasil mengumpulkan hingga US$6,38 juta atau setara dengan Rp85,8 miliar pada triwulan pertama tahun 2014.

Selain itu, terutama karena 80 persen pembelian datangnya dari Jepang, model ini kabarnya membuat Softbank, sebuah perusahaan telekomunikasi Jepang, tertarik untuk berinvestasi di LINE.

Dengan demikian, keuntungan Lee Hae Jin sebagai Ketua Dewan Perusahaan pun semakin meningkat.

 

Tiru Sikap Lee Hae Jin untuk Raih Kesuksesan Anda

Ingin sukses seperti Lee Hae Jin, pendiri aplikasi LINE?

Tiru cara-cara yang ia terapkan pada bisnisnya, yaitu rajin berinovasi, pintar dalam melihat keperluan orang-orang, dan memanfaatkan peluang sekecil apapun.

Dan tentunya, Anda harus memiliki sikap percaya diri dan pantang menyerah seperti Lee Hae Jin yang tak berhenti berjuang meski diterpa musibah.

Dengan menanamkan sikap-sikap di atas, Anda pasti juga bisa sukses seperti Lee Hae Jin!

 

Anda dapat membagikan setiap artikel dari Finansialku kepada rekan-rekan atau kenalan Anda yang membutuhkan.

Apabila Anda memiliki kesulitan dalam perencanaan keuangan, Anda dapat menghubungi Konsultan Perencana Keuangan Finansialku yang siap membantu Anda.

Jika Anda memiliki saran, tanggapan atau pertanyaan, Anda dapat menuliskannya pada kolom yang telah tersedia di bawah ini. Terima kasih!

 

Sumber Referensi:

  • Taufik Aditama. Inilah Pendiri LINE yang Berhasil Menumbangkan Google di Korea Selatan. Studentpreneur.co – https://goo.gl/eS8fnw
  • Loper. 5 September 2015. Lee Hae Jin Kisah Sukses Pendiri Aplikasi LINE. Loperonline.com – https://goo.gl/FbEP1T
  • Marcyella. 28 Desember 2016. Lee Hae-Jin si Founder LINE Messenger. Gadis.co.id – https://goo.gl/AHx11a
  • The Hankyoreh. 17 Juli 2016. Naver board chairman Lee Hae-jin: “Urgency was the secret of LINE’s success”. English.hani.co.kr – https://goo.gl/TW3hKy

 

Sumber Gambar:

  • Lee Hae Jin – https://goo.gl/meQeUZ
  • Line Messenger – https://goo.gl/gZtZbS
  • Fitur Line- https://goo.gl/MJMNjm

 

Free Download Ebook Panduan Investasi Saham Untuk Pemula

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

Download Ebook Sekarang

Summary
Kisah Sukses Lee Hae Jin, Pendiri Aplikasi LINE
Article Name
Kisah Sukses Lee Hae Jin, Pendiri Aplikasi LINE
Description
Anda pengguna aplikasi chatting LINE? Tak kenal maka tak sayang, ini dia Lee Hae Jin, pendiri aplikasi LINE.
Author
Publisher Name
Finansialku.com
Publisher Logo
Kriswangsa Bagus Kusuma Yudha
Kriswangsa Bagus Kusuma Yudha, Memiliki ketertarikan dengan kepemimpinan, pengembangan karakter, keterampilan & karier. Terbuka dengan berbagai pengetahuan, ide kreatif & input yang konstruktif. My LIFE My HIStory

Leave A Comment